;
Kategori

Sosial, Budaya, dan Demografi

( 10118 )

Klaim Kasus ISPA di BPJS Membengkak

27 Aug 2023

Kualitas udara di sejumlah kota besar di Indonesia terutama Jakarta sangat memprihatinkan, karena berdampak buruk pada kesehatan. Tingkat pencemaran atau polusi udara harus mendapat perhatian serius dari para pemangku kepentingan. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, polusi udara bisa menyebabkan berbagai penyakit pernafasan, mulai dari kanker paru-paru, TBC, asma, paru obstruksi kronis, serta pneumonia. Sebab itu, klaim BPJS Kesehatan dari kelima penyakit tersebut berpotensi akan melonjak jika situasi polusi udara memburuk. Asisten Deputi Komunikasi Publik dan Hubungan Masyarakat BPJS Kesehatan Agustian Fardianto menyampaikan, jumlah kasus penyakit infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) sampai Juli lalu di fasilitas kesehatan tingkat pertama, seperti puskesmas dan klinik, meningkat. BPJS Kesehatan mencatat, kasus ISPA di wilayah DKI Jakarta, dari 92.840 kasus pada Juni 2023 menjadi 109.707 kasus pada Juli 2023. Sementara di wilayah Banten, kasus ISPA meningkat dari 132.362 kasus di Juni jadi 150.876 kasus di Juli 2023. Merespons tuntutan sejumlah pihak untuk menetapkan darurat polusi udara, Ketua Komisi IV DPR Sudin bilang, lembaga legislatif akan membentuk panitia kerja (panja) dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk membahas kondisi polusi udara. Kalau KLHK menyepakati pembentukan panitia kerja, panja akan langsung bekerja.

Menghidupkan Literasi dari Pinggir Kali

27 Aug 2023

Saban akhir pekan, suasana Taman Eco Park di Jalan Pintu Air, Neglasari, Tangerang, selalu meriah dipenuhi anak-anak, dari usia balita (di bawah lima tahun) hingga remaja. Di taman yang dibangun Pemerintah Kota Tangerang itu, anak-anak berbaur dan bersukacita. Mereka "melahap" buku-buku yang disediakan Komunitas Wara-wiri Mengajar.

Tak hanya para bocah, ibu-ibu juga membacakan cerita dari buku dongeng untuk anak-anaknya yang belum mampu membaca. Suasana meriah dan akrab terjadi. Selain membaca buku, anak-anak bermain permainan tradisional dan cerdas cermat. Pemandangan belajar di taman pinggir Kali Cisadane itu telah berlangsung sejak 2018.

"Di Taman Eco Park, malam penuh bintang, lingkaran kecil menjadi lingkaran besar, saling sapa tukar cerita semua guru dan murid. Dalam sirkulasi diskusi yang bertenaga dan menginspirasi adalah mereka yang muda, peduli, dan kreatif," kata Panji Bahri Majiid, penggagas Wara-wiri Mengajar, menggambarkan suasana epik dari program Wara-wiri Mengajar Sapa Anak Indonesia, Kamis lalu. (Yetede)

Mereka yang Menanti Kejelasan Nasib Seusai Status Honorer Dihapus

26 Aug 2023

Per November 2023, pemerintah akan menghapus status pegawai honorer di Indonesia. Kebijakan itu membuat 2,3 juta tenaga honorer di Tanah Air menanti kejelasan nasib. Kekhawatiran akan ketidakjelasan nasib itu membayangi benak Meli (45), pegawai honorer di Pemekot Jambi, ”Kalau dak dipakai lagi, kayak manolah (Kalau tidak dipekerjakan lagi, bagaimana)?” ujar Meli yang menjadi pegawai honorer sejak 2014, Rabu (23/8). Meli mengawali pengabdiannya di salah satu unit kerja di Pemkot Jambi pada 2010 dengan honor dari dana alokasi khusus (DAK). Setelah berakhir pada 2014, ia bekerja dengan status honorer daerah dimana pada 2015, ia mendaftarkan namanya ke Badan Kepegawaian Negara (BKN). Namun, baru tiga tahun kemudian namanya tercatat resmi, berarti pengabdian sebagai tenaga honorer baru terekam resmi lima tahun terakhir. Lima tahun lalu gaji yang diterimanya Rp 1 juta. Belakangan, naik menjadi Rp 1,7 juta per bulan. Ia berharap segera ada kejelasan nasib untuk pegawai honorer sepertinya.

