;
Kategori

Ekonomi

( 40554 )

Pemangkasan Pajak dan Perizinan Rumah Subsidi

16 Nov 2024

Upaya penurunan harga rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah tengah digulirkan pemerintah. Biaya rumah akan ditekan dengan, antara lain, menghapus bea perolehan hak atas tanah dan bangunan serta mempermudah perizinan pembangunan rumah. Kementerian Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman tengah mematangkan rencana sinergi sejumlah inovasi yang akan berdampak pada penurunan biaya rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Langkah ini adalah bagian dari pencapaian target program 3 juta rumah per tahun pada pemerintahan Prabowo-Gibran. Menteri Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait mengatakan, langkah yang harus segera diimplementasikan adalah insentif pajak dan kemudahan perizinan, diantaranya, penghapusan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) yang tengah dikaji bersama Kemendagrii.

Untuk itu, penyusunan draf surat keputusan bersama menteri akan dilakukan. Selain penghapusan BPHTB, bersama Kemendagri juga telah disepakati bantuan kemudahan perizinan untuk pembangunan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah, seperti mempersingkat waktu penerbitan persetujuan bangunan gedung (PBG) menjadi 10 hari dan penyederhanaan perizinan lain. ”Mendagri bahkan sudah menyampaikan kepada saya jika masih ada hal lain yang bisa dibantu untuk kelancaran program 3 juta  rumah bisa disampaikan lagi,” kata Maruarar dalam keterangan pers, Jumat (15/11). Maruarar menambahkan, Kementerian Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman juga telah berkoordinasi dengan Kemenkeu untuk pengadaan insentif pajak berupa penghapusan PPh dan PPN untuk rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. (Yoga)


Wamildan Tsani Menjadi Dirut Garuda Indonesia yang Baru

16 Nov 2024

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk resmi mengubah susunan direksi dalam rapat umum pemegang saham luar biasa atau RUPSLB. Rapat tersebut dihadiri 74,97 % dari total keseluruhan pemegang saham Garuda Indonesia sehingga dapat menyepakati agenda perubahan susunan pengurus perseroan. Dalam   RUPSLB tahun 2024 tersebut, Wamildan Tsani Panjaitan, yang sebelumnya menjabat Plt CEO Lion Air, didapuk sebagai Dirut Garuda Indonesia menggantikan Irfan Setiaputra yang menjabat sejak Januari 2020. ”Saya akan menjalankan amanah ini dengan melakukan financial and operational review secara menyeluruh, mengakselerasi kinerja perusahaan, melakukan ekspansi jaringan, dan peningkatan kualitas layanan,” kata Wamildan di Tangerang, Banten, Jumat (15/11).

Seluruh upaya tersebut diharapkan memperkuat reputasi Garuda Indonesia sebagai maskapai nasional yang makin sehat dan menjadi kebanggaan Indonesia. Langkah awal Wamildan sebagai dirut adalah meninjau kembali kondisi keuangan dan operasional Garuda Indonesia secara menyeluruh. Dengan cara itu, pihaknya dapat menentukan langkah-lang-kah taktis selanjutnya. ”Terkait dengan kondisi keuangan, kami akan tunggu proses pelaksanaan review atau evaluasi sampai selesai,” ujarnya. Kondisi Garuda Indonesia yang saat ini mengalami penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) tentu melonggarkan biaya operasional. Namun, langkah konkret dan cara menyelesaikannya butuh waktu hingga tinjauan terhadap kondisi keuangan dan operasional tuntas. Wamildan meyakinkan, Garuda Indonesia tetap harus untung. Pengalamannya dari maskapai penerbangan bertarif rendah (low cost carrier/LCC) akan menjadi modalnya membenahi Garuda Indonesia. (Yoga)


Manajemen Sritex harapkan putusan keberlanjutan usaha

16 Nov 2024

Manajemen PT Sri Rejeki Isman Tbk atau PT Sritex berharap kurator dan hakim pengawas menyetujui usulan going concern atau asas keberlanjutan usaha. Perusahaan perlu beroperasi demi menjamin hajat hidup ribuan pekerja yang dibayangi PHK. Kasasi ke MA jadi tumpuan pencabutan putusan pailit. Harapan itu mengemuka di sela-sela kegiatan doa bersama ribuan pegawai PT Sritex di Lapangan Sandang Sejahtera PT Sritex, Kabupaten Sukoharjo, Jateng, Jumat (15/11). Usulan going concern diajukan para kreditor dan buruh Sritex dalam rapat kreditor di PN Semarang, Kota Semarang, Jateng, Kamis (14/11).

”Kalau dari hakim pengawas tidak mengizinkan keberlanjutan usaha, atau going concern itu, dalam tiga minggu ke depan kami kehabisan bahan baku. Dari 2.500 karyawan yang sudah kami rumahkan, jumlahnya akan bertambah seiring berjalannya waktu,” kata Dirut PT Sritex Iwan Kurniawan Lukminto seusai acara tersebut. Putusan pailit mengakibatkan PT Sritex kehilangan hak untuk mengelola dan menguasai hartanya. Kedua hak itu berpindah ke tangan kurator dan hakim pengawas yang ditunjuk pengadilan.

