;

Hujan Intan Itu Nyata

Hujan Intan Itu Nyata


Uranus dan Neptunus adalah planet ke 7 dan ke 8 dari Matahari yang memiliki fenomena spektakuler yang tak terjadi di planet lain, yaitu hujan intan. Jarak dari Matahari 2,9 miliar km dan 4,5 miliar km. Diamater kedua planet ini 4 kali Bumi. Lapisan terluar planet ini terdiri atas gas hidrogen dan helium. Di bawah lapisan gas itu, terdapat lapisan es (senyawa yang mengandung hidrogen) setebal 17.500 km, Ini adalah lapisan tengah atau mantel yang tersusun atas senyawa air, amonia, dan metana. Tarikan gravitasi yang besar membuat lapisan es ini memiliki kepadatan tinggi. Sementara panas dari bagian inti batuan planet membuat suhu lapisan es tengah  mencapai ribuan derajat celsius.

Suhu tinggi dan tekanan besar membuat amonia dan metana  reaktif. Tekanan kuat memecah molekul metana hingga melepaskan karbon. Unsur karbon yang lepas itu membentuk rantai panjang dan menyatu dengan yang lain membentuk pola kristal seperti intan. Intan padat yang terbentuk itu lebih berat dari metana, amonia, dan air pada lapisan es. Akibatnya, intan jatuh ke mantel bagian bawah atau mendekati inti planet.Kumpulan intan itu, seperti ditulis Dominik Kraus di majalah American Scientist, September-Oktober 2018, akan membentuk lapisan baru dengan ketebalan beberapa meter. Suhu tinggi membuat lapisan karbon itu dapat berbentuk padat, cair, atau gabungan padat dan cair.

Hipotesis hujan intan di Uranus dan Neptunus pertama kali disampaikan Marvin Ross dari Laboratorium Nasional Lawrence Livermore California, AS, dalam tulisannya di majalah Nature 1981. Namun, belum bisa dibuktikan secara langsung. Mengirim wahana ke planet raksasa es itu tak mungkin dilakukan dalam waktu dekat. Kraus memprediksi posisi planet-planet pada kondisi terbaik untuk pengiriman misi ke Uranus dan Neptunus pada 2030 dengan harapan wahana sampai di sana pada tahun 2040-an. (Yoga)


Tags :
#Umum
Download Aplikasi Labirin :