;
Kategori

Ekonomi

( 40465 )

Timteng Memanas, Ekonomi Rawan Terguncang

16 Apr 2024
Konflik di Timur Tengah (Timteng) memanas, menyusul serangan ratusan drone Iran ke Israel. Sabtu (13/4/2024) sebagai bentuk balasan atas serangan Israel yang telah menghancurkan gedung Konsulat Iran di Damaskus, Suriah, awal April. Selain memicu ketegangan regional hingga ke tingkat global, eskalasi konflik ini akan berdampak kepada perekonomian global serta meningkatkan resiko makro ekonomi Indonesia. Dengan kata lain, ekonomi Indonesia rawan terguncang  dan pertumbuhan ekonomi tahun ini bisa di bawah 5% atau 4,6-4,8%, dibandingkan 2023 sebesar 5,05%. Merespons situasi tersebut dan guna mengambil langkah-langkah antisipasif, menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyelenggarakan rapat terbatas dengan seluruh unsur kedeputian Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan sejumlah duta besar, Senin (16/4/2024). (Yetede)

Penurunan Tingkat Bunga Ganggu Kerja Fintech

16 Apr 2024
Penurunan tingkat suku bunga jasa Layanan fintech peer-to-peer lending (P2P lending)  yang dilakukan  secara bertahap sejak Januari 2024 berpotensi memengaruhi kinerja industri fintech ke depan. Pasalnya, penurunan tingkat bunga tersebut ditengarai bakal diikuti berkurangnya jumlah penyaluran dana ke fintech. Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda menilai, penurunan tingkat suku bunga  fintech  akan berdampak pada sikap lender, yang lebih mementingkan unsur safety dan mengejar keuntungan yang lebih tinggi. "Kalau secara hipotesa saya sebenarnya penyalurannya akan terkendala, karena dari sisi lender akan bereaksi terhadap penurunan tersebut. Dengan bunga turun sebenarnya menguntungkan sisi borower, tapi merugikan lender secara proposional, yang akhirnya mendapatkan manfaat bunga yang lebih sedikit dibandingkan kemarin (sebelumnya)," kata Nailul kepada Investor Daily. (Yetede)

Pasar Ponsel Global Rebound, Samsung Rebut Posisi Apple

16 Apr 2024
Lembaga riset International Data Corporation (IDC) melaporkan, pengiriman (shipment) telepon seluler (ponsel) secara global kembali mengalami peningkatan (rebound) pada kuartal I-2024,  yaitu mencapai 289,4 juta unit. Jumlah ini naik sebesar 7,8% dibandingkan kuartal I-2023 yang sebanyaj 268,5 juta unit. Sedangkan dari sisi brand, Samsung kembali merebut posisi puncak dengan jumlah shipment sebanyak 60,1 juta unit, setelah pada akhir 2023 lalu, Apple bertengger di posisi puncak. Worldwide Mobility and Consumer Device Trackers IDC Ryan Reith mengatakan, meskipun industri smartphone  belum sepenuhnya pulih, karena tantangan ekonomi makro yang masih menghantui pasar, industri smarphone memberikan sinyal positif, berada dalam tren pemulihan. (Yetede)

Para Pengembang Properti Kumpulkan Pendapatan Rp 97,46 Triliun

16 Apr 2024
Banyak kalangan menganggap bahwa bisnis properti tetap menggeliat pada 2024. Optimisme itu mencuat tak semata karena kebutuhan hunian yang masih tinggi, tapi juga dipicu oleh sejumlah faktor, seperti pertumbuhan ekonomi nasional dan insentif terhadap sektor properti. Optimisme itu juga tak lepas dari pertumbuhan pendapatan para emiten properti pada 2023. Mengutip laporan keuangan 76 emiten properti pada 2023 dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yakni dari  Rp91,25 triliun menjadi Rp 97,46 triliun. PT Lippo Karawaci Tbk menjadi emiten properti yang mencetak  pendapatan terbesar pada 2023. Bahkan emiten berkode saham LPKR ini mampu mendongkrak pendapatan sebesar 15% menjadi sekitar Rp 17 triliun. "Kami dengan bangga menyajikan hasil  keuangan tahun 2023, yang menunjukkan kinerja yang kuat dia seluruh segmen bisnis serta pengelolaan keuangan yang hati-hati di tingkat holding company," ujar Group CEO PT Lippo Karawaci Tbk, John Riadi. (Yetede)                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        

Segmen Perumahan Menjadi Otot Penjualan Gapuraorima

16 Apr 2024
Penjualan tahun 2023 PT Perdana Gapuraprima Tbk (Gapuraprima), bertumpu pada proyek perumahan, termasuk rumah toko (ruko). Segmen ini menyumbang sekitar 60% terhadap total penjualan emiten properti berkode saham GPRA itu. Direktur Utama PT Perdana Gapuraprima Tbk Arvin F Iskandar menerangkan, penjualan Gapuraprima pada 2023 sebesar Rp459,53 miliar atau naik 24% bila dibandingkan dengan torehan 2022 yang senilai Rp370,37 miliar. "Kenaikan disebabkan oleh penjualan perumahan dan ruko," kata Arvin. Saat ini Gapuraprima mengembangkan sejumlah proyek perumahan yang tersebar  diberbagai lokasi, antara lain Bukit Cimanggu City, Bogor (Jawa Barat) dan Garden Ville, Pamoyanan, Bogor (Jawa Barat) 

