;
Kategori

Ekonomi

( 40600 )

Apple Buyback Saham, Siapkan US$ 110 Miliar

04 May 2024

Apple bakal melakukan program pembelian kembali atau buyback saham. Nilainya US$ 110 miliar, sekitar Rp 1,76 kuadriliun. Aksi korporasi ini dilakukan di tengah tren penurunan harga sahamnya. Melansir Bloomberg, Jumat (3/2), nilai buyback saham tersebut sudah disetujui jajaran pengurus Apple. Dana yang disiapkan tersebut merupakan dana buyback terbesar yang dilakukan Apple sepanjang sejarahnya. Menurut data yang dikumpulkan perusahaan riset pasar Birinyi Associates, buyback terbesar sebelumnya dilakukan Apple, pada 2018 senilai US$ 100 miliar. Pada penutupan perdagangan Kamis (2/5), harga saham Apple ditutup naik 2,2% ke US$ 173,03. Tapi, posisi ini tercatat masih lebih rendah 12,6% dari level tertingginya pada US$ 198,11 di Desember 2023. Saham Apple tertekan sejak permintaan Iphone turun mengalami persaingan ketat di China. 

Apple juga melaporkan penurunan kinerja sepanjang kuartal I-2024. Namun, realisasinya masih melampaui proyeksi konsensus analis. Laba dan pendapatan Apple lebih baik dari perkiraan. Sepanjang tiga bulan pertama tahun ini, Apple membukukan pendapatan US$ 90,8 miliar, turun 4,3% secara tahunan. Konsensus analis sebelumnya memprediksi pendapatan produsen iphone ini hanya US$ 90,3 miliar. Namun, perusahaan ini memperkirakan pendapatannya pada kuartal II akan meningkat. Apple juga menaikkan dividen 4%. Ini memicu harapan bahwa perlambatan yang melanda kinerja Apple akan mulai mereda. CEO Apple Tim Cook mengatakan, Apple kemungkinan akan bisa mengembalikan dominasinya di pasar ponsel pintar, termasuk di pasar China. Kendati begitu, persaingan yang ketat dan tantangan peraturan memang tak bisa dihindarkan. "Penjualan Iphone masih mengalami pertumbuhan di beberapa pasar, termasuk China," ujarnya.

Inflasi Thailand Melesat

04 May 2024

Inflasi Thailand pada April naik untuk pertama kalinya dalam tujuh bulan. Kenaikan ini didorong kebijakan pemerintah yang mengizinkan pengecer minyak menaikkan harga solar. Selain itu, inflasi terdorong oleh kenaikan harga makanan segar dan kemasan akibat gelombang panas yang meningkat di Thailand. Kementerian Perdagangan melaporkan, inflasi Thailand berdasar consumer price index (CPI) naik 0,2% di April. Sementara konsensus analis sebelumnya memprediksi CPI turun 0,2%. Kenaikan inflasi sejalan dengan target Bank of Thailand. Bank ini menargetkan inflasi akan kembali ke kisaran 1%- 3% pada akhir tahun.

Berwisata ke Palopo yang Unik

03 May 2024

Ketika di Sulsel dan berada jauh dari Makassar, tetapi tetap bisa nongkrong di resto waralaba layaknya di kota besar lain, jawabannya adalah Kota Palopo, yang berjarak 370 km dari Makassar. Di sini banyak restoran waralaba nasional bahkan internasional. Kafe lokal dengan beragam konsep dan sajian juga tak kalah banyak. Berbagai warung yang menjual kapurung, makanan tradisional dan khas Palopo yang terbuat dari sagu, tidak mau kalah eksis. Semua punya peminat, semua punya tempat. Kondisi itu membuat Andarias (45) yang berencana datang sehari ke Palopo untuk menghadiri acara pernikahan kerabatnya, memutuskan tinggal beberapa hari. Bersama istri dan anaknya yang berusia 7 tahun, mereka terbang dari Kaltim.

”Niatnya cuma mau datang acara nikahan lalu pulang, akhirnya jadi tinggal beberapa hari. Ternyata di sini cukup ramai. Banyak tempat makan dan nongkrong. Mau ke mana-mana mudah karena ada transportasi online,” katanya. Lama tak ke Palopo, dia takjub melihat perkembangan kota kecil ini. Indra Kamaruddin, Manajer Regional Sulawesi PT Deli Grup, yang datang untuk urusan kerja berkata, ”Saya keliling beberapa hotel cari kamar, umumnya penuh terisi. Katanya sedang banyak acara dalam beberapa hari ini sampai kamar hotel banyak dipesan jauh-jauh hari,” ujarnya, Sabtu (27/4).

