Tengkes, Penanganan Jangan Sebatas Seremoni
Penurunan angka tengkes (stunting) ditargetkan 3 % per tahun. Karena itu, program dan intervensi yang dilakukan harus tepat sasaran serta tidak sekadar seremoni. Pesan ini diutarakan Presiden Jokowi saat memimpin rapat terbatas strategi percepatan penurunan tengkes (11/1). Menurut Menkes Budi Gunadi Sadikin, pada 2024 angka tengkes tak boleh melebihi 14 %. Kini, angka tengkes 24,4 persen. Pada 2013, angka tengkes Indonesia 37,2 persen.
Untuk mengatasi tengkes, dilakukan 2 intervensi, yakni intervensi sensitif dan spesifik. Intervensi spesifik adalah penanganan langsung dan kuratif, berkontribusi 30 % terhadap penanganan tengkes. Intervensi sensitif bersifat tak langsung, berkontribusi 70 % mengatasi tengkes, dengan penyediaan air bersih dan penanganan kemiskinan. Menurut Kepala BKKBN Hasto Wardoyo, untuk mendorong tidak ada bayi yang lahir dalam kondisi tengkes, disiapkan program pendampingan keluarga oleh bidan, PKK, dan penyuluh KB. Pendampingan ini dilakukan 3 bulan sebelum pernikahan. (Yoga)
Tags :
#KesehatanPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023