Sosial, Budaya, dan Demografi
( 10113 )Berselisih Akibat Formula E
JAKARTA-Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Nawawi Pomolango melontarkan kritik interal pada pekan lalu. Ia meminta tak ada orang di KPK yang cenderung menonjolkan diri sendiri. "Harusnya ini menjadi peringatan bagi kami untuk menghindari style kerja yang cenderung one-man show," kata Nawawi, Kamis, 2 Februari 2023. Meski sindirian itu merupakan respons atas kritik pengacara Gubernur papua Lukas Enembe, tiga sumber Tempo menyebutkan omongan Nawawi itu tak terlepas dari kontroversi penanganan kasur Formula E. Sebelum Nawawi membuat pernyataan itu, kuasa hukum Lukas, Petrus Bala Pattyona, menagih janji Ketua KPK Firli Bahuri saat memeriksa Lukas sebagai tersangka kasus dugaan suap pembangunan infrastruktur di Papua, di kediaman Lukas, Jayapura, pada 3 November 2022. (Yetede)
DKI Kejar Target Bangun Pengendali Banjir
Jakarta sampai saat ini masih berupaya keras meningkatkan pembangunan infrastruktur pengendali banjir. Dalam skema pengendalian banjir Jakarta oleh Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, debit air yang masuk ke Ibu Kota mencapai 3.389 meter kubik per detik. Di sisi lain, kapasitas infrastruktur eksisting pengendalian banjir Jakarta kini baru 1.141 meter kubik per detik. Kapasitas infrastruktur eksisting itu bagian dari desain infrastruktur pengendalian banjir yang tengah dibangun dan ditargetkan mengelola 2.357 meter kubik per detik. ”Masih ada selisih 1.032 meter kubik per detik (dari target pembangunan infrastruktur dengan total air yang masuk) yang harus ditampung. Direncanakan ditampung lewat waduk atau embung. Lokasinya masih dikaji yang tepat di mana,” kata Kepala Seksi Perencanaan Bidang Pengendalian Banjir dan Drainase Dinas Sumber Daya Air Jakarta Maman Supratman, Jumat (3/2).
Merujuk pada skema pengendalian banjir Jakarta, area hulu hingga Manggarai dioptimalkan sebagai lokasi parkir air. Kemudian ada Kanal Banjir Timur dan Kanal Banjir Barat di area cekungan serta polder (tanah rendah untuk menampung air) di sekitar area hilir. Pengendalian secara menyeluruh dari hulu ke hilir ini sesuai kondisi geografis Jakarta. Agar tak terus berkejaran antara infrastruktur dan limpahan air, DKI mengembangkan peta jalan pengendalian banjir secara keseluruhan. Kini berlangsung evaluasi bagi seluruh infrastruktur untuk data kebutuhan atau kapasitas dan estimasi biaya. ”Harus seimbang, terintegrasi antara sungai dan parkir air,” ucap Maman. (Yoga)
Konsumsi Rumah Tangga Belum Sepenuhnya Pulih
Ditengah pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2022 sebesar 5,31 %, pertumbuhan konsumsi rumah tangga belum pulih ke posisi sebelum pandemi Covid-19. Oleh sebab itu, pengendalian laju inflasi serta pemanfaatan momentum, seperti Ramadhan-Lebaran 2023 dan belanja politik, menjadi penting bagi pemulihan konsumsi rumah tangga. Pada Senin (6/2) BPS merilis nilai PDB Indonesia per triwulan-IV 2022 berdasarkan acuan dasar harga berlaku mencapai Rp 5.114,9 triliun. Dibandingkan triwulan sebelumnya, tumbuh 0,36 %. Apabila dibandingkan periode sama tahun sebelumnya, nilai PDB tersebut tumbuh 5,01 %. Dengan demikian, perekonomian Indonesia secara kumulatif sepanjang 2022 tumbuh 5,31 % dibandingkan tahun sebelumnya. Kinerja pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan tahun 2019 atau sebelum pandemi yang tercatat 5,02 %.