Petugas hotel menjelaskan pekan itu banyak kegiatan. Ada seminar, pelatihan, hingga ajang balap sepeda motor yang digelar di Sirkuit Ratona Motorsport. Ajang balap tingkat nasional ini diramaikan ratusan pebalap. Berbagai seminar dan pelatihan yang digelar juga dihadiri ratusan peserta. Saat berkeliling ke sejumlah hotel untuk mencari kamar, baliho bertuliskan selamat datang peserta pelatihan maupun seminar dan berbagai acara terpampang jelas di halaman-halaman hotel. Restoran, kafe, warung kopi, hingga tempat makan kaki lima selalu ramai.

Palopo adalah kota kecil yang strategis sekaligus unik. Dalam perencanaan pembangunan provinsi, Luwu Raya ditetapkan sebagai kawasan ekonomi terpadu dan peran Palopo cukup strategis karena menjadi hub. Kota ini juga unik karena masih memiliki tutupan hutan juga lahan pertanian dan perkebunan hingga 50 %. ”Selain jasa, Palopo terus didorong untuk pengembangan pariwisata serta sektor produksi pertanian dan perkebunan. Penataan lahan pertanian dan perkebunan sekaligus jadi obyek wisata. Artinya, pertanian mendapat keuntungan dari produksi dan sebagai tempat wisata,” ujar Pj Walikota Palopo Asrul Sani. Apa pun, potensi dan pesona Palopo yang kini tengah mekar diharapkan dapat berkelanjutab. (Yoga)


Warga Jepang Turut ”Melibas” Yen

03 May 2024

Kurs yen diperkirakan akan terus melemah hingga ke level 160 yen per USD. Penyebab utamanya adalah selisih besar antara suku bunga inti di AS dan Jepang. Upaya intervensi yang dilakukan Bank Sentral Jepang (BoJ) juga diperkirakan akan sia-sia. Pada 1 Mei 2024, kurs yen tercatat pada kisaran 157,9 yen per USD. Kurs yen, menurut survei BoJ, seharusnya di kisaran 141,42 yen per USD, seperti diberitakan harian The Japan Times, 30 April 2024. Masato Kanda, Wakil Menkeu Jepang untuk urusan internasional, menyebutkan, ada spekulasi penyebab anjloknya kurs yen. Ia mengingatkan, otoritas moneter Jepang siap merespons 24 jam sehari dan 365 hari per tahun agar yen tidak merosot lebih lanjut.

Menurut The Financial Times, BoJ tampaknya telah melakukan intervensi dengan mengguyur pasar setara 35 miliar USD. Akan tetapi, kurs yen tidak kunjung menguat. ”Kurs yen mungkin tidak jatuh tajam, tetapi sulit untuk memulihkan kurs yen karena kelemahannya. Masalah yang sedang terjadi, kejatuhan yen, bukan hanya karena aksi investor asing dan para spekulan. Warga Jepang juga memperkirakan yen masih akan terus melemah,” kata Koji Fukaya dari perusahaan konsultan, Market Risk Advisory Co. Menurut Reuters, warga biasa Jepang dihinggapi pikiran tentang yen yang akan terus melemah. Akibatnya, mereka menabung dalam denominasi non-yen.

Jika tetap memegang yen, mereka akan ketiban beban karena biaya impor, seperti energi, akan meninggi seiring pelemahan yen. Maka, warga mengamankan diri dengan memegang, antara lain, USD. Kelemahan yen paling mendasar terletak pada perbedaan suku bunga inti AS yang kini 5,25 %. Angka itu sangat jauh di atas suku bunga inti Jepang, yaitu pada kisaran 0-0,1 %. Situasi ini mendorong pelaku di pasar valuta asing meminjam dana dalam yen yang berbunga rendah dan menyimpannya dalam USD dengan bunga lebih tinggi. Hal ini disebut carry trade dalam pasar valas. Jika simpanan jatuh tempo, keuntungan dari suku bunga simpanan dalam USD akan tinggi, ditambah lagi dengan merosotnya kurs yen terhadap USD. Omzet pinjam-meminjam seperti ini terus berulang. Maka, takdir yen memang akan melemah, terlepas ada atau tidaknya intevensi BoJ. (Yoga)


Investasi Microsoft untuk Malaysia Melebihi Nilai di Indonesia

03 May 2024

CEO Microsoft Satya Nadella mengumumkan investasi sebesar 2,2 miliar USD untuk Malaysia. Jumlah modal untuk pengembangan teknologi kecerdasan buatan atau AI dan komputasi awan itu lebih besar dibandingkan yang dikucurkan kepada Indonesia, yakni 1,7 miliar USD. Nadella mengumumkan investasi itu ketika memberikan kuliah umum di Kuala Lumpur, Kamis (2/5). Kunjungan ke Malaysia itu sekaligus menutup turnya ke Asia Tenggara. Pada Selasa (30/4) lalu, Nadella berada di Jakarta. Lalu, pada Rabu (1/5), ia singgah di Bangkok, Thailand.

