;
Kategori

Ekonomi

( 40733 )

Rupiah dan Indeks Saham Makin Terpukul

13 Jun 2024

Pergerakan kurs rupiah hingga Indeks Harga Saham Gabungan bergerak ke titik terendah sepanjang 2024. Pengamat menilai, tren suku bunga tinggi, gejolak politik dalam negeri, sampai musim semi dividen saham menjadi faktor pelemahan. Mengutip data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), pada perdagangan Rabu (12/6) rupiah ditutup di level Rp 16.297 per USD atau melemah 5,26 % dibanding penutupan akhir 2023, sekaligus menjadi kurs rupiah terlemah sepanjang kalender berjalan 2024. Sementara IHSG sampai penutupan perdagangan hari Rabu berada di posisi 6.850, jatuh 5,7 % dibanding level IHSG di awal tahun di atas 7.300.

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI, Edi Susianto mengatakan, pelemahan rupiah dipengaruhi sentimen data tenaga kerja AS yang masih di atas ekspektasi pasar. Rilis data ketenagakerjaan AS belum lama ini mencatat kenaikan non-farm payroll, Mei lalu, hingga 272.000 pekerjaan. Data ini lebih tinggi dari 165.000 lapangan kerja di bulan April dan jauh melebihi ekspektasi 185.000 lapangan kerja. Non-farmpayrolls merupakan laporan penggajian sektor tenaga kerja di AS di luar pertanian yang mencakup 80 % tenaga kerja di bidang manufaktur, konstruksi, dan barang.

Hal ini mengakibatkan mata uang negara kawasan Asia, termasuk rupiah, melemah di pasar kontrak derivatif (non-deliverable forward/NDF). Rupiah di pasar NDF pada Senin (10/6) sempat berada di level Rp 16.320 per USD, kini sudah di Rp 16.300 per USD. Hal ini menyebabkan nilai tukar rupiah di pasar spot selama Senin-Rabu melemah. ”Saat ini, rupiah relatif terkendali di bawah Rp 16.300 per USD. BI memastikan berada di pasar untuk menjaga jangan sampai ada gejolak yang ekstrem dan menjaga keseimbangan supply-demand valas agar confidence pasar tetap terjaga,” katanya, Rabu. (Yoga)


Taksi Terbang Digarap untuk IKN

13 Jun 2024

Pesawat Intercrus Sola yang dikembangkan oleh PT Dirgantara Indonesia (Persero) dan PT Intercrus Aero Indonesia ditargetkan mengudara di langit Indonesia. Ibu Kota Nusantara atau IKN menjadi salah satu opsi pengoperasian perdana taksi terbang yang diklaim ramah lingkungan. Kedua perusahaan menandatangani nota kesepahaman (MoU) di Kota Bandung, Jabar, Rabu (12/6). Kesepahaman itu ditandatangani oleh CEO PT Intercrus Aero Indonesia Jeremy Hasian Saragih dan Direktur Niaga, Teknologi, dan Pengembangan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) M Arif Faisal. Momen penandatanganan ini disaksikan Dirut PTDI, Gita Amperiawan. Menurut Gita, nota kesepahaman itu terkait pengembangan teknologi transportasi udara yang bernama Intercrus Sola.

”Pemikiran bersama dengan PT Intercrus Aero Indonesia ini menghasilkan produk advanced air mobility (AAM). Kebetulan Jeremy dan tim sudah mulai menginisiasi rancangannya dan akan kami coba dengan serius. Dengan dukungan dari pemerintah, kepercayaan diri kami makin naik,” tuturnya. Produk berupa pesawat bertenaga listrik sehingga ramah lingkungan denan baling-baling menghadap vertikal atau multicopter ini memiliki kapasitas empat penumpang dan daya angkut hingga 1.200 kilogram. Menurut Gita, lingkup kerja sama yang dijalin ini mulai dari pengembangan, sertifikasi, manufaktur, hingga komersialisasi produk. Setiap unit akan diproduksi oleh PTDI sebagai pabrik pesawat satu-satunya di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara.

