Sosial, Budaya, dan Demografi
( 10113 )Harga Gas Membubung, Pabrikan Bisa Limbung
Para pebisnis dan pabrikan pengguna gas tengah waswas. Pangkal musababnya dipicu surat edaran dari PT Pertamina Gas Negara yang terbit akhir Juli 2023. Isi surat edaran itu adalah pemberitahuan rencana kenaikan harga gas mulai 1 Oktober 2023.
Kenaikan harga gas itu di luar kebijakan Harga Gas Bumi Tertentu (non-HGBT) yang berlaku untuk tujuh sektor industri. HGBT sendiri adalah program subsidi harga gas industri.
Artinya, kenaikan harga gas di luar HGBT itu berlaku untuk seluruh industri pengguna gas. Yang membikin pebisnis terkejut, kenaikan harga gas itu terbilang edan-edanan lantaran ada yang menjadi US$ 12,31 per million british thermal unit (mmbtu).
Manajemen PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS),
subholding
Pertamina Gas Negara, menyatakan, ada banyak faktor yang menyebabkan kenaikan harga gas industri per 1 Oktober 2023. Salah satunya ialah penyesuaian harga dari pemasok di hulu ke PGN.
Sekretaris Perusahaan Gas Negara (PGN), Rachmat Hutama mengatakan, komersialisasi gas bumi PGN kepada pelanggan dipengaruhi oleh dinamika di seluruh rantai bisnis gas bumi. "Pertama adalah sumber pasokan gas dari Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), baik itu dari pipa, LNG, CNG," ujarnya kepada KONTAN, Senin (14/8).
Sebagai contoh, kini pasokan gas Blok Corridor milik Medco Internasional ke PGN cenderung turun. "Turunnya sekitar 8-9 kargo pertahun," ujar Arief Setiawan Handoko, Presiden Direktur PGAS, akhir Juli lalu.
"Di sisi lain kenaikan harga gas akan menghambat investasi, sehingga terjadi penurunan serapan tenaga kerja dan ekspor," ujar Yustinus Gunawan, Ketua Umum FIPGB, ke KONTAN, kemarin.
ELEKTRIFIKASI KENDARAAN : LAJU KENCANG MOBIL LISTRIK
Presiden Joko Widodo bertekad terus mengembangkan ekositem kendaraan listrik di Indonesia untuk mempercepat transisi menuju energi ramah lingkungan di Tanah Air. Berbicara pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia tidak bisa dilepaskan dari insentif. Sejauh ini, pemerintah telah mengeluarkan beragam insentif guna memacu transisi menuju energi yang ramah lingkungan yang merupakan salah satu komitmen Indonesia mencapai target emisi karbon nol (net zero emission) pada 2060. Per April 2023, Kementerian Keuangan mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 38/2023 tentang Pajak Pertambahan Nilai Atas Penyerahan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai Roda Empat Tertentu dan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai Bus Tertentu yang Ditanggung Pemerintah Tahun Anggaran 2023. Stimulus berupa potongan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) itu memberikan sentimen positif kepada penjualan kendaraan listrik roda empat di Tanah Air. Sepanjang Semester I/2023, data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat penjualan mobil listrik menembus angka 23.260 unit atau naik 557,9% dibandingkan dengan periode yang sama 2022 sebanyak 3.535 unit.
Menariknya, persentase penjualan mobil elektrik kini melebihi 4% dari total penjualan mobil secara ritel selama Semester I/2023 sebanyak 502.536 unit.
Dalam gelaran GIIAS 2023, pabrikan baru dan pabrikan yang telah mapan memboyong rupa-rupa produk kendaraan elektrii kasi.Pendatang baru dalam pameran GIIAS 2023 menghadirkan berbagai mobil listrik. Sebut saja rombongan prinsipal dari China seperti Maxus, Neta, GWM Tank, Haval, dan Ora.
Di sisi lain, beragam pabrikan yang telah eksis pun ikut meramaikan dengan kehadiran sentuhan mobil listrik terbaru. Toyota yang telah memiliki lini mobil ramah lingkungan meliputi exy engine menghadirkan Fortuner E 100 dan Corolla Cross E 100, mobil PHEV RAV4 hingga Alphard Hybrid. Di pasar, Toyota ikut memasarkan bZ4X BEV dan Lexus Ux 300e.Mobil berbasis listrik baru lainnya dihadirkan oleh Honda Prospect Motor dengan menawarkan Honda CR-V Hybrid. Lebih jauh, terdapat juga Hyundai Ioniq 6 serta Kia EV 9.
