;
Kategori

Sosial, Budaya, dan Demografi

( 10118 )

Presiden Jokowi Dorong Asean-Australia Bangun Kepercayaan

28 Oct 2021

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong Asean dan Australia terus membangun kepercayaan agar dapat bersama-sama berkontibusi menjaga stabilitas dan perdamaian kawasan. Menurut Presiden Jokowi, Asean memiliki kepercayaan terhadap kekuatan kerja sama dan kekuatan dialog dalam mengatasi perbedaan. Hal ini membuat Asean dapat bertahan selama lebih dari 50 tahun dan dapat berkontibusi pada stabilitas, perdamaian, serta kesejahteraan di kawasan. "Dengan kekuatan ini saya yakin tidak akan ada kawasan perdamaian dan stabilitas tanpa  Asean." kata Presiden Jokowi  saat berpidato pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT).

Presiden Jokowi menyadari adanya dinamika yang sangat tinggi yang bisa mengancam stabilitas kawasan. Namun, Indonesia tidak ingin kawasan ini menjadi ajang perlombaan senjata dan menjadi power projection. yang dapat mengancam stabilitas. Indonesia ingin semua pihak terus menghormati  Treaty of Amity and Cooperation, hukum internasional, serta norma dan nilai-nilai kawasan. "Kita harus mampu membangun culture of conflict menjadi culture of peace, trust deficit menjadi strategic trust," ungkap Presiden Jokowi.

Oleh karena itu, Indonesia berharap Asutralia dapat melanjutkan keterbukaannya terhadap Asean dan menjadi salah satu mitra Asean dalam menciptakan stabilitas, perdamaian, dan kesejahteraan di kawasan Indo-Pasifik. Pembangunan Infrastruktur merupakan salah satu sektor yang berpotensi  menjadi fokus kerja sama  Asean dengan-Jepang, Jepang merupakan mitra terbesar Asean dalam bidang infrastruktur. Saat berpidato pada Konferensi Tingkat Tinggu (KTT) ke-24 Asean-Jepang secara virtual di istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (27/10). Presiden Jokowi mendorong agar kerja sama dalam sektor infrastruktur tersebut terus dijalani. (Yetede)

Pemerintah Hapus Cuti Bersama Natal 2021

28 Oct 2021

Mengantisipasi terjadinya gelombang ketiga kasus Covid-19 pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), pemerintah meniadakan cuti bersama pada 24 Desember 2021. Keputusan ini termaktub dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri Nomor 712 Tahun 2021, Nomor 3 Tahun 2021 Tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2021. Selain itu, terdapat larangan mengambil cuti dengan memanfaatkan momentum hari libur nasional bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal ini berdasarkan Surat Edaran Menteri PAN-RB Nomor 13 Tahun 2021 Tentang Pembatasan Kegiatan  Bepergian ke Luar Daerah dan/atau Cuti Bagi ASN Selama Hari Libur Tahun 2021.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Mensko PMK) Muhadjir Effendy menjelaskan,  kebijakan tersebut semata-mata dilakukan untuk membatasai pergerakan orang yang  lebih masif menjelang libur akhir tahun. Hal ini disampaikan Dalam Rapat koordinasi Persiapan Angkutan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, bersama Menhub Budi Karya Sumadi, Perwakilan Dilantas Seluruh Indonesia, Dishub seluruh Indonesia, Satgas Covid, beserta stockholder terkait, yang diselenggrakan secara daring dan luring, pada Selasa (26/10.

