INDY Akan Menebar Dividen US$ 30 Juta
Kendati laba bersih merosot, PT Indika Energy Tbk (INDY) masih akan membagikan dividen tunai kepada para pemegang sahamnya. Jumlah dividen yang akan dibagikan INDY senilai US$ 30 juta atau setara dengan US$ 0,0058 per saham.
Direktur Utama Indika Energy, Arsjad Rasjid menjelaskan, jadwal
recording date
dividen berlangsung pada 22 Mei 2024, dengan tanggal pembayaran atau pendistribusian dividen final tunai pada 5 Juni 2024 mendatang. Sebagai gambaran, jika dikonversi memakai asumsi kurs saat ini, total dividen yang dialokasikan INDY tersebut setara dengan Rp 480,73 miliar.
Keuntungan INDY menyusut 73,56% dibandingkan laba bersih sebesar US$ 452,67 juta pada tahun 2022. Penurunan
bottom line
tersebut sejalan dengan pelemahan dari sisi
top line
INDY. Pendapatan INDY turun 30,25% secara tahunan dari US$ 4,33 miliar menjadi US$ 3,02 miliar pada tahun 2023. Penurunan pendapatan tersebut antara lain akibat penurunan rata-rata harga jual batubara anak usaha INDY, PT Kideco Jaya Agung, pada tahun 2023 menjadi
Arsjad mengatakan, saat ini INDY akan fokus mengakselerasi pengembangan di bisnis non-batubara. Termasuk mineral, pembangkit listrik tenaga surya, kendaraan listrik, dan solusi berbasis alam.
sebesar US$ 72,9 per ton. Nilai tersebut merosot dibandingkan dengan US$ 86,6 per ton pada tahun sebelumnya.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023