;
Kategori

Ekonomi

( 40554 )

Kebebasan Internet Global Terus Menurun dalam 14 tahun Terakhir

21 Oct 2024
Kebebasan internet global terus menurun dalam 14 tahun. Temuan Freedom on The Net ini merugikan publik, menggerus demokrasi, dan menghambat pembangunan negara. Penelitian Freedom on the Net (FOTN) 2024 dilakukan 1 Juni 2023 hingga 31 Mei 2024. Ada tiga indikator yang diteliti. Pertama, hambatan akses dengan rincian hambatan infrastruktur, ekonomi, dan politik guna mengakses internet. Indikator kedua adalah pembatasan konten. Adapun indikator ketiga ialah kekerasan terhadap hak pengguna internet. Dari laporan Freedom on the Net 2024: The Struggle for Trust Online itu, Indonesia menduduki urutan ke-49 dari 72 negara. Naik tipis dari tahun lalu di angka 47 dari 100. Situasi ini menunjukkan, Indonesia baru mencapai tahap sebagai negara yang bebas berinternet secara parsial. Capaian itu secara lugas menggambarkan fakta bahwa meski penetrasi akses internet terus meningkat, para kritikus pemerintah, jurnalis, dan warganet secara umum terus menghadapi risiko tuntutan pidana, serangan kekerasan, serta pelecehan di dunia maya.

Secara global, kondisi kebebasan berinternet ternyata tidak lebih baik dari Indonesia. Ada lima temuan kunci, yaitu pertama, kebebasan internet global menurun selama 14 tahun berturut-turut. Kedua, kebebasan berekspresi secara daring terancam oleh hukuman penjara yang berat dan meningkatnya kekerasan. Temuan ketiga, sensor dan manipulasi konten digabungkan untuk memengaruhi pemilu, melemahkan kemampuan pemilih dalam membuat keputusan tepat, berpartisipasi penuh dalam proses pemilu, dan membuat suara mereka didengar. Keempat, di lebih dari separuh dari empat negara yang mengadakan atau mempersiapkan pemilu, pemerintah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi integritas informasi dengan hasil yang beragam terhadap hak asasi manusia secara daring. Adapun kelima, membangun lingkungan daring yang dapat dipercaya memerlukan komitmen tinggi dan berkelanjutan terhadap kebebasan internet.

Tahun ini, indikatorFOTN menilai batasan konten turun keskor rata-rata terendah dalam lebih dari satu dekade, yang mengindikasikan bahwa sensor dan manipulasi daring semakin ekstrem. Kurangnya akses terhadap ruang informasi yang berkualitas, dapat diandalkan, dan beragam menghambat kemampuan masyarakat untuk membentuk dan mengekspresikan pandangan mereka, terlibat secara produktif dalam komunitas mereka, serta mengadvokasi akuntabilitas pemerintah dan kebijakan publik terkait. Agar tidak terus terbelenggu dalam kebebasan internet semu, perlu ada intervensi kebijakan untuk melindungi integritas informasi demi membangun kepercayaan di lingkungan daring yang didasari pada kebebasan berekspresi dan hak-hak dasar lainnya. Jika kita tidak mengusahakan intervensi kebijakan itu, sama artinya berkontribusi terhadap percepatan penurunan kebebasan internet dan degradasi kualitas demokrasi secara luas. (Yoga)

Dana Pandemi 24,9 Juta Dollar AS bagi Indonesia dari Pandemic Fund

21 Oct 2024
Indonesia menerima dana 24,9 juta dollar AS melalui Pandemic Fund. Dana ini diharapkan dapat memperkuat upaya Indonesia dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan respons terhadap krisis kesehatan, termasuk pandemi di masa depan. Selain Indonesia, ada 39 negara lain yang menerima alokasi dana dari putaran kedua pendanaan dari Pandemic Fund atau Dana Pandemi. Pada putaran kedua dialokasikan dana 418 juta dollar AS. Dana hibah ini dirancang untuk memperkuat kapasitas pencegahan, kesiapsiagaan, dan respons (PPR) terhadap pandemi di masing-masing negara. "Melalui Pandemic Fund, Indonesia akan memberikan contoh sebagai negara donor sekaligus penerima manfaat yang menunjukkan hasil nyata dalam penguatan kapasitas nasional, regional, dan global dalam kesiapsiagaan dan respons krisis kesehatan ke depan,” kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu (19/10/2024).