Jeremy menyatakan, pesawat yang mampu terbang dengan ketinggian 1.000 meter ini telah dirancang agar mudah dioperasikan dan kompak. ”Harga pesawat multicopter ini, belum bisa dipastikan. Estimasinya sekitar 600.000 USD dan akan kami coba tekan. Operasionalisasi cruising altitude (jelajah ketinggian) bisa sampai 1.000 meter. Nanti, saat pengoperasian perdana, mungkin berkisar 300-500 meter dan itu sudah diperhitungkan bisa di langit kota-kota Indonesia,” ujarnya. Pengoperasian penuh taksi terbang ini dilaksanakan tahun 2028. Sebelumnya, serangkaian tes hingga pemenuhan sertifikasi produk dilakukan untuk memastikan keamanan. Pembentukan tim teknis juga diharapkan bisa mengembangkan AAM untuk memenuhi kebutuhan sipil hingga pertahanan. IKN menjadi salah satu opsi untuk pengoperasian per-dana taksi terbang ini.(Yoga)


El Nino dan Kegagalan Impor Meredam Gejolak Harga Beras

13 Jun 2024

Meski pemerintah acapkali meyakinkan stok beras aman, lonjakan harga beras yang biasanya terjadi di akhir tahun hingga awal tahun berikutnya seolah menunjukkan kondisi sebaliknya. Pemerintah seakan tak kuasa menstabilkan harga. Ketika terjadi El Nino pada 2023 silam, Bulog sudah mengimpor beras dengan mempertimbangkan penurunan produksi gabah akibat El Nino. BPS mencatat, Indonesia mengimpor 3,06 juta ton beras sepanjang 2023, melompat 613,61 % dibanding pada 2022 (429.000 ton) tertinggi dalam rentang waktu 25 tahun terakhir. Pemerintah juga memutuskan kuota impor beras 2 juta ton tahun 2024 berdasarkan hasil rakortas di Kemenko Bidang Perekonomian pada 7 Desember 2023.

Tak cukup di situ, pada Februari 2024 pemerintah menambah kuota impor beras tahun 2024 menjadi 3,6 juta ton yang dilaksanakan Bulog mempertimbangkan penurunan produksi padi akibat El Nino. Namun, tetap saja kebijakan impor itu tak berkutik terhadap kenaikan harga beras. Pada akhir tahun 2023 hingga awal tahun 2024, harga beras melonjak tajam. Pada Oktober 2023, harga beras medium menjadi Rp 13.852 per kg, lebih tinggi dibanding dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah berdasarkan zonasi kisaran Rp 10.900 per kg-Rp 11.800 per kg.

Bulog berupaya menurunkan harga dengan melepas beras ke pasar induk sebanyak 23.559 ton. (Kompas, 24/10/2023). Nyatanya, hingga awal tahun 2024, harga beras masih tinggi. Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi mengatakan, impor beras dilakukan supaya cadangan beras pemerintah tetap aman. Sebab, produksi beras yang rendah akan diikuti kenaikan harga beras. Kebijakan impor beras yang tak kuasa meredam kenaikan harga beras itu membuat petani gelisah. ”Gini nasib petani, ya? Gabah dihargai murah saat panen raya. Ada impor beras dan bantuan beras pasar murah juga,” ucap Yanto, petani di Ngawi, Jatim, Maret. (Yoga)


Chandra Asri Group, ASECH, dan Jimbaran Hijau Resmikan Inovasi Showcase Nasional Jalan Aspal Plastik di Bali

13 Jun 2024
PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group), perusahaan solusi kimia dan infrastruktur terkemuka di Indonesia,  berkolaborasi dengan ASEAN Center of Excellent on Smart City (ASECH) dan Jimbaran Hijau meresmikan Showcash Nasional Jalan Aspal Plastik di Kawasan Jimbaran Hijau pada Selasa (11/6/2024). Bali dipilih sebagai Showcase karena lokasinya yang strategis (internasional hub), memiliki banyak lembaga swadaya masyarakat dan komunitas, serta tersohor sebagai destinasi rekreasi terbaik di dunia, sehingga dapat mendorong peningkatan adopsi inovasi aspal plastik ini di Indonesia. Direktur Legal, External Affairs & Circular Economy Chandra Asri Group Edi Rivai menyampaikan sebagai mitra pertumbuhan, Chandra Asri Group berkomitmen untuk mendorong penerapan aspal plastik secara berkelanjutan sebagai solusi  bagi permasalahan  sampah plastik di berbagai wilayah di Indonesia. (Yetede)