”Saya sadar, secara peraturan, tidak ada lagi pengangkatan (honorer). Tapi, tidak bisa dimungkiri kami butuh penempatan. Apalagi, keberadaan honorer selama ini sangat membantu pemerintah,” katanya. Bagi beberapa tenaga honorer lainnya, penghapusan status itu tidak mengkhawatirkan sepanjang mereka telah meningkatkan kapasitas diri. Sofa (34), guru SD di kawasan Seberang Kota Jambi, berhasil lolos menjadi PPPK dengan menyesuaikan kapasitas dirinya menurut kebutuhan dalam formasi penerimaan pegawai. Sofa yang dulunya lulusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) melanjutkan pendidikan hingga memiliki ijazah sarjana pendidikan. Ia kini dalam proses meraih sertifikasi guru. Ia optimistis, jika terus berjuang meningkatkan kapasitas, harapannya bisa terwujud.  Selain Sofa, ada 1.200 guru lainnya di Kota Jambi yang lolos formasi. (Yoga)


Harga Gula di Indonesia Berpotensi Naik jika India Hentikan Ekspor

26 Aug 2023

Pemerintah India memberikan sinyal akan menutup keran ekspor gula lantaran potensi penurunan produksi. Indonesia perlu mewaspadai situasi tersebut karena dapat berdampak pada kenaikan harga gula dunia dan merambat ke pasar dalam negeri. India akan menghentikan ekspor pada periode berikutnya, yakni Oktober 2023-September 2024, demi memenuhi kebutuhan dalam negeri. Langkah itu diambil lantaran berkurangnya curah hujan hingga 50 % di sejumlah distrik utama produsen tebu  sehingga produksi pada periode berikutnya diperkirakan menurun (Kompas.id, 24/8/2023).

Menanggapi sinyal itu, Sekjen Asosiasi Gula Indonesia (AGI) Aris Toharisman memperkirakan, harga patokan global akan meningkat, baik untuk jenis gula mentah (raw sugar) maupun gula kristal putih (white sugar/GKP) karena India merupakan salah satu kontributor besar dalam pasar gula dunia. ”Harga raw sugar mungkin akan  meningkat ke posisi 26-27 sen USD per pon. Biasanya di angka 20-22 sen USD per pon,” ujarnya saat dihubungi, Jumat (25/8). (Yoga)


Bisnis Waralaba Akan Terus Meningkat

26 Aug 2023

Direktur Bina Usaha Perdagangan Kementerian Perdagangan Septo Soepriyatno, Jumat (25/8/2023), di Tangerang, Banten, menyatakan, pada 2021 ada 5.599 gerai beroperasi dengan sistem waralaba yang mengantongi omzet Rp 20,8 triliun. Bidang usaha itu menyerap tenaga kerja hingga 53.670 orang. ”Kami yakin, tren pertumbuhan bisnis waralaba di Indonesia akan terus meningkat,” ujarnya. (Yoga)

Tenaga Kerja Transisi Energi Menantang

26 Aug 2023

Program transisi energi Indonesia, yakni mengurangi pemakaian energi fosil dan memperbanyak penggunaan energi bersih, membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten. Di Indonesia, pemenuhan kebutuhan SDM tersebut masih menantang dan membutuhkan rencana program yang jelas ke depan. Direktur Ketenagakerjaan Kementerian PPN/Bappenas Mahatmi Parwitasari, Jumat (11/8) di Jakarta mengatakan, pihaknya sedang menyusun Peta Jalan Pengembangan Lapangan Kerja Hijau.

Tiga faktor melatarbelakangi penyusunan peta jalan ini. Pertama adalah ekonomi hijau yang menjadi salah satu komponen pengungkit transformasi ekonomi sehingga diperkirakan lapangan kerja hijau (green jobs) akan meningkat. Kedua, lapangan kerja hijau selama ini masih belum banyak diterjemahkan ke dalam kebijakan. ”Apa saja yang harus disiapkan untuk mengisinya (green jobs) dan bagaimana ekosistem pengembangan keterampilan hijau bisa disiapkan, itu yang harus diterjemahkan dalam kebijakan,” ujar Mahatmi. Adapun faktor ketiga yang mendorong penyusunan peta jalan, lanjut Mahatmi, adalah seluruh pemangku kepentingan, termasuk kementerian/lembaga, harus berjalan sinergis untuk menciptakan SDM yang kompeten mengisi lapangan kerja hijau tersebut. (Yoga)


Presiden Minta Suplai Air Bersih Diperhatikan

26 Aug 2023

Presiden Jokowi meresmikan Sistem Penyediaan Air Minum Regional Medan, Binjai, Deli Serdang, di Kota Binjai, Sumut, Jumat (25/8). Presiden mengingatkan pentingnya penyediaan air minum nasional. Pemerintah pusat dan daerah diminta menyiapkan penyediaan air yang memadai untuk masyarakat. ”Saya bisa merasakan begitu pentingnya air setelah kemarin empat hari di Afrika. Kita ini sering tidak merasa betapa pentingnya air karena kita tidak pernah merasa kekurangan air,” kata Presiden saat meresmikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Medan, Binjai, Deli Serdang (Mebidang).

