;
Kategori

Sosial, Budaya, dan Demografi

( 10113 )

Niretika

18 Feb 2024
Pemilihan Umum 2024 sudah berakhir. Berdasarkan hitung cepat berbagai lembaga survei, pemenangnya sudah diketahui, meski secara resmi masih menunggu hasil hitung manual Komisi Pemilihan Umum. Untuk suara partai, PDI Perjuangan berada di posisi paling atas, disusul Golkar dan Gerindra. Untuk pasangan calon presiden dan wakil presiden, nomor urut 02 tertinggi, melebihi syarat kemenangan untuk satu putaran.

Pasangan 02 itu adalah Prabowo Subianto yang berpasangan dengan Gibran Rakabuming Raka. Itulah catatan formal dalam dokumen KPU. Namun sejatinya pemenang Pemilu 2024 ini adalah Joko Widodo, yang kini Presiden Republik Indonesia. Jokowi sangat aktif berkampanye, menyelusup ke berbagai daerah sambil membawa bantuan sosial yang dibiayai anggaran negara. Jokowi pun leluasa menggerakkan semua aparat.

Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, pasangan nomor urut 01, sibuk berkampanye setiap hari. Juga pasangan nomor urut 03, Ganjar Pranowo dan Mahfud Md. Mereka terbang ke berbagai daerah yang berjauhan. Mereka menggelar rapat terbuka dan terlibat dalam berbagai diskusi. Sedangkan Prabowo dan Gibran justru sedikit santai. Hebatnya pasangan ini menang dengan angka yang jauh melebihi pesaingnya. Itulah kehebatan Jokowi, yang “mewakili kampanye” Prabowo-Gibran.

Gibran adalah anak Jokowi. Di situ kuncinya. Siapa yang tak sayang kepada anak. Jokowi tampaknya tak suka anaknya berbisnis kecil-kecilan semacam jualan martabak. Tapi, untuk menjadi presiden, Jokowi tahu diri. Pernah dia bilang anaknya belum cukup umur, belum banyak pengalaman, baru dua tahun menjadi wali kota. (Yetede)

Setumpuk PR dari Pesta Demokrasi

18 Feb 2024
Pencoblosan selesai. Genderang kemenangan mulai ditalukan pengusung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut dua berbekal hasil penghitungan capat. Adapun hasil resmi masih menunggu pengumuman dari Komisi Pemilihan Umum. Berbagai laporan kecurangan penghitungan suara berseliweran di media sosial. Pendukung pasangan capres dan cawapres yang tertinggal menuntut pengusutan terhadap indikasi kecurangan itu. Sejumlah pegiat kemanusiaan turut resah melihat proses pemilihan.

Di tengah riuh pesta demokrasi, kabar duka datang dari TPS di sejumlah daerah. Ketua KPU Hasyim Asy'ari menyebutkan 35 orang meninggal saat melakukan penghitungan suara. Sebanyak 23 di antaranya anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS).  Pencoblosan memang telah usai. Namun setumpuk pekerjaan rumah masih harus dituntaskan. (Yetede)

Prabowo Mulai Melakukan Konsolidasi

18 Feb 2024

Seperti janji di pidato kemenangannya yang akan merangkul semua unsur dan kekuatan, calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, mulai melakukan konsolidasi awal dengan menemui Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di Pacitan, Jatim, Sabtu (17/2). Golkar, salah satu partai pengusung Prabowo, pun menyatakan pertemuan itu untuk memperkuat persaudaraan, termasuk membahas hal-hal ke depan demi melanjutkan pembangunan. Partai Amanat Nasional (PAN) juga menilai pertemuan itu sebagai hal positif. Namun, konsolidasi awal ini dinilai belum sampai pada pembicaraan pembagian jabatan di kabinet, tetapi baru pada fase transisi pembentukan pemerintahan baru. Apalagi mengingat perolehan suara Partai Gerindra yang dipimpin Prabowo tak memperoleh efek ekor jas atau dampak dari pencalonan Prabowo di Pilpres 2024 sehingga membutuhkan dukungan dari parpol lain untuk memastikan stabilitas politik.

