Ekonomi
( 40487 )Insentif Pajak Jadi Obat Kuat Properti
Penjualan properti bakal membaik di akhir tahun ini. Meski penjualan rumah tapak belum bergairah hingga kuartal III 2023.
Melansir hasil Survei Harga Properti Residensial Bank Indonesia (BI), harga properti residensial di pasar primer secara tahunan meningkat pada kuartal III 2023. Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) kuartal III-2023 tumbuh 1,96% secara tahunan, di atas pertumbuhan kuartal II 2023 yang sebesar 1,92% secara tahunan.
Pertumbuhan IHPR tersebut ditopang kenaikan harga rumah tipe besar 1,7% secara tahunan. Pada kuartal II 2023 kenaikannya masih 1,49% secara tahunan.
Sementara kenaikan harga rumah tipe kecil dan tipe menengah masing-masing sebesar 2,11% dan 2,44% secara tahunan pada kuartal III 2023. Lebih rendah dari kenaikan kuartal II-2023 yakni 2,22% dan 2,72%.
Terdapat sejumlah faktor yang menghambat penjualan properti residensial primer. Mulai dari masalah perizinan/birokrasi sebesar 30,08%, suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) 29,81%, uang muka yang tinggi (24,19%), dan perpajakan (15,92%).
Analis Henan Putihrai Sekuritas, Jono Syafei melihat kenaikan harga rumah tapak tersebut selalu terjadi. Penyebabnya, harga properti kerap naik mengikuti inflasi.
Namun, pendapatan pra penjualan alias
marketing sales
para emiten properti tahun ini cenderung flat, bahkan lebih rendah dari 2022.
Meskipun begitu, Jono melihat, kinerja penjualan properti, khususnya rumah tapak, akan membaik di kuartal IV 2023 dan di tahun 2024. dikarenakan ada insentif pajak pertambahan nilai (PPN) 100% untuk pembelian rumah sampai dengan Rp 2 miliar, mulai November 2023 hingga Juni 2024.
Sementara Analis Mirae Asset Sekuritas , M Nafan Aji Gusta merekomendasikan
accumulate
untuk BSDE dengan target harga Rp 1.110-Rp 1.190 per saham
Proyek Infrastruktur Menopang PTPP
Salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) karya, PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) tengah mengevaluasi proyeksi kinerja hingga akhir 2023. Hal ini berkaca dari kinerja PTPP hingga kuartal III-2023. Di periode tersebut, PTPP mencatatkan pendapatan sebesar Rp 12,22 triliun. Nilai perolehan tersebut turun 9,17% dari periode sama tahun lalu senilai Rp 13,46 triliun.
Sementara laba bersih sebesar Rp 239,72 miliar hingga akhir kuartal III-2023. Pencapaian itu naik 69,9% dari laba bersih di periode sama tahun lalu sebesar Rp 141,02 miliar.
Bakhtiyar Efendi, Sekretaris Perusahaan PTPP menjelaskan, pendapatan PTPP yang turun karena komposisi kerjasama operasional (KSO) saat ini lebih besar. Jadi, di jenis proyek PTPP tersebut tergantung pihak lain yang menjalin kerjasama dengan BUMN karya ini.
Sementara, penyerapan belanja modal alias
capital expenditure
(capex) PTPP hingga kuartal III 2023 sebesar Rp 611,33 miliar. Catatan KONTAN, PTPP sudah menganggarkan belanja modal Rp 3,4 triliun tahun ini.
Senior Investment Information
Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta menilai, sentimen kenaikan laba PTPP itu diakibatkan adanya perolehan nilai kontrak yang baik hingga kuartal III 2023. Kondisi ini membuat kinerja saham PTPP ikut terdongkrak.
Nafan melihat, kinerja PTPP pada kuartal IV dan sepanjang tahun 2023 ini masih bisa melonjak. Apalagi, PTPP saat ini tengah berkomitmen dalam meningkatkan portofolio yang mendukung proyek strategis nasional lewat pembangunan proyek Ibu Kota Negara (IKN) maupun pada skala BUMN.
Pengamat Pasar Modal dan pendiri WH Project, William Hartanto menambahkan secara teknikal, saham PTPP menunjukkan
pattern double bottom
dengan
neckline
pada harga Rp 620 per saham.
TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM : AKSES GENTING MINERAL PENTING
Pertemuan bilateral yang dilakukan antara Presiden Joko Widodo dan Presiden Joseph R. Biden menghasilkan keputusan vital untuk mineral penting asal Indonesia yang dibutuhkan dalam industri kendaraan listrik dunia. Indonesia dan Amerika Serikat (AS) sepakat untuk bekerja sama terkait dengan pasokan mineral penting dalam balutan critical mineral agreement (CMA) yang memungkinkan sumber daya mineral nasional masuk ke Negeri Paman Sam.Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan, CMA bakal memberikan akses kepada mineral penting Indonesia masuk ke pasar AS untuk memenuhi kebutuhan bahan baku kendaraan listrik untuk jangka panjang, kendati kedua negara belum memiliki perjanjian perdagangan bebas. Sebagai tahap awal, mineral penting yang dipastikan bisa masuk ke pasar AS adalah produk turunan nikel yang diperlukan untuk pengembangan baterai kendaraan listrik. Nantinya, kerja sama tersebut bakal dibahas lebih lanjut oleh kelompok kerja khusus agar bisa segera diimplementasikan.Indonesia memang diketahui sedang mengajukan proposal perjanjian perdagangan bebas terbatas atau limited free trade agreement dengan AS agar produk turunan mineral penting dari dalam negeri bisa mendapatkan insentif daru Infl ation Reduction Act (IRA). Pada Maret 2023 juga pemerintah AS melengkapi kebijakan IRA dengan memasukkan ketentuan larangan untuk mendapatkan insentif kendaraan bagi produk yang dibuat dengan memanfaatkan rantai pasok dari perusahaan berkategori entitas asing yang menjadi perhatian.Dilansir dari Bloomberg, kerja sama dengan AS tersebut bakal ditindaklanjuti oleh Indonesia dengan melakukan penelusuran sumber nikel dan mendorong produsen lokal untuk menggunakan standar pertambangan dunia.
Septian Hario Seto, Deputi Koordinasi Investasi dan Pertambangan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, mengatakan setiap ton penjualan bijih nikel nantinya akan ditelusuri asalnya dengan menggunakan sistem informasi mineral dan batu bara antarkementerian/lembaga (Simbara).
Adapun, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan optimistis CMA yang dilakukan antara Indonesia dan AS bisa berjalan mulus, karena Negara Adidaya tersebut memerlukan mineral penting dari Indonesia untuk memastikan perkembangan kendaraan listrik di negerinya berjalan sesuai harapan.
Dia pun mengaku sudah melakukan perbincangan dengan Koordinator Khusus Presiden AS untuk Infrastruktur Global dan Keamanan Energi di Departemen Luar Negeri AS Amos Hochstein, serta Penasihat Keamanan AS Jack Sullivan untuk menjelaskan posisi Indonesia dalam hal penghiliran.
Sekadar diketahui, berdasarkan data Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), Indonesia menjadi negara dengan cadangan nikel terbesar di dunia, yakni 21 juta metrik ton pada 2022 atau setara 22% cadangan global.
Investasi miliaran dolar AS pun telah mengalir ke Indonesia untuk mengolah nikel menjadi baterai. Namun, industri smelter di dalam negeri masih didominasi oleh perusahaan Tiongkok, sehingga produk Indonesia berisiko tersingkir dari pasar AS dan Eropa.
Misalnya saja Ford Motor Co. diketahui mengambil saham di pabrik baterai nikel di Indonesia yang dibangun oleh Vale SA dan Zhejiang Huayou Cobalt Co., sedangkan BASF SE dan Eramet SA berencana menghabiskan US$2,6 miliar untuk membangun kilang nikel kobalt di negara tersebut.
Desa yang Dirindukan
Keberlanjutan menjadi isu di berbagai sektor, termasuk pariwisata.