"Kita upayakan menekan sedikit mungkin yang akan bepergian. Dan ini sudah diberi pagar-pagar pembatas. Melalui tidak adanya libur cuti bersama. Kemudian pelarangan mereka untuk  mengambil cuti akan kita lakukan," ujarnya dalam keterangan  pers diterima Beritasatu.com, Rabu (27/10). Lebih lanjut, Muhadjir menerangkan, untuk mereka yang secara terpaksa harus bepergian dihari-hari libur tersebut perlu pemeriksaan syarat perjalanan yang lebih ketat. (Yetede)

Pasar Bisnis Tes Covid-19 yang Fantastis

27 Oct 2021

Rencana pemerintah menurunkan tarif tes Covid-19 melalui metode RT-PCR masih memantik pro kontra. Di balik kontroversi itu, ternyata bisnis tes Covid-19 memang menggiurkan. Di masa pandemi atau sejak tahun lalu, valuasi pasar tes Covid-19 sangat fantastis. Dengan asumsi jumlah spesimen di Indonesia yang diperiksa 45,52 juta hingga kemarin, total estimasi nilai pasar bisnis tes Covid-19 sudah menembus angka Rp 15 triliun.


IPI Minta Syarat Naik Pesawat Cukup Antigen

27 Oct 2021

Ikatan Pilot Indonesia (IPI) meminta pemerintah mengubah syarat naik pesawat menjadi cukup dengan tes rapid antigen tak perlu hingga tes polymerase chain reaction (PCR). Hal itu juga sebagaimana yang diterapkan pada moda transportasi selain udara. "Sejalan dengan usaha pencegahan penyebaran Covid-19 di Indonesia, kami mengharapkan adanya kebijakan yang lebih meringankan persyaratan penumpang pesawat dengan menjadikan tes antigen sebagai syarat untuk melakukan perjalanan sebagaimana moda transport lainnya," kata Ketua IPI Capt Iwan Setiawan dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (26/10).

Dia menambahkan World Health Organization (WHO), The International Air Transport Asossiation (IATA), dan International Civil Organization (ICAO) juga menyatakan test antigen memiliki akurasi yang baik, lebih murah, dan cepat memberikan hasil sehingga direkomondasikan untuk digunakan sebagai alat tes. Selain itu, pesawat komersial dilengkapi HEPA sebagai filter terhadap virus. Dia menjelaskan, menurunnya jumlah penumpang akibat pandemi berimbas pada berkurangnya jumlah penerbangan, pengurangan pengoperasian pesawat di beberapa maskapai Indonesia, berkurangnya kebutuhan sumber daya manusia, penundaan, pengurangan, pemotongan gaji, bahkan merumahkan dan memutuskan hubungan kerja. 

"Menurut IPI, transport udaranya semenstinya mendapatkan prioritas utama untuk diutamakan pemulihannya," tegas Iwan. "Kami mengharapkan pelonggaran persyaratan penumpang pesawat udara menjadi tes antigen dan sudah vaksin Covid-19 diseluruh bandara Indonesia. Mendukung pemulihan ekonomi dimasa pandemi, khususnya transportasi udara, dan tetap sejalan dengan usaha pencegahan Covid-19 di Indonesia. Sementara itu, rencana pemerintah yang akan menurunkan biaya tes PCR menjadi Rp300.000 dimasa berlaku suratnya 3x24 jam dinilai IPI belum menjadi solusi. (Yetede)

Presiden Ajak Asean Perangi Diskriminasi dan Politisasi Vaksin

27 Oct 2021

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak para pemimpin negara-negara Asia Tenggara (Asean) untuk memerangi diskriminasi dan politisasi vaksin Covid-19 yang telah terjadi saat ini. Kepala Negara menyatakan, diperlukan sejumlah langkah nyata untuk percepatan dan kekuatan dibidang kesehatan seiring menurunnya angka kasus Covid-19. Situasi ini harus dimanfaatkan sebagai momentum untuk bangkit bersama. "Asean harus terus melakukan pembelian vaksin untuk anggotanya, terus memerangi diskriminasi dan politisasi vaksin bagi semua," kata Presiden Jokowi saat menyampaikan pidatonya secara virtual pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asean ke-38 dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (26/10).