Seusai pertemuan, Prabowo menyampaikan, pertemuannya dengan Yudhoyono bertujuan untuk menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan terhadapnya. Ia mengaku dukungan Yudhoyono sangat luar biasa baginya. Pertemuan itu juga sekaligus sebagai konsolidasi awal untuk memberikan posisi terhormat dan strategis kepada kader-kader terbaik Demokrat di pemerintahannya nanti. ”Pada intinya saya datang ke sini untuk sowan dan ucapkan terima kasih dan lapor kepada senior saya (di militer),” kata Prabowo kepada wartawan. Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat Andi Arief menyampaikan, pertemuan itu terkait hasil pilpres dan pemilu. Apalagi kemenangan Prabowo di Pacitan mencapai 70 %. Hasil perolehan suara sementara yang dipublikasi Sistem Informasi Rekapitulasi Pemilu (Sirekap) KPU menunjukkan Prabowo-Gibran unggul di Kabupaten Pacitan 69,65 %. (Yoga) 

Pengin ”Nyoblos”, tapi Takut Dompet ”Boncos ”

18 Feb 2024

Pencoblosan pemilu baru saja usai, tapi tak semua warga menikmatinya dengan menggunakan hak pilih atau nyoblos. Uang terbatas dan ketiadaan waktu menghalangi sebagian warga Indonesia mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) guna memilih calon pemimpin dan wakil mereka. Seperti Lusinem (52) asisten rumah tangga di Ciputat, Tangsel, Banten, beserta suami dan dua anaknya. Ketika sebagian besar orang berbondong-bondong ke TPS, Lusinem sibuk mengurus pekerjaan rumah tangga di kontrakannya di Ciputat, Rabu (14/2) pagi. Setelah itu, ia bergegas ke rumah majikannya dan tenggelam dalam pekerjaan rumah tangga hingga matahari meninggi dan pemungutan suara di TPS rampung. ”Saya memutuskan tidak ikut pemilu tahun ini. Enggak punya uang untuk pulang kampung,” ucap Lusinem yang ber-KTP Gombong, Jateng. Suami dan dua anak laki-lakinya juga ber-KTP Gombong. Seperti Lusinem, mereka juga tak menggunakan hak pilihnya tahun ini karena alasan yang sama.

Ia mengikuti perkembangan politik melalui media sosial dan tahu, warga yang punya hak pilih bisa menggunakan hak pilihnya di daerah lain di luar daerah asalnya. ”Tapi mengurusnya, kan, repot dan makan waktu. Lha, saya, kan, kerja, bapaknya (suami) juga kerja. Kapan bisa ngurus begituan,” ujarnya.  ”Saya sih pengen nyoblos tapi takut dompetnya boncos. Sebentar lagi Lebaran, mending duitnya ditabung untuk mudik nanti,” kata Lusinem. Jika saat pemilu Rabu lalu ia pulang bersama suami dan kedua anaknya, perlu ongkos besar, naik bus dari Jakarta ke Gombong, keluar uang Rp 600.000 pergi-pulang. Belum ongkos ojek, makan, beli oleh-oleh, dan bagi-bagi sedikit uang kepada keluarga di kampung. Habisnya bisa jutaan rupiah. ”Kalaupun saya ikut nyoblos, toh, enggak akan ada perubahan langsung pada nasib orang kecil seperti saya. Siapa pun yang menang, saya tetap (kerja) jadi pembantu rumah tangga. Bapaknya (suami) tetap jadi kuli proyek. Enggak mungkin jadi pembantu presiden,” katanya, diikuti tawa. (Yoga) 

Memetik Manfaat sebagai Petugas Survei

18 Feb 2024

Kesuksesan hitung cepat Litbang Kompas tak luput dari peran penting lebih dari 2.000 petugas lapangan dan war room (ruangan hitung cepat) yang hampir seluruhnya mahasiswa. Selain mendapat uang saku, mereka mendapat banyak manfaat dari keterlibatan mereka dalam hitung cepat dan survei. Grace Efata (24), tenaga lepas hitung cepat Litbang Kompas asal Bekasi, mendapat banyak pengalaman berharga saat menjadi bagian dari tim survei Litbang Kompas. Ia telah terlibat dalam berbagai proyek, termasuk survei debat capres-cawapres yang lalu, survei dari klien, serta Survei Kepemimpinan Nasional (SKN) Kompas.

