Proyek IKN Masih di Bawah Target
Pembiayaan untuk megaproyek pembangunan Ibu Kota Nusantara
(IKN) di Kaltim masih jauh dari target. Bahkan, sampai saat ini, belum ada
investor asing yang secara langsung berinvestasi. ”Tetapi sampai saat ini yang riil
untuk memulai (berinvestasi) memang belum. Namun, dengan tumpukan LoI (letter
of intent) sebesar itu, masak satu saja ndak. Saya kira akan banyak. Hanya kita
dahulukan dulu investor di dalam negeri,” kata Presiden Jokowi menjawab
pertanyaan wartawan ketika melepas bantuan kemanusiaan ke Palestina di Pangkalan
TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (20/11). Di APEC CEO Summit, Presiden
Jokowi menyebut saat ini adalah saat tepat untuk berinvestasi di Indonesia.
Indonesia dinilai menyediakan peluang besar karena pertumbuhan ekonomi yang
terus mencapai 5 % tahun 2023, demikian pula diperkirakan tahun 2024.
Tak hanya itu, ada potensi besar berupa kekayaan sumber daya
alam, bonus demografi, pasar yang besar, stabilitas ekonomi dan politik yang
terjaga, dan komitmen kuat untuk memastikan iklim investasi yang kondusif dan
kompetitif. Pemerintah Indonesia pun memprioritaskan pembangunan hilirisasi
industri, transisi energi, dan pembangunan ibu kota baru, yakni IKN. Deputi
Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN Agung Wicaksono dalam sambungan
telekonferensi, Senin (20/11), menyatakan, derasnya aliran masuk dana investasi
untuk memenuhi kebutuhan pembangunan IKN hanyalah soal waktu. Alasannya, minat investor
asing sangat tinggi di proyek pembangunan IKN. Sejauh ini, Otorita IKN telah menerima
305 surat pernyataan minat (letter of intent/LoI). Sebanyak 172 LoI di
antaranya berasal dari investor domestik, sedangkan 133 LoI sisanya berasal
dari investor asing. (Yoga)
Postingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Ketahanan Investasi di Sektor Hulu Migas
Pemerintah akan Menjaga Laju Invetasi Asing
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023