Brand & Marketing Director Wuling Motors Dian Asmahani mengatakan sangat percaya diri untuk produk kendaraan listrik karena Wuling merupakan ahli pada jenis kendaraan tersebut.Khusus model Baojun Yep, dia menyatakan Wuling masih ingin melihat pola perilaku konsumen, dan melakukan edukasi di Indonesia terhadap kendaraan listrik.
Karet Jangan Sampai ”Rungkad”
Indonesia merupakan negara produsen karet nomor dua dunia setelah Thailand. Produksi karet Indonesia pada 2022 3,13 juta ton, sedangkan Thailand 4,75 juta ton. Rival terdekatnya, yakni Vietnam dan Malaysia, masing-masing berada di urutan ke-3 (1,29 juta ton) dan ke-7 (377.000 ton). Kendati berstatus sebagai produsen kedua terbesar dunia, era kejayaan karet Nusantara tengah meredup. Setelah 20-30 tahun ”berkarya”, pohon karet banyak yang menua dan semakin rentan dengan penyakit gugur daun. Rata-rata produktivitas tinggal 1,04 ton per hektar (ha), jauh dari sejumlah negara rival yang mencapai 1,9 ton per ha.Dewan Karet Indonesia memperkirakan produksi karet tahun ini turun dari 3,14 juta ton menjadi 2,9 juta-3 juta ton. Harga karet alam dunia juga sudah tak lagi menarik. Sepanjang 2014-2023, harga karet alam dunia selalu berada di bawah 2 USD per kg.
Dalam satu dekade tersebut, harga komoditas itu hanya dua kali menembus 2 USD per kg, yakni pada Januari 2017 dan Februari 2021. Tim ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk memperkirakan dalam beberapa tahun ke depan, harga karet alam dunia bakal bergerak di bawah 2 dollar AS. Pada 2023 dan 2024, harganya diproyeksikan masing-masing 1,56 USD per kg dan 1,45 USD per kg. Rendahnya harga karet alam dunia itu turut menekan harga karet di tingkat petani. Saat ini, harga getah karet di tingkat petani Rp 6.000-Rp 9.000 per kg. Harga satu kg karet itu tak cukup untuk membeli satu kg beras medium. Pada Maret 2023, harga acuan terendah penjualan beras medium di tingkat konsumen ditetapkan Rp 10.900 per kg.
Tak mengherankan jika banyak petani karet,
terutama di Sumatera, mengganti tanamannya dengan kelapa sawit dan tebu.
Sepanjang 2017-2022, 45 pabrik karet remah tutup. Tinggal 107 pabrik yang masih
bertahan. Kepala Pusat Industri, Perdagangan, dan Investasi Institute for Development
of Economics and Finance (Indef) Andry Satrio Nugroho bahkan menyatakan,
industri karet Indonesia bisa hilang 8-10 tahun lagi apabila kondisinya dibiarkan,
tanpa solusi perbaikan (Kompas, 12/8). Meminjam kata dalam lagu yang
dipopulerkan Happy Asmara, industri karet Indonesia bisa rungkad, maksudnya
habis-habisan, runtuh, tumbang apabila pemerintah hanya bertindak biasa-biasa
saja atas sejumlah persoalan hulu-hilir karet Indonesia. (Yoga)
Mitigasi Kekeringan dan Rawan Pangan
Bencana kekeringan terjadi di berbagai pelosok Tanah Air, yang menyebabkan krisis pangan dan masalah sanitasi air bersih. Salah satu daerah yang menjadi sorotan adalah Papua, khususnya Provinsi Papua Tengah. Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sedikitnya 7.500 orang terkena dampak bencana kekeringan yang melanda Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Lima orang dewasa dan seorang bayi di antaranya meninggal. Untuk mengatasi masalah ini, semestinya ada usaha mitigasi. Salah satu caranya adalah menerapkan teknologi tepat guna, yakni sistem irigasi suplemen, untuk mengatasi kekeringan ekstrem di lahan tanaman pangan.