Kedatangan Nadella untuk mengembangkan industri AI, komputasi awan, dan pengelolaan pangkalan data berbasis peranti lunak Microsoft. Teknologi yang ditawarkan, antara lain, Microsoft Azure, OpenAI, dan Mistral AI. ”Investasi sebesar 2,2 miliar USD ini adalah investasi tunggal terbesar di Malaysia selama 32 tahun terakhir,” kata Nadella di Malaysia. Selama empat tahun ke depan, kata Nadella, Microsoft akan membangun kapasitas Malaysia sebagai pelaku industri teknologi berbasis kecerdasan buatan dan komputasi awan. Pada saat yang sama, pembangunan itu dinilai juga akan membuka lowongan pekerjaan untuk 200.000 warga lokal.

”Pemakaian teknologi ini memungkinkan pembangunan perekonomian yang inklusif dan memastikan inovasi tercipta. Ekonomi kini berlandaskan penguasaan teknologi,” ujar Nadella. Sebelumnya, Nadella berada di Jakarta dan mengumumkan investasi untuk pengembangan kecerdasan buatan, komputasi awan, dan pengelolaan pangkalan data senilaitotal 1,7 miliar USD, yang akan membuka lowongan pekerjaan untuk 840.000 penduduk Indonesia. Di Thailand, Nadella tidak mengumumkan nilai investasi yang akan dikucurkan oleh Microsoft. Akan tetapi, ia menjanjikan lowongan pekerjaan untuk 100.000 warga Thailand. Kedatangan Nadella ke Asia Tenggara ialah bagian dari misi Microsoft untuk menjadikan kawasan tersebut sebagai salah satu ”hub” teknologi dunia. (Yoga)


Langkah The Fed Picu Penguatan Rupiah

03 May 2024

Bank Sentral AS, The Federal Reserve atau The Fed memutuskan tetap mempertahankan suku bunga acuannya, yang membuat nilai tukar rupiah terhadap USD sedikit menguat. Namun, era suku bunga tinggi ini akan berdampak terhadap partumbuhan ekonomi Indonesia dan kinerja perbankan. The Fed melalui rapat dewan kebijakanTheFed (FOMC), Rabu (1/5) waktu setempat, memutuskan tetap mempertahankan tingkat suku bunga acuannya (Fed FundRate/FFR) pada level 5,25-5,5 %, dengan pertimbangan data inflasi AS yang masih berada di atas ekspektasi sebesar 2 %. Ke depan, The Fed kemungkinan besar tidak akan menempuh kebijakan kenaikan FFR untuk meredam laju inflasi tersebut. Dengan demikian, focus kebijakan The Fed saat ini adalah mempertahankan stance kebijakan ketat.

”Jadi, menurut saya, kecil kemungkinan kebijakan suku bunga berikutnya adalah kenaikan. Saya katakan, itu (kenaikan FFR) kemungkinan besar tidak terjadi,” kata Chairman The Fed Jerome Powell dalam konferensi pers FOMC sebagaimana dilansir Reuters. Negara-negara lain dan pasar keuangan tengah beradaptasi dengan baik terhadap pertumbuhan ekonomi dan divergensi kebijakan moneter dengan AS. Kepala Departemen Pengelolaan Moneter BI Edi Susiato, Kamis (2/5), mengatakan, pernyataan terkini The Fed dimaknai sebagian pelaku pasar sebagai stance kebijakan yang agak longgar (dovish). Hal ini membuat para pelaku pasar berspekulasi pemangkasan FFR oleh The Fed akan lebih maju, dari sebelumnya pada Oktober/November 2024 menjadi September 2024.