April, Laba Fintech Lending Anjlok 40%

13 Jun 2024
OJK mencatatkan laba bersih yang dikantongi industri financial technology (fintech) peer to peer (P2P) lending per April 2024 senilai Rp 172,84 miliar. Nilai tersebut anjlok 40,29% dibandingkan posisi April 2023 yang sebesar Rp289,46 miliar. "Berdasarkan data per April 2024, industri fintech lending secara agregat mencatat laba setelah pajak sebesar  pada 2024," ungkap Kepala Ekskutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangannya Lainnya OJK Agusman. Meskipun dari sisi profitabilitas mengalami penyusutan yang dalam, Agusman mengungkapkan pada  industri P2P lending, pertumbuhan outstanding pembiayaan di April 2024 terus melanjutkan peningkatan menjadi 24,16% secara yoy dibandingkan posisi Maret 2024 sebesar 21,85% (yoy) dengan nominal sebesar Rp62,74 triliun. (Yetede)

Review FCA dan Kebijakan The Fed Kunci Keberhasilan IHSG

13 Jun 2024

Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali melanjutkan penurunan (-0,08%) pada Rabu (12/6/2024) ke level 6.850. Koreksi IHSG yang telah mencapai -5,81% sejak awal tahun ini (year to date/ytd), diharapkan terhenti apabila ada suntikan sentimen positif ke pasar  seperti peninjauan ulang (review) kebijakan metode papan pemantauan khusus (full call auction/FCA) dan potensi penurunan suku bunga The Fed. Kedua sentimen ini bisa mengembalikan kepercayaan investor  lokal dan asing untuk kembali masuk dan bertransaksi di pasar saham dalam negeri. 

Analis Stocknow.id Abdul Haq mengungkapkan, tren baearish IHSG dimulai sejak kebijakan FCA diterapkan terhadap saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN). Hal ini menjadi sentimen pemberat bagi IHSG, dan menunjukkan bahwa  investor kurang yakin terhadap kebijakan yang diterapkan oleh bursa saham BREN. "(IHSG berpotensi rebound)  dengan adanya sentimen pendukung seperti BREN yang keluar dari papan pemantauan khusus (FCA) hingga capital inflow dari asing, yang disebabkan oleh peningkatan kepercayaan investor terhadap pasar saham Indonesia, pasca peninjauan ulang kebijakan FCA bursa," ujar Abdul. (Yetede)

Tiga Proyek Kereta Api di Tawarkan ke Investor

13 Jun 2024
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal  Perkeretapian (DJKA) menawarkan sejumlah proyek kereta api (KA) di Tanah Air kepada investor asing untuk dikerjasamakan. Direktur Jenderal Perkeretapian Kemenhub, Risal Wasal mengatakan sejumlah proyek infrastruktur perkertaapian yang ditawarkan diantaranya rencana pengembangan kereta api (KA) perkotaan bandung. Selain itu, DJKA juga menawarkan KA Bandara serta KA perkotaan IKN kepada para investor sebagai proyek potensial untuk dikerjasamakan. Sejumlah proyek tersebut, dipaparkan Risal kepada para peserta forum dan pameran 17th Shanghai Internasional Exhibition of Intercity and Urban Mass, Rail-Metro China 2024 yang diselenggarakan pada tanggal 5-7 Juni 2024 di Shanghai Exbihiton for Intercity and Urban Mass Transit, Shanghai, China.  Dalam paparan bertajuk Foreseeing Indonesia : A Rail-Based Emerging Power tersebut merupakan bagian dari Rencana Strategis (Renstra) DJKA 2024-2029. (Yetede)

Rupiah Tertekan, Ruang Fiskal Makin Sempit

13 Jun 2024

Pemerintah perlu mencermati tren pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Jika rupiah semakin terpuruk, konsekuensinya anggaran belanja membengkak dan ruang fiskal pemerintah semakin sempit. Di saat yang sama, pemerintahan transisi sedang membutuhkan anggaran besar untuk memenuhi janji-janji politik. Berdasarkan data Bank Indonesia, rupiah kemarin ditutup di level Rp 16.297 per dolar AS. Angka ini sudah melorot 10% dalam setahun terakhir (year-on-year/yoy). Sudah mafhum, setiap pelemahan nilai tukar rupiah akan menyumbang defisit APBN, karena belanja negara jauh lebih tinggi ketimbang potensi pendapatannya. Mengacu sensitivitas ekonomi makro terhadap APBN, setiap rupiah melemah Rp 100 per dolar AS, maka belanja negara akan meningkat Rp 10,2 triliun. Ekonom Center of Reform on Economic (Core) Indonesia Yusuf Rendy Manilet menghitung, jika rupiah melemah dan menyentuh Rp 16.300 per dolar AS, maka mengakibatkan peningkatan belanja subsidi dan pembayaran utang hingga Rp 30 triliun.

