Sosial, Budaya, dan Demografi
( 10118 )Link Net Gelar Penghargaan Pelanggan dan Resmikan Logo Baru
Dengan tema Synergy to Accelerate, Link Net bersama mitra bisnis mengakselerasi transformasi digital bisnis untuk mencapai pemulihan ekonomi dan menghadapi tantangan di masa depan. Penghargaan diberikan kepada 50 pelanggan loyal Link Net dengan kategori, Most Trailblazing, Best Emerging Partner, Most Inspiring, Best Strategic Partner dan Most Empowering.
Presdir dan CEO Link Net Marko Budiman menyatakan, sebagai perusahaan dengan prinsip customer centricity, perseroan merangkul dan berjalan beriringan dengan seluruh pelanggan setia menghadapi tantangan teknologi informasi dan informasi (TIK). Link Net secara resmi mengumumkan rebranding logo Link Net Tbk. termasuk perubahan nama brand First Media Bussiness menjadi Link Net, untuk mengukuhkan komitmen Link Net menempatkan kepercayaan pelanggan sebagai prioritas utama.
Director of Enterprise Sales Link Net Agung Satya Wiguna menambahkan, “Pembaruan ini menjadi motivasi perseroan untuk memegang nilai-nilai yang diterapkan, yakni customer first, integrity, team work, excellence, innovation, ownership, urgency dan passion.” (Dini)
Daging Ayam Rp 40.000 Per Kg di Indramayu
Sejumlah pedagang di Kabupaten Indramayu, Jabar, mengeluhkan lonjakan harga daging ayam hingga Rp 40.000 per kg, yang selain memberatkan konsumen, juga merugikan pedagang. ”Bingung juga, kalau ayam dijual di atas Rp 40.000 per kg, tidak ada yang beli. Mau mengurangi belanja, nanti pelanggan tidak kebagian,” kata Ahmad Aris (27), pedagang di Pasar Karangampel, Indramayu, Minggu (16/1). Para pedagang berharap harga ayam di distributor bisa sekitar Rp 15.000 per kg. (Yoga)
Ribuan Guru Honorer Peroleh Apresiasi BUMN
Saat ini di tengah perjuangan para guru dalam mengajar dan mendidik siswa di sekolah-sekolah di Tanah Air, terdapat guru-guru yang berjuang di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal atau biasa disebut daerah 3T, yang mana sebagian di antara mereka bahkan masih berstatus guru honorer. Atas perjuangan para guru honorer tersebut, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memberikan apresiasi atas dedikasi mereka dalam mencerdaskan anak bangsa. BNI menilai bahwa peran tenaga pendidik ini sangat krusial karena pengabdiannya sangat bernilai dalam meningkatkan pengetahuan serta nilai dan etika dari generasi muda Indonesia. Pada program ini, sebanyak 3.638 guru honorer telah terpilih untuk mendapatkan apresiasi dari BNI dalam bentuk tabungan. Guru honorer ini mulai dari jenjang Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Program ini pun mencakup guru honorer baik dari sekolah negeri maupun swasta dengan total alokasi anggaran senilai Rp18,19 miliar. Apresiasi tersebut diserahkan langsung secara simbolis oleh Menteri BUMN Erick Thohir kepada beberapa guru honorer di Malang, Jawa Timur, Sabtu (15/1).
Disiplin Hadapi Omicron
Memasuki tahun 2022, ancaman pandemi dengan varian barunya, Omicron belum berlalu. Tapi dengan penguatan vaksinasi hingga ke dosis ketiga, semoga saja kita makin kuat untuk keluar dari lingkaran pandemi. Tentu dengan sikap disiplin semua pihak. Jangan abai bahwa kondisi bangsa kita masih penuh tantangan karena ancaman utama tersebut terus mengintai. Membaiknya kondisi saat ini jangan sampai membuat kita lengah, sehingga malah membuang jauh protokol kesehatan demi mengejar kegembiraan.
Revisi UU Cipta Kerja Memicu Polemik
Nasib Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2021 tentang Cipta Kerja bakal memasuki babak baru tahun ini. Babak anyar ini menyusul putusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada 25 November 2021 lalu yang menyatakan beleid tersebut inkonstitusional bersyarat karena dianggap cacat secara formil. Rencananya, DPR dan pemerintah akan merevisi UU Cipta Kerja tahun ini guna memenuhi aspek formil dalam pembentukan perundang-undangannya. Yakni, dengan menjaring usulan perubahan dari berbagai pihak. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyatakan, sejak awal pihaknya menolak omnibus law tersebut. Untuk itu, KSPI meminta kepada pemerintah dan DPR menghentikan pembahasan revisi UU Cipta Kerja. "KSPI meminta revisi UU Cipta Kerja dikeluarkan dari Program Legislasi Nasional (Prolegnas), atau setidak-tidaknya klaster ketenagakerjaan harus dikeluarkan dari UU Cipta Kerja ini," tegas Iqbal, Jumat (14/1).
Distribusi Bakal Diatur Ketat
Kemendag mengatur ketat mekanisme penyediaan dan pendistribusian minyak goreng kemasan sederhana bersubsidi yang didanai Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), untuk mengantisipasi penyalahgunaan dana dan penjualan minyak goreng di atas HET. Mekanismenya diatur dalam Permendag No 1 Tahun 2022 tentang Penyediaan Minyak Goreng Kemasan Sederhana untuk Kebutuhan Masyarakat dalam Kerangka Pembiayaan oleh BPDPKS. Dalam regulasi itu, HET minyak goreng kemasan sederhana bersubsidi ditetapkan Rp 14.000 per liter, program ini akan berlangsung selama 6 bulan dan ditujukan bagi masyarakat, termasuk usaha mikro dan kecil. Produsen, pengemas, dan distributor, yang akan terlibat dalam penyediaan dan penyaluran wajib mendaftar ke Kemendag. Setelah diverifikasi dan ditetapkan, mereka wajib membuat perjanjian pembiayaan penyediaan dengan BPDPKS.
Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Oke Nurwan (13/1) mengatakan, ”Pelaku usaha yang menggunakan merek dagang Minyakita dikecualikan dari syarat standardisasi produk. Namun, mereka harus mendapatkan minyak goreng itu dari produsen yang minyak gorengnya sudah terstandardisasi,” Permendag itu juga mengatur pelibatan jaringan distribusi dan pengecer. Untuk mendapat pembayaran dari BPDPKS, mereka wajib melampirkan laporan rekapitulasi dan bukti transaksi penjualan pada setiap jaringan distribusi yang berisikan nama jaringan distribusi, volume, harga dari yang diserahkan, dan faktur pajak. Prosesnya akan dipantau tim pengawas, jika melanggar regulasi, pelaku usaha, termasuk pengecer, dikenai sanksi berupa penghentian sementara penyaluran minyak goreng bersubsidi hingga dicabut izin usahanya. Salah satu mekanisme pengawasan adalah memasang label harga pada kemasan mulai Februari 2022,” ujarnya. (Yoga)
Optimisme Penyerapan Tenaga Kerja
Kondisi perekonomian nasional semakin memperlihatkan pemulihan yang kian nyata, setidaknya dalam 3 bulan terakhir. Penanganan pandemi Covid-19 yang kian baik oleh pemerintah dan partisipasi masyarakat turut memberikan andil terhadap pemulihan ekonomi. Sejumlah indikator pun mengonfirmasikan adanya laju positif seperti survei Bank Indonesia yang memperlihatkan kinerja penjualan eceran meningkat secara bulanan pada Desember 2021 didorong permintaan masyarakat yang meningkat.
Optimisme yang tetap kuat ditopang oleh persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini yang meningkat. Peningkatan tersebut terutama berkaitan dengan persepsi konsumen terhadap penghasilan saat ini dan ketersediaan lapangan pekerjaan. Salah satu wujud nyata dari denyut perekonomian adalah ada korelasi yang positif dengan ketersediaan lapangan pekerjaan dan penyerapan tenaga kerja yang selama 2 tahun terakhir begitu terpuruk. Pada 2021, sektor industri yang secara perlahan mulai bangkit membuat penyerapan tenaga kerja meningkat sebanyak 1,2 juta orang. Hasilnya jumlah tenaga kerja di sektor industri saat ini menjadi 18,64 juta orang. Pada 2022 ini, Kemenperin menargetkan serapan tenaga kerja sebanyak 2,2 juta orang menjadi 20,84 juta orang. Hal itu seiring dengan upaya pemerintah untuk memacu investasi sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan.Strategi Nihil Covid Tiongkok Memukul Belanja Konsumen
Para ekonom mengungkapkan bahwa kebijakan nihil Covid di Tiongkok yang bertujuan mengendalikan pandemi, nyatanya lebih memengaruhi konsumen dibandingkan pabrik-pabrik. Tetapi para analis sepertinya fokus pada dampak terhadap belanja konsumen Tiongkok yang memang sudah lamban. Menurut Kepala Ekonomi Nomura Tiongkok Ting Lu dalam laporan yang diterbitkan pada Senin (10/1), penularan Omicron yang tinggi artinya biaya kebijakan nihil Covid bakal meningkat. "Sisi positifnya, strategi nihil Covid, ditambah kemampuan Beijing untuk memobilisasi semua sumber daya negara, dapat dikatakan membawa manfaat yang signifikan bagi rakyat dan ekonominya. Sejak pandemi virus Corona dimulai pada awal 2020, Negeri Tirai Bambu itu telah meluncurkan kebijakan karantina dan pembatasan perjalanan baik di dalam kota atau dengan negara lain. (Yetede)
KoinWorks Disuntik Modal Rp 1,6 Triliun
Penyedia layanan pinjam-meminjam uang berbasis teknologi informasi KoinWorks mendapat suntikan pendanaan baru sebesar 108 juta USD atau Rp 1,6 triliun, untuk teknologi dan menambah karyawan. Putaran pendanaan ini dipimpin oleh MDI Ventures, perusahaan modal ventura milik Telkom Indonesia, dan partisipasi investor sebelumnya. Benedicto Haryono, CEO dan Co-founder KoinWorks (12/1) mengatakan, pendanaan 108 juta USD itu terdiri dari ekuitas 43 juta USD dan modal utang 65 juta USD. (Yoga)
Tatap Muka Penuh
Pembelajaran tatap muka secara penuh sudah dimulai dalam beberapa pekan terakhir, menandai era baru interaksi anak didik yang sempat mengikuti kegiatan belajar jarak jauh atau daring dalam waktu yang cukup lama akibat pandemi Covid-19. Sempat pula diterapkan uji coba kegiatan belajar secara hibrida beberapa waktu lalu sebagai persiapan pembelajaran normal. Sebenarnya bukan era baru juga karena apa yang baru saja berja-lan ini adalah bentuk kelaziman pendidikan yang kita kenal.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