”Perkembangan tersebut menyebabkan banyak mata uang emerging market (negara berkembang) Asia mengalami penguatan, termasuk rupiah,” katanya. Mengutip data Jakarta Interbank Spot Dollar (Jisdor) pada Kamis (5/2), rupiah ditutup berada pada level Rp 16.202 per USD atau menguat 0,45 % dibanding penutupan pasar sebelumnya. Kendati demikian, rupiah masih berada di atas level Rp 16.000 per USD selama hampir dua pecan berturut-turut sejak pasar spot rupiah kembali dibuka setelah libur Lebaran. BI memperkirakan, rupiah berangsur-angsur akan menguat hingga akhir tahun 2024. Pada triwulan II-2024, rupiah terhadap USD akan menguat rata-rata ke level Rp 16.200, Rp 16.000 pada triwulan III-2024, dan Rp 15.800 pada triwulan IV-2024. (Yoga)


Inflasi Pangan Mulai Mereda

03 May 2024

Tekanan inflasi tahunan komponen harga bergejolak,terutama pangan, mulai mereda pada April 2024. Meski begitu, tingkat inflasi tahunan komponen tersebut masih tinggi. BPS, Kamis (2/5) merilis, tingkat inflasi pada April 2024 sebesar 0,25 % secara bulanan dan 3 % secara tahunan. Tingkat inflasi bulanan dan tahunan itu lebih rendah dibandingkan Maret 2024. Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, komoditas utama penyumbang inflasi bulanan pada April 2024 adalah tiket pesawat, bawang merah, dan emas perhiasan. Inflasi pada periode Lebaran itu cukup rendah karena harga pangan relatif terkendali. Beras, yang selama delapan bulan terakhir menyumbang inflasi secara berturut-turut, pada April 2024 justru mengalami deflasi 2,72 %, lantaran produksi beras terus meningkat seiring panen raya padi pada Maret dan April 2024 yang masing-masing 3,38 juta ton dan 5,52 juta ton.

”Kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau pada April 2024 juga mengalami deflasi 0,03  % secara bulanan. Begitu juga dengan komponen harga bergejolak yang deflasi 0,31 % secara bulanan,” ujarnya dalam konferensi pers yang digelar secara hibrida di Jakarta. Kendati begitu, secara tahunan, kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau masih mengalami inflasi 7,04%. Andilnya terhadap inflasi tahunan juga masih besar, yakni 1,98 %. BPS mencatat, tingkat inflasi tahunan komponen harga bergejolak pada April 2024 sebesar 9,63 %, turun dari inflasi tahunan Maret 2024 di 10,33 %. Komoditas yang memberikan andil inflasi komponen tersebut, antara lain, beras, bawang merah, cabai, serta daging dan telur ayam ras. (Yoga)


Perajin Tempe Terbebani

03 May 2024

Tampak aktivitas para pekerja di rumah produksi tempe di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (2/5/2024). Kenaikan harga kedelai impor bahan baku tempe akibat melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS dikeluhkan perajin. Karena mereka sulit menaikkan harga jual tempe produksi mereka, sehingga keuntungan menipis. (Yoga)

Daya Saing Produk Tuna RI di Eropa Perlu Didorong

03 May 2024

Peringatan Hari Tuna Sedunia pada 2 Mei 2024 menjadi alarm bagi Indonesia untuk mendorong daya saing komoditas unggulan itu. Sebagai penghasil tuna terbesar dunia, Indonesia belum mampu mendongkrak daya saing karena jangkauan pasar yang terbatas dan hambatan perdagangan. Pemerintah telah mencanangkan tahun ini sebagai Tahun Tuna Indonesia 2024, sebagai upaya memperkuat daya saing komoditas tuna di pasar global dan domestik serta pengelolaan tuna berkelanjutan. Indonesia merupakan pemasok tuna terbesar dunia dengan alat tangkap huhate (pole and line) dan pancing ulur (handline).

Ketua Asosiasi Perikanan Pole & Line dan Hand Line Indonesia (AP2HI) Janti Djuari menilai, upaya memenangi persaingan dagang tidak mudah meskipun produk tuna Indonesia telah mengantongi sertifikasi ekolabel dari Marine Stewardship Council (MSC), yang menandakan bahwa produk tuna ramah lingkungan dan memenuhi standar internasional. Pasar utama tuna Indonesia, antara lain, AS, Jepang, dan Uni Eropa. Namun, Indonesia dinilai belum memenuhi persyaratan pasar Uni Eropa yang semakin ketat, di antaranya, kapal penangkap tuna wajib memiliki nomor persetujuan (approval number) Uni Eropa dan industri pengolahan harus mengantongi nomor persetujuan ekspor ke Uni Eropa. Sementara itu, Uni Eropa menutup persetujuan baru bagi kapal dan industri di Indonesia.