Pandemic Fund merupakan mekanisme pendanaan multilateral pertama di dunia yang dibentuk untuk membantu tiap negara, terutama negara berpenghasilan rendah dan menengah, agar lebih siap menghadapi pandemi di masa mendatang. Dana yang didapatkan dari Pandemic Fund bisa digunakan setiap negara untuk memperkuat sistem pertahanan sekaligus meningkatkan kesiapan dan respons dalam menghadapi potensi pandemi di masa yang akan datang. Diharapkan pula agar pendanaan ini bisa mengisi kesenjangan kesiapan penanganan pandemi antarnegara. Sistem pendanaan ini pertama kali diluncurkan pada November 2022 dalam Presidensi G20 Indonesia. Saat awal diluncurkan, dana yang terkumpul sekitar 2 miliar dollar AS dari 27 negara dan filantrop. Indonesia termasuk negara yang turut berkomitmen dalam pendanaan tersebut sebesar 50 juta
dollar AS (Kompas.id, 13/11/2022). 

Dalam wawancara dengan Kompas pada 15 November 2022, Budi mengatakan, dana dari Pandemic Fund bisa berfungsi sebagai dana katalis sehingga sumber pendanaan bisa berasal dari berbagai pihak. Pada praktiknya, tiap negara bisa mengajukan proposal untuk mendapatkan dana hibah yang bersumber dari Pandemic Fund. Dari 146 proposal yang sudah diterima, Indonesia termasuk negara dengan nilai tertinggi dari Technical Advisory Panel. Adapun tema yang diangkat Indonesia adalah Collaborative Approach for Resilient Surveillance and Pandemic Preparedness in Indonesia (CARE-I). Hal itu antara lain berisi persiapan penanganan pandemi untuk penguatan laboratorium, surveilans, tenaga kesehatan, dan komunikasi risiko. Budi menyampaikan, program pendanaan ini akan berlangsung dalam durasitiga tahunbersama denganBank Dunia, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), serta Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) sebagai entitas pelaksana. Kementerian Kesehatan akan berperan sebagai koordinator dalam pelaksanaan program Satu Kesehatan (One Health). (Yoga)

Rusmidah, Dengan Ketelatenan, Memuliakan Batik Gentongan

21 Oct 2024
Meski usianya telah memasuki 60 tahun, Rusmidah tetap setia menggarap batik gentongan yang rumit dan membutuhkan waktu pengerjaan yang lama. Di usia senjanya pun, corak batik yang dibuat Rusmidah bukannya semakin sederhana atau mengikuti selera pasar, tetapi justru semakin istimewa. Torehan ”uget” berupa garis dan titik halusnya semakin banyak.  Garis dan titik halus bertebaran di setiap lembar batik gentongan. Menurut pembatik di Desa Macajah, Kecamatan Tanjung Bumi, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, ini, garis da titik halus tersebut adalah salah satu keistimewaan yang menjadi talentanya. Saat ini kian sulit menjumpai pembatik yang telaten menorehkan uget dilembaran batik.