Menurut komponen pengeluaran yang membentuk PDB, Kepala BPS Margo Yuwono menggaris bawahi pertumbuhan konsumsi rumah tangga serta pembentukan modal tetap bruto (PMTB) sepanjang 2022 masih belum pulih dibandingkan dengan kinerja sebelum pandemi. Dengan andil 51,87 %, pertumbuhan konsumsi rumah tangga Indonesia sepanjang 2022 sebesar 4,93 %, sedang sebelum pandemi, pertumbuhan tahunannya 5,04 %. ”Pengendalian inflasi patut menjadi perhatian. Inflasi dapat mengganggu daya beli masyarakat. Upaya dalam menjaga kestabilan harga menjadi penting dalam menjaga daya beli ma syarakat sehingga konsumsi dapat tumbuh seperti sebelum pandemi,” ujar Margo dalam konferensi pers secara hibrida di Jakarta. Ekonom Bahana Sekuritas Satria Sambijantoro menilai, belum pulihnya konsumsi rumah tangga disebabkan oleh angka pengangguran masih belum kembali ke posisi sebelum pandemi. (Yoga)
Memperkuat Otorita IKN Agar Cepat Unjuk Gigi
Ambisi pemerintah mewujudkan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara makin tak terbendung. Selain mengguyur insentif dan fasilitas kemudahan berusaha bagi investor yang akan membenamkan modalnya di IKN, pemerintah juga mulai memperkuat wewenang Otorita IKN (OIKN).
Lembaga yang bertanggung penuh terhadap seluruh kegiatan persiapan, pembangunan dan pemindahan IKN mulai dari aspek struktural hingga wewenang dalam mengelola anggaran maupun dalam mencari sumber pembiayaan. Anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Fraksi PDI Perjuangan, Erico Sotarduga menilai, Otorita IKN perlu memiliki kejelasan soal kedudukan dalam pemerintahan. Apalagi, pemerintahan Presiden Joko Widodo akan berakhir pada tahun 2024. "Ini yang jadi pertanyaan pihak, bagaimana Otorita IKN bisa mewujudkan janji pembangunan ibukota bila pemerintahan berganti," ujarnya.
Menggaet Investasi Minerba
Angin optimisme terhadap investasi di subsektor mineral dan batu bara atau minerba terus berembus di tengah penguatan harga komoditas energi ini. Tren positif tersebut didukung oleh pencapaian target investasi pada 2022 sebesar US$5,69 miliar atau melampaui target senilai US$5,01 miliar dan US$4,3 miliar pada 2021. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat realisasi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) mencapai Rp183,35 triliun atau melampaui target sebesar Rp101,84 triliun. Komoditas batu bara ini menyumbang 80% dari nilai royalti PNBP. Capaian investasi yang melebihi target tersebut tidak dapat dilepaskan dari iklim investasi yang kian kondusif. Selain itu, para pemangku kepentingan sangat gencar melakukan promosi sejumlah proyek potensial secara virtual kepada investor asing. Beberapa negara yang menjadi tujuan promosi a.l. Amerika Serikat, Kanada, dan Australia. Tren positif ini membuat pemerintah turut mengawal kebutuhan batu bara untuk pemenuhan kepentingan dalam negeri. Sementara itu, langkah untuk mempertahankan dan meningkatkan investasi khususnya di komoditas mineral dan batu bara pada tahun ini ditopang dengan rencana produksi dan pemanfaatan, termasuk rencana pembangunan smelter yang diharapkan dapat kembali berjalan normal pascapandemi Covid-19. Upaya menggiring investasi yang lebih besar di sektor energi dibarengi pemerintah dengan menjaga tata kelola di sektor minerba. Adapun dari sisi efisiensi dan harga, batu bara masih menjadi sumber energi yang murah dibandingkan dengan energi lainnya seperti sektor minyak dan gas maupun energi baru terbarukan. Bahkan sekitar 41% dari total bahan bakar energi masih didominasi oleh batu bara. Dari sektor hulu minyak dan gas, misalnya, negeri ini memiliki 128 cekungan, di mana sebanyak 74 belum tersentuh kegiatan eksplorasi.
TEMARAM EKOSISTEM KENDARAAN LISTRIK
Lonjakan pengguna kendaraan listrik menyisakan pekerjaan rumah yang perlu segera diperbaiki. Ekosistem kendaraan listrik yang terang benderang di sektor hulu dengan hadirnya produsen besar, masih terlihat remang-remang di sektor hilir karena terbatasnya infrastruktur seperti sarana pengisian daya maupun layanan purna jual.
