;
Kategori

Ekonomi

( 40460 )

Permendag 8/2024 Bisa Picu Deindustrialisasi

10 Jun 2024
Peraturan Menteri  Perdagangan (Permendag) Nomor 8 Tahun 2024 Tentang Perubahan Ketiga Permendag Nomor 36 Tahun 2023 Tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor dikhawatirkan nasional. Buktinya, begitu aturan itu berlaku, beberapa prinsipal elektronik global membatalkan rencana investasi di Tanah Air. Selain investasi baru, para pemain lama di sektor ini dikabarkan menunda penambahan lini produksi. Ini sangat disayangkan, mengingat manufaktur  memerlukan tambahan investasi untuk mengejar pertumbuhan sekaligus penyerapan tenaga kerja. Pelaku industri menilai, Permendag 8/2024 terlalu pro-impor, terlihat pada dihapusnya pertimbangan teknis (partek) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dalam persyaratan pengajuan impor. Pemanufaktur khawatir ini akan memicu banjir barang jadi di pasar domestik, sehingga memukul habis penjualan dalam negeri. (Yetede)

Potensi Besar, IFG Life Garap Segmen Korporasi

10 Jun 2024

PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) pada tahun ini akan fokus memperkuat bisnis korporasi sebagai anchor business, sekaligus mengembangkan bisnis banc assurance. Pendapatan premi IFG Life per April 2024 mencapai Rp 453,7 miliar atau melonjak hampir tiga kali lipat dibandingkan April 2023. Produk asuransi tradisional, termasuk yang dipasarkan kepada segmen korporasi, menjadi penopang utama pendapatan premi. Produk tersebut berkontribusi sebanyak 95% dari keseluruhan perolehan premi, sedangkan unit-linked atau produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) hanya sebesar 5%.

IFG Life juga mencatat total tertanggung hingga April 2024 skitar 1,1 juta orang, dimana tertanggung kumpulan mendominasi dibandingkan tertanggung perseorangan. Angka tersebut juga naik hampir dua kali lipat dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Peningkatan yang tinggi tersebut merupakan hasil dari pengalihan polis Jiwasraya. Direktur Bisnis Individu IFG Life Fabiola Noralita mengungkapkan bahwa segmen korporasi memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan menjadi jangkar utama penopang bisnis atau anchor business, Hingga saat ini, segmen korporasi di IFG Life menunjukkan pertumbuhan yang optimal. (Yetede)

Kemenperin Bidik Peningkatan Investasi dari Turki

10 Jun 2024
Kementerian Perindustrian (Kemenperin)  berusaha meningkatkan investasi dari Turki. Total investasi dari Turki pada kurun waktu 2019 mencapai US$ 42,758 juta atau Rp 695 miliar. Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menerangkan, peluang investasi di Indonesia, dengan berbagai keunggulan dan fasilitas yang ditawarkan, menarik perhatian berbagai perusahaan industri asal Turki. Hal ini terlihat saat Menperin bersama rombongan melakukan rangkaian lawatan ke Ankara dan Istambul pada 4-5 Jun 2024 lalu. Menperin melakukan pertemuan dengan sejumlah pemimpin perusahaan  industri Turki yang telah menanamkan  investasi di Indonesia, dari perusahaan yang bergerak di industri ban, tekstil, elektronik, hingga pengolahan hasil laut. (Yetede)

Gelar Startup Demo Day, LLV Pikat Puluhan Modal Ventura

10 Jun 2024
Livin Lab Ventura (LLV) yang merupakan corporate venture dari Sinar Mas Land, berhasil menarik minat puluhan modal ventura dalam acara "Startup Demo Day" batch ke-1 yang digelar di BSD City, Tangerang, Banten. Di ajang tersebut LLV menjalin kerja sama dengan Prasetia Dwidharwa, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi infrastruktur telekomunikasi dan ICT solutions ini. menghadirkan rangkaian acara seperti, demo day, busines matcmaking, dan startup networking, bersama 21 startup dan lebih dari 50 Venture Capital (VC). "Kedepannya kami akan mengadakan demo day batch selanjutnya sehingga memberikan peluang yang lebih luas bagi para startup untuk mendapatkan pendanaan dari perusahaan modal ventura. Tentunya segala upaya ini kami lakukan guna mendukung pertumbuhan startup yang kian pesat di Indonesia." kata Prasetia. (Yetede)