Konsepnya, pariwisata berkelanjutan dapat berdampak jangka panjang. Organisasi
Pariwisata Dunia PBB atau UNWTO merilis 54 desa terbaik di dunia pada 2023. Desa-desa
itu tersebar di berbagai belahan dunia, seperti Hakuda di Jepang, Lerici di
Italia, dan Slunj di Kroasia. Desa Penglipuran di Kabupaten Bangli, Bali, ada
dalam daftar tersebut. Desa tradisional yang berkomitmen memelihara arsitektur
tradisional, adatistiadat, dan cara hidupnya itu berupaya menyeimbangkan
kedatangan pengunjung dengan penghormatan atas keunikan budaya desa. Pada 2021,
Desa Nglanggeran di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta, memperoleh predikat
serupa. Desa yang memiliki keindahan lanskap natural dan keunikan gunung api
purba itu mengembangkan konsep wisata
berbasis komunitas. Di desa yang sebagian besar warganya bertani, bercocok
tanam, dan beternak itu, turis bisa tinggal di rumah inap (homestay) sambil
berinteraksi dengan penduduk desa.
Prakarsa desa terbaik dunia secara global merupakan bagian dari
Program Pariwisata untuk Pengembangan Perdesaan. Program UNWTO ini membantu
pengembangan dan inklusi wilayah perdesaan, memerangi depopulasi, meningkatkan inovasi
dan integrasi rantai nilai pariwisata, serta mendorong praktik-praktik
keberlanjutan. Desa-desa yang mengajukan aplikasi sebagai desa terbaik dievaluasi,
antara lain dalam hal tata kelola dan prioritas pariwisata serta keberlanjutan
ekonomi, sosial, dan lingkungan. Mengutip Proyeksi Ekonomi IMF, pariwisata
merupakan salah satu penggerak pemulihan dan pertumbuhan ekonomi. Hal ini
sejalan dengan data kunjungan wisatawan internasional global yang pada akhir
2023 diperkirakan 80-95 % dari kunjungan sebelum pandemi Covid-19. Berdasar
data BPS, pada Januari-September 2023 ada 8,513 juta kunjungan wisatawan mancanegara
ke Indonesia dan 626,09 juta perjalanan wisatawan nusantara di Indonesia. Aktivitas
wisatawan memicu pergerakan di berbagai lapangan usaha, di antaranya
transportasi serta akomodasi dan makan-minum. (Yoga)
UMKM Malaysia Berkolaborasi di Indonesia
Modal Asing Masuk, Tren Rupiah Menguat
”Selilit” Minyak Goreng Sawit di Tahun Politik
Di balik kenaikan harga sejumlah komoditas pangan di dalam
negeri, harga minyak goreng masih cukup terjaga baik. Namun, bukan berarti
baik-baik saja. Masih ada ”selilit” di balik terkendalinya harga minyak goreng
hasil olahan sawit ini. Tak seperti beras, gula, cabai rawit, cabai merah, dan
jagung pakan, harga minyak goreng cukup terkendali. Berdasarkan data Sistem
Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok Kemendag, per 17 November 2023, harga
rata-rata nasional minyak goreng curah Rp 14.500 per liter, Minyakita Rp 15.500
per liter, dan minyak goreng premium Rp 20.600 per liter. Hal itu terjadi
lantaran harga CPO dunia sudah tak setinggi tahun lalu. Selain itu, pemerintah
juga masih menggulirkan program Minyak Goreng Kemasan Rakyat (MGKR), yang berjalan
beriringan dengan kebijakan kewajiban memasok kebutuhan dalam negeri (DMO)
minyak goreng.
Kemendag menargetkan pemenuhan DMO minyak goreng itu
sebanyak 300.000 ton per bulan. Pada Oktober 2023, rata- rata realisasi
pemenuhan DMO itu mencapai 87,51 %. Untuk menjaga stabilitas stok dan harga
minyak goreng pada tahun politik 2024, pemerintah akan melanjutkan program MGKR
dan DMO. Hal ini penting agar harga minyak goreng sawit tak ikut melonjak,
seperti harga sejumlah komoditas lain. Meski demikian, kebijakan lama
pengendalian harga minyak goreng telah meninggalkan ”selilit”. Hal itu mulai
dari utang pemerintah kepada peritel, kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas
ekspor CPO dan turunannya pada 2022, hingga gugatan perusahaan sawit besar
terhadap pemerintah. Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menyebut pemerintah
masih belum membayar utang Rp 344 miliar kepada para peritel. Utang itu terkait
dengan pembayaran selisih harga atau rafaksi minyak goreng dalam program Minyak
Goreng Satu Harga untuk mengendalikan lonjakan harga minyak goreng pada 2022. (Yoga)
Konsultan Asing untuk Atasi Roda Aus LRT Jabodebek
Kemenhub tengah berkolaborasi dengan konsultan internasional
asal Perancis, Systra, untuk menelusuri kendala roda aus yang dialami LRT Jabodebek.
