;
Kategori

Ekonomi

( 40733 )

Sinyal Perbaikan Ekonomi Semakin Terlihat

02 Jun 2025
Sepanjang tahun 2025, saham sektor konsumen nonprimer (consumer cyclicals) mengalami tekanan berat, dengan penurunan kinerja sebesar 12,14% year to date (ytd) — menjadikannya sektor berkinerja terburuk di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penurunan ini dipicu oleh perlambatan kinerja keuangan emiten, penguatan indeks dolar AS, pengetatan moneter, deflasi, dan berkurangnya daya beli masyarakat.

Namun, Oktavianus Audi, VP Marketing, Strategy & Planning Kiwoom Sekuritas, menilai bahwa sektor ini berpeluang pulih. Faktor pendorongnya antara lain ekspektasi kebijakan dovish dari The Fed, stabilitas ekonomi domestik, nilai tukar rupiah yang menguat, serta potensi rotasi sektor ke saham-saham siklikal. Selain itu, program pemerintah seperti diskon tarif listrik juga diperkirakan bisa mendorong konsumsi rumah tangga terhadap barang nonprimer.

Jessica Leonardy, Equity Analyst OCBC Sekuritas, menyoroti PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) sebagai salah satu saham yang menarik. MAPI diprediksi tumbuh kuat berkat portofolio merek internasional dan tren gaya hidup aktif di kalangan Gen Z dan milenial. MAPI juga ekspansif dengan rencana membuka 450 toko baru pada 2025.

Sementara itu, Laras Nadira dari Bahana Sekuritas menilai Grup Alfamart, melalui AMRT dan MIDI, sebagai pemain defensif yang tetap berpotensi tumbuh. MIDI bahkan diproyeksikan mencetak laba bersih sebesar Rp 758,8 miliar tahun ini, naik 25% dari estimasi sebelumnya. MIDI juga dinilai lebih fokus dan efisien setelah keluar dari bisnis Lawson.

Meskipun Kiwoom Sekuritas masih memberikan pandangan netral terhadap sektor ini, Audi menyarankan perhatian khusus terhadap saham AUTO dan MAPI, dengan target harga masing-masing Rp 2.480 dan Rp 1.700. Kesimpulannya, sektor konsumen nonprimer menghadapi tekanan jangka pendek, tetapi memiliki peluang pemulihan di paruh kedua 2025, terutama bagi emiten dengan strategi dan posisi pasar yang kuat.

Bank-Bank Raksasa Mulai Raup Laba dan Naik Daun

02 Jun 2025
Meskipun kinerja keuangan bank-bank besar di Indonesia hingga April 2025 masih stagnan, harga saham mereka justru menunjukkan penguatan signifikan dalam sebulan terakhir. PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) mencatat kenaikan harga saham tertinggi sebesar 18,98%, meskipun labanya turun 15,7% secara tahunan menjadi Rp 15 triliun. Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, menyatakan bahwa strategi fokus pada peningkatan dana murah (CASA) melalui digitalisasi seperti BRImo dan AgenBRILink menjadi kunci efisiensi jangka panjang.

Sementara itu, PT Bank Central Asia (BBCA) berhasil mencetak pertumbuhan laba 17,4% dan harga sahamnya naik 9,3%. PT Bank Mandiri (BMRI) mencatat kenaikan laba yang lebih kecil, hanya 0,7%, dan pertumbuhan kredit yang melambat, namun tetap optimis mencapai target tahunan. Corporate Secretary Bank Mandiri, M. Ashidiq Iswara, menegaskan komitmen bank terhadap target pertumbuhan kredit 10–12%.

PT Bank Negara Indonesia (BBNI) mencatat kenaikan harga saham paling rendah, 6,9%, seiring dengan laba yang nyaris stagnan di Rp 6,87 triliun.

Oktavianus Audi dari Kiwoom Sekuritas menilai bahwa tekanan terhadap bank besar disebabkan oleh tingginya cost of credit dan perlambatan pertumbuhan kredit. Namun, ia optimistis kinerja bank akan membaik seiring potensi pemangkasan suku bunga oleh Bank Indonesia. Ekky Topan, Investment Analyst Infovesta, merekomendasikan pembelian saham BBCA, BMRI, dan BBNI karena potensi penguatan lebih lanjut.

Meskipun profitabilitas belum sepenuhnya pulih, prospek pasar terhadap sektor perbankan masih positif karena ekspektasi suku bunga lebih rendah dan penguatan strategi digitalisasi oleh bank-bank besar.