Selamatkan Hutan dan Warga Adat Papua

10 Jun 2024
Gerakan "All Eyes on Papua" yang bergaung di media sosial pantas mendapat dukungan penuh. Inisiatif tersebut menjadi momentum penting bagi kita semua untuk bersatu menyelamatkan hutan Papua sekaligus menghormati hak-hak warga adat yang sekian lama terabaikan. Poster "All Eyes on Papua" yang viral di media sosial menunjukkan solidaritas masyarakat terhadap suku Awyu di Boven Digoel, Papua Selatan, dan suku Moi di Sorong, Papua Barat Daya. Dua suku tersebut tengah berjuang menyelamatkan hutan mereka. Pembukaan lahan untuk perkebunan sawit yang akan dilakukan PT Indo Asiana Lestari mengancam hutan seluas 36 ribu hektare, lebih dari setengah luas Jakarta, yang merupakan sumber kehidupan bagi masyarakat adat.

Nasib komunitas adat di wilayah tersebut jelas berada dalam bahaya. Pembukaan lahan sawit bukan hanya mengancam keberlangsungan hidup mereka, tapi juga merusak paru-paru dunia. Suku Awyu telah menggugat izin lingkungan proyek itu ke pengadilan tata usaha negara. Sayangnya mereka kalah di dua tingkat peradilan, yaitu di Pengadilan Tata Usaha Negara Jayapura pada November 2023 dan di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Manado pada Maret 2024. Harapan terakhir mereka kini ada di Mahkamah Agung.

Unggahan "All Eyes on Papua" awalnya menyoroti konflik agraria yang dialami komunitas suku Awyu di Boven Digoel. Kampanye yang digagas oleh berbagai lembaga advokasi lingkungan ini sudah sepantasnya memicu diskusi masyarakat luas untuk mencari solusi atas pelbagai persoalan yang melanda Papua. Boven Digoel merupakan satu dari 35 kota dan kabupaten di Papua yang masuk kategori daerah dengan kemiskinan ekstrem. Berdasarkan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Badan Pusat Statistik pada Maret 2023, jumlah penduduk miskin di Boven Digoel mencapai 14,25 ribu jiwa atau 19,80 persen dari total penduduk. Adapun penduduk yang tergolong miskin ekstrem sebanyak 3.610 jiwa atau 5,02 persen.

Boven Digoel—tempat tinggal suku Awyu—juga merupakan kabupaten dengan tingkat deforestasi tertinggi kedua di Papua, dengan setidaknya 51 ribu hektare hutan sudah gundul atau berubah fungsi. Pembabatan hutan seluas itu diperkirakan melepaskan emisi 25 juta ton CO2, setara dengan 5 persen dari tingkat emisi karbon pada 2030. Dampaknya tidak hanya dirasakan di Papua, tapi juga secara global. (Yetede)

Menikmati Laba Tinggi dari Saham Teknologi

10 Jun 2024

Mayoritas unitlink berbasis saham menghasilkan kinerja negatif. Berdasarkan data Infovesta Utama hingga Mei 2024, rata-rata unitlink saham mencetak kerugian 2,28% dalam sebulan. Sedangkan bila dihitung sejak awal tahun hingga Mei, kinerja unitlink saham minus 3,32%. Namun total unitlink berbasis saham global justru mencetak kinerja sebaliknya. Bahkan, sejumlah unitlink saham dollar AS mampu mencetak keuntungan hingga dua digit. Wawan Hendrayana, Wakil Presiden Infovesta Utama, menjelaskan, unitlink berbasis saham global bisa mencetak kinerja positif karena banyak yang menginvestasikan dananya di saham teknologi. Seperti diketahui, pergerakan saham sektor teknologi di bursa AS naik kencang di sepanjang tahun ini. 

Selain itu, tidak seperti bursa saham dalam negeri, kebanyakan bursa saham di luar negeri mencetak kinerja positif. Indeks Nikkei 225 misal mencetak kenaikan 15,60% sejak awal tahun. S&P 500 menguat 12,10% dan Nasdaq menguat 14,13% di periode yang sama. Salah satu unitlink saham berdenominasi dollar AS yang mencetak cuan positif adalah Prulink US Dollar Global Tech Equity Fund.