Kemarau berkepanjangan yang disertai cuaca dingin ekstrem juga menyebabkan gagal panen. Selain dengan inovasi teknologi pengairan, krisis pangan membutuhkan kepeloporan yang mampu memberikan penyuluhan kepada masyarakat, baik mengenai teknologi tepat guna pengairan, kesehatan, dan gizi maupun varietas unggul untuk meningkatkan produksi tanaman pangan lokal pada saat musim kemarau. Salah satu tanaman lokal tersebut adalah hipere, sebutan untuk ubi jalar oleh masyarakat di Pegunungan Tengah Papua. Hipere adalah tanaman budaya mereka.
Dengan adanya mitigasi bencana kekeringan, lahan kering di Indonesia sebenarnya sangat potensial untuk dikembangkan menjadi lahan pertanian dengan produktivitas yang baik. Luas lahan kering itu mencapai lebih dari 140 juta hektare. Lahan kering hanya mengandalkan air hujan sebagai sarana pemenuhan kebutuhan airnya. Karena itu, penggunaan air secara efisien merupakan fokus dalam usaha pertanian di lahan semacam ini. Teknologi pengairan, seperti sistem irigasi suplemen, dapat memfasilitasi pemenuhan kebutuhan air dengan tingkat efisiensi yang berbeda, tergantung jenis teknologi yang digunakan. (Yetede)
Kinerja Solid, BRI Jadi Bank Terbesar di Indonesia versi Fortune Indonesia 100
JAKARTA-Kinerja terbaik PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus diapresiasi oleh berbagai lembaga, baik nasional maupun internasional. Terbaru, Fortune kembali merilis deretan perusahaan besar di Indonesia bertajuk Fortune Indonesia 100. Peringkat tersebut berdasarkan empat hal, diantaranya adalah nilai pendapatan, laba, asset, dan ekuitas perusahaan pada 2022. Terkait hal ini, BRI menjadi perusahaan dari industri perbankan yang menduduki posisi tertinggi diantara bank lainnya, sedangkan dari seluruh industri BRI menempati peringkat 4. Sebagai bank terbesar di Indonesia, tercatat pendapatan BRI mencapai Rp 208,1 triliun pda tahun 2022. Selain pendapatan, data yang di release Fortune juga menampilkan laba BRI sepanjang 2022 sebesar Rp51,7 triliun, dengan aset mencapai Rp1.865 triliun, dan ekuitas mencapai Rp299,2 triliun. Dari sisi kerja harga saham, pada penutupan perdagangan Jumat (11/08) BBRI telah berada di level Rp 5.650, atau telah meningkat 14,37% apabila dibandingkan dengan penutupan harga tahun 2022 lalu. (Yetede)
Hapus Tagih Kredit Macet UMKM Berdampak Minim ke Kinerja Minim ke Kinerja Bank
JAKARTA,ID-Pemerintah terus menggodok aturan main terkait hapus tagih kredit macet usaha UMKM untuk mendukung akselerasi bisnis pelaku usaha. Meski demikian, dampak rencana hapus tagih kredit macet tersebut tidak signifikan terhadap kinerja pebankan. hal ini terjadi karena bank sudah lama melakukan pencadangan terhadap kredit sebelum jauh menjadi macet. Memang, bagi bank pelat merah, debitur yang telah dihapus buku tidak mendapat fasilitas hapus tagih, karena belum ada payung hukumnya. Bank-bank milik negara tentu mengedapankan prinsip kehati-hatian dan tidak bisa sembarangan melakukan hapus tagih, untuk menghindari moral hazard. Terkait adanya kebijakan, hapus tagih kredit macet UMKM, Direktur Bisnis Mikro PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) Supari mengakui menyambut baik dan mendukung kebijakan pemerintah tersebut. "Ini untuk memperluas akses pembiayaan dalam rangka percepatan inklusi keuangan dan peningkatan porsi kredit UMKM nasional sebesar 30%," jelas Supari kepada Investor daily, akhir pekan lalu. (Yetede)
Kereta Cepat dan LRT Jabodebek Simbol Kemajuan Indonesia
Memasuki usia 78 tahun, Indonesia menambah lagi dua moda transportasi massal. Kereta cepat dan LRT tanpa masinis mengukuhkan upaya mengurangi emisi dari sektor transportasi sekaligus ikhtiar mengembangkan transportasi publik. Akan tetapi, sejumlah pekerjaan rumah menghadang di tenggat menjelang operasionalisasi. Diperlukan delapan tahun sejak peletakan batu pertama proyek pembangunan kedua moda ini pada 2015 hingga LRT Jabodebek dan kereta cepat siap beroperasi tahun 2023. Selain pendanaan yang besar, sekitar Rp 110 triliun (7,2 miliar USD) untuk kereta cepat Jakarta-Bandung (KCJB) dan Rp 32,3 triliun untuk LRT Jabodebek, penyelesaian proyek kereta modern ini menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari pembebasan lahan, penyesuaian teknologi, hingga penyediaan akses ke stasiun.