Presiden Jokowi menekankan pentingnya percepatan vaksin dikawasan Asean. Saat ini, tingkat vaksinasi penuh dikawasan Asean  masih10% di bawah rata-rata dunia. Kedua, Presiden Jokowi menyatakan pentingnya penguatan arsitektur kesehatan kawasan dalam mengatasi pandemi kedepan mutlak segera dilakukan, Covid-19 Asean Response Fund harus ditransformasikan menjadi pendanaan kesehatan kawasan yang kuat. Asean Emergency Health Fund,untuk mendanai akses terhadap alat kesehatan, diagnostik, obat-obatan, dan vaksin dimasa darurat, Asean Regional Reserve of Medical Suppliers perlu terus diperkuat.

Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa Indonesia menginginkan agar Asean dapat menjadi lokomotif stabilitas dan kesejahteraan kawasan. Hal ini seiring merebaknya pandemi Covid-19 di negara-negara Asean. Oleh karena itu, lanjutnya, Gugus Tugas Tingkat Tinggi yang akan mulai bekerja tahun depan dalam pengembangan Visi Asean pasca 2025 juga perlu membahas rekomendasi penguatan Asean. Pemerintah Indonesia berharap, kata Presiden Jokowi, pada akhir tahun depan dapat menerima rekomendasi tersebut serta mengambil keputusan untuk penerapan tahun 2023. (yetede)

Patokan Baru Harga Tertinggi Tes Usap

27 Oct 2021

Tempo, Jakarta - Pemerintah bakal menurunkan harga tes real-time polymerase chain reaction (RT-PCR) yang saat ini sebesar Rp 495 ribu di Jawa-Bali dan RP 550 ribu di luar Jawa-Bali. Presiden meminta harga tes RT-PCR diturunkan menjadi Rp 300 ribu. Selain penurunan harga tes, masa berlaku hasil tes RT-PCR diperpanjang menjadi 3x24 jam. Kementrian Kesehatan menyebutkan sedang mengkaji adanya kemungkinan penurunan harga batas atas tes RT-PCR. Pengkajian dilakukan bersama Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Kementrian Kesehatan, serta Kementrian Perhubungan. 

Pemerintah tidak akan memberikan subsidi untuk menurunkan tarif tes PCR. Harga PCR di Indonesia sudah 25 persen lebih rendah dibandingkan harga PCR di bandara lain di dunia. Harga tes PCR paling rendah saat ini berlaku di India. Namun,negara itu dapat memproduksi sendiri alat untuk tes PCR sehingga bisa mematok harga hingga Rp 160 ribu. Saat ini sudah tidak ada lagi masalah pasokan alat tes RT-PCR. dengan mulai terkendalinya kasus Covid-19 di beberapa negara pemasok, tidak ada gejolak harga di pasar global. Namun, sebagai pemasok anggota, Gakeslab tidak bisa mengatur harga layanan tes di dalam negeri. Adapun harga alat tes yang diterima rumah sakit atau laboratorium dari pemasok merupakan hasil negosiasi kedua belah pihak.   

Restrukturisasi Tetap Opsi Utama Penyelamatan Garuda Indonesia

26 Oct 2021

Restrukturisasi utang tetap menjadi opsi utama penyelamatan Garuda Indonesia. Upaya itu perlu diimbangi dengan menumbuhkan permintaan pasar industri penerbangan, bukan malah membuat kebijakan dan isu kontradiktif. Restrukturisasi utang tetap menjadi prioritas utama penyelamatan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Suntikan penyertaan modal negara dan isu pengalihan maskapai Garuda Indonesia ke PT Pelita Air Service jika opsi utama kandas bukan menjadi pilihan pemerintah saat ini.

Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga, Senin (25/10/2021), mengatakan, Garuda Indonesia sedang dalam proses negosiasi dengan para lessor (perusahaan sewa guna usaha). Jika negosiasi ini berhasil, Garuda pasti tetap akan jalan. ”Pengalihan ke Pelita Air Service itu nantilah. Saat ini, Garuda sedang berjuang bernegosiasi dengan lessor dan para pemilik piutang lainnya. Negosiasi ini yang utama. Opsi inilah yang kami dahulukan,” ujar Arya melalui keterangan resmi yang disampaikan melalui video. Pelita Air merupakan anak usaha dari PT Pertamina (Persero). Perusahaan yang didirikan pada 1970 tersebut melayani penerbangan charter atau sewa pesawat, evakuasi medis, survei udara, dan penyewaan helikopter. Armada Pelita Air didominasi oleh pesawat-pesawat Fokker dan British Aerospace (BAe).


