Sosial, Budaya, dan Demografi
( 10118 )Anggaran Subsidi Pupuk Jadi 34 Triliun Tahun Ini
Baru Tiga Bulan, Penyaluran Beras CPP Bulog 1,08 Ton
Perum Bulog per 25 Maret 2024 telah menyalurkan stok cadangan
beras pemerintah (public service obligation/PSO) sebanyaj 1.077.206 ton atau 57,91
% dari target sepanjang tahun 1.860.122 ton. Tingginya harga beras awal tahun
ini menharuskan Bulog mendistribusikan beras CPP (cadangan pangan pemerintah)
hingga dua kali lipat melalui instrument Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan
(SPHP).
Menurut Direktur Transformasi dan Hubungan Kelembagaan Perum
Bulog Sonya Mamoriska, penyaluran PSO untuk SPHP guna meredam kenaikan harga
beras yang sudah 42,63 % dari target yang ditentukan. “Target penyaluran PSO
tahun ini 1,8 juta ton, baru tiga bulan sudah 1 juta ton atau lebih
dari 50 %,” ujar Sonya saat webinar Pusat Kajian Pertanian Pangan dan Advokasi
(Pataka) 80 dengan tema Outlook 2024. Menjaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan
Stok Beras Pemerintah, Amankah?, Kamis (28/03). (Yetede)
Bank Muamalat Siapkan Uang Tunai Rp 736 Miliar
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menyiapkan uang tunai senilai
Rp 736 miliar untuk melayani kebutuhan transaksi selama Ramadhan dan Idufitri
tahun ini. Dirut Bank Muamalat Indra Falatehan mengatakan, uang tersebut
disiapkan untuk penukaran uang baru dan
penarikan tunai di ATM dan kantor cabang. Persiapan ini sekaligus mendukung
program BI untuk memastikan kesiapan uang tunai layak edar selama Ramadhan dan
Idulfitri 1445 Hijriah
Menurut dia, menjelang libur lebaran, kebutuhan transaksi
perbankan masyarakat seperti pengiriman dan penarikan uang meningkat. “Oleh
karena itu sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, pada tahun ini kami kembali
berpartisipasi dengan menyiapkan uang
tunai. Hal ini sekaligus wuhjud kontribusi kami dalam melayani umat,” ujarnya,
Jumat (29/3). (Yetede)
BI Catat Capital Outflow Rp 1,36 Triliun
BI melaporkan aliran modal asing keluar bersih (capital outflow) di pasar keuangan domestik mencapai Rp 1,36 triliun dalam periode 25-27 Maret 2024. Dalam keterangan tertulis Kamis (28/3) Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono menjelaskan, nilai modal tersebut berasal dari aliran modal asing masuk bersih di pasar Surat Berharga Negara (SBN) Rp 0,97 triliun dan modal asing keluar di pasar saham dan Sekuritas Rupiah BI (SRBI) masing-masing sebesar Rp 1,59 triliun dan Rp 0,74 triliun. (Yetede)
Laba Bumi Resources Terjun 97 %
Emiten Grup Bakrie dan Salim, PT Bumi Resources Tbk (BUMI)
mencatatkan laba tahun berjalan yang dapat didistribusikan kepada pemilik
entitas induk USD 10,9 juta sepanjang 2023. Angka itu turun 97,9 % dari USD 525,3
juta pada 2022. Pendapatan Bumi Resources (BUMI) secara konsolidasian (termasuk
PT Kaltim Prima Coal/KPC) sebesar USD 6,57 miliar pada 2023, turun 23 % dari
USD 8,53 miliar pada periode FY 2022.
“Pendapatan bruto sebesar USD 6,57 miliar periode FY 2023 vs
USD 8,53 miliar periode FY 2022 atau turun tajam 23 % dikarenakan kondisi pasar
dan harga batubara yang turun sebesar 33 % yoy,” jelas Direktur dan Sekretaris
Perusahaan Bumi Resources Dileep Srivastava dalam keterangan resmi, Jumat
(29/3). (Yetede)
Arwana Citramulia Incar Laba Bersih 461 Mikiar
PT Arwana Citra Mulia Tbk (ARNA) menargetkan laba bersih 2024
tumbuh 3,6 % menjadi Rp 461,32 miliar dari tahun lalu di Rp 445,29 miliar.
Peningkatan laba tersebut sejalan dengan ekspektasi penjualan yang akan naik
7,8 % menjadi 2,64 triliun dibanding sebelumnya Rp 2,44 triliun. Optimisme itu,
kata Chief Operating Officer Arwana Edy Suyanto didasari harga jual rata-rata
keramik yang meningkat menjadi Rp 39.735 per meter persegi (m²).
Perseroan juga akan memperluas jaringan pemasaran dengan
membuka enam depo baru yang berlokasi di Dumai, Probolinggo, Aceh, Singkawang,
Pangkalan Bun dan di Kaltara. “Dengan adanya enam depo baru ini, diharapkan
meningkatkan kemampuan pelayanan kami di 38 ribu outlet kami di seluruh
Indonesia,”kata Edy dalam paparan public yang digelar Arwana di Aula Nuansa
Plant II, Serang, Banten. (Yetede)
Ekspansi Kredit Valas, BNI Rilis Global Bond Rp. 7.94
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) bakal
menerbitkan surat utang senior berdenominasi dolar AS atau global bond sebesar
USD 500 juta atau Rp 7,94 triliun (kurs Rp 15.874). Aksi korporasi tersebut
sebagai upaya diversifikasi sumber pendanaan perseroan untuk menyalurkan kredit
valuta asing (valas).