Dampaknya, perusahaan itu tidak lagi bisa membeli bahan baku atau menjual barang-barang yang sudah produksi. Sejauh ini, pekerja yang dirumahkan atau diliburkan se mentara berasal dari sektorspinning dan weaving. Hanya finishing dan garmen yang masih beroperasi. Iwan mengatakan, pihaknya tetap memenuhi hak pekerja selama libur sementara. Pihaknya menjamin pegawainya dipekerjakan lagi ketika kondisi perusahaan kembali normal. (Yoga)


Pisau Bermata Dua Kemenangan Trump

16 Nov 2024

Kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden (pilpres) Amerika Serikat (AS) 2024 dinilai tidak melulu mendatangkan dampak buruk ke perekonomian Indonesia, terutama sektor perdagangan internasional. Kemunculan kandidat dari Partai Republik sebagai pemenang dengan menumbangkan Kamal Harris dari Partai Demokrat tersebut, bisa diandaikan atau bak pisau bermata dua. Di satu sisi, semboyan 'America Firts' yang semasa periode pertama pemerintahannya (2017-2021) diimplementasikan dalam kebijakan proteksionisme, bisa menciptakan beberapa risiko bagi akses produk Indonesia ke pasar AS.

Namun demikian, di sisi lain, hal itu juga membuka ruang bagi Indonesia untuk memasok produk alternatif dari produk-produk China yang akan dikenakan tarif hingga 60%. "Trump memiliki approuch yang lebih transaksional. Misalnya, dalam era Trumph sebelumnya, ada pembicaraan tentang Limited Trade Deals yang memungkinkan produk ekspor unggulan Indonesia, seperti garmen, mendapatkan kemudahan akses pasar di AS jika menggunakan cotton asli AS," ujar Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta W Kamdani kepada Investor Daily.  Apindo memandang, penting bagi Indonesia untuk memanfaatkan peluang yang muncul dari pergeseran rantai pasok global. (Yetede)

Pemerintah Berupaya Mempercepat Penurunan Harga Tiket Pesawat Sebelum Nataru

16 Nov 2024
Pemerintah berupaya mempercepat penurunan harga tiket pesawat sebelum Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru). Pemerintah masih memutar otak demi mewujudkan hal tersebut. Menteri Koordinator (Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sudah melakukan rapat koordinasi dengan kementerian terkait guna menurunkan harga tiket pesawat yang diharapkan terealisasi sebelum Desember 2024. AHY menyatakan, rapat tersebut sudah dua hari lalu dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Perhubungan, Kementerian Keuangan, Kementerian BUMN, Kementerian ESDM, serta Kementerian Pariwisata. Tujuannya agar harga tiket pesawat  bisa turun di periode high season. "Nataru selalu mendatangkan banyak sekali wisatawan, bukan hanya dalam negeri, tetapi mancanegara. Kami ingin menurunkan harga tiket agar terjangkau dan bisa memutar perekonomian," kata AHY. Menurut AHY, Kementerian Koordinator Bidang Infrsttruktur dan Pembangunan kewilayahan berkomitmen dalam mempercepat proses penurunan harga tiket tersebut dalam kurun waktu hingga dua minggu ke depan. (Yetede)

Grup Sinar Mas Jual Sebagian Kepemilikannya di Saham Smartfren

16 Nov 2024
Emiten Grup Sinar Mas, PT Dian Swatatika Sentosa Tbk (DSSA), menjual sebagian kepemilikan sahamnya di PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) kepada PT Bali Media Telekomunikasi (BMT). Penjualan 22,48 miliar sham FREN (4,72%) senilai Rp 562,16 miliar tersebut, merupakan upaya restrukturisasi internal dan penataan kembali portfolio investasi perseroan. "Melalui penjualan saham, perseroan berharap dapat berfokus pada pengembangan usaha dan pengelolaan portfolio investasi yang lebih sistematis," kata  manajemen Dian Swastika. Manajemen DSSA mengungkapkan,  sejak beberapa tahun terakhir perseroan telah menyusun dan melaksanakan rencana strategis untuk beralih menuju bisnis energi baru dan terbarukan serta pengembangan eksositem digital yang mendukung visi jangka panjang perseroan. Untuk menciptakan landasan bagi tercapainya rencana strategis, memberdayakan aset, dan melakukan penataan kembali porftolio investasi. "Sebagai kelanjutan, pada tanggal 15 November 2024, perseroan melaksanakan transaksi penjualan saham yang dimiliki oleh perseroan dalam FREN dengan nilai transaksi penjualan saham sebesar Rp562,15 miliar," tulis manajemen FREN. (Yetede)