”Membubuhkan uget ke dalam selembar batik hingga ribuan jumlahnya itu sangat membutuhkan ketelitian dan ketelatenan,” kata Rusmidah yang ditemui di rumahnya di Desa Macajah, Selasa (15/10/2024). Uget, menurut ibu dari dua putra ini, adalah garis-garis pendek dan titik-titik di seluruh lembaran batik yang berfungsi untuk menguatkan corak batik.Titik yang ditorehkan di luar atau di dalam corak batik tersebut sangat kecil dan tidak bisa hanya asal ada. Kian banyak dan rapat uget, corak dan warna batik gentongan akan semakin mencuri hati penggemar batik. ”Uget inilah yang menjadi kekhasan dari batik gentongan yang saya buat,” kata Rusmidah. Corak batik gentongan karyanya didominasi bunga dan daun. Ada juga motif hewan, seperti burung,tetapi sangat sedikit serta sangat tergantung dari pesanan. Menurut Rusmidah, sulitnya membubuhkan uget pada lembaran batik membuat pengerjaan corak membutuhkan waktu minimal satu bulan.

Ditambah dengan waktu pewarnaan menggunakan gentong, rata-rata pengerjaan batik gentong membutuhkan waktu minimal satu tahun. Lamanya waktu pengerjaan batik gentongan itu mendorong pelanggan harus memesan lebih awal. Apabila batik gentongan akan dikenakan untuk pernikahan, dibutuhkan waktu setahun atau bahkan dua tahun lebih lama. Sering kali pemesan memilih sarimbit atau sepasang terdiri atas tiga lembar batik termasuk selendang dalam sekali pesan. Saatini, dengan bantuan 60 pembatik yang tinggal di sekitar Macajah, Rusmidah terus melestarika batik gentongan. Karena tingkat kesulitan yang tinggi dan waktu pewarnaan yang lama dalam  tidak mengherankan jika harga selembar batik gentongan sangat mahal. ”Peminat batik gentongan sangat terbatas, tetapi pencintanya tak pernah berhenti memesan,” kata pembatik yang selama ini mendapat pendampingan dari Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) itu. (Yoga)

Pertumbuhan Rendah dan Utang Menumpuk Bebani EKonomi Global

19 Oct 2024

Direktur pelaksana Dana  Moneter  Internasional atau IMF Kristalina Georgieva mengingatkan bahwa pertumbuhan yang rendah dan utang yang menumpuk masih menjadi hambatan utama bagi perekonomian global. Meskipun ada kemajuan cukup siginfikan dalam pemulihan eknomi global, tapi pemerintah  dibanyak negara telah menjadi terlalu terbiasa untuk berhutang. Hal tersebut diperparah dengan pertumbuhan rendah hingga beban pembayaran utang menjadi semakin berat. "Belum waktunya untuk merayakannya (kemajuan dalam pemulihan ekonomi global). Ketika kita melihat tantangan-tantangannya yang ada di depan kita, tantangan terbesar adalah pertumbuhan yang rendah dan utang yang tinggi. 

Di sinilah kita bisa dan harus melakukan yang lebih baik," ujar Georgieva. Terlepas pujian Georgieva terhadap kinerja bank-bank sentral utama dalam  meredam inflasi, ia mencatat bahwa pencapaian-pencapaian tersebut belum bersifat universal. Karena beberapa negara masih terus dengan kenaikan harga-harga. Termasuk perjuangannya untuk mengatasi dampaknya dalam kehidupan sosial maupun politik maing-masing. "Negara-negara ekonomi besar telah berhasil dengan sangat baik tapi ada beberapa negara di dunia yang tingkat inflasinya masih menjadi masalah. Dampak dari kenaikan harga-harga masih ada dan ini membuat orang di banyak negara  itu merasa keadaan  lebih buruk dan marah," kata dia. (Yetede)

