Sosial, Budaya, dan Demografi
( 10114 )Hujan Intan Itu Nyata
Uranus dan Neptunus adalah planet ke 7 dan ke 8 dari Matahari yang memiliki fenomena spektakuler yang tak terjadi di planet lain, yaitu hujan intan. Jarak dari Matahari 2,9 miliar km dan 4,5 miliar km. Diamater kedua planet ini 4 kali Bumi. Lapisan terluar planet ini terdiri atas gas hidrogen dan helium. Di bawah lapisan gas itu, terdapat lapisan es (senyawa yang mengandung hidrogen) setebal 17.500 km, Ini adalah lapisan tengah atau mantel yang tersusun atas senyawa air, amonia, dan metana. Tarikan gravitasi yang besar membuat lapisan es ini memiliki kepadatan tinggi. Sementara panas dari bagian inti batuan planet membuat suhu lapisan es tengah mencapai ribuan derajat celsius.
Suhu tinggi dan tekanan besar membuat amonia dan metana reaktif. Tekanan kuat memecah molekul metana hingga melepaskan karbon. Unsur karbon yang lepas itu membentuk rantai panjang dan menyatu dengan yang lain membentuk pola kristal seperti intan. Intan padat yang terbentuk itu lebih berat dari metana, amonia, dan air pada lapisan es. Akibatnya, intan jatuh ke mantel bagian bawah atau mendekati inti planet.Kumpulan intan itu, seperti ditulis Dominik Kraus di majalah American Scientist, September-Oktober 2018, akan membentuk lapisan baru dengan ketebalan beberapa meter. Suhu tinggi membuat lapisan karbon itu dapat berbentuk padat, cair, atau gabungan padat dan cair.
Hipotesis hujan intan di Uranus dan Neptunus pertama kali disampaikan Marvin Ross dari Laboratorium Nasional Lawrence Livermore California, AS, dalam tulisannya di majalah Nature 1981. Namun, belum bisa dibuktikan secara langsung. Mengirim wahana ke planet raksasa es itu tak mungkin dilakukan dalam waktu dekat. Kraus memprediksi posisi planet-planet pada kondisi terbaik untuk pengiriman misi ke Uranus dan Neptunus pada 2030 dengan harapan wahana sampai di sana pada tahun 2040-an. (Yoga)
Inovasi Bisnis, Hidup Terlalu Singkat
Produsen mobil Rolls-Royce Motor Cars yang berbasis di Goodwood, Inggris, membukukan penjualan tahunan tertinggi dalam 117 tahun sejarahnya, dengan menjual 5.586 kendaraan tahun lalu ketika kasus Covid-19 mencapai puncaknya, 49 % lebih tinggi dibandingkan 2020. CEO Rolls-Royce Torsten Müller-Ötvös mengatakan, pandemi menyebabkan pelanggan, yang rata-rata berusia 43 tahun, merespon ancaman kematian terhadap mereka dengan mengeluarkan banyak uang untuk membeli mobil mewah. Mereka menyaksikan orang-orang di komunitas mereka meninggal karena Covid-19 dan membuat mereka berpikir hidup ini singkat dan lebih baik tidak menunda untuk membeli apa yang diinginkan.
Orang yang optimis kerap mengatakan, hidup terlalu pendek kalau waktu terbuang percuma. Mereka ingin memperlihatkan bahwa waktu begitu berharga dan bisa dimanfaatkan untuk membuat peluang bisnis dan banyak hal bisa dilakukan. Semangat itu muncul di benak Ash Maurya, penulis buku Running Lean: Iterate from Plan A to a Plan That Works, yang juga pengusaha dan adalah pembicara tentang usaha rintisan di berbagai forum internasional. ”Hidup terlalu pendek apabila kita membuat produk yang seorang pun tak membutuhkannya,” kata Maurya. Kalimat ini sangat terkenal dan jadi penyemangat di kalangan mereka yang membangun usaha rintisan. (Yoga)
Stok Cukup, Vaksin Booster Gratis Mulai Hari Ini
Kabar baik, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan bahwa pemberian vaksin dosis ketiga atau booster Covid-19 dilakukan secara gratis bagi seluruh masyarakat. Adapun pelaksanaan vaksin booster dilakukan mulai hari ini, Rabu (12/1). "Saya telah memutuskan pemberian vaksin ketiga gratis bagi seluruh rakyat," tandas Presiden, kemarin. Vaksinasi booster gratis ini diprioritaskan untuk masyarakat lanjut usia dan kelompok rentan seperti masyarakat yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid. Masyarakat yang termasuk dalam kelompok prioritas penerima vaksin booster bisa mengecek tiket dan jadwal vaksinasi di website dan aplikasi PeduliLindungi. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menambahkan, pemberian vaksin booster gratis merupakan komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan bagi masyarakat. Menkes juga memastikan, pemerintah memiliki stok vaksin cukup untuk melaksanakan program vaksinasi booster Covid-19.
