;
Kategori

Ekonomi

( 40554 )

Jeli Menyiasati KPR

10 May 2024

Di tengah turbulensi ekonomi, kenaikan suku bunga KPR tidak hanya meningkatkan beban angsuran masyarakat, tetapi juga memicu pelemahan pasar properti. Mayoritas masyarakat selama ini menggunakan skema KPR ataupun kredit pemilikan apartemen (KPA) dalam pembiayaan perumahan. Survei Harga Properti Residensial BI per Triwulan IV-2023 memperlihatkan skema pembiayaan utama pembelian rumah primer adalah melalui KPR, yakni 75,89 % dari total pembiayaan. Langkah BI menaikkan suku bunga acuannya atau BI Rate sebesar 25 basis poin, yakni dari 6 % menjadi 6,25 % pada April 2024, diyakini sejumlah analis belum berdampak dalam jangka pendek (3-6 bulan mendatang). Namun, bila langkah BI itu diikuti perbankan dengan kenaikan suku bunga kredit, hal itu diprediksi bakal menurunkan minat penyerapan rumah karena biaya pembelian dan cicilan properti bakal lebih tinggi.

Platform Properti Rumah123.com dan 99.co mencatat korelasi pergerakan BI Rate terhadap pertumbuhan KPR/KPA. Saat suku bunga acuan turun, terjadi lonjakan pertumbuhan pemberian KPR/KPA secara tahunan dan saat suku bunga acuan meningkat, pertumbuhan kredit melambat. Tren historis memperlihatkan, terdapat jeda 6-12 bulan setelah suku bunga acuan meningkat, terjadi kenaikan suku bunga KPR/KPA. Kenaikan suku bunga kredit diikuti pertumbuhan pinjaman yang cenderung melambat. Menurut Head of Research Rumah123 Mariska Jaya, di tengah tantangan kondisi perekonomian yang tidak menentu, hadirnya kebijakan insentif dari pemerintah serta program promosi pembelian hunian oleh para pengembang dan perbankan dinilai cukup mampu menjaga geliat permintaan properti.

Masyarakat juga diharapkan dapat lebih bijaksana dalam melakukan perencanaan keuangan untuk membeli property serta lebih jeli membandingkan program KPR dari sejumlah bank. Selain itu, juga jeli memanfaatkan insentif pemerintah ataupun promo dari pengembang agar cicilan pembelian hunian tetap terjangkau. Bagi masyarakat yang sedang mencicil KPR dan menghadapi kenaikan suku bunga mengambang (floating rate), program pindah KPR bisa menjadi opsi. Pemindahan KPR ke bank lain (take over) yang menawarkan promo suku bunga KPR akan meringankan beban angsuran. Meskipun, pemindahan KPR ke bank lain itu juga menimbulkan biaya-biaya seperti halnya pengajuan awal KPR.

Ayunita (37), warga Bogor, menuturkan, ia telah mengalami tiga kali kenaikan suku bunga kredit selama 13 tahun menjadi nasabah KPR pada sebuah bank swasta. Terhadap kenaikan suku bunga KPR itu, ia pun selalu mengajukan keringanan cicilan kepada pihak bank. Tiga kali pengajuan keringanan angsuran tersebut dikabulkan pihak bank. Ia mencontohkan, ketika suku bunga KPR naik dan angsuran bulanannya meningkat dari Rp 2,2 juta menjadi Rp 2,4 juta, pihak bank menyepakati penurunan cicilan menjadi Rp 2,3 juta per bulan. Sewaktu suku bunga KPR kembali naik dan besar angsuran bertambah menjadi Rp 2,7 juta per bulan, ia meminta keringanan sehingga angsuran bulanan dikurangi menjadi Rp 2,5 juta. Demikian pula, ketika angsuran KPR naik lagi menjadi Rp 2,8 juta per bulan, ia berhasil negosiasi dengan pihak bank sehingga angsuran turun menjadi Rp 2,6 juta per bulan. (Yoga)


Negara Tetangga Lebih Memikat Investor

10 May 2024

Perusahaan-perusahaan teknologi besar, dari AS dan Eropa, yang ingin melakukan diversifikasi dari China, kini ramai berekspansi ke Asia Tenggara. Saat menjadi pembicara kunci di acara Microsoft Build: AI Day, Kamis (2/5) di Kuala Lumpur, Malaysia, Chairman dan CEO Microsoft Satya Nadella mengumumkan komitmen investasi 2,2 miliar USD ke Malaysia, untuk empat tahun mendatang dan dia sebut sebagai yang terbesar sepanjang 32 tahun operasionalisasi Microsoft di Malaysia. Komitmen investasi 2,2 miliar USD itu mencakup empat hal. Pertama, pembangunan infrastruktur komputasi awan dan kecerdasan buatan. Kedua, pelatihan keterampilan di bidang kecerdasan buatan bagi 200.000 warga Malaysia. Ketiga, pendirian pusat unggulan kecerdasan buatan dan peningkatan keamanan siber bersama Pemerintah Malaysia. Terakhir, dukungan untuk pertumbuhan komunitas pengembang Malaysia.