Grace pertama kali mengetahui kesempatan menjadi tenaga lepas survei Litbang Kompas melalui sebuah blog. Penulis blog berbagi pengalaman menjadi petugas survei hitung cepat Litbang Kompas pada Pemilu 2019, yang menumbuhkan rasa penasaran Grace. Ia pun mendaftar sebagai tenaga lepas hitung cepat dan diterima. ”Motivasi aku ikut pekerjaan sampingan ini sebenarnya memperluas jaringan kerja, pengalaman juga tentunya,” ujar Grace, Senin (12/2). Bagi Grace, pengalaman ini juga meningkatkan keterampilan dalam percakapan.

Maulana Yusuf Iskandar (24) sebelumnya pernah terlibat dalam survei Litbang Kompas. Ia mendapatkan informasi awal dari temannya. Maulana terlibat dalam pekerjaan lepas sebagai petugas survei untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Jika ada panggilan, dengan senang hati ia akan mendaftarkan diri lagi. Uang saku yang ia terima bervariasi tergantung dari kerumitan survei, antara Rp 300.000 dan Rp 600.000 untuk satu proyek, yang menurut Maulana dan petugas survei lainnya cukup sepadan. Apalagi, mereka juga mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru yang tidak bisa dinilai dengan uang. Selain itu, mereka bisa merasakan kebersamaan dengan petugas survei lainnya dari kampus-kampus berbeda. (Yoga) 

Aktivitas Pelayaran Berisiko Tinggi

18 Feb 2024

Gelombang tinggi pada Februari ini berisiko bagi pelayaran. Di Laut Arafuru, tanker minyak MT Koan tenggelam dihantam ombak. Cuaca ekstrem juga masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia. BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi hingga 2,5 meter terjadi di wilayah perairan Maluku. Masyarakat pesisir yang hendak melaut dan berlayar diimbau waspada mengingat risiko terhadap keselamatan cukup tinggi. Prakirawan Stasiun Meteorologi Maritim Ambon, Suaif Iriyanto, menjelaskan, gelombang setinggi 1,25-2,5 meter di Maluku terjadi di Laut Arafuru, Laut Seram, Laut Banda, perairan Kepulauan Kei, Kepulauan Aru, Kepulauan Tanimbar, dan Kepulauan Babar.

Hal ini didorong oleh pola angin kencang dengan kecepatan 6 hingga 25 knot yang bergerak dari bagian utara hingga timur laut Indonesia. Selain itu, gelombang tinggi juga didorong angin yang bergerak dengan kecepatan 4-25 knot di wilayah barat daya Indonesia. Dengan kondisi tersebut, aktivitas masyarakat yang menggunakan perahu nelayan, tongkang, dan feri masuk dalam kategori risiko tinggi keselamatan pelayaran. ”Selain di Laut Arafuru, kecepatan angin tertinggi terjadi di Selat Makassar dan Laut Natuna Utara serta diprediksi terjadi hingga Minggu (18/2). Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang 1,25 meter berisiko bagi perahu nelayan,” ucapnya di Ambon, Maluku, Sabtu (17/2). (Yoga) 

Kalteng Tunggu Satgas Sawit

17 Feb 2024

Pemprov Kalteng masih menunggu hasil evaluasi pemerintah pusat tentang perkebunan sawit masuk kawasan hutan. Ketegasan aturan dinilai bisa mencegah konflik agraria di lapangan. Pada April 2023, Presiden Jokowi menandatangani Kepres No 9 Tahun 2023 tentang Satgas Tata Kelola Industri Kelapa Sawit dan Optimalisasi Penerimaan Negara. Satgas yang diketuai Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan tersebut dibentuk, mempertimbangkan masih terdapat persoalan tata kelola industri kelapa sawit. Satgas ini dibentuk untuk penanganan dan perbaikan tata kelola industri sawit. Salah satu perhatiannya adalah melihat dan mengevaluasi kembali perkebunan sawit yang masuk kawasan hutan.