Bila dihitung sejak awal tahun hingga Mei, unitlink ini mencetak imbal hasil 20,11% (lihat tabel). Dalam periode tersebut, Prulink US Dollar Global Tech merupakan unitlink saham dollar AS dengan kinerja tertinggi. Kinerja positif unitlink Prudential ini bukan cuma terlihat sepanjang tahun ini. Dalam setahun terakhir, produk ini telah menghasilkan keuntungan sebesar 46,12%. Karin Zulkarnaen, Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia berharap, unitlink perusahaan ini tetap menghasilkan kinerja positif. Karin menegaskan, Prudential akan terus fokus berinvestasi di sektor-sektor yang memiliki ketahanan. 

Unitlink saham dollar AS lain yang menghasilkan cuan tinggi adalah unitlink besutan Asuransi Allianz Life Indonesia, yakni Smartwealth Dollar Equity World Opportunities Funds US Dollar. Produk ini menghasilkan imbal hasil sebesar 14,64% di sepanjang 2024 berjalan dan sebesar 5,18% di Mei 2024. Wawan memperkirakan, imbal hasil unitlink berbasis saham teknologi masih akan positif. "Dengan proyeksi penurunan suku bunga, imbal hasil sebetulnya masih bisa naik. Tapi sentimen eskalasi krisis di Timur Tengah dan perang dagang bisa membuat pergerakan saham akan volatil," ujar dia.

Jalan Berliku Mengerek Peringkat Utang Negara

10 Jun 2024

Pemerintah Indonesia menginginkan rasio perpajakan alias tax ratio Indonesia terus meningkat. Tingginya tax ratio berarti penerimaan pajak yang diperoleh pemerintah akan lebih besar. Alhasil, pemerintah bakal memiliki kapasitas fiskal yang lebih besar untuk memacu pertumbuhan ekonomi. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berharap Indonesia dapat segera mencapai peringkat kredit di level single A. Saat ini, peringkat utang yang disematkan beberapa lembaga internasional untuk Indonesia masih berada di level BBB. Namun menurut Menkeu, level tersebut masih relatif positif dan stabil meskipun ekonomi domestik sempat terhantam pandemi Covid-19, harga komoditas naik dan turun, hingga meningkatnya kebutuhan belanja untuk membangun infrastruktur. "Indonesia dengan triple B stable ini merupakan suatu capaian yang baik," kata Sri Mulyani. Sejumlah lembaga pemeringkat mengafirmasi peringkat utang Indonesia di tahun ini. Pertama, Moody's di level Baa2 dengan outlook stabil pada 16 April lalu. Kedua, Japan Credit Rating (JCR) Agency mengafirmasi peringkat utang RI di level BBB+ dengan outlook stabil pada 22 Maret. Ketiga, Fitch di level BBB dengan outlook stabil pada 15 Maret lalu.

Staf Bidang Ekonomi, Industri dan Global Markets Bank Maybank Indonesia Myrdal Gunarto mengatakan bahwa Indonesia membutuhkan tax ratio pada kisaran 13% dari produk domestik bruto (PDB) agar peringkat kredit Indonesia meningkat menjadi single A. Namun yang menjadi masalahnya, selama ini posisi tax ratio Indonesia masih sulit untuk beranjak lebih tinggi. Berdasarkan catatan KONTAN, tax ratio Indonesia masih kalah dengan negara-negara anggota ASEAN, G20 serta The Organisation for Economic Co-Operation and Development (OECD). Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede juga menilai, rasio pajak saat ini masih rendah. Padahal belanja pemerintah berpotensi meningkat ke depan. Kondisi ini akan mempengaruhi kesinambungan fiskal. Ekonom Center of  Reform on Economic (Core) Indonesia Yusuf Rendy juga mengingatkan pemerintah agar bisa memastikan pengelolaan fiskal memenuhi syarat-syarat keberlanjutan fiskal. Salah satunya, memastikan perkembangan belanja yang ingin diakomodasikan dalam APBN, bisa terpenuhi melalui pembiayaan utama, baik dari pajak maupun penerimaan non pajak.

Dana Asing Kembali Masuk Rp 2,42 Triliun di Awal Juni

10 Jun 2024
Arus modal asing tercatat masuk ke pasar keuangan dalam negeri selama pekan pertama Juni 2024. Capital inflow, terutama terlihat di instrumen Bank Indonesia (BI). BI mencatat, berdasarkan data transaksi pada 3 - 6 Juni 2024, nonresiden mencatatkan pembelian neto (net buy) senilai 2,42 triliun. Arus dana tersebut terdiri dari pembelian neto sebesar Rp 4,53 triliun di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Adapun selama tahun 2024, berdasarkan data setelmen hingga 6 Juni 2024 tercatat beli neto sebesar 52,94 triliun. Perinciannya, nonresiden tercatat jual neto sebesar Rp 36,02 triliun di pasar SBN, jual neto Rp 8,01 triliun di pasar saham, dan beli neto Rp 101,34 triliun di SRBI. "Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia," kata Erwin. 

