;
Kategori

Ekonomi

( 40733 )

Perbankan Optimistis Kredit Terus Tumbuh

18 Oct 2023

Industri perbankan optimistis dapat membukukan pertumbuhan penyaluran kredit yang positif sampai akhir 2023. Penyaluran kredit selama dua bulan terakhir diharapkan menjadi tren positif bagi industri perbankan sehingga target pertumbuhan kredit hingga dua digit pada tahun ini akan tercapai. Menjawab pertanyaan harian Kompas, Sekretaris Perusahaan PT BNI (Persero) Tbk, Okki Rushartomo, secara tertulis, Selasa (17/10) mengatakan,BNI optimistis penyaluran kredit pada 2023 tumbuh. Strategi untuk mengoptimalkannya dengan menyasar korporasi yang memiliki kapitalisasi pasar besar (blue chip) dan unggulan domestik (regional champion). Strategi lainnya adalah mengoptimalkan produk melalui rantai pasok dan rantai nilai serta mengekspansi sektor yang prospektif.

Hal ini mengingat adanya tren positif pada semester II-2023, seperti peningkatan belanja masyarakat dan pemerintah. Kedua tren positif tersebut akan memberi efek berganda positif bagi perekonomian nasional, termasuk segmen korporasi dan komersial. ”Per Agustus 2023, kami mencatatkan pertumbuhan kredit 8,8 % secara tahunan. Kami juga optimistis kredit dapat bertumbuh sesuai dengan target pertumbuhan kredit perseroan sebesar 7 % hingga 9 % pada akhir 2023,” katanya. Okki menambahkan, pihaknya tetap disiplin menumbuhkan current account saving account (CASA) sebagai basis likuiditas utama sehingga total biaya bunga yang dikeluarkan oleh bank dapat terjaga efisien. (Yoga)

OJK Adakan Bulan Inklusi Keuangan

18 Oct 2023
OJK akan menyelenggarakan Bulan Inklusi Keuangan demi mendukung target nasional cakupan layanan keuangan kepada 90 persen rakyat Indonesia pada 2024. Puncak acara dilakukan pada 20-21 Oktober 2023. Melalui siaran pers, Selasa (17/10/2023), Kepala Kantor OJK Sulawesi Utara,Gorontalo, dan Maluku Utara, Winter Marbun mengatakan, puncak kegiatan dilakukan serentak di ibu kota tiga provinsi dengan fun walk yang diikuti oleh pegawai lembaga jasa keuangan dan masyarakat umum. (Yoga)

Pemilu Dongkrak Ekonomi

18 Oct 2023
JAKARTA,ID-Pemilu 2024 diprediksi mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal IV-2023, setelah tertekan pada kuartal III. Sebab, saat pesta demokrasi digelar, pemerintah, parpol, hingga para kontenstan bakal menggelontorkan belanja besar, yang dapat mengorek konsumsi rumah tangga, urat nadi ekonomi Indonesia. Pada kuartal IV tahun ini, pertumbuhan ekonomi diprediksi bisa kembali di atas 5%. Selain efek pemilu, ekonomi nasional akan digerakkan pencarian belanja pemerintah pusat dan daerah yang selalu berakselerasi pada pengunjung tahun. Ini dilakukan agar tingkat penyerapan anggaran tahunan tinggi. Selain itu, pertumbuhan indeks penjualan riil (IPR) yang direkap BI melambat menjadi 1% pada September 2023, dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 1,1%. Tekanan inflasi juga meningkat  pada September secara bulanan, dipicu lonjakan harga beras  dan harga BBM nonsubsdi, yang bisa menggerus daya beli masyarakat, terutama menengah kebawah. (Yetede)

Presiden Jokowi Bertemu Presiden Putin di China

18 Oct 2023
JAKARTA,ID-Presiden Joko WIdodo bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin sebelum menghadiri Welcoming Dinner Leaders Belt and Road Forum (BRF) yang dilaksanakan di Great Hall of the People, Beijing, China, Selasa (17/10/2023). Berdasarkan foto dari Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Jokowi dan Putin terlibat perbincangan santai dan tampak akrab. Ibu Negara Iriana ikut mendampingi  Jokowi pada moment tersebut, dan tidak lupa melakukan sesi foto bersama. Putin dijadwalkan mengikuti konferensi tingkat tinggi (KTT) BRF China. Putin juga akan bertemu Presiden China Xi Jumping pada Rabu (18/10/2023). BRF China telah melakukan pertemuan puncak dua kali pada 2017 dan 2019. Tahun ini sekaligus memperingati 10 tahun program Belt and Road Initiative (BRI) China. BRI China merupakan program/skema proyek pembangunan infrastruktur global. Perusahaan-perusahaan China dalam proyek tersebut telah membangun pelabuhan, jalan raya, jaringan kereta api,pembangkit listrik dan infrastuktur  lain diseluruh dunia. (Yetede)