Plt Kadis Perkebunan Kalteng Rizky Badjuri menjelaskan, satgas bekerja sejak April 2023, untuk menyelesaikan problem perkebunan masuk kawasan hutan hingga Desember 2023. Namun, hingga kini hasilnya belum jelas. ”Kami masih menunggu, begitu juga pengusaha. Satgas ini punya peranan penting dan bisa berdampak pada iklim investasi di Kalteng, terutama mencegah konflik dengan masyarakat,” ungkap Rizky, di Palangkaraya, Kalteng, Jumat (16/2). Rizky mengatakan, pihaknya tidak terlibat jauh dalam kerja satgas sawit di Kalteng sehingga hanya bisa menunggu. ”Semakin lama hasilnya keluar, dampaknya banyak,” ujarnya. Kalteng, merupakan salah satu wilayah fokus kerja satgas sawit, karena ada 632.133,96 hektar (ha) kebun sawit di Kalteng yang dinilai masuk kawasan hutan. Jumlah itu merupakan bagian dari total 3,3 juta ha kawasan perkebunan sawit di Indonesia yang diduga masuk kawasan hutan. (Yoga) 

Ekonomi Masih Dibayangi Ketidakpastian Politik

17 Feb 2024

Kendati pemilihan umum sudah berakhir, iklim investasi sepanjang semester I tahun 2024 ini diperkirakan masih lesu. Investor masih bersikap wait and see, menunggu hasil akhir penghi-tungan suara serta adanya potensi sanggahan hasil pemilu di Mahkamah Konstitusi. Ekonomi global yang masih tak tentu ikut pula menambah ketidakpastian. Berdasarkan hasil hitung cepat Litbang Kompas per Jumat (16/2) pukul 13.08, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka unggul dengan perolehan suara 58,45 %, disusul Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar di 25,23 % dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD sebesar 16,32 %. Data sampel yang masuk sudah 99,7 %. Sementara, berdasarkan hasil hitung akhir (real count) oleh KPU, per Jumat pukul 14.00 WIB, Prabowo-Gibran memperoleh suara 57 %, Anies-Muhaimin 24,98 %, dan Ganjar-Mahfud 18,03 %.

Data sampel yang masuk sudah 54,91 % dari total 823.236 tempat pemungutan suara (TPS). Meski demikian, ketidakpastian masih menyelimuti seusai ditemukannya kesalahan penghitungan suara di sejumlah TPS. Ada perbedaan jumlah suara antara formulir C Hasil Plano dan angka yang terbaca di Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap). Menyusul temuan itu, legitimasi pemilu mulai dipertanyakan. Dua kandidat pasangan calon lain pun berencana menggugat hasil pemilu ke MK dan Bawaslu. Melihat situasi politik terkini yang belum stabil itu, Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede menilai, arus investasi riil pada awal tahun 2024 kemungkinan besar belum akan kembali pulih seperti semula, khususnya dari investor asing.

”Investor asing masih akan wait and see sesuai dengan karakteristik mereka yang cenderung sangat melihat regulasi. Mereka akan memilih melihat hasil resmi, yakni hasil real count KPU, dan apakah ada sanggahan terhadap hasil pemilu di MK,” kata Josua saat dihubungi di Jakarta, Jumat. Stabilitas politik di dalam negeri dinilai belum cukup aman untuk menarik investor sepanjang semester I-2024. Hal itu akan berdampak pada arah pertumbuhan ekonomi di awal tahun ini mengingat investasi adalah motor utama pertumbuhan ekonomi RI setelah konsumsi rumah tangga. (Yoga) 