Setruman Subsidi Kendaraan Listrik
Sebagian masyarakat saat ini menanti kepastian pemberian subsidi kendaraan listrik oleh pemerintah. Rencana insentif dan subsidi kendaraan listrik bukanlah hal baru karena memang telah disampaikan oleh beberapa menteri. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, misalnya, meyakini bahwa regulasi insentif kendaraan listrik akan terbit pada Februari ini. Namun, belum ada detail yang jelas tentang rencana tersebut. Kabar yang beredar menyebutkan pemerintah akan memberikan subsidi untuk kendaraan listrik yang rencananya sebesar Rp7 juta—Rp8 juta untuk sepeda motor listrik, lalu Rp80 juta untuk mobil listrik, dan Rp40 juta kendaraan hybrid. Lagi-lagi itu pun belum pasti. Kepastian insentif tersebut diyakini akan membuat penjualan kendaraan listrik, baik mobil dan motor, melesat karena harganya akan relatif terjangkau. Sejauh ini, faktor harga jadi konsideran masyarakat untuk memiliki mobil dan motor listrik. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan jumlah penjualan wholesales kendaraan listrik dari jenis bahan bakar elektrik, hybrid atau kombinasi BBM dan elektrik, dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) sampai dengan 2022 sebanyak 15.437 unit. Jumlah itu meningkat dibandingkan dengan angka penjualan pada 2021 yang baru 3.193 unit. Menurut Badan Anggaran DPR, wacana pemerintah memberikan subsidi untuk kendaraan listrik tidak ada dalam anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) 2023. Bagi Senayan, rencana subsidi yang besar untuk mobil dan motor listrik itu, tidak sebanding dengan alokasi program perlindungan sosial yang diterima oleh setiap rumah tangga miskin. Opsi untuk memberikan subsidi listrik ini setidaknya juga menguatkan opini bahwa pemerintah lebih memilih untuk menyelesaikan persoalan energi dan impor minyak, ketimbang mencari solusi atas masalah komplikasi kemacetan dan kepadatan penduduk.
Terkatung-katung Setelah BRIN Menutup Stasiun Observasi
Sudah tiga hari Dian Yudha Risdianto "terkatung-katung" di Kawasan Kerja Bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Bersama sebagian bekas awak Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer (BPAA) Pasuruan, Dian hanya bisa melakukan studi literatur. "Kami coba-coba baca jurnal atau menganalisis data yang ada di laptop. Mungkin bisa untuk laporan ilmiah, tapi entahlah," kata Dian, Koordinator Pelaksana Funsi pada BPAA Pasuruan, Jumat, 3 Februari 2023. Dian dan Awak PPAA Pasuruan tak bisa berbuat banyak. Terhitung sejak Selasa, 31 Januari lalu, BRIN menghentikan pengoperasian stasiun Lembaga Penerbangan dan Antariksa nasional (Lapan) tersebut. Semua awaknya memilih lokasi kerja BRIN terdekat. Sebanyak 15 awak BPAA, terutama sembilan awak fungsional, hanya punya dua pilihan lokasi kerja baru, yakni coworking space BRIN di Kawasan Konservasi Ilmiah Kebun Raya Purwodadi atau Kawasan Sains Said Djauhasjah Jenie, yang menempati komplek Laboratorium Hidrodinamika eks Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) di Sukolilo, Surabaya. (Yetede)
CAP GO MEH 2023, Semarak Keberagaman di Seantero Negeri
Perayaan Cap Go Meh 2023 di sejumlah daerah, Minggu (5/2) berlangsung semarak setelah dua tahun terakhir ditiadakan akibat pandemi Covid-19. Warga dari berbagai kalangan antusias menikmati perayaan yang tak ubahnya etalase keberagaman budaya dan kebersamaan multietnis. Cap Go Meh merupakan perayaan 15 hari setelah Imlek. Perayaan ini sekaligus menutup rangkaian perayaan Imlek. Perayaan Cap Go Meh lazim diisi dengan perarakan barongsai dan liong. Dua makhluk dalam mitologi China itu dipercaya mendatangkan peruntungan serta bisa mengusir roh jahat. Perayaan Cap Go Meh di Tanah Air bukan lagi melulu perayaan budaya Tionghoa dan hanya menampilkan barongsai serta liong. Cap Go Meh juga menampilkan ragam budaya Nusantara sekaligus menghadirkan kegembiraan bagi berbagai kalangan di masyarakat. Di Kota Cirebon, Jabar, ribuan warga dari beragam latar belakang tumpah ruah menyaksikan pawai Cap Go Meh. Selain perarakan joli atau tandu, ada atraksi barongsai dan liong, serta parade pasukan keratin Kanoman Cirebon. ”Budaya Cirebon itu menyatu meskipun orangnya berbeda. Saya berharap, (keberagaman) ini dilestarikan untuk menjaga kekayaan, aset bangsa ini,” ucap Pangeran Patih Raja Muhammad Qadiran dari Keraton Kanoman yang ikut arak-arakan.