Menguji Taji Konsumsi
Optimisme konsumen terhadap kondisi perekonomian Tanah Air yang terus memperlihatkan perbaikan semakin menegaskan bahwa pemulihan ekonomi saat ini berada dalam jalur yang benar. Harapan perekonomian Indonesia akan segera kembali kepada level sebelum pandemi semakin memperlihatkan titik terang seiring dengan meningkatnya Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada bulan terakhir tahun lalu yang dirilis Bank Indonesia pekan ini. (Bisnis, 11/1) Bank sentral bahkan mencatat IKK pada 2 bulan terakhir 2021 berada pada posisi 118, lebih tinggi dibandingkan dengan Januari dan Februari 2020 atau sebelum pandemi virus Corona melanda Indonesia. IKK adalah indikator ekonomi yang bertujuan untuk mengukur optimisme atau pesimisme konsumen (indeks di bawah 100) terhadap kondisi perekonomian negara. IKK ini menjadi salah satu indikator utama dalam menilai kinerja perekonomian.
Harian ini menilai IKK yang telah kembali ke dalam zona optimistis itu dapat menjadi modal dasar yang baik untuk mendorong perekonomian pada masa berikutnya sekalipun masih di dalam masa pandemi. Salah satu motor penggerak pertumbuhan yang dapat diandalkan adalah konsumsi rumah tangga dan konsumsi pemerintah di tengah lesunya mesin investasi dan masih tertekannya ekspor. Apalagi sinyal pemulihan sisi konsumsi tersebut dikuatkan oleh porsi pendapatan konsumen yang disimpan di bank atau saving to income ratio pada Desember 2021, yang tercatat sebesar 14,1%, lebih kecil dibandingkan dengan November 2021 yang tercatat 14,6%.
Ada Seleksi Sekolah untuk Ikuti Kurikulum Prototipe
Kepala Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudritstek, Anindito Aditomo (10/1) mengatakan, Kemendikbudristek membuka opsi bagi sekolah untuk menerapkan Kurikulum Prototipe mulai Juli nanti, yang merupakan pilihan sekolah secara bertahap 2 tahun ke depan, sekolah yang berminat menerapkan kurikulum yang sudah diuji cobakan di 2.500 sekolah penggerak ini harus mendaftar dan disurvei level kesiapannya. ”Nanti ada sekolah yang disarankan mulai dengan pelatihan dan penerapan terbatas di tahun ajaran 2022. Artinya, sekolah menggunakan Kurikulum 2013, namun dengan mencoba beberapa elemen Kurikulum Prototipe. Sekolah yang lebih siap bisa menerapkan secara lebih utuh,” kata Anindito. Dengan Kurikulum Prototipe, guru didorong menerapkan pembelajaran sesuai kemampuan siswa serta memberi ruang lebih luas pada pengembangan karakter dan kompetensi dasar.