Pemegang Saham Adaro Energy Sepakat Jual Saham AAI

19 Oct 2024
PT Adaro Energy Tbk (ADRO) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)  sepakat untuk menjual seluruh atau 7.008.202.240 sahamnya di anak usaha, Adaro Andalan Indonesia (AAI). Penjualan saham akan ditempuh melalui mekanisme penawaran umum pemegang sama (PUPS). Presiden Direktur sekaligus Chief Executive Officer Adaro Garibaldi Thohir alias Boy Thohir mengapresiasi, para pemegang saham atas partisipasi dan dukungan mereka dalam RUPSLB sehingga dapat mencapai tujuan dan melaksanakan rencana transaksi material. "Kami bermaksud untuk terus mengupayakan ekspansi strategi dan diversifikasi di segmen non-pertambangan batu bara  demi menciptakan portfolio bisnis yang lebih seimbang  mencapai target untuk   menghasilkan sekitar sekitar 50% pendapat dari non batu bara termal  paling lambat 2030," jelas Boy. Boy menilai, ekspansi dan divesrifikasi merupakan langkah efektif untuk memaksimalkan kinerja AAI yang dulu bernama PT Alam Tri Abadi sekaligus pilar bisnis non batu bara termal. (Yetede)

Emiten Terafiliasi Sandiaga Uno Mencetak Laba Bersih Sebesar Rp 464,65 Miliar

19 Oct 2024

Emiten terafiliasi Sandiaga Uno, PT Provident Investasi Bersama Tbk (PALM) mencetak laba bersih sebesar Rp 464,65 miliar selama sembilan bulan 2024. Pencapaian tersebut membalikkan kinerja perseroan yang rugi triliunan pada tahun sebelumnya. Berdasarkan laporan keuangannya, PALM yang berada dibawah kendali  PT Provident Capital Indonesia, berhasil membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp464,5 milar. Sementara pada periode yang sama tahun lalu, PALM membukukan kerugian sebelum pajak sebesar Rp 1,95 triliun. Pembalikan kinerja ini terutama didorong oleh perolehan keuntungan signifikan dari inevstasi saham dan efek ekuitas lainnya, yang mencapai Rp655,11 miliar.

 Capaian tersebut berbanding terbalik dengan tahun lalu, yang rugi sebesar Rp 1,85 triliun dari sektor yang sama. PALM menikmati keuntungan luar biasa dari selisih kurs, yang mencapai Rp 49,91 miliar naik lebih dari 28.889% ketimbang periode sama tahun lalu yang hanya sebesar  Rp 172 ribu. Penguatan nilai tukar tersebut menambah amunisi bagi PALM dalam memperkuat arus keuangan. Namun, perusahaan juga harus menanggung beban pajak penghasilan sebesar Rp324,42 miliar pada kuartal III 2024. Meski dmeikian , laba bersih yang berhasil dicatatkan  tetap berada diangka  Rp 464,83 miliar, membalikkan rugi bersih sebesar Rp 1,95 triliun yang dialami pada kuartal sama tahun sebelumnya. (Yetede)

Pertumbuhan Fintech Rendah, UMKM Bidik KUR

19 Oct 2024

Pertumbuhan industri fintech peer tp peer (p2p lending) belum maksimum, karena pembiayaan yang disalurkan  sektor ini masih sangat rendah. Terutama pembiayaan ke sektor produktif seperti usaha UMKM. Pengamat Perbankan & Praktisi Sistem Pembayaran Arianto Muditomo mengatakan, salah satu faktor yang menghambat pertumbuhan maksimum industri fintech adalah platform pinjaman produktif yang rendah, dimana saat ini dibatasi sebesar Rp 2 miliar. "Ini membuat fintech sulit melayani kebutuhan pembiayaan usaha yang lebih besar, terutama di sektor produktif seperti UMKM yang membutuhkan modal  lebih besar untuk ekspansi," kata Arianto. Arianto mengatakan, selain batas pinjaman fintc yang rendah, UMKM cenderung memilih KUR karena bunga yang lebih rendah berkat subsidi pemerintah. KUR juga memiliki jaminan yang lebih jelas, sehingga menjadi pilihan utama UMKM dibandingkan fintech lending, yang umumnya menawarkan bunga lebih tinggi dan belum tentu menyediakan platform yang mencukupi. Untuk bersaing dengan KUR, kata dia, fintech perlu menawarkan produk  yang lebih fleksibel dengan proses pencairan yang lebih cepat, meskipun bunganya lebih tinggi. (Yetede)

