Tenaga Kerja Transisi Energi Menantang
Program transisi energi Indonesia, yakni mengurangi pemakaian energi fosil dan memperbanyak penggunaan energi bersih, membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten. Di Indonesia, pemenuhan kebutuhan SDM tersebut masih menantang dan membutuhkan rencana program yang jelas ke depan. Direktur Ketenagakerjaan Kementerian PPN/Bappenas Mahatmi Parwitasari, Jumat (11/8) di Jakarta mengatakan, pihaknya sedang menyusun Peta Jalan Pengembangan Lapangan Kerja Hijau.
Tiga faktor melatarbelakangi penyusunan peta jalan ini. Pertama adalah ekonomi hijau yang menjadi salah satu komponen pengungkit transformasi ekonomi sehingga diperkirakan lapangan kerja hijau (green jobs) akan meningkat. Kedua, lapangan kerja hijau selama ini masih belum banyak diterjemahkan ke dalam kebijakan. ”Apa saja yang harus disiapkan untuk mengisinya (green jobs) dan bagaimana ekosistem pengembangan keterampilan hijau bisa disiapkan, itu yang harus diterjemahkan dalam kebijakan,” ujar Mahatmi. Adapun faktor ketiga yang mendorong penyusunan peta jalan, lanjut Mahatmi, adalah seluruh pemangku kepentingan, termasuk kementerian/lembaga, harus berjalan sinergis untuk menciptakan SDM yang kompeten mengisi lapangan kerja hijau tersebut. (Yoga)
Postingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023