;

Ekonomi Masih Dibayangi Ketidakpastian Politik

Ekonomi Yoga 17 Feb 2024 Kompas
Ekonomi Masih Dibayangi
Ketidakpastian Politik

Kendati pemilihan umum sudah berakhir, iklim investasi sepanjang semester I tahun 2024 ini diperkirakan masih lesu. Investor masih bersikap wait and see, menunggu hasil akhir penghi-tungan suara serta adanya potensi sanggahan hasil pemilu di Mahkamah Konstitusi. Ekonomi global yang masih tak tentu ikut pula menambah ketidakpastian. Berdasarkan hasil hitung cepat Litbang Kompas per Jumat (16/2) pukul 13.08, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka unggul dengan perolehan suara 58,45 %, disusul Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar di 25,23 % dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD sebesar 16,32 %. Data sampel yang masuk sudah 99,7 %. Sementara, berdasarkan hasil hitung akhir (real count) oleh KPU, per Jumat pukul 14.00 WIB, Prabowo-Gibran memperoleh suara 57 %, Anies-Muhaimin 24,98 %, dan Ganjar-Mahfud 18,03 %.

Data sampel yang masuk sudah 54,91 % dari total 823.236 tempat pemungutan suara (TPS). Meski demikian, ketidakpastian masih menyelimuti seusai ditemukannya kesalahan penghitungan suara di sejumlah TPS. Ada perbedaan jumlah suara antara formulir C Hasil Plano dan angka yang terbaca di Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap). Menyusul temuan itu, legitimasi pemilu mulai dipertanyakan. Dua kandidat pasangan calon lain pun berencana menggugat hasil pemilu ke MK dan Bawaslu. Melihat situasi politik terkini yang belum stabil itu, Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede menilai, arus investasi riil pada awal tahun 2024 kemungkinan besar belum akan kembali pulih seperti semula, khususnya dari investor asing.

”Investor asing masih akan wait and see sesuai dengan karakteristik mereka yang cenderung sangat melihat regulasi. Mereka akan memilih melihat hasil resmi, yakni hasil real count KPU, dan apakah ada sanggahan terhadap hasil pemilu di MK,” kata Josua saat dihubungi di Jakarta, Jumat. Stabilitas politik di dalam negeri dinilai belum cukup aman untuk menarik investor sepanjang semester I-2024. Hal itu akan berdampak pada arah pertumbuhan ekonomi di awal tahun ini mengingat investasi adalah motor utama pertumbuhan ekonomi RI setelah konsumsi rumah tangga. (Yoga) 

Download Aplikasi Labirin :