"Ini berarti pemerintah harus menyediakan tambahan anggaran Rp 30 triliun untuk menutupi peningkatan biaya yang disebabkan pelemahan nilai tukar tersebut," tutur dia, kemarin. Jika kenaikan beban bunga utang tidak diimbangi dengan peningkatan penerimaan atau meredam pengeluaran lain, maka defisit APBN akan meningkat. Kondisi itu kian menekan anggaran karena penerimaan negara dari pajak juga masih seret. Kondisi pasar dan pengelolaan fiskal Indonesia juga disorot lembaga keuangan internasional Morgan Stanley, yang menurunkan rekomendasi saham-saham Indonesia menjadi underweight. "Kami melihat ketidakpastian dalam arah kebijakan fiskal Indonesia di masa mendatang, serta pelemahan rupiah di tengah tingginya suku bunga AS dan prospek dolar AS yang kuat," kata Morgan Stanley. Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Suminto, Selasa (11/6) mengatakan, risiko pelemahan rupiah terhadap beban dan pengelolaan utang pemerintah akan tetap terkelola dengan baik.

Masalah Modal Investree

13 Jun 2024
PT Investree Radhika Jaya masih belum mampu memenuhi kewajiban kepada pemberi pinjaman. Sampai saat ini, masih belum ada kepastian mengenai nasib dana yang disalurkan pemberi pinjaman. Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman bilang telah melakukan pengawasan ketat atas kondisi Investree. Selain itu, OJK juga telah melakukan komunikasi secara intens untuk memastikan komitmen penyelesaian permasalahan, termasuk soal komitmen penambahan modal. "Tapi sampai dengan saat ini belum terdapat laporan realisasi penyuntikan modal," ungkap Agusman, Selasa (12/6). Agusman juga menuturkan, OJK sedang mendalami dugaan fraud di Investree. OJK akan menindaklanjuti dugaan ini sesuai ketentuan, termasuk berkoordinasi dengan penegak hukum. TKB90 Investree sendiri berada di level 83,56% per 12 Juni 2024.

Multifinance Geber Kredit Mobil Bekas

13 Jun 2024

Lesunya pasar mobil baru membuat pelaku bisnis pembiayaan alias multifinance harus memutar otak agar bisa tetap menyalurkan pembiayaan. Pasar mobil bekas pun menjadi lahan yang coba dimaksimalkan. Mengutip data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan wholesales mobil nasional turun 21% secara tahunan selama lima bulan pertama tahun ini menjadi 334.969 unit. Penjualan mobil di pasar ritel juga hanya mencapai 422.514 unit, alias turun 14,4% dari secara tahunan. Namun di saat yang sama, piutang pembiayaan di segmen mobil bekas naik jauh lebih tinggi, yakni sebesar 25,82% jadi Rp 83,72 triliun. Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno melihat lebih tingginya kenaikan pembiayaan mobil bekas ini salah satunya karena penurunan daya beli masyarakat.

Presiden Direktur CIMB Niaga Auto Finance Ristiawan Suherman menyebut, efek penurunan daya beli membuat industri pembiayaan makin menggenjot segmen pasar mobil bekas. Tak hanya di perusahaannya, dia mengakui strategi serupa dilakukan oleh banyak perusahaan Ristiawan melanjutkan, pertumbuhan pembiayaan mobil bekas saat ini juga menjadi salah satu penopang kinerja CNAF. Catatan perusahaan ini, pembiayaan mobil bekas berkontribusi 40% terhadap portofolio pembiayaan. mengalahkan porsi pembiayaan mobil baru yang sebesar 30% dan refinancing 22%. Per Mei, CNAF menyalurkan pembiayaan Rp 1,24 triliun ke segmen mobil seken. Realisasi tersebut tumbuh 23% secara tahunan. Kendati begitu, Presiden Direktur BCA Finance Roni Haslim menuturkan, perusahaannya masih tetap mengutamakan bisnis pembiayaan ke segmen mobil baru.