Mitigasi Dampak Global dengan Hilirisasi dan Diversifikasi Mitra Dagang

18 Oct 2023
JAKARTA,ID-Pemerintah menjalankan kebijakan hilirisasi komoditas sumber daya alam (SDA) dan diversifikasi  mitra dagang sebagai langkah antisipasi terhadap dampak dari perlambatan ekonomi global. Di sisi lain, perkembangan neraca dagang pada September 2023 akan berdampak  positif terhadap ketahanan eksternal perekonomian Indonesia lebih lanjut. Kepala Bidang kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Nathan Kacaribu menjelaskan, pemerintah terus memantau secara cermat dampak perlambatan global terhadap ekspor nasional. "Pemerintah juga telah menyiapkan langkah antisipasi melalui dorongan terhadap keberlanjutan  hilirisasi SDA, peningkatan daya saing produk ekspor nasional, serta diversifikasi  mitra dagang utama," jelas dia melalui pernyataan resmi, Selasa (17/10/2023). (Yetede)

Rupiah Melemah, Harga Mobil Berpotensi Naik

18 Oct 2023
JAKARTA,ID-Melemahnya rupiah dalam beberapa pekan terakhir dapat membuat dampak negatif pada industri manufaktur seperti otomotif yang masih impor bahan baku. Pemerintah diharapkan tidak terlalu kaku mengenai impor untuk membantu industri menekan dampak tersebut. Sebab, jika rupiah terus memburuk maka tidak menutup kemungkinan adanya penyesuaian harga di produk mobil. Wakil Presiden PT Toyota Motor Manufacturing  Indonesia (TMMIN) Bob Azam  mengatakan, pelemahan rupiah pasti berdampak kenaikan  harga bahan bakar impor. Akan tetapi, disaat yang bersamaan juga menjadi berkah bagi ekspor mobil. Apakah keuntungan ekspor dapat menekan  dampak negatif, hal itu terhantung dari komposisinya. Bob mengatakan, pihaknya berterima kasih kalau pemerintah bisa mengantisipasi pelemahan rupiah ini dengan baik dan bijak. Dia sadar, bahwa memang enggak mudah karena masalah ini cukup kompleks  dan menyangkut beberapa aspek. (Yetede)

September, Penyaluran Kredit Baru Diprediksi Meningkat

18 Oct 2023
JAKARTA,ID-Bank Indonesia (BI) menyatat penyaluran kredit  baru pada September 2023 terindikasi meningkat dibandingkan Agustus 2023. Terlihat dari saldo bersih tertimbang (SBT) sebesar 92,6% pada September 2023, lebih tinggi dari bulan sebelumnya 86,2%. Berdasarkan katagori bank, peningkatan penyaluran kredit baru pada September 2023 diperkirakan terjadi pada seluruh katagori bank. Sementara, dari jenis penggunaannya, penyaluran kredit baru pada September juga terindikasi meningkat. Tercermin dari SBT sebesar 16,1%, naik dari 14,7% pada Agustus 2023. peningkatan kebutuhan pembiayaan korporasi terutama didorong oleh sektor konstruksi, perdagangan, dan jasa pendidikan. Peningkatan kebutuhan pembiayaan yang terjadi terutama digunakan untuk aktivitas operasional, membayar kewajiban jatuh tempo, serta mendukung aktivitas investasi. (Yetede)

Lambat Balik Modal Kereta Cepat

18 Oct 2023
JAKARTA – PT Kereta Cepat Indonesia China diperkirakan terus mengurangi tarif kereta cepat Jakarta-Bandung untuk menggenjot tingkat keterisian moda anyar ini. Target 30 ribu penumpang per hari sulit tercapai bila tarif keretanya mahal.  Bahkan target 10 ribu penumpang yang dibidik pada periode awal pengoperasian diproyeksikan muskil digapai. “Yang sekarang dilakukan itu pokoknya kereta cepat ini harus diselamatkan dengan bagaimana caranya menarik sebanyak mungkin penumpang. Salah satunya tarif enggak boleh mahal,” ujar ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance, Faisal Basri, dalam sebuah diskusi di Universitas Paramadina, kemarin. 