Presiden mengatakan, pemerintah melalui Kementerian PUPR telah menyelesaikan SPAM Mebidang dengan anggaran Rp 948 miliar. Proyek itu kerja sama antara pemerintah pusat, provinsi, serta kabupaten/kota. Kementerian PUPR membangun SPAM dan jaringan distribusi utama, Pemprov Sumut menyediakan lahan, dan pemerintah kabupaten/kota membangun pipa distribusi sambungan rumah. Kerja sama yang baik seperti itu, kata Presiden, akan membuat pembangunan semakin cepat. (Yoga)


Kelimpungan Menangkal Serangan Judi Online

26 Aug 2023

JAKARTA – Dinas Komunikasi dan Informatika Sumatera Barat tak berdaya menghadapi serangan bertubi-tubi situs web judi online terhadap situs milik pemerintah provinsi. Jumat, 25 Agustus 2023, dua website milik pemerintah provinsi kembali disusupi situs judi online. Kedua situs yang diretas itu adalah Diskominfotik.sumbarprov.go.id dan Bpsdm.sumbarprov.go.id. Kedua website ini dikelola Dinas Komunikasi dan Informatika serta Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Sumatera Barat. Saat Tempo membuka kedua situs tersebut pada kemarin malam, terdapat tulisan yang menginformasikan bahwa website sedang ditangguhkan. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumatera Barat, Siti Aisyah, mengatakan serangan judi online terhadap kedua website pemerintah daerah tersebut merupakan pengulangan dari berkali-kali kejadian serupa sebelumnya. Dalam catatan Dinas Komunikasi, selalu ada website milik pemerintah Sumatera Barat yang disusupi situs judi online setiap bulan. (Yetede)

Rumah Apresiasi untuk Petani dan Pemetik Teh

25 Aug 2023

Kehadiran Rumah Teh Indonesia yang menyajikan dan memberi edukasi tentang specialty tea memberikan angin segar dan harapan bagi pemetik juga petani teh. Pasar lokal penikmat teh berkualitas pun diharapkan tumbuh. Tidak ingin pamor dan potensi teh terus layu, Redha T Ardias dan Iriana Ekasari mendirikan Rumah Teh Indonesia di Kota Bogor, Jabar, 8 Agustus 2023. Ini menjadi rumah teh pertama di Indonesia sebagai wadah untuk mengumpulkan teh-teh terbaik dari seluruh Indonesia. Senin (21/8) di sebuah meja panjang, Iriana menyiapkan sajian teh hitam (black tea) dari pucuk teratas (pucuk 1 sampai 4). Jenis black tea ini tercipta karena pengeringan dengan suhu tinggi, karena itu, saat penyajian jangan diseduh dengan air mendidih karena akan merusak rasa dan aroma teh. ”Rasa pahitnya dominan karena kafeinnya keluar terlalu banyak. First brew maksimal 95° C, lalu air tehnya dibuang, second brew pakai 90 ° C.

Suhu ini pas untuk mendeteksi varian rasa tehnya, seperti caramel, sitrus, honey,” kata Iriana yang sekaligus pendiri Sila Tea House itu. Redha pun turut menyajikan teh artisan atau  teh racikan dengan campuran berbagai bunga, rempah, dan herbal. Ia memastikan standar rasa asli teh tidak hilang atau tenggelam oleh berbagai campuran yang digunakan sebagai pelengkap dan penambah daya tarik orang untuk bisa menikmati teh yang disertai narasi di dalamnya. Mojang Geulis, misalnya, menggunakan pucuk pertama atau silver needle, yang harganya Rp 2,7 juta per kg dicampur dengan pandan, mawar, melati, dan amaran (bayam) sehingga menghasilkan cita rasa yang kaya. Saat ini, Rumah Teh Indonesia oleh Sila Tea House memiliki 50 varian teh yang dikumpulkan dari seluruh Indonesia, sebagai bagian dari strategi untuk menaikkan pamor teh Indonesia dan menarik masyarakat untuk mencoba cita rasa teh kualitas terbaik. (Yoga)


Pemanfaatan Dana Pandemi Diperluas

25 Aug 2023

Berbagai sumber pendanaan kesehatan untuk pandemi di kawasan ASEAN perlu diintegrasikan secara efektif. Pemanfaatan dana tersebut perlu diperluas tidak hanya untuk menangani Covid-19. Dengan begitu, dana kesehatan yang tersedia bisa dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kapasitas kesiapsiagaan dan respons terhadap risiko pandemi di masa depan. Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan, dana penanganan pandemi di kawasan ASEAN saat ini bersumber dari berbagai modalitas, baik dari sektor publik, swasta, maupun filantropi. Dana itu dinilai perlu diintegrasikan ke dalam satu dana kesehatan yang lebih terkoordinasikan.

”Dana yang ada di kawasan ASEAN sebaiknya menjadi satu dana kesehatan yang bisa menggabungkan, mengintegrasikan, sinkronisasikan tiap modalitas dan pendanaan. Dengan begitu, kita bisa membentuk skema pendanaan nasional, regional, dan global agar penyaluran dana lebih efektif dan efisien,” ujar Budi dalam konferensi pers terkait acara ”ASEAN Finance and Health Ministerial Meeting”, Kamis (24/8) di Jakarta. Sebelumnya, ASEAN membentuk dana darurat khusus untuk Covid-19, yang telah terkumpul 17,7 juta USD. Sebagian dana tersebut digunakan untuk pengadaan vaksin Covid-19. (Yoga)