Saat mengunjungi Indonesia, masih dalam rangkaian acara Microsoft Build: AI Day, Selasa (30/4), di Jakarta, Nadella menyampaikan bahwa Microsoft akan menginvestasikan 1,7 miliar USD selama empat tahun ke depan untuk nfrastruktur cloud dan kecerdasan buatan, pelatihan keterampilan kecerdasan buatan bagi 840.000 orang Indonesia, dan dukungan untuk komunitas pengembang. Investasi yang terbesar sepanjang 29 tahun Microsoft hadir di Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, Asia Tenggara menjadi medan pertarungan industri teknologi bagi perusahaan teknologi raksasa dari negara Barat dan Timur. Laporan Policy Brief ASEAN Digital Community 2040 oleh Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA) 2023 menyebutkan, 80 % dari 440 juta pengguna internet di Asia Tenggara telah melakukan setidaknya satu pembelian daring dengan penetrasi internet sekitar 75 %. Hampir 70 % pengguna internet di beberapa AMS telah melakukan setidaknya satu pembelian daring.

Ketika persaingan antara AS dan China mengenai teknologi mutakhir dan pembatasan perdagangan semakin memanas, perusahaan-perusahaan teknologi besar, bahkan yang bergerak di sektor penting seperti semikonduktor dan kendaraan listrik, berupaya memperkuat rantai pasokan dan kemampuan produksi mereka di Asia Tenggara. Dengan pemerintahan yang stabil, banyaknya insinyur berbakat, dan infrastruktur teknologi canggih, Singapura telah lama menjadi rujukan bagi perusahaan teknologi dari Timur dan Barat. Mengutip The Investor Vafie Magazine, sejumlah perusahaan multinasional, di antaranya sektor teknologi semakin banyak menempatkan kantor pusat regional di Singapura demi penghematan dan mengejar peluang lebih luas. Reuters, pada Selasa (7/5), menuliskan, Amazon lewat bisnis komputasi awan AWS (Amazon Web Services) menyatakan komitmen investasi 8,8 miliar USD untuk durasi 2024-2028. CEO Apple Tim Cook saat berkunjung ke Singapura, bulan lalu, juga mengumumkan rencana investasi 250 juta USD.

Thailand dan Vietnam juga menjadi sasaran ekspansi investasi yang populer bagi perusahaan teknologi raksasa. Apple, misalnya, Nikkei Asia pada pekan lalu menuliskan, jumlah pemasok Apple yang beroperasi di Vietnam melonjak 40 % dari tahun lalu menjadi 35 %, sedang jumlah pemasok Apple di Thailand tumbuh sepertiga menjadi 24 pemasok. Wakil Menkominfo Nezar Patria, di sela-sela acara ThinkThank & Journalist Workshop: Accelerating Responsible AI Governance and Innovation with Copilot for Indonesia, Senin (6/5) mengakui bahwa salah satu faktor yang membuat perusahaan raksasa teknologi dari negara Barat dan Timur mau memperluas investasinya di Asia Tenggara ialah level adopsi teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Menurut dia, negara tetangga Indonesia, seperti Malaysia, sudah mempunyai level adopsi TIK yang lebih tinggi. ”Kita (Indonesia) masih di level awal,” ucapnya. (Yoga)


Pameran Food and Beverage Indonesia

10 May 2024

Para pengunjung tampak menyimak cara memasak dalam Pameran Food and Beverage Indonesia 2024 di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta, pada hari Kamis (9/5/2024). Pameran ini diikuti oleh lebih dari 100 perusahaan di bidang makanan dan minuman. Pameran kuliner yang bertujuan mendorong pertumbuhan dan penjualan produk industri makanan di Indonesia ini akan berlangsung hingga Sabtu (11/5). (Yoga)

Chandra Asri Group dan Glencore akan Akuisisi Aset Shell Energy and Chemical Park di Singapura