Musababnya, Whoosh—jenama untuk kereta cepat Jakarta-Bandung—mesti bersaing dengan beberapa moda lain, seperti kereta api Argo Parahyangan, angkutan shuttle, bus, hingga mobil pribadi, yang menawarkan ongkos lebih murah. Belum lagi, kata Faisal, kalau pasar yang dibidik adalah masyarakat yang hendak berwisata sekeluarga. Ongkos yang perlu dikeluarkan untuk satu rombongan akan berlipat lebih tinggi ketimbang moda lain, terutama kendaraan pribadi. (Yetede)

Salin Rupa Platform TikTok Shop

18 Oct 2023
JAKARTA — Kabar peluncuran TikTok Shop sebagai platform e-commerce baru terus merebak dalam beberapa waktu terakhir. Peluncuran TikTok Shop yang terpisah dari aplikasi TikTok dilakukan setelah penghentian platform tersebut pada 4 Oktober 2023, saat pemerintah menerbitkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 31 Tahun 2023 tentang Ketentuan Perizinan Usaha, Periklanan, Pembinaan, dan Pengawasan Pelaku Usaha dalam Perdagangan Melalui Sistem Elektronik.

Implementasi aturan itu membuat TikTok harus menghentikan fitur transaksi di platform mereka karena pemerintah melarang penggunaan media sosial untuk memfasilitasi jual-beli secara langsung. TikTok juga diketahui belum memiliki izin untuk beroperasi sebagai social commerce. Terlebih, kehadiran TikTok Shop juga meresahkan pelaku UMKM lokal karena diduga memfasilitasi transaksi cross border atau lintas batas. Barang-barang impor yang dijual dengan harga murah di TikTok Shop itu pun dinilai merugikan pelaku UMKM lokal.

Kehadiran TikTok Shop sebagai platform e-commerce baru bakal menambah ketat persaingan industri tersebut di Tanah Air. Direktur Eksekutif ICT Institute Heru Sutadi menuturkan bahwa rencana peluncuran TikTok Shop dinantikan oleh konsumen dan diyakini bakal meningkatkan persaingan dengan platform lokapasar yang ada. “TikTok Shop berpeluang merangsek jadi tiga besar, menembus dominasi Shopee dan Tokopedia saat ini, tapi tentu perjalanannya tentu tidak akan mudah,” ujar Heru kepada Tempo, kemarin, 17 Oktober 2023. (Yetede)

Deal Investasi Besar Semoga Bawa Angin Segar

18 Oct 2023
Presiden Joko Widodo getol mengundang investor global untuk membenamkan investasinya di Indonesia. Saat melawat ke China dalam rangka menghadiri KTT Belt and Road Initiative hingga 18 Oktober 2023, Presiden menawarkan China agar masuk Indonesia, termasuk menanamkan investasi ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekaligus Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Ad-interim Erick Thohir dalam Forum Bisnis Indonesia-China menyebutkan, ada penandatanganan kesepakatan kerja sama bernilai jumbo, yakni US$ 13,7 miliar atau setara Rp 215,1 triliun dengan kurs Rp 15.700 per dollar AS. Ini adalah kerja sama antara sektor swasta di China dengan perusahaan swasta dan perusahaan milik negara atau BUMN Indonesia. "Nilai kerja sama ini yang sudah agreement US$ 13,7 miliar. Ada potensi lagi US$ 29 miliar," ujar Erick di Kanal Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (17/10). Dari 31 perusahaan Indonesia yang terlibat, Erick menyebutkan sembilan di antaranya adalah BUMN. Yakni Indonesia Battery Corporation (IBC) yang menggandeng Contemporary Amperex Technology Co Ltd (CATL) untuk mengembangkan industri baterai listrik. Lalu, PLN bekerja sama dengan perusahaan listrik negara China untuk membangun sistem kelistrikan ramah lingkungan, serta kemungkinan kerja sama membangun hidropower PLN. Erick menyebut, kerja sama ini menjadi bagian pemerintah untuk terus dorong pengembangan industrialisasi di Indonesia. Pertumbuhan investasi China ke Indonesia memang terus meningkat. Analis Senior Indonesia Strategic and Economic Action Institution, Ronny P Sasmita mengingatkan agar Indonesia tak terjebak utang dari China. "Ada potensi jebakan utang dari China yang biasanya tidak bisa atau sulit dinegosiasikan," tegas dia. Alhasil, investasi China tidak akan terlalu mengungkit perekonomian nasional. Pasalnya, efek berganda (multiplier effect) dari pendanaan proyek ini justru kembali ke Tiongkok. "Biasanya baja, besi, semen dan barang modal lain akan diimpor dari China. Bahkan seperti kereta cepat, keretanya bulat-bulat diimpor dari sana," ungkap Ronny. Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menyarankan pemerintah mencermati berbagai aspek dalam mendorong investasi China ke Indonesia.