Induk Tiktok Lakukan PHK di Tokopedia

10 Jun 2024
Spekulasi merebak tentang rencana induk usaha Tiktok, Bytedance Inc, untuk melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) hampir 80% karyawan Tokopedia. Kendali Tokopedia saat ini memang berada di tangan Tiktok Pte. Ltd. Kabar yang beredar, gelombang PHK dimulai Juni 2024, dan menyasar ribuan karyawan. Berdasarkan hasil evaluasi, hampir 70% karyawan Tokopedia tidak lagi dibutuhkan. Dari sekitar 2.772 karyawan, hanya disisakan ratusan. PHK dilakukan beberapa tahap. Bagi karyawan yang terkena PHK di tahap awal, diberikan masa tunggu dua bulan. Selama masa itu, karyawan masih mendapat gaji penuh, tapi tidak memiliki tanggung jawab operasional. Setiap karyawan yang terdampak juga mendapat pesangon. Founder Stocknow.id, Hendra Wardana menjelaskan, pemangkasan ratusan karyawan bisa berdampak signifikan terhadap operasional dan strategi perusahaan. Setelah diakuisisi TikTok, beban keuangan Tokopedia tidak lagi muncul dalam laporan konsolidasi GOTO. Tapi GOTO masih memperoleh pendapatan biaya komisi dari transaksi di Tokopedia. Pasca PHK, Tokopedia mungkin akan mengalami penurunan efisiensi operasional jangka pendek. "Dalam jangka panjang, pengurangan karyawan ini bisa menjadi strategi mengurangi biaya operasional dan meningkatkan profitabilitas," kata Hendra, Minggu (9/6).

Bunga Kredit Bank Belum Ngembang

10 Jun 2024

Bank Indonesia (BI) memang sudah menaikkan suku bunga acuan 25 basis poin (bps) jadi 6,25% April lalu. Tapi, perbankan tidak lantas ikut menaikkan suku bunga kreditnya. Malah, jika menilik laporan BI, suku bunga kredit baru perbankan per April 2024 justru tercatat mengalami penurunan. Suku bunga kredit baru turun sebesar 46 bps dibandingkan bulan sebelumnya, dari 9,79% menjadi 9,33%. Penurunan ini juga tercermin pada Rata-Rata Bergerak (RRB) tiga bulan untuk suku bunga kredit baru, yang turun sebesar 8 bps, dari 9,82% ke 9,73%. Meski demikian, tren penurunan ini belum tercermin pada suku bunga kredit secara agregat yang masih stabil di level 9,25%. Pengamat Ekonomi Perbankan Binus University Doddy Arifianto menilai, penurunan bunga kredit yang terjadi di empat bulan pertama tahun ini merupakan efek persaingan industri. Dalam periode tersebut, banyak korporasi menahan mengambil kredit.

Doddy menilai, penurunan bunga kredit kemungkinan tidak berlanjut. Di sisi lain, ia melihat bank belum akan menaikkan bunga kredit. Apalagi, kenaikan suku bunga acuan di April lalu lebih sebagai respons atas penguatan kurs dollar AS. Sependapat, Direktur Bisnis Bank Banten Rodi Judo menyebut, kenaikan suku bunga acuan BI tidak serta-merta membuat bank langsung menaikkan bunga kreditnya. Kenaikan bunga kredit akan bergantung pada kondisi likuiditas masing-masing bank. Di Bank Banten sendiri, Rodi memaparkan, penentuan bunga kredit disesuaikan dengan target net interest margin (NIM) yang ingin dicapai. Tahun ini target NIM dari Bank Banten bisa mendekati 5%, dari kisaran 3,8% saat ini. Di Bank Mandiri, hingga April 2024, suku bunga dasar kredit (SBDK) pada seluruh segmen masih berada di level yang sama sejak Desember 2022. Direktur Keuangan Bank Mandiri Sigit Prastowo menuturkan, dalam menentukan suku bunga kredit, bank ini mempertimbangkan suku bunga pasar, tingkat likuiditas, tingkat permintaan, struktur biaya dana, dan arah kebijakan regulator.