Ekspor Hasil Kehutanan Tembus USD 3,5 Mikiar

16 Apr 2024
Ekspor produk hasil pertanian kehutanan Indonesia Januari-Maret 2024 mencapai US$ 3,5 miliar, atau naik 8,3% dari periode sama tahun 2023. Pertumbuhan yang rebound itu sinyal baik bagi bergairahnya industri kehutanan nasional sehingga kinerja ekspor sektor  tersebut disepanjang tahun ini bisa menyamai 2023 yang sebesar US$ 13,16 miliar. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencatat, ekspor hasil hutan Indonesia pada tiga bulan pertama 2024 mencapai US$ 3,5 miliar. Produk pulp, kertas, dan panel kayu menjadi kontributor terbesar, masing-masing US$ 798,05 juta lalu, US$ 1,1 miliar, dan US$ 582,7 juta. Dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, ekspor sampai Maret itu tumbuh 8,3%. Hal ini menunjukkan kinerja ekspor yang rebound setelah hampir sepanjang 2023 misalnya, pertumbuhannya negatif atau minus 10,4%. Total ekspor produk  hasil hutan RI di 2023 tercatat US$ 13,16 miliar. Sedangkan KLHK mencanangkan target ekspor moderat tahun ini US$ 10 miliar. (Yetede)

Apa Penyebab Macet Mudik Lebaran 2024

16 Apr 2024
Segera setelah Lebaran, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mulai getol mengimbau masyarakat pulang lebih awal ke perantauan untuk mencegah penumpukan kendaraan di jalan. Setelah menghadiri rapat koordinasi persiapan arus balik pada 11 April lalu, ia menyarankan masyarakat pulang pada 12 dan 13 April. "Puncak arus balik diperkirakan terjadi pada Minggu dan Senin, 14-15 April," ujarnya saat itu. Tapi, toh, kemacetan tidak terelakkan. Di ruas jalan tol ataupun non-tol, pergerakan kendaraan tersendat selama puncak arus balik.

Di jalur selatan, kendaraan memadati Lingkar Gentong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, sejak H+1 Lebaran. Hingga kemarin siang, kendaraan ke arah Bandung dan Jakarta masih mengular. Selama arus balik, jalur ini tidak hanya dipadati pemudik, tapi juga wisatawan. Jalur yang menanjak dengan tikungan tajam memperlambat pergerakan kendaraan. Ribuan kendaraan juga memadati ruas Jalan Raya Puncak, Ciloto, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada akhir pekan lalu. Pada Sabtu, 13 April lalu, misalnya, seorang pengendara asal Jakarta Timur, Faisal, 34 tahun, mengaku terjebak antrean selama lima jam. Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Cianjur Ajun Komisaris Anjar Maulana menjelaskan bahwa kepadatan tersebut terjadi akibat kenaikan volume kendaraan roda dua.

Sejak saat itu kepolisian menerapkan sistem satu arah atau one-way. Rekayasa lalu lintas tersebut berakhir kemarin sore seiring dengan berkurangnya volume kendaraan. "Besok sudah mulai normal," ujar Kepala Satlantas Polres Bogor Ajun Komisaris Rizky Guntama, seperti dilansir Antara, kemarin. (Yetede)

Antrean Panjang Pelabuhan Penyeberangan

16 Apr 2024
KEMACETAN panjang terjadi di ruas jalan tol Tangerang-Merak empat hari menjelang Lebaran. Menurut catatan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), kemacetan selalu terjadi di penyeberangan lintas tersibuk, yakni di Pelabuhan Merak dan Bakauheni. Antrean panjang untuk naik kapal feri menyebabkan kemacetan sekitar 19 kilometer. 

Direktur Utama PT ASDP Ira Puspadewi mengatakan salah satu penyebab kepadatan adalah terdapat 19.700 kendaraan yang datang tidak sesuai dengan jadwal keberangkatan. Hal tersebut membuat level pelayanan berubah dan waktu tunggu menjadi sangat panjang. Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan kemacetan terjadi karena banyak pemudik yang masuk ke pelabuhan, tapi belum memiliki tiket.

Pemerhati kebijakan publik dan pelindungan konsumen, Agus Pambagio, mengatakan kemacetan kerap terjadi di area Pelabuhan Merak tiap periode Lebaran. Menurut dia, pemerintah dan ASDP perlu mengambil langkah tegas ihwal masalah tiket. Di antaranya tidak mengizinkan pemudik masuk pelabuhan jika tidak memiliki tiket. Selain itu, perlu diterapkan beberapa langkah antisipasi untuk mencegah kemacetan saat arus balik. (Yetede)

Tafsir Keliru Hak Menguasai oleh Negara

16 Apr 2024
KONFLIK pertanahan yang terjadi, terutama yang dipicu oleh proyek strategis nasional (PSN), diakibatkan tafsir pemerintah yang keliru terhadap makna “hak menguasai oleh negara”. Pemerintah, yang mewakili kepentingan negara, merasa memegang kendali penuh atas bumi, air, dan seluruh kekayaan alam yang terkandung di dalamnya. Jadi tak mengherankan pemerintah dengan entengnya merampas dan mengambil alih tanah-tanah rakyat atas nama kepentingan pembangunan. 

