;

Kejahatan Siber : Peretasan BSSN Menggerus Kepercayaan Publik

Kejahatan Siber : Peretasan BSSN Menggerus Kepercayaan Publik

Peretasan BSSN menambah panjang daftar instansi yang sistemnya pernah dibobol peretas. Harus ada perbaikan untuk mencegah peretasan terulang. Jika tidak, bisa memicu ketakutan publik beraktivitas di dunia maya. Peretasan situs Pusat Malware Nasional milik Badan Siber dan Sandi Negara kembali memperlihatkan begitu mudahnya sistem keamanan siber instansi pemerintah diterobos peretas. Ironis, karena BSSN tulang punggung negara dalam menangkal serangan siber. Perlu evaluasi serius guna mencegah peretasan terjadi lagi. Jika tidak, bisa memicu ketakutan publik beraktivitas di dunia maya. Peretasan berupa perubahan halaman muka (defacement) pada situs Pusat Malware Nasional (Pusmanas) BSSN terlihat pada Senin (25/10/2021) pagi. Hingga Senin malam, situs Pusmanas belum bisa diakses publik. Meski demikian, tampilan dari peretas berikut pesannya sudah tidak lagi terlihat.

Direktur Operasi Keamanan Siber Nasional BSSN Ferdinand Mahulette dan Juru Bicara BSSN Anton Setiawan yang dihubungi secara terpisah, Senin, membenarkan adanya peretasan tersebut. Menurut Ferdinand, peretasan berlangsung sejak Rabu (20/10/2021). Situs yang diretas diklaimnya merupakan subdomain, bukan domain inti. Subdomain itu pun disebutnya tak lagi digunakan. ”Mereka buat situs, tetapi situs itu untuk proyek perubahan dari organisasi lama. Jadi, karena sudah tak di-follow up, mungkin ada titik-titik lemah di defacement. Kami pun saat itu langsung menutup situsnya karena memang itu tak digunakan,” tambahnya.


Tags :
#Umum
Download Aplikasi Labirin :