Sampai saat ini pendaftaran belum dibuka karena masuk dalam detail-detail yang masih disiapkan. Penerapan Kurikulum Prototipe ini mulai berjenjang di kelas I dan IV SD, kelas VII SMP, dan kelas X SMA/SMK sederajat. Penerapan Kurikulum Prototipe menjadi strategi percepatan pemulihan pendidikan dan memitigasi kehilangan pembelajaran (learning loss) akibat pandemi Covid-19. Anggota Komisi X DPR, Ratih Megasari Singkarru, mengingatkan Kemendikbudristek serius menyiapkan guru yang akan menerapkan Kurikulum Prototipe ini. Para guru yang terkendala akses informasi diharapkan diberi tambahan bimbingan agar lebih paham dan menerapkan Kurikulum Prototipe dengan baik. (Yoga)
BRIN Perlu UU Inovasi
Pada era Dewan Riset Nasional (DRN) 2015-2018 dan 2019-2020, perjuangan yang diusulkan adalah perlunya Indonesia memiliki UU Inovasi. Sayangnya pemikiran DRN hanya didengarkan, tidak diimplementasikan. Masalah yang menghadang Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta penanganan BRIN saat ini sudah dibayangkan DRN, terutama penanganan ribuan aset SDM yang bekerja di lembaga riset yang umur institusionalnya hampir semua di atas 25 tahun, dalam suatu visi inovasi untuk pembangunan ekonomi. Masalah yang muncul adalah bagaimana BRIN mengelola hasil inovasi terkait sektor industri, pengembangan produk, dan pengaruhnya terhadap ekonomi, yang dalam kaitan ini, DRN menerbitkan buku Peran Strategis Inovasi Dalam Meningkatkan PDB sebagai referensi utama dan pertama tentang peran inovasi dalam pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Pada halaman pertama ditulis pendapat William R Brody (1944-2008) tentang perlunya inovasi, karena semua negara di dunia yang mempertaruhkan inovasi sebagai sumber daya baru membangun ekonomi selalu mempunyai UU Inovasi.
Dalam semangat menggebu pembangunan BRIN, tidak ada pedoman UU khusus terkait inovasi yang dipegang sebagai arah, seperti yang dipikirkan DRN 4 tahun lalu. Kalau konsisten seperti pemikiran dan usulan DRN tentang perlunya UU Inovasi, maka UU No 11/2019 tentang Sisnas Iptek harus direvisi. Tanpa UU Inovasi, kita hanya melihat drama pengelolaan ristek dan inovasi yang tak pernah selesai. Itu suatu keniscayaan. Dan membuat bangsa ini letih. (Yoga)
Orde Suram Sains Indonesia
Sejak awal tahun 2022, Lembaga Biologi Molekuler Eijkman yang didirikan Juli 1992 ini dilebur dalam Pusat Riset Biologi Molekuler (PRBM) Eijkman di bawah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), sebagai bagian pelaksanaan Perpres No 78 Tahun 2021 tentang BRIN, yaitu pemerintah melakukan sentralisasi lembaga riset beserta seluruh asetnya, merujuk UU No 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Selain Eijkman, lembaga riset milik pemerintah lain, seperti LIPI, BPPT, Batan, serta Lapan juga dilebur ke BRIN. Kepala BRIN Laksana Tri Handoko (6/1) mengatakan peleburan ini upaya memperkuat LBM Eijkman yang tadinya hanya unit ad hoc Kemenristek, sekarang resmi menjadi PRBM Eijkman, peneliti non-ASN dapat diangkat sebagai peneliti melalui berbagai skema.
Menurut Sangkot Marzuki, pendiri sekaligus Kepala LBM Eijkman periode 1992-2014, PRBM Eijkman di Cibinong sudah kehilangan roh. LBM Eijkman dibangun atas mandat BJ Habibie yang saat itu Menristek, dengan keleluasaan agar LBM Eijkman tidak berada dalam struktur birokrasi yang kaku, termasuk dalam merekrut orang. Menurut Sengkot meninggalkan para asisten riset dan teknisi, dengan hanya mengambil peneliti utama yang berstatus ASN ke PRBM Eijkman di Cibinong, adalah kekeliruan besar.