Kejahatan Siber : Peretasan BSSN Menggerus Kepercayaan Publik

26 Oct 2021

Peretasan BSSN menambah panjang daftar instansi yang sistemnya pernah dibobol peretas. Harus ada perbaikan untuk mencegah peretasan terulang. Jika tidak, bisa memicu ketakutan publik beraktivitas di dunia maya. Peretasan situs Pusat Malware Nasional milik Badan Siber dan Sandi Negara kembali memperlihatkan begitu mudahnya sistem keamanan siber instansi pemerintah diterobos peretas. Ironis, karena BSSN tulang punggung negara dalam menangkal serangan siber. Perlu evaluasi serius guna mencegah peretasan terjadi lagi. Jika tidak, bisa memicu ketakutan publik beraktivitas di dunia maya. Peretasan berupa perubahan halaman muka (defacement) pada situs Pusat Malware Nasional (Pusmanas) BSSN terlihat pada Senin (25/10/2021) pagi. Hingga Senin malam, situs Pusmanas belum bisa diakses publik. Meski demikian, tampilan dari peretas berikut pesannya sudah tidak lagi terlihat.

Direktur Operasi Keamanan Siber Nasional BSSN Ferdinand Mahulette dan Juru Bicara BSSN Anton Setiawan yang dihubungi secara terpisah, Senin, membenarkan adanya peretasan tersebut. Menurut Ferdinand, peretasan berlangsung sejak Rabu (20/10/2021). Situs yang diretas diklaimnya merupakan subdomain, bukan domain inti. Subdomain itu pun disebutnya tak lagi digunakan. ”Mereka buat situs, tetapi situs itu untuk proyek perubahan dari organisasi lama. Jadi, karena sudah tak di-follow up, mungkin ada titik-titik lemah di defacement. Kami pun saat itu langsung menutup situsnya karena memang itu tak digunakan,” tambahnya.


Harga Tes PCR Sulit Turun Akibat Minim Investasi

26 Oct 2021

Ada kabar baik di tengah tren penurunan kasus Covid-19 di Tanah Air. Presiden Joko Widodo memerintahkan agar harga tes Covid-19) metode Polymerase chain reaction (PCR) diturunkan. Harga tes PCR yang berlaku saat ini berdasarkan keputusan Kementerian Kesehatan paling tinggi Rp 495.000 untuk Pulau Jawa dan Bali, serta Rp 525.000 untuk luar Pulau Jawa dan Bali pada Agustus lalu.Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Pandjaitan, Senin (25/10), menyatakan berdasarkan arahan Presiden, harga tes PCR dapat diturunkan menjadi Rp 300.000. Keputusan penurunan harga tes PCR ini sebagai lanjutan kebijakan pemerintah yang mewajibkan pengunaan bukti tes PCR negatif sebagai syarat perjalanan dalam negeri dengan pesawat di wilayah Jawa, Bali, dan wilayah yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3. Namun, Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) keberatan dengan kebijakan ini. Penetapan harga tes PCR Rp 300.000 tak cukup untuk mencukupi biaya bahan yang mayoritas impor. 


Integrasi NIK sebagai NPWP Berlaku 2023

26 Oct 2021

Pemerintah bakal mengintegrasikan Nomor Induk Kependudukan (NIK) di Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Kebijakan ini berlaku 2023 mendatang. Kebijakan ini tertuang di Undang-Undang tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP) Direktur Jendral (Dirjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemkeu) Suryo Utomo mengatakan, integrasi data NIK dan NPWP sejalan dengan program Satu Data Indonesia (SDI) yang bertujuan untuk memudahkan administrasi seluruh masyarakat.