KSSK Memperkirakan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia pada Tahun Ini Akan Mencapai 5,1%

19 Oct 2024

Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK)  melaporkan stabilitas sistem keuangan tetap terjaga pada kuartal III-2024. Sementara itu, KSSK memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun ini akan mencapai 5,1% atau di bawah target sebesar 5,2%. Adapun stabilitas sistem keuangan tersebut selaras  dengan meredanya tekanan di pasar keuangan global setelah pelonggaran kebijakan moneter dilakukan oleh negara-negara maju. Meskipun tekanan sudah mereda, KSSK menyatakan tetap mewaspadai tekanan yang terjadi pada perekonomian dunia. 

Khususnya yang tekanan yang dikhawatirkan bisa memberikan dampak rambatan ke perekonomian domestik. KSSK yang terjadi atas Kementerian Keuangan (Kemenkeu), BI, LPS dan, OJK berkomitmen untuk memperkuat koordinasi dan sinergi, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap gejolak perekonomian gloal. "Kami juga meningkatkan kewaspadaan ditengah berbagai resiko, terutama yang berasal dari eksternal yang begitu dinamis dan potensi rembatannya terhadap perekonomian  dan stabilitas sektor keuangan di dalam negeri," kata Ketua KSSK Sri Mulyani Indrawati. Sri Mulyani mengatakan, ketidakpastian pasar keuangan global terjadi karena didukung oleh pelonggaran kebijakan moneter dari negara-negara maju mulai mereda. (Yetede)

Iuran Pensiun Wajib yang Cacat Hukum

19 Oct 2024
Setelah Juli lalu Otoritas Jasa Keuangan menggoyang ketenangan publik dengan rencana asuransi wajib kendaraan bermotor, kini lembaga ini juga berencana mengatur iuran wajib jaminan pensiun. Sontak, reaksi publik meledak lagi. Meski yang mengeluarkan pernyataan adalah pejabat Otoritas Jasa Keuangan, yang bukan pejabat badan hukum pemerintahan—rakyat sering kali mengidentifikasi segala pengaturan yang dinilai sebagai memberatkan ekonomi, khususnya pekerja berpenghasilan menengah bawah—sebagai ulah pemerintah. Salah satu alasan OJK akan mewajibkan tambahan iuran pensiun adalah replacement ratio masih jauh dari standar Organisasi Buruh Internasional (ILO).

Dasarnya adalah OJK sedang mempersiapkan pelaksanaan undang-undang omnibus tentang jasa keuangan yang diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (PPSK). Pertanyaannya, apakah rencana tersebut konstitusional? Dua rezim keuangan Secara garis besar, urusan keuangan dikelompokkan menjadi keuangan publik dan keuangan swasta yang merupakan dukungan untuk pendanaan program pemerintahan (publik) dan urusan dagang oleh swasta. Dasar transaksi ekonomi yang logis dan lazim diterapkan di seluruh negara di dunia dikelompokkan menurut tujuan dan fungsi pendanaan program publik dan transaksi dagang oleh swasta. Pendanaan program publik, seperti belanja pemerintahan, pelayanan dasar negara sektor kesehatan, pendidikandan fasilitas umum, serta pemenuhan kebutuhan dasar hidup rakyat, bertumpu pada pungutan wajib.