Namun, setelah mengikuti uji coba LRT, Kamis (10/8) Presiden Jokowi berkata, kereta cepat dan LRT Jabodetabek adalah simbol kemajuan Indonesia. Presiden optimistis LRT dan kereta cepat bisa menarik pengguna kendaraan pribadi. Dengan begitu, kerugian akibat kemacetan di Jabodetabek dan Bandung, yang disebut Presiden hampir Rp 100 triliun per tahun, bisa ditekan. Efek maksimal angkutan umum bisa terasa jika penumpangnya juga banyak. Untuk menarik penumpang, ada sejumlah faktor yang memengaruhi, seperti tarif yang terjangkau, kemudahan mengakses stasiun, integrasi antarmoda, keamanan, dan pembatasan penggunaan kendaraan pribadi. Di awal operasionalisasi nanti, LRT Jabodebek ditargetkan mengangkut 137.000 penumpang per hari dengan 434 perjalanan sehari. (Yoga)
Dukungan Pendanaan Riset Percepat Inovasi
Pengembangan inovasi lewat kolaborasi pendanaan pemerintah dan industri mendukung perguruan tinggi menyelesaikan masalah nyata di masyarakat dan industri. Lewat kolaborasi itu, hilirisasi riset-riset potensial dapat diwujudkan. ”Problem-problem riil di dunia nyata, dunia industri, bisnis, ataupun pemerintah akan dibawa ke substansi akademiknya untuk dijadikan suatu scientific knowledge,” kata Tjan Basaruddin dari Tim Ahli Matching Fund Kedaireka dalam diskusi bertajuk ”Hasil Inovasi Terbaik Pendanaan Matching Fund”. Diskusi ini merupakan bagian rangkaian Pameran Hari Teknologi Nasional 2023 yang berakhir Minggu (13/8) di Jakarta.
Kemendikbudristek menyediakan pendanaan yang bersumber dari pihak bisnis, industri, dan juga pemerintah. Tujuannya untuk mengakselerasi riset dan inovasi di tingkat perguruan tingi. Ditjen Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbudristek menjalankannya lewat program Matching Fund Kedaireka. Program tersebut dimulai pada 2021. Program ini merupakan program dana padanan bagi perguruan tinggi dan industri yang berkolaborasi dalam pengembangan inovasi. Pada 2021, Matching Fund telah mendanai 427 proposal kolaboratif antara insan perguruan tinggi dan industri. Tahun 2022, jumlah proposal yang didanai meningkat menjadi 1.093 proposal. (Yoga)
Wilayah Pengelolaan Perikanan RI-718 Rawan Penangkapan Ilegal
Praktik penangkapan ikan ilegal, tidak dilaporkan, dan tidak diatur (IUU Fishing), masih marak di wilayah pengelolaan perikanan (WPP) RI-718. Wilayah itu meliputi perairan Laut Aru, Laut Arafura, dan Laut Timor bagian timur. Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Laksamana Muda TNI Adin Nurawaluddin, dalam keterangannya, Minggu (13/8/2023), menyatakan, kapal pengawas Paus 01 KKP menghentikan tiga kapal yang diduga melakukan alih muatan (transshipment) ikan hasil penangkapan secara ilegal di wilayah pengelolaan perikanan tersebut. (Yoga)
BELANJA TERAKHIR MASA JOKOWI
Lusa, Rabu (16/8), Presiden Joko Widodo akan menyampaikan Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan Nota Keuangan RAPBN 2024 di hadapan anggota parlemen.RAPBN 2024 yang disampaikan Presiden menjadi acuan pamungkas di masa pemerintahan Presiden Jokowi di sisa masa baktinya yang kurang dari 15 bulan. Dalam dua periode kepemimpinan, sejak 2014—2019 dan 2019—2024, banyak perbaikan yang ditorehkan terutama dari aspek pembangunan infrastruktur. Namun, sejumlah pekerjaan rumah juga masih tersisa yang mesti dibereskan di akhir kepemimpinannya.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