10 May 2024

Perusahaan Solusi Kimia dan Infrastruktur di Indonesia, PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group) dan Glencore plc (Glencore) menandatangani Perjanjian Jual Beli dengan Shell Singapore Pte. Ltd (SSPL) untuk mengakuisisi seluruh kepemilikannya di Shell Energy and Chemicals Park Singapore (SECP). Diketahui, Glencore merupakan salah satu perusahaan sumber daya alam terkemuka di dunia. Setelah melalui proses lelang yang kompetitif, CAPGC Pte. Ltd. (CAPGC), perusahaan patungan yang mayoritas dimiliki dan dioperasikan oleh Chandra Asri Group dan minoritas oleh Glencore melalui anak perusahaannya masing-masing, sepakat untuk mengakuisisi  SECP yang terdiri dari kilang minyak mentah dengan kapasitas  pemrosesan sebesar 237.000 barel per hari, ethylene cracker berkapasitas 1,1 juta metrik ton per tahun di Pulau Bukom dan aset kimia hilir di Pulau Jurong. Presiden Durektur dan CEO Chandra Asri Group Erwin Ciputra mengatakan, akuisisi ini merupakan keberhasilan dari strategi M&A terprogram untuk menjadi pemain   kimia dan infrastruktur terkemuka dan akan semakin memperkuat ketahanan bisnis Chandra Asri. (Yetede)

Menuju Pertumbuhan Inklusif

10 May 2024

Di tengah divergensi pemulihan global dan dampak scaring effect pandemi Covid-19, ketidakpastian pasar keuangan, dan ketegangan geopolitik saat ini telah menambah tantangan bagi banyak negara, khususnya bagi negara berkembang. Negara perkembang memiliki infrastruktur ekonomi yang seringkali bergantung pada sektor tertentu, sehingga disrupsi rantai pasok dan volatilitas harga karena tekanan eksternal bukan hanya mengancam potensi pertumbuhannya, tetapi juga berdampak pada kehidupan sosial-ekonomi masyarakat. Dengan resiko ketidakpastian global yang semakin meningkat, fokus kebijakan  lazim menjadi prioritas  pembangunan. Sehingga upaya mencapai pertumbuhan yang inklusif menjadi semakin menantang. Padahal, dalam konteks stabilitas, struktur ekonomi yang lebih inklusif yang didukung sumber daya dalam negeri yang solid, justru dapat memodernisasi dampak negatif dari risiko dari external driver. Tidak ada yang salah dalam kebijakan jangka pendek yang fokus dalam menyerap guncangan. Namun, pengembangan kebijakan masa depan perlu terus  berarah kepada kesejahteraan yang lebih luas, yaitu inklusivitas dan kesetaraan. (Yetede)

Kesejahteraan dan Kompentensi Guru Belum Tersentuh

10 May 2024

Anggaran pendidikan  minimal 20% dari APBN sejak tahun 2009 dengan jumlahnya yang terus meningkat, ternyata belum berdampak banyak terhadap perbaikan nasib insan pendidikan, terutama guru. Hingga kini, masih banyak guru yang memiliki kesejahteraan buruk, yang akhirnya membuat mereka  harus berurusan  dan terjerat kredit macet pinjaman online (pinjol). Ini juga dipicu oleh literasi  keuangan yang rendah, karena tingkat kompetansi yang juga rendah. Adanya keharusan anggaran pendidikan (mandatory spending) minimal 20% telah berdampak positif  terhadap ekses ke pendidikan dengan angka partisipasi sekolah yang kian meningkat. Namun demikian, kompetensi guru adalah diantara output/outcome yang masih perlu diperbaiki, selain skor PISA (Programme for International Student Assessment), HCI (Human Capital Index), dan ketimpangan kualitas pendidikan antar daerah. Hal ini diperkuat oleh hasil studi Bank Dunia yang menunjukkan beberapa permasalahan yang menjadi muara dari rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia. Lembaga keuangan internasional ini menemukan paling tidak ada empat aspek masalah yang salah satunya adalah kualitas guru yang belum memadai. (Yetede)

