Dukungan Pendanaan Riset Percepat Inovasi
Pengembangan inovasi lewat kolaborasi pendanaan pemerintah dan industri mendukung perguruan tinggi menyelesaikan masalah nyata di masyarakat dan industri. Lewat kolaborasi itu, hilirisasi riset-riset potensial dapat diwujudkan. ”Problem-problem riil di dunia nyata, dunia industri, bisnis, ataupun pemerintah akan dibawa ke substansi akademiknya untuk dijadikan suatu scientific knowledge,” kata Tjan Basaruddin dari Tim Ahli Matching Fund Kedaireka dalam diskusi bertajuk ”Hasil Inovasi Terbaik Pendanaan Matching Fund”. Diskusi ini merupakan bagian rangkaian Pameran Hari Teknologi Nasional 2023 yang berakhir Minggu (13/8) di Jakarta.
Kemendikbudristek menyediakan pendanaan yang bersumber dari pihak bisnis, industri, dan juga pemerintah. Tujuannya untuk mengakselerasi riset dan inovasi di tingkat perguruan tingi. Ditjen Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbudristek menjalankannya lewat program Matching Fund Kedaireka. Program tersebut dimulai pada 2021. Program ini merupakan program dana padanan bagi perguruan tinggi dan industri yang berkolaborasi dalam pengembangan inovasi. Pada 2021, Matching Fund telah mendanai 427 proposal kolaboratif antara insan perguruan tinggi dan industri. Tahun 2022, jumlah proposal yang didanai meningkat menjadi 1.093 proposal. (Yoga)
Postingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Mengawasi Langkah Strategis Danantara
Ancaman Deindustrialisasi & Nasib Buruh
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023