Ibnu Maryanto ahli taksonomi dan profesor Pusat Penelitian Biologi BRIN yang berasal dari LIPI mengatakan, sejak bergabung dengan BRIN, dia tidak lagi mendapat dana riset melalui BRIN. ”Prosesnya lebih rumit dan dananya lebih kecil. Dana di BRIN lebih banyak untuk infrastruktur dan pengadaan. Saya mencari dana riset sendiri dari luar,” ujarnya. (Yoga)
Bandara Kertajati Menjadi Pusat Logistik dan Pemeliharaan Pesawat
Bandar Udara Internasional Jabar Kertajati didorong menjadi pusat logistik atau angkutan kargo dan tempat pemeliharaan pesawat, sejalan tren positif kargo lewat udara sepanjang 2021. Presdir PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II Muhammad Awaluddin (10/1) berkata, perseroan mendukung pemerintah dalam hal ini Kemenhub, untuk menjadikan Bandara Kertajati sebagai pusat logistic dan pemeliharaan pesawat. Menurut Awaluddin, peningkatan volume angkutan kargo dipengaruhi menggeliatnya sektor e-dagang. AP II memperkirakan volume angkutan kargo di 20 bandara yang dikelola perseroan pada tahun 2022 dapat mencapai 1 juta ton. Bandara Kertajati dan bandara-bandara AP II harus memastikan pelayanan yang mengakomodasi kebutuhan seiring tumbuhnya volume angkutan kargo tersebut.
PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), salah satu pemegang saham Bandara Kertajati, berencana membangun kawasan kargo e-dagang hub di bandara tersebut, khususnya terkait pengiriman barang atau kargo. Telah disiapkan lahan seluas 68,4 hektar untuk pembangunan e-dagang hub yang berkapasitas 500.000 ton per tahun. Dirut PT BIJB Muhamad Singgih menyampaikan, dengan dukungan berbagai pihak, Bandara Kertajati bisa meraih potensi pasar pemeliharaan pesawat yang besar. Sebab, sekitar 46 % pemeliharaan pesawat Indonesia masih dilakukan di luar negeri. (Yoga)
Reforma Agraria, Pencabutan Izin Perlu Tindak Lanjut
Pemanfaatan areal perkebunan yang izin usahanya dicabut, khususnya sektor perkebunan, agar diutamakan bagi kegiatan reformasi agraria, yang ditindaklanjuti dengan mengevaluasi areal perkebunan lain yang berkonflik dengan masyarakat. Titik Gideo (10/1), warga Desa Ramang, Pulang Pisau, Kalteng berkata, lebih dari 6 tahun masyarakat setempat berkonflik dengan perusahaan sawit, mereka ingin segera menggarap kembali tanahnya.
Presiden Jokowi mengumumkan pencabutan 2.078 izin pertambangan, 192 izin kehutanan, dan 137 izin perkebunan, karena tak dijalankan, tak produktif, dialihkan pada pihak lain, serta tak sesuai peruntukan dan peraturan. Direktur Eksekutif Walhi Kalteng Dimas Novian Hartono menyebutkan, kebijakan ini merupakan momentum menyelesaikan konflik agraria yang masih tinggi di Indonesia, khususnya di Kalteng. Di Kalteng ada 344 kasus konflik agraria di lahan konsesi seluas 151.524 hektar, 80 % total konflik itu terjadi di wilayah konsesi perkebunan. Direktur Eksekutif Walhi Kalsel Kisworo Dwi Cahyono mengatakan, pencabutan perizinan jangan sebatas administratif, agar ditindaklanjuti dengan pemulihan hak rakyat, terutama masyarakat adat, serta pemulihan kerusakan lingkungan. (Yoga)
Konsumsi Masyarakat, Menjaga Daya Dorong Kelas Menengah
Geliat konsumsi yang terus menunjukkan perbaikan menjadi bukti bahwa sejumlah insentif yang dikucurkan pemerintah berjalan optimal. Sejumlah kalangan menilai hal tersebut perlu dijaga dengan menggenjot berbagai stimulus untuk masyarakat kelas menengah.
Adapun, pemerintah telah melakukan penyesuaian cakupan insentif yang ditujukan untuk mendorong konsumsi masyarakat kelas menengah di dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional 2022.Secara total, alokasi dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pada tahun ini hanya Rp414,1 triliun, turun sebesar 44,39% dibandingkan dengan PEN 2021 yang mencapai Rp744,77 triliun.Sejalan dengan penyusutan itu, pemerintah memangkas alokasi stimulus yang ditujukan untuk masyarakat kelas menengah, baik dari sisi fiskal maupun bantuan langsung melalui pos perlindungan sosial.Sekadar membandingkan, di dalam PEN 2021 terdapat sejumlah alokasi untuk pos yang ditujukan dalam rangka mendorong konsumsi masyarakat kelas menengah.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