”Pasar menginginkan produk yang tersertifikasi ekolabel, tetapi tidak mau bayar lebih. Sementara pasar Eropa tidak bisa dipenuhi secara maksimal karena ditutupnya persetujuan ekspor baru bagi kapal dan industri pengolahan tuna dari Indonesia,” ujarnya saat dihubungi pada Kamis (2/5). Janti menambahkan, produk tuna Indonesia juga terkendala hambatan bea masuk ke Uni Eropa sebesar 20,5 %, sedang beberapa negara pesaing sudah dibebaskan dari bea masuk. Ketimpangan perdagangan dunia itu menyebabkan nelayan turut memikul beban biaya dengan tekanan harga jual. Di sektor hulu, perikanan tradisional dengan alat tangkap huhate dan pancing ulur yang sudah diakui merupakan alat tangkap ramah lingkungan dan berkelanjutan masih harus bersaing dengan armada tangkap modern di area yang sama. Akibatnya, nelayan tradisional tersingkir. (Yoga)


Pariwisata, ”Minyak” Baru Arab Saudi

03 May 2024

Arab Saudi menjadi tujuan umat Islam dari seluruh penjuru dunia untuk beribadah haji dan umrah di Mekkah dan Madinah. Selain dikenal sebagai negara yang bergantung pada minyak sebagai sumber pendapatan, wisata religi juga melekat pada negara itu. Namun, paradigm itu perlahan bergeser kala Pemerintah Arab Saudi menyadari potensi negaranya bahwa pariwisata menjadi ”minyak” baru bagi pundi-pundi kekayaannya. Target-target ambisius pun ditetapkan, beriringan dengan megaproyek yang mulai dibangun Pemerintah Arab Saudi. Dalam wawancara Kompas dengan Otoritas Wisata Arab Saudi, Presiden Pasar Asia Pasifik untuk Arab Saudi Alhasan Aldabbagh, mengatakan visi 2030 mengacu pada pariwisata. Kami memiliki tujuan-tujuan besar untuk menjadikan wilayah Saudi sebagai destinasi papan atas global.

Selama ini, orang-orang datang ke Saudi untuk menjalankan ibadah haji dan umrah. Sekarang, kami telah membuka Saudi pada dunia untuk datang dan mengeksplorasi lebih jauh sembari berlibur dan menjalankan aktivitas-aktivitas utama lainnya. Dalam hal ini, Indonesia merupakan pasar penting untuk Saudi. Kami mencatat 100.000 pelaku perjalanan haji tiap tahun. Tahun lalu, pada 2023, kami mencatat 1,5 juta orang Indonesia melakukan perjalanan ke Saudi. Tahun ini, kami menargetkan 2,2 juta pelaku perjalanan Indonesia. Namun, perbedaannya, kami ingin masyarakat Indonesia, terutama dari kelas ekonomi A dan B, menghabiskan waktu berliburnya di Arab Saudi.

Pariwisata merupakan masa depan. Kami memiliki visi untuk mendiversifikasi ekonomi bukan hanya dari minyak. Pariwisata benar-benar merupakan ”minyak” baru bagi kami. Kami menyadari bahwa Saudi memiliki sudut-sudut menarik yang belum diketahui dunia. Kami ingin menonjolkan hal tersebut. Selain itu, masyarakat Saudi juga sangat menyambut para pelaku perjalanan. Hal ini amat penting jika kami ingin menjadi tuan rumah bagi banyak orang. Ketika kami memiliki pergerakan wisatawan inbound yang sehat, fenomena itu menciptakan keberagaman yang mampu membuka peluang bisnis dalam kolaborasi sains, pendidikan, seni, dan budaya.  Ada ”umrah plus”, menjalankan umrah sekaligus melakukan beragam aktivitas lain. Anda bisa memilih beraktivitas di sekitar Mekkah dan Madinah.

Aktivitas spiritual yang dilakukan, seperti, menggali sejarah Islam, sejarah para nabi, dan sejarah kerabat-kerabat nabi. Peristiwa-peristiwa penting sejak peperangan Islam, biografi para nabi, hingga museum-museum terkait bisa didalami lebih jauh. Ketika pengunjung memiliki banyak waktu, kami rekomendasikan untuk bepergian di luar Mekkah dan Madinah. Pelaku perjalanan bisa melihat Jeddah dengan bangunan-bangunannya yang telah berusia 1.000 tahun, tentu dilengkapi dengan mencicipi makanan lokal dan berbelanja di sana. Selain itu, Anda juga bisa mengunjungi Al-Ula yang sangat spesial. Beberapa selebritas Indonesia telah mengunjungi Al-Ula akhir-akhir ini. Kami sangat berharap lebih banyak orang Indonesia datang berkunjung. Sebab, ada pula museum terbuka yang menyajikan lanskap pegunungan dengan hotel-hotel mewah. Beragam kegiatan bisa dijajal, antara lain berkemah di padang pasir dan menyalakan api unggun di bawah hamparan bintang. Jelajah bukit pasir juga bisa dilakukan di sana. (Yoga)