Pemborosan karena ”Omnibus Law” membuat Musk Mundur

31 May 2025

Setelah mengkritik RUU Presiden AS, Donald Trump, miliarder Elon Musk mengundurkan diri dari Gedung Putih. Ia akan kembali mengurus perusahaannya sembari siap dipanggil lagi oleh Trump. Musk mengumumkan pengunduran dirinya melalui pelantar X pada Kamis (29/5) waktu setempat atau Jumat (30/5) dini hari WIB. Musk memiliki saham terbesar di media sosial X, perusahaan mobil listrik Tesla, dan perusahaan antariksa SpaceX. ”Waktu saya sebagai pegawai khusus pemerintahan telah usai. Saya berterima kasih kepada Presiden Donald Trump atas kesempatan yang diberikan untuk memotong pengeluaran mubazir,” cuit Musk. Trump balas mencuit akan mengadakan jumpa pers khusus bersama Musk pada Jumat petang waktu Washington DC. ”Elon pergi, tapi hubungannya tetap dekat dengan Gedung Putih karena saya suka dia,” katanya.

Hubungan mereka goyang, kala Trump menjatuhkan tarif impor ke negara mitra dagang AS. Musk bertengkar dengan penasihat ekonomi Gedung Putih, Peter Navarro. Sebagai pengusaha, Musk menentang proteksionisme, termasuk tarif. Pekan lalu, Trump mengumumkan sedang menggodok RUU baru. Mirip omnibus law di Indonesia, yang membahas banyak hal sekaligus, mulai dari pengurangan pajak sampai peningkatan perburuan dan deportasi terhadap imigran ilegal. Di sisi lain, RUU membuat pengeluaran pemerintah bertambah. Hal ini bertentangan dengan prinsip dan langkah Departemen Efisiensi Pemerintah atau Department of Government Efficiency (DOGE). Musk melakukan wawancara eksklusif dengan CBS yang akan ditayangkan Minggu (1/6). Dari pemberitaan awal, ia mengutarakan ketidak setujuannya dengan RUU baru. Ia melihat RUU itu tanda meninggalkan politik dan kembali fokus ke perusahaan-perusahaannya. Apalagi, saham Tesla anjlok sejak ia memimpin DOGE. (Yoga)


Tiket Transportasi diberi Diskon 6-50 %

31 May 2025

Pemerintah akan kembali memberikan diskon tarif tiket untuk kereta api, pesawat, dan angkutan laut sebesar 6-50 % dari harga normal, untuk mendorong daya beli masyarakat. Tapi, belum dirinci secara spesifik per sektor dan rencananya akan diumumkan pada Senin (2/6) menjelang masa libur sekolah. Pemerintah berencana kembali menggelontorkan kebijakan stimulus ekonomi pada triwulan II-2025, guna menjaga daya beli masyarakat serta meningkatkan konsumsi domestik. Dari enam kebijakan, salah satunya berupa diskon tiket transportasi, mulai dari kereta api, pesawat, sampai angkutan laut. PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI akan memberikan diskon tiket kereta sebesar 30 %. Rencananya, kebijakan ini akan direalisasikan pada Juni-Juli 2025 bertepatan dengan libur sekolah. Executive Vice President ofCorporate Secretary KAI RadenAgus Dwinanto Budiadji mengatakan, pihaknya mendukungkebijakan stimulus tersebut. Tiket akan bisa dipesan dan dijualpada 15 Juni hingga 31 Juli 2025.

”KAI akan menginformasikan mana saja KA yang mendapat diskon. Saat ini yang kami siapkan pada KA ekonomi komersial karena cukup banyak kapasitasnya dan pilihan relasinya,” ujar Agus, Jumat (30/5). Target jumlah diskon berkisar 2,8 juta-3 juta tempat duduk. Jumlah pastinya sedang dalam proses penghitungan berdasarkan anggaran yang dialokasikan. Dana diskon ini akan diatur Kemenhub melalui Ditjen Perkeretaapian. Pemerintah akan mengalokasikan anggaran di luar kewajiban pelayanan publik (PSO) yang biasanya digunakan untuk memberi subsidi. Tata cara dan petunjuk teknis sedang dalam pembahasan. Sekjen Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia (INACA) Bayu Sutanto berpendapat, kebijakan diskon tiket transportasi dapat diterima sepanjang tidak menurunkan tarif batas atas 2019 yang berlaku saat ini. (Yoga)