Upaya ini dilakukan untuk mempercepat pemulihan layanan. Dirjen Perkeretaapian
Risal Wasal mengatakan, keterlibatan Systra diharapkan dapat memberikan masukan
yang komprehensif guna mengatasi masalah roda aus pada LRT Jabodebek. ”Kami
ingin fokus pada solusi untuk mengatasi kendala yang terjadi sehingga pemenuhan
headway 7,5 menit dapat segera terwujud,” kata Risal, Minggu (19/11).
Terkait dengan upaya penanganan yang tengah dilakukan, Risal
mengatakan, saat ini proses pembubutan roda masih berlangsung dan diharapkan segera
tuntas. Terlebih PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah melakukan pengadaan
mesin bubut tambahan untuk mempercepat perbaikan roda. Selain melakukan pembubutan
roda, upaya penanganan lain yang turut dilakukan adalah memperhalus profil
permukaan dan memberi cairan pelumas pada rel LRT Jabodebek. Kendati masih
membubut roda kereta, LRT Jabodebek saat ini masih beroperasi secara terbatas.
Pengguna LRT masih harus sabar karena hanya ada sembilan rangkaian kereta yang beroperasi
sehingga waktu tunggu menjadi lebih lama, 30 menit hingga satu jam. (Yoga)
Mengupayakan Pinjaman Daring Produktif dan Terlindungi
Pinjaman daring tumbuh pesat, menunjukkan besarnya kebutuhan
masyarakat akan pendanaan yang mudah. Namun, pertumbuhan itu diwarnai masalah. Tingkat
bunga tinggi, penagihan dengan kekerasan, dan maraknya pinjaman daring ilegal. Pinjaman
daring atau fintech peer-to-peer lending menjadi fenomena menarik pada layanan
sektor jasa keuangan sejak diluncurkan pada 2016. Pengajuan pinjaman yang mudah
dan cepat tak ayal membuat penyaluran pinjaman ini tumbuh pesat, tercermin dari
kinerja pertumbuhan fintech lending. Sampai September 2023, dari 102 platform
yang berizin OJK, outstanding pendanaan yang disalurkan tumbuh 14,28 persen
secara tahunan dengan nominal pendanaan Rp 55,7 triliun. Bahkan, secara
akumulasi total pendanaan per Agustus 2023 telah mencapai Rp 677,51 triliun,
dengan jumlah rekening pengguna, baik pemberi pinjaman (lender) maupun penerima
pinjaman (borrower), telah mencapai 120,88 juta rekening. Lebih dtail,
akumulasi rekening penerima pinjaman mencapai 119,80 juta rekening, sedangkan
rekening pemberi pinjaman 1,08 juta rekening, dengan 19,13 juta rekening
penerima pinjaman dan 180.810 rekening pemberi pinjaman yang aktif.
Pesatnya pertumbuhan industri fintech lending dibayangi
sejumlah tantangan, Pertama, layanan pendanaan ini masih didominasi oleh pinjaman
konsumtif. Penyaluran pendanaan fintech lending ke sektor produktif, seperti
UMKM baru 36,57 %. Kedua, tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat mengenai
pinjaman daring masih sangat rendah. Berdasarkan data Survei Nasional Literasi
dan Inklusi Keuangan (SNLIK) tahun 2022, tingkatliterasi keuangan fintech lending
baru 10,90 %% dengan tingkat inklusi keuangan hanya 2,56 %, masih sangat rendah
(less literate) dibandingkan tingkat nasional yang tingkat literasi dan inklusi
keuangannya masing-masing 49,68 % dan 85,10 %. Tantangan ketiga adalah maraknya
masyarakat yang terjebak pinjaman daring atau kerap disebut pinjol yang ilegal.
Keempat, industri fintech lending juga masih harus mengatasi sejumlah isu. Di
antaranya kebutuhan permodalan, tata kelola dan manajemen risiko, keandalan
sistem teknologi informasi, serta credit scoring industri. (Yoga)
Indonesia dan Pertemuan APEC
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