Kerugian Korupsi Timah Puluhan Triliun Rupiah

17 Feb 2024

Kejaksaan Agung kembali menetapkan lima tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata niaga komoditas timah wilayah izin usaha pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015-2022. Dua di antaranya adalah bekas Dirut dan Direktur Keuangan PT Timah Tbk. Dari penyidikan yang sudah berjalan sampai saat ini, penyidik meyakini bahwa kerugian yang ditimbulkan dari kegiatan ilegal tersebut mencapai puluhan triliun rupiah, melampaui kerugian dalam kasus korupsi PT Asabri yang mencapai Rp 22,7 triliun. Direktur Penyidikan pada Jampidsus Kejagung Kuntadi menyampaikan, penyidik menetapkan lima orang yang sebelumnya berstatus sebagai saksi menjadi tersangka. Penetapan tersebut dilakukan setelah pemeriksaan para saksi dan adanya alat bukti yang cukup.

Para tersangka itu adalah MRPT alias RZ selaku Dirut PT Timah Tbk tahun 2016-2021, EE alias EML selaku Direktur Keuangan PT Timah Tbk tahun 2017-2018, SG alias AW selaku pengusaha tambang di Kota Pangkal Pinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, MBG selaku pengusaha tambang di Kota Pangkal Pinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dan HT alias ASN selaku Direktur Utama CV VIP. CV VIP merupakan perusahaan milik Tamron alias Aon, sosok yang sudah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka pada kasus ini. ”Perbuatan para tersangka mengakibatkan kerugian keuangan negara yang dalam proses penghitungannya melebihi kerugian negara dari perkara korupsi lain, seperti PT Asabri dan Duta Palma Group,” kata Kuntadi dalam keterangan pers virtual, Jumat (16/2). (Yoga) 

Pasokan Seret, Beras Langka dan Mahal

17 Feb 2024

Harga beras terus naik seiring mundurnya masa panen dan berkurangnya pasokan dari sentra produksi. Di beberapa daerah, stok beras di pasar tradisional dan toko ritel berkurang atau kosong. Di Bandung, Jabar, sejumlah pedagang di pasar tradisional dan pelaku usaha ritel mengeluhkan kelangkaan beras jenis medium dan premium. Kondisi ini terjadi sebulan terakhir. Kelangkaan terjadi, di Pasar Kosambi, salah satu acuan pemda dalam pemantauan inflasi. Andri Muhammad Thahir (35), salah seorang pedagang di Pasar Kosambi, mengungkapkan, stok beras yang biasanya dia dapatkan 3 ton per minggu kini turun 50 %. ”Biasanya saya menjual beras medium dengan harga Rp 12.500 per kg. Akibat stok terbatas, harga jualnya Rp 15.500 per kg,” kata Andri. Rahmat Kurnia (55), pedagang beras lain di Pasar Kosambi, menyatakan, kenaikan harga beras cukup signifikan sejak awal tahun ini. ”Kenaikan harga beras (kualitas) medium dan premium telah mencapai Rp 3.000 per kg,” kata Rahmat.

Branch Corporate Communication Alfamart Bandung Elisa Refila mengungkapkan, pihaknya sebagai pelaku usaha ritel kesulitan memenuhi stok beras premium. Kondisi ini juga dialami peritel lain. ”Kami berupaya mengatasi dengan berkoordinasi dengan pemerintah setempat,” ucap Elisa. Di Surabaya, Jatim, harga beras premium naik 38-39 % sejak awal 2024. Pada awal tahun, harga beras premium Rp 13.000 per kg, namun, melonjak menjadi Rp 18.000 per kg dalam dua pekan terakhir. Beras berkualitas rendah dijual dengan harga Rp 10.900 per kg, tetapi beras kualitas ini langka di pasar-pasar dan kios-kios khusus yang ditunjuk oleh tim pengendali inflasi daerah. Situasi serupa terjadi untuk beras premium. Selain di kios dan lapak pedagang pasar, beras kualitas ini dijual di toko ritel sampai supermarket. Di beberapa lokasi di Surabaya, beras premium masih ada, tetapi jumlahnya terbatas. Ini tampak dari ketiadaannya di rak-rak pajang sejumlah ritel. Untuk membeli beras premium, konsumen terkadang harus memesan terlebih dahulu. (Yoga)