Strategi Maybank Indonesia Untuk Beradaptasi

31 May 2025

PT Maybank Indonesia Tbk, bank swasta dengan jaringan regional dan internasional Maybank Group, berusia 66 tahun pada 15 Mei 2025. Bank yang dulu bernama Bank Internasional Indonesia ini melalui banyak tantangan dan tetap bertahan. Laba Maybank Indonesia pada 2024 tercatat Rp 1,1 triliun atau turun dibanding 2023, di Rp 1,7 triliun. Namun, pada triwulan I-2025, laba setelah pajak menyentuh Rp 376 miliar, meningkat 265 % secara tahunan. Pencapaian itu tak terlepas dari peran Steffano Ridwan sebagai Presdir Maybank Indonesia sejak April 2024. Bahkan, pria yang memulai kariernya sebagai petugas call center 30 tahun lalu ini turut membawa Maybank Indonesia meraih prestasi bergengsi, di antaranya The Indonesia Product Experience of the Year kategori SME Banking (usaha kecil menengah) oleh Asian Business Review tahun 2024.

Maybank Indonesia berkontribusi mengantar Maybank Group menjadi peringkat 103 terbaik dari 1.000 perusahaan didunia serta mendapat nilai keberlanjutan tertinggi untuk bank di seluruh Asia. “Saat saya menjabat, tensi geopolitik tinggi. Ada perang Ukraina-Rusia, perang dagang AS-China dan USD mulai tinggi. Profit (perusahaan) sempat turun, terutama di kuartal I-2024 yang sempat minus. Kami melakukan pencadangan (dana) untuk mengantisipasi masalah geopolitik, perubahan ekonomi global dan sebagainya untuk menjaga aset, terutama disisi korporasi perbankan. Di kuartal selanjutnya, kami terus tumbuh. Bahkan, dalam penyaluran kredit (pada layanan keuangan komersial), pertumbuhannya sangat baik, sekitar 11 % (Rp 82,9 triliun), lebih tinggi dibanding bank lainnya, di 6 %. NPL (non-performing loan) juga membaik dari 3 % menjadi 2,68 %. Yang terpenting adalah kepuasan nasabah. Misi kami adalah humanizing financial services, yakni menawarkan solusi dengan nasabah sebagai pusatnya,” ujar Steffano. (Yoga)


Peran Penting Perempuan Menggerakkan Perekonomian

31 May 2025

Saat ini, 61,3 % perempuan di Asia Tenggara atau di negara anggota ASEAN memiliki dan mengelola bisnis. Namun, sebagian besar masih kategori UMKM yang merupakan sektor usaha informal sehingga tergolong kelompok rentan. Partisipasi tenaga kerja perempuan di negara-negara anggota ASEAN juga tercatat sangat tinggi. Sebanyak 68 % perempuan berpartisipasi dalam ekonomi di negara-negara ASEAN, di atas rata-rata global, yakni 50 %. ”Kontribusi perempuan terhadap ekonomi di negara-negara ASEAN sangat besar dan mereka perlu dilindungi,” ujar Menlu RI 2014-2024, Retno Marsudi sebagai pembicara di The 2025 Asia Grassroots Forum (AGF)  di Bali, Kamis (22/5). Ajang AGF digelar Amartha di Bali, 21-23 Mei 2025. Retno mengatakan, dengan berpartisipasi dalam ekonomi, perempuan juga memperoleh perlindungan sosial. ”Ketika perempuan duduk di level pengambilan keputusan, mereka dapat memberikan perspektif inklusif tambahan pada proses pengambilan keputusan,” ujar Retno.

”Partisipasi perempuan di bidang apa pun tidak hanya membawa manfaat baik bagi perempuan, tetapi juga untuk semua. Berinvestasi pada perempuan adalah berinvestasi untuk masa depan lebih cerah,” ujarnya. Berdasarkan laporan UNESCO pada 2024, partisipasi perempuan dalam pendidikan STEM (science, technology, engineering, and mathematics) masih rendah, yakni 35 %. Menurut Retno, lembaga pembiayaan seperti Amartha yang membidik perempuan diakar rumput dapat menjembatani antara pendidikan dan partisipasi ekonomi. Saat ini, Amartha telah menyalurkan modal usaha Rp 35 triliun kepada 3,3juta UMKM di Indonesia. Lebih dari 90 % UMKM digerakkan perempuan yang tersebar di lebih dari 50.000 desa. Chief Risk and Sustainability OfficerAmartha Aria Widyanto me-nyebut, tingkat kredit macet di Amartha 2,3 %. Lembaga pembiayaan seperti Amartha memberi kontribusi signifikan untuk mengentaskan perempuan dari jurang kemiskinan. (Yoga)