Di Kota Magelang, Jateng, perayaan dimeriahkan dengan kirab budaya yang melibatkan 1.000 penampil, antara lain, kelompok kesenian dari Tempat Ibadat Tri Dharma (TITD) Liong Hok Bio dengan atraksi barongsai dan wushu, kesenian topeng ireng, reog, kuda lumping, serta marching band Akademi Militer Magelang. ”Sebagai bagian dari masyarakat Kota Magelang, kami ingin terlibat dalam kemeriahan acara seperti kirab Cap Go Meh kali ini,” ujar Gubernur Akmil Mayjen Legowo WR Jatmiko terkait keterlibatan perdana marching band Akmil sebagai peserta kirab Cap Go Meh tersebut. Lontong Cap Go Meh Pada perayaan itu juga dibagikan 3.000 paket lontong Cap Go Meh untuk masyarakat umum. Ketua Yayasan Tri Bhakti Paul Chandra Wesi Aji mengatakan, hal itu dimaknai sebagai wujud syukur atas berkat Tuhan dan berbagi rezeki. Di Kota Bogor, Jabar, digelar Cap Go Meh-Bogor Street Festival (CGM-BSF). Pesta keragaman budaya ditampilkan di kawasan pecinan Suryakencana. Sebanyak 60 kelompok seni budaya turut dalam pawai di sepanjang 2,1 km di Jalan Suryakencana dan Jalan Siliwangi. CGM-BSF 2023 mengusung tema ”Unity in Diversity” atau Ajang Budaya Pemersatu Bangsa. Perayaan Cap Go Meh di Jakarta, tepatnya di kawasan Glodok, juga semarak, dimeriahkan kirabToaPeKong. Ada pula panggung budaya di Pancoran China Town Point di Kelurahan Pinangsia, Taman Sari, Jakbar. Di sana ditampilkan wayang potehi serta sajian tarian Betawi dan kesenian gambang keromong. (Yoga)
Serapan Tenaga Kerja Melemah
Kendati nilai investasi beberapa tahun terakhir ini terus melejit, penciptaan lapangan kerja justru turun signifikan. Reformasi struktural lewat UU No 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dengan berbagai langkah deregulasi dan kemudahan bagi dunia usaha belum membuahkan hasil optimal. Data Kementerian Investasi, sejak UU Cipta Kerja disahkan November 2020, realisasi investasi meningkat dari Rp 826,3 triliun pada 2020 menjadi Rp 901,2 triliun pada 2021 dan Rp 1.207,2 triliun pada 2022. Namun, kenaikan realisasi investasi itu belum selaras dengan penciptaan lapangan kerja. Dengan realisasi investasi yang naik 33 % pada 2022 itu, penyerapan tenaga kerja hanya bertambah 8 % dari 1.207.893 orang pada 2021 menjadi 1.305.001 orang pada 2022.
Angka serapan tenaga kerja itu masih jauh dari target 2,7 juta-3 juta penciptaan lapangan kerja per tahun yang dipasang pemerintah saat mengeluarkan UU Cipta Kerja. Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Shinta W Kamdani dalam acara Kompas Collaboration Forum (KCF) Afternoon Tea, Jumat (3/2), menyebutkan, pada 2013, investasi senilaiRp 1 triliun masih bisa menyerap sampai 4.594 tenaga kerja. Jumlah itu menurun dari waktu ke waktu. Pada 2016, Rp 1 triliun investasi hanya menyerap 2.271 orang. Pada 2021, investasi Rp 1 triliun hanya mampu menyerap 1.340 orang. Menurut Shinta, Pertama, investasi yang masuk mayoritas bersifat padat modal dan teknologi. Kedua, penyerapan tenaga kerja di sektor formal terus menurun. Angkatan kerja yang membeludak lebih banyak terserap di sektor informal, hal itu terjadi karena investor melihat kenaikan biaya usaha semakin menjadi beban yang akan menentukan arah investasi mereka. (Yoga)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