Pungutan wajib bersifat memaksa, seperti Pajak Penghasilan, Pajak Pertambahan Nilai, pajak kendaraan bermotor, dan iuran jaminan sosial. Mengapa harus ”memaksa”? Sebab mekanisme pasar yang berdasarkan transaksi sukarela ”jual-beli” tidak akan mampu memenuhi kecukupan dana yang dibutuhkan. Salah satu contoh pendanaan publik yang sehari-hari digunakan rakyat adalah pembangunan jalan. Jalan nasional, jalan provinsi, dan jalan kota/kabupaten dibangun pemerintah/pemda yang didanai dari sumber ”pungutan paksa” pajak-pajak. Ketika menggunakan jalan umum, fasilitas umum, rakyattidak perlu membayar lagi karena rakyat sudah membayar pajak kendaraan bermotor (PKB). Selain itu, ada jalan tol, yang berbasis transaksi dagang. Konsumen membayar ketika menggunakannya.Transaksi jalan tol bersifat suplemen/tambahan atau pilihan bagi yang ingin dan mampu menikmati kecepatan, tetapi transaksi sukarela membayar ketika menggunakan jalan tol tidak menghilangkan kewajiban membayar PKB. (Yoga)

Whoosh Angkut 5,8 Juta Penumpang dalam Setahun

19 Oct 2024
Kereta Whoosh telah beroperasi selama setahun dan mengangkut 5,8 juta penumpang. Namun, angka ini masih dianggap belum ideal karena belum berhasil menarik minat para pekerja komuter. Untuk mencapai operasional yang optimal, diperlukan penyesuaian tarif dan peningkatan fasilitas pendukung lainnya. Tepat setahun, Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh beroperasi sejak 17 Oktober 2023. Opsi tambahan moda transportasi ini direspons masyarakat dengan peningkatan volume penumpang. Berdasarkan data PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Whoosh telah melayani 5,8 juta penumpang. Pada 2023, Whoosh mengangkut 1,1 juta penumpang, kemudian sejak awal tahun ini hingga Oktober 2024 tercatat 4,65 juta penumpang. Jumlah penumpang harian terus meningkat dari sekitar 9.000 penumpang pada Oktober 2023, kini tembus menjadi 18.000-22.000 penumpang pada Oktober 2024.

Puncak pergerakan penumpang terjadi pada 5 Juli 2024 karena mengangkut 24.132 penumpang per hari, naik 12 persen dibanding puncak tahun lalu saat pertengahan November 2023. Pada 19 November 2023, tercatat 21.537 penumpang menggunakan Whoosh. ”Secara bertahap, masyarakat yang menggunakan Whoosh terus bertumbuh. Hal tersebut terlihat dari peningkatan jumlah rata-rata penumpang harian yang meningkat lebih dari 100 persen sejak pertama kali dioperasikan,” ujar General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa, Jumat (18/10/2024), melalui siaran pers. Menurut Eva, okupansi juga terjaga dengan baik. Tingkat keterisian berkisar 70-80 persen pada musim normal (low season) dan 80-100 persen pada musim puncak libur (peak season). Guna mengakomodasi kenaikan jumlah penumpang, perjalanan reguler harian bertambah dari 14 perjalanan menjadi 48 perjalanan.

Pelayanan Whoosh terbagi atas tiga kelas, yakni premium ekonomi, kelas bisnis, dan kelas pertama. Premium ekonomi menjadi favorit yang didominasi 94 persen penumpang atau 5,45 juta penumpang. Posisinya disusul penumpang kelas bisnis dengan sekitar 233.000 penumpang (4 persen) dan sisanya kelas pertama dengan 112.00 penumpang (2 persen). Sebanyak 96 persen penumpang kereta cepat ini adalah penumpang domestik, sedangkan 4 persen lainnya penumpang internasional. ”Untuk membangun budaya menggunakan transportasi umum, KCIC terus menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak guna meningkatkan aksesibilitas seluruh stasiun Whoosh,” kata Eva. Konektivitas dengan beragam moda transportasi lain, antara lain LRT Jabodebek, Transjakarta, Trans Metro Pasundan, dan KRL Bandung Raya terus diupayakan. Harapannya dapat memudahkan pergerakan penumpang melalui transportasi yang terintegrasi. Dalam survei KCIC pada pertengahan 2024, para penumpang memanfaatkan Whoosh untuk tujuan yang berbeda-beda. (Yoga)