Ketegangan Dagang Masuki Babak Baru

31 May 2025

Ketidakpastian global kembali muncul akibat ketegangan internal di Amerika Serikat terkait kebijakan tarif Presiden Donald Trump. Meskipun ada upaya untuk menunda tarif selama 90 hari, Trump mengajukan banding ke Pengadilan Banding AS, yang memperpanjang ketegangan dan menyebabkan ketidakpastian di pasar. Keputusan ini berdampak pada pergerakan pasar global, termasuk bursa saham AS dan pasar negara berkembang, seperti Indonesia, yang mengalami volatilitas.

Dalam konteks ini, tokoh-tokoh penting seperti Maximilianus Nico Demus dan Oktavianus Audi memperingatkan bahwa ketidakpastian ini dapat memengaruhi aliran investasi asing. Shinta W. Kamdani, Ketua Apindo, mengungkapkan bahwa meskipun ada sedikit harapan dari keputusan pengadilan, tidak ada jaminan atas kelanjutan kebijakan tersebut. Di sisi lain, Yose Rizal Damuri dari CSIS melihat peluang bagi Indonesia untuk memanfaatkan situasi ini dalam negosiasi tarif dengan AS.

Pada akhirnya, meskipun ada upaya untuk menyelesaikan permasalahan hukum dan politik, tarik-ulur kebijakan tarif ini tidak hanya memengaruhi hubungan dagang AS, tetapi juga dapat memperlambat pemulihan ekonomi negara-negara berkembang.


Menakar Strategi Ekonomi RI–Prancis ke Depan

31 May 2025

Kunjungan kenegaraan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Indonesia pada 27–29 Mei 2025 menjadi tonggak penting dalam memperkuat arah baru kemitraan ekonomi strategis antara Indonesia dan Prancis. Dalam momentum 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara, diluncurkan inisiatif Joint Vision 2050, yang merepresentasikan transformasi kerja sama ekonomi dari sekadar hubungan transaksional menjadi kolaborasi jangka panjang yang menyentuh sektor energi hijau, ketahanan pangan, industri manufaktur, hingga pembangunan sosial seperti program makan bergizi gratis (MBG).

Macron secara eksplisit menunjukkan komitmen Prancis untuk menjadikan Indonesia mitra utama di kawasan Indo-Pasifik, seiring strategi diversifikasi pasar Prancis. Selain itu, ia juga mendorong percepatan penyelesaian IEU-CEPA, yang berpotensi memperluas pasar ekspor Indonesia, namun di sisi lain dapat menghadirkan risiko terhadap UMKM dan daya saing sektor domestik jika tidak disikapi dengan hati-hati.

Dukungan Prancis terhadap aksesi Indonesia ke OECD juga mencerminkan pengakuan atas kematangan ekonomi Indonesia. Namun, keanggotaan tersebut menuntut penyesuaian regulasi besar-besaran yang dapat berdampak pada kedaulatan ekonomi jika tidak dikawal dengan cermat.

Untuk itu, diplomasi ekonomi Indonesia ke depan tidak boleh hanya fokus pada jumlah investasi atau nilai kesepakatan, melainkan harus mempertimbangkan kualitas, kesinambungan, dan kontribusinya terhadap transformasi ekonomi nasional. Pemerintah perlu membentuk gugus tugas lintas kementerian untuk mengawal implementasi kerja sama ini agar selaras dengan RPJPN, ekonomi hijau, dan peningkatan nilai tambah industri dalam negeri. Transfer teknologi harus dijadikan syarat utama dalam kerja sama investasi, sehingga Indonesia berperan sebagai mitra produksi, bukan hanya pasar.

Secara keseluruhan, kunjungan Macron membuka peluang strategis besar, namun pemanfaatannya bergantung pada kecermatan strategi, konsistensi pengawasan, dan keberanian menjaga kedaulatan ekonomi nasional di tengah arus liberalisasi global.


