Pengin ”Nyoblos”, tapi Takut Dompet ”Boncos ”
Pencoblosan pemilu baru saja usai, tapi tak semua warga
menikmatinya dengan menggunakan hak pilih atau nyoblos. Uang terbatas dan
ketiadaan waktu menghalangi sebagian warga Indonesia mendatangi tempat
pemungutan suara (TPS) guna memilih calon pemimpin dan wakil mereka. Seperti Lusinem
(52) asisten rumah tangga di Ciputat, Tangsel, Banten, beserta suami dan dua
anaknya. Ketika sebagian besar orang berbondong-bondong ke TPS, Lusinem sibuk
mengurus pekerjaan rumah tangga di kontrakannya di Ciputat, Rabu (14/2) pagi.
Setelah itu, ia bergegas ke rumah majikannya dan tenggelam dalam
pekerjaan rumah tangga hingga matahari meninggi dan pemungutan suara di TPS
rampung. ”Saya memutuskan tidak ikut pemilu tahun ini. Enggak punya uang untuk
pulang kampung,” ucap Lusinem yang ber-KTP Gombong, Jateng. Suami dan dua anak
laki-lakinya juga ber-KTP Gombong. Seperti Lusinem, mereka juga tak menggunakan
hak pilihnya tahun ini karena alasan yang sama.
Ia mengikuti perkembangan politik melalui media sosial dan
tahu, warga yang punya hak pilih bisa menggunakan hak pilihnya di daerah
lain di luar daerah asalnya. ”Tapi mengurusnya, kan, repot dan makan waktu.
Lha, saya, kan, kerja, bapaknya (suami) juga kerja. Kapan bisa ngurus
begituan,” ujarnya. ”Saya sih pengen
nyoblos tapi takut dompetnya boncos. Sebentar lagi Lebaran, mending duitnya ditabung
untuk mudik nanti,” kata Lusinem. Jika saat pemilu Rabu lalu ia pulang bersama
suami dan kedua anaknya, perlu ongkos besar, naik bus dari Jakarta ke Gombong, keluar
uang Rp 600.000 pergi-pulang. Belum ongkos ojek, makan, beli oleh-oleh, dan
bagi-bagi sedikit uang kepada keluarga di kampung. Habisnya bisa jutaan rupiah.
”Kalaupun saya ikut nyoblos, toh, enggak akan ada perubahan langsung pada nasib
orang kecil seperti saya. Siapa pun yang menang, saya tetap (kerja) jadi
pembantu rumah tangga. Bapaknya (suami) tetap jadi kuli proyek. Enggak mungkin
jadi pembantu presiden,” katanya, diikuti tawa. (Yoga)
Postingan Terkait
Regulasi Perumahan perlu direformasi
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023