Sesuaikan Kebijakan baru, OJK Perkuat Pengawasan Perbankan

10 May 2024

OJK terus memperkuat pengawasan industri perbankan dengan mendukung dan menyesuaikan kebijakan  pengawasan. Hal ini sejalan dengan arah kebijakan perbankan global yang ditentukan oleh Basel Comiittee on Banking Supervision (BCBS). Basel Core Principles (BCP) for Effective Banking Sopervisioin telah diterbitkan pada pertemuan Basel Committee on Banking Supervisors (BCBS) di Swiss, yang merupakan versi pengkinian dari sebelumnya yang diluncurkan pada 2012. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dan Ediana Rae mengatakan, BCP terbaru memasukkan beberapa aspek risiko yang belum ada pada BCP versi sebelumnya, yaitu risiko iklim dan risiko digital sebagai risiko-risiko baru (new and emerging risks), penguatan tata kelola perusahaan dan praktik menajemen risiko, ketahanan operasional, dan penguatan aspek pengawasan makroprudensial. Menanggapi peluncuran BCP terbaru, Dian menyampaikan pentingnya kebijakan dan praktik pengawasan sektor perbankan di Indonesia sejalan dengan standar internasional terkini. Hal ini akan meningkatkan ketahanan sektor perbankan menghadapi berbagai dinamika kebijakan ke depannya, termasuk di bidang manajemen risiko iklim dan risiko digital. (Yetede)

Wacana 40 Kementerian Dinilai Cocok untuk Indonesia yang Besar

10 May 2024

Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Survei dan Poling Indonesia Igor Dirgantara mengatakan, wacana penambahan jumlah kementerian menjadi 40 kementerian cocok diterapkan karena Indonesia merupakan negara yang besar. Penambahan nomenklatur kementerian itu diharapkan bisa meningkatkan kinerja pada sektor-sektor tertentu dari pemerintahan Presiden terpilih Prabowo Subianto yang selama ini belum tersentuh oleh pemerintahan sebelumnya. "Indonesia kan negara yang besar, luas, penduduknya banyak pula, wajar jika kementeriannya ditambah sampai dengan 40 kementerian," kata Igor. Dia tak menampikkan bahwa penambahan jumlah kementeiran itu memunculkan istilah kabinet gemuk. Namun, kata gemuk diartikan negatif jika hanya merujuk pada seseorang. Akan tetapi, untuk sebuah negara, menurut Igor, kabinet gemuk harus dilihat dengan cara pandang yang berbeda  karena walaupun Prabowo mengusung keberlanjutan, perbaikanpun tetap diperlukan. Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Gerindra Habiburokhman nomenklatur kementerian menjadi 40 pada pemerintahan mendatang sebagai suatu yang bagus. (Yetede)

Menhan: RI Siap Tingkatkan Kerja Sama Pertahanan dengan India

10 May 2024

Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto yakin Duta Besar India untuk Indonesia yang baru menjabat, Sandeep Chakaravorty dapat memperkuat hubungan dan kerja sama dua negara di berbagai bidang. Kementerian Pertahanan RI dalam siaran resminya di Jakarta, Kamis (9.5/2024), menjelaskan Menhankam Prabowo menerima kunjungan Dubes Chakaravorty di Kantor Kemenham RI, Jakarta, Rabu (8/5/2024). Keduanya berbincang mengenai  kerja sama Indonesia  India yang selama ini berjalan, juga membahas pengenai peluang kolaborasi  yang dapat dibangun ke depan. "Saya yakin Yang Mulia mampu meningkatkan kerja sama serta membina hubungan harmonis antara kedua negara. Kementerian Pertahanan RI siap bekerja sama," kata Prabowo. Dalam pertemuan itu, Prabowo menekankan prioritas dua negara saat ini memastikan hubungan harmonis Indonesia-India terus terjaga. Ke depan, Prabowo menilai harus ada lebih banyak kerja sama yang menguntungkan kedua belah pihak. (Yetede)

Obral Saham Bank, Cuan Besar Menanti

10 May 2024

Penurunan tajam saham-saham perbankan dalam beberapa  waktu terakhir, membuat valuasinya kembali  murah dan menarik untuk berburu. Terlebih fundamental emiten perbankan masih solid, dan koreksi saham diyakini karena sentimen jangka pendek semata. Para analis juga kompak merekomondasikan beli saham-saham bank besar seperti Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dengan potensi  gain hingga 35%. "Ada optimisme bahwa pasar dan investor hanya membutuhkan alasan untuk kembali berinvestasi di saham-saham perbankan. Saat ini harga saham perbankan dapat  dikatakan cenderung murah dari sisi valuasi, karena fundamental dan prospek bisnisnya masih relatif stabil," kata Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus kepada Investor Daily. Nico mengatakan, beberapa saham perbankan unggulan di pasar modal Indonesia telah mencatatkan rekor tertinggi tahun ini. Sehingga, adanya koreksi terhadap harganya menjadi hal yang dianggap wajar. (Yetede)