Perseroan telah menyelesaikan roadshow pada 26 Maret 2024 dan
pricing pada 27 Maret 2024 sehubungan rencana penerbitan surat utang senior
senilai USD 500 juta dengan indikasi kupon sebesar 5,28 % per tahun. Dengan merujuk
ketentuan Regulation S berdasarkan US Senior Act, yang akan terdaftar di
Singapore Stock Exchange. (Yetede)
Menjaga Daya Beli Menyelamatkan Ekonomi
Memburuknya sejumlah indikator yang dianggap sebagai sinyal kuat atas melemahnya daya beli masyarakat harus nulai dan terus diwaspadai. Pemerintah diminta untuk mengambil langkah serius guna menjaga daya beli masyarakat melalui pengendalian harga, agar kinerja konsumsi rumah tangga yang menjadi penopang utama PDB Indonesia tidak terganggu.
Indikator tersebut diantaranya, penjualan mobil dan motor yang terus terkontraksi dalam delapan dan enam bulan terakhir. Hingga Februari 2024, penjualan mobil turun tajam hingga 18,8 % secara year on year (yoy) sedangkan penjualan motor turun 2,9 % (yoy). Ekonom senior yang juga Menkeu periode 2013-2014 Chatib Basri membenarkan terjadinya pelambatan konsumsi akibat daya beli menurun. (Yetede)
Perpanjangan Masa Jabatan Kades Tak Atasi Masalah
Dengan keputusan DPR mengesahkan RUU tentang Perubahan Kedua
atas UU No 6 Tahun 2014 tentang Desa sebagai undang-undang, di Jakarta, Kamis
(28/3/2024), maka masa jabatan kepala desa (kades) dari sebelumnya enam tahun menjadi
delapan tahun. Alih-alih mengatasi permasalahan desa, perpanjangan masa jabatan
ini malah akan membuat para kades merasa memiliki kewenangan yang besar,
apalagi jika kontrol masyarakat tidak kuat. Direktur Eksekutif Komite Pemantauan
Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) Herman N Suparman, Jumat (29/3), mengatakan,
masa jabatan kades yang diperpanjang menjadi delapan tahun tidak serta-merta
akan mengatasi persoalan di desa. Sebaliknya, perpanjangan masa jabatan itu
akan menjadikan kades merasa memiliki kewenangan yang besar. Hal ini mengingat ada
banyak kades yang terlibat dalam korupsi dana desa.
”Kasus-kasus penyelewengan dana desa, yang menurut Indonesia
Corruption Watch atau ICW melibatkan banyak kepala desa, memberikan gambaran
bahwa tak semua kepala desa memiliki integritas,” kata Herman. Mengutip data
ICW, kasus korupsi dana desa meningkat sembilan kali lipat selama periode
2015-2021. Korupsi dana desa pada 2015 sebanyak 21 kasus dan meningkat jadi 154
kasus pada 2021. ICW mencatat, dana desa yang digelontorkan pemerintah selama
2015-2021 mencapai Rp 400,1 triliun. Selama periode itu, terjadi 592 kasus korupsi
di tingkat desa dengan 729 tersangka. Akibat praktik korupsi itu, kerugian
negara mencapai Rp 433,8 miliar. Menurut Herman, yang dibutuhkan adalah tata kelola
desa yang baik, baik itu penguatan perencanaan, penganggaran, hingga penerapan
pembangunan. Peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk pengawasan kinerja
kades harus dioptimalkan dan kontrol masyarakat juga harus kuat. (Yoga)
KASUS JIWASRAYA : Kejagung Sita 687 Juta Lembar Saham
Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita 687 juta saham milik PT Jasa Penunjang Tambang dalam perkara PT Asuransi Jiwasraya dan PT Asabri. Kapuspenkum Kejagung, Ketut Sumedana menyampaikan sita eksekusi itu dilakukan pada Rabu (27/3) oleh Jaksa Eksekutor Kejari Jaktim dan tim pengendalian eksekusi UHLBEE. “Berupa satu paket saham sebanyak 687 juta lembar saham milik PT Jasa Penunjang Tambang dalam perkara PT Asuransi Jiwasraya dan PT Asabri,” ujarnya dalam keterangan, Jumat (29/3). Ketut menambahkan, paket saham ini merupakan hasil pengembalian barang bukti dalam kasus korupsi PT Asabri atas nama terpidana Heru Hidayat. Aset yang disita merupakan hasil pelacakan Tim Pengendalian Eksekusi Direktorat UHLBE pada 20 Februari 24 Februari 2024 di Kabupaten Luwu Timur.
Eksekusi aset ini dilakukan untuk pemulihan kerugian keuangan negara atas nama terpidana Heru Hidayat sebesar Rp12,64 triliun dalam tindak pidana PT Asabri (Persero). Adapun, aset itu teregister dalam akta notaris pada pernyataan pemegang saham PT Tiga Samudra Perkasa Nomor: 163 tanggal 26 Desember 2019, yang dibuat di Kantor Notaris Benediktus Andy Widyanto di Tangerang Selatan dan IUP atas nama PT Tiga Samudra Perkasa, PT Mahkota Nikel Indonesia dan PT Tiga Samudera Nikel di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