Pasar Saham Terus Menguat, Tren Positif Berlanjut

31 May 2025

Fenomena tahunan Sell in May and Go Away tidak terjadi di Bursa Efek Indonesia pada tahun ini, karena investor asing justru melakukan aksi beli bersih sepanjang Mei. Hal ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi domestik maupun global yang membaik. IHSG pun diproyeksikan akan melanjutkan penguatannya pada Juni 2025.

Menurut Maximilianus Nico Demus, Associate Director of Research Pilarmas Investindo Sekuritas, beberapa faktor utama akan menjadi perhatian investor ke depan. Pertama, perkembangan negosiasi dagang antara AS dan China yang dapat memengaruhi arah pasar global. Kedua, tren penurunan suku bunga global dan dukungan kebijakan fiskal turut mendorong konsumsi dan daya beli, sehingga memperkuat ekspektasi pemulihan ekonomi dan mendorong aliran dana asing (capital inflow) ke pasar negara berkembang, termasuk Indonesia.

Namun, Nico juga mengingatkan bahwa berakhirnya masa penundaan tarif AS-China pada Juli menjadi risiko yang dapat memicu gejolak pasar jika tidak disertai kesepakatan konkret. Sentimen negatif dari Presiden Donald Trump dipandang masih bisa menyebabkan keluarnya investor asing dari pasar saham negara berkembang.

Di bulan Juni, investor akan mencermati sejumlah data ekonomi penting dari Amerika Serikat dan China, seperti inflasi, ketenagakerjaan, penjualan ritel, serta kebijakan The Fed dan suku bunga acuan China. Dari dalam negeri, inflasi dan hasil rapat Bank Indonesia pada 18 Juni juga menjadi sorotan utama.

Secara historis, IHSG cenderung naik di bulan Juni, dengan probabilitas kenaikan sebesar 65% dalam 20 tahun terakhir. Beberapa sektor yang dinilai potensial untuk dicermati antara lain basic materials, transportasi dan logistik, serta infrastruktur.

Dengan mempertimbangkan berbagai indikator tersebut, pasar saham Indonesia memiliki potensi positif pada Juni, meski tetap perlu mewaspadai dinamika eksternal, khususnya terkait kebijakan dagang global.


Bitcoin Melemah, Altcoin Curi Perhatian

31 May 2025
Bulan Juni historisnya menjadi periode yang kurang menguntungkan bagi investor kripto, dengan data menunjukkan rata-rata imbal hasil Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) cenderung negatif setiap Juni sejak 2013. Menjelang Juni 2025, Trader Tokocrypto Fyqieh Fachrur memperkirakan potensi koreksi BTC sebesar 5–10%, dengan penurunan jangka pendek hingga ke level sekitar US$ 102.000 dari posisi terakhir di US$ 105.958.

Fyqieh menyoroti bahwa sentimen pasar kripto saat ini juga sangat dipengaruhi oleh kebijakan moneter global dan arah suku bunga AS, dengan pertemuan FOMC pada 17–18 Juni 2025 menjadi perhatian utama pasar. Ia juga menyarankan investor untuk mempertimbangkan altcoin seperti XRP, yang sedang mendapat sorotan setelah Webus International Limited berencana menghimpun dana hingga US$ 300 juta untuk membentuk cadangan strategis dalam XRP.

Inovasi lain yang mendorong sentimen positif datang dari Coinbase, yang meluncurkan kontrak futures BTC, ETH, dan altcoin lainnya seperti SOL, ADA, dan HBAR, memungkinkan perdagangan 24 jam. Ini dianggap Fyqieh sebagai sinyal positif yang bisa mendorong legitimasi dan eksposur lebih besar terhadap aset kripto.

Altcoin lain yang dinilai prospektif antara lain TON, yang mendapat sentimen positif dari perekrutan Nikola Plecas, mantan eksekutif Visa, sebagai VP of Payments untuk mengintegrasikan TON dalam ekosistem Telegram. Adopsi ini dianggap mampu mendongkrak potensi TON dalam sistem pembayaran digital.

Dari sisi lokal, Robby, Chief Compliance Officer Reku, menilai tren investasi kripto di Indonesia terus berkembang. Ia optimistis jumlah investor akan terus meningkat dan menyebut bahwa kripto kini mulai dilihat sebagai bagian dari portofolio jangka panjang, sejalan dengan proyeksi Statista bahwa jumlah investor kripto Indonesia bisa menembus 28,65 juta orang pada tahun 2025.