Wajah asli negara diperlihatkan melalui keputusan-keputusan pemerintah yang memihak kepada kepentingan investasi, khususnya asing dan swasta, ketimbang kepentingan rakyatnya sendiri. Cara pandang yang keliru ini berdampak tidak hanya terhadap hilangnya tanah dan lahan tempat warga negara berpijak, tapi juga lenyapnya ruang hidup serta masa depannya. Pemerintah tanpa tedeng aling-aling memaksa rakyat menyerahkan tanahnya dengan kedok “kepentingan umum”. 

Parahnya lagi, pemerintah seperti hendak mempertahankan politik domein verklaring warisan kolonialisme. Suatu cara pandang yang memperlakukan warga negara seperti tamu di rumahnya sendiri. Negara seolah-olah diposisikan sebagai pemilik tanah. Warga negara yang tidak dapat menunjukkan bukti sah kepemilikan lahan dan tanahnya akan diambil alih secara paksa oleh pemerintah. Politik ini digunakan sebagai dalih untuk merampas tanah-tanah rakyat. Hal ini merupakan penjajahan terhadap bangsa dan rakyatnya sendiri.  (Yetede)


Donasikan Bukumu Sekarang

15 Apr 2024

Rendahnya literasi masyarakat Indonesia bukan cuma karena minat baca, melainkan ketersediaan buku yang tidak merata. Karenanya, sejumlah orang memilih bergerak mendonasikan buku untuk mendekatkan akses bacaan ke masyarakat. Jarum jam belum menunjukkan pukul 09.00 saat Hardoni (33) tiba di Halte Transjakarta Kota, Jakarta, Sabtu (13/4). Langkahnya terhenti saat melewati lemari berbentuk trapesium di samping Taman Fatahillah. Ia sebuah buku dengan sampul berwarna merah dari tasnya, lalu meletakkannya di rak paling bawah. Lemari buku setinggi 1,7 meter itu dikelola Bookhive, perpustakaan bersama yang berada di sejumlah ruang publik.

Warga tak hanya bisa membaca dan meminjam buku, tetapi juga berdonasi buku dengan menitipkannya di lemari tersebut. Hardoni sudah familiar dengan gerakan literasi yang digagas pada 2021 itu. ”Saya pernah lihat dan baca di Taman Suropati dan beberapa stasiun MRT. Namun, baru pertama kali ini ikut berdonasi buku. Semoga buku ini dibaca dan bisa bermanfaat,” ujarnya. Karyawan bank swasta di Jaksel tersebut menyumbangkan buku berjudul Kebohongan di Dunia Maya: Memahami Teori dan Praktik-praktiknya di Indonesia, yang sudah selesai ia baca. Hardoni mengaku resah setiap membaca atau mendengar berita tentang rendahnya tingkat literasi masyarakat Indonesia.

Menurut dia, ketersediaan buku yang minim menjadi salah satu pemicu. ”Dengan berbagi buku, akan semakin banyak orang yang terliterasi. Saya tidak punya uang untuk membeli buku-buku baru. Jadi, saya menyumbangkan buku yang sudah habis dibaca,” tutur Hardoni. Skor membaca untuk Indonesia, menurut Program Penilaian Pelajar Internasional atau Programme for International Student Assessment (PISA) pada 2022, turun 12 poin menjadi 359 dibandingkan tahun 2018 dengan skor 371. Selain itu, berdasarkan hasil Asesmen Nasional tahun 2021, satu dari dua peserta didik jenjang SD sampai SMA juga belum mencapai kompetensi minimum literasi. Akses warga terhadap sumber bacaan juga minim. Standar UNESCO menyebutkan, setiap orang minimal membaca tiga buku setiap tahun.

Namun, di Indonesia, rasio koleksi perpustakaan daerah dengan jumlah penduduk sebesar 1:90. Artinya, satu buku ditunggu oleh 90 orang. Selain itu, minat baca masyarakat Indonesia juga hanya 0,001 %. Berarti, cuma 1 dari 1.000 orang yang rajin membaca. Di tengah pesimisme akibat rendahnya literasi warga, gerakan membaca terus dihidupkan. Tak cuma di taman kota, gerakan berbagi buku juga tumbuh di halte Transjakarta dan stasiun MRT. Warga bisa meminjam dan mendonasikan buku di rak buku yang disediakan. Gerakan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari komunitas literasi hingga penerbit. Munculnya gerakan berbagi buku menjadi oase di tengah buruknya tingkat literasi bangsa. Gerakan ini menunjukkan kepedulian untuk mendekatkan akses bacaan kepada masyarakat agar lebih merata. (Yoga)