UMKM Cenderung Melambat

16 Nov 2024
Kredit UMKM akhir-akhir ini cenderung melambat, sejalan dengan risiko kredit yang meningkat. Kondisi ini membuat pihak perbankan perlu hati-hati dalam menyalurkan kredit kepada pelaku UMKM. Risiko kredit UMKM yang masih cukup tinggi dibandingkan kredit non UMKM karena pelaku UMKM didominasi oleh masyarakat kelas menengah ke bawah, serta kecenderungan perekonomian saat ini mengarah pada capital intensive seiring dengan pemanfaatan teknologi informasi (IT) pada berbagai aspek. "Selain itu, masuknya produk impor ilegal yang biasanya menawarkan harga lebih murah juga memberikan tekanan terhadap bisnis UMKM," kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae. Dia mengatakan, dari data yang ada menyebutkan kredit UMKM per September  tumbuh 5,04% secara year on year (yoy), atau melambat dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang tumbuh 8,2% yoy. "Per September 2024, kredit UMKM tercatat tumbuh sebesar 5,04% yoy. Tren pertumbuhan UMKM memang cenderung melambat, sejalan dengan risiko kredit UMKM yang meningkat ditandai dengan NPL yang lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya," kata Dian. (Yetede)

Naik 8,3%, Utang Luar Negeri

16 Nov 2024
Bank Indonesia (BI) mencatat posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia pada kuartal III-2024 sebesar US$ 427,8 miliar, atau secara tahunan tumbuh 8,3%. Perkembangan ULN tersebut bersumber dari sektor publik. Posisi ULN kuartal III-2024 juga dipengaruhi oleh faktor pelemahan mata uang dolar AS terhadap mayoritas mata uang global, termasuk nilai tukar rupiah. Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan struktur ULN Indonesia tetap sehat, karena didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya. Hal ini terlihat dari rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang terjaga sebesar 31,1%, serta didominasi oleh ULN jangka panjang dengan pangsa mencapai 84,2% dari total ULN. Dalam rangka menjaga agar struktur ULN tetap sehat, BI dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN. "Peran ULN juga akan dioptimalkan untuk menopang pembiayaan pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan dengan meminimalkan risiko yang dapat mempengaruhi stabilitas perekonomian," jelas Ramdan. (Yetede)

Kemenperin Proyeksikan Pasar Ekspor Industri Tekstil Tumbuh 3,17 Persen

16 Nov 2024
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memproyeksikan pasar ekspor industri tekstil dan produk tekstil (TPT) dan alas kaki akan tumbuh sebesar 3,17 persen pada 2024 hingga 2028. Sedangkan pasar ekspor pakaian jadi diproyeksikan akan tumbuh sebesar 2,81 persen. Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri Kemenperin, Andi Rizaldi, menilai ekspor itu akan mendatangkan pendapatan hingga USD 798,4 miliar pada 2028. Di antara berbagai kawasan, ia menilai Asia akan menjadi pasar terbesar ekspor tekstil dari Indonesia. “Saat ini, Korea Selatan menjadi negara tujuan ekspor TPT yang menduduki urutan ketiga setelah Amerika Serikat dan Jepang, dengan nilai ekspor tahun 2023 sebesar USD492,77 juta, dengan pangsa pasar 4,24 persen,” kata Andi melalui keterangan tertulis, Sabtu, 16 November 2024.

Potensi pasar ekspor TPT nasional ke Korea Selatan saat ini terus meluas. Andi mengatakan, kondisi ini perlu disambut positif para pelaku industri. Mereka dapat terus mengembangkan produk-produk lokal yang mampu memenuhi permintaan buyer internasional. Andi berujar, Kemenperin terus mendorong industri TPT untuk memperluas akses pasarnya ke negara-negara nontradisional yang potensial. Kemenperin juga memfasilitasi industri TPT dapat memanfaatkan perjanjian kerja sama perdagangan yang saat ini telah terjalin dengan berbagai negara. Namun, potensi itu tak selaras dengan kondisi industri tekstil dalam negeri yang saat ini belum membaik. Sekretaris Jenderal Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) Emelia Yanti Siahaan mengatakan sudah sekitar dua tahun pabrik tekstil tutup karena merosotnya pasar ekspor. Padahal industri tekstil nasional masih didominasi perusahaan-perusahaan yang bergantung pada pasar ekspor. (Yetede)

Menjaga Stabilitas Neraca Perdagangan

16 Nov 2024

Serangkaian kunjungan kenegaraan dan pertemuan internasional yang dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam sepekan terakhir memberikan dampak positif terhadap peningkatan kerja sama ekonomi dan perdagangan Indonesia. Presiden Prabowo melakukan pertemuan dengan pemimpin negara besar seperti Presiden Xi Jinping di China, Presiden Joe Biden di AS, serta Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, dalam rangka memperkuat hubungan dagang dan ekonomi Indonesia dengan negara-negara tersebut. Selain itu, pada KTT APEC di Peru, Presiden Prabowo menekankan pentingnya mempererat hubungan ekonomi Indonesia dengan Australia.

Pada sisi ekonomi, Indonesia mencatatkan surplus neraca perdagangan yang cukup stabil, dengan surplus US$24,43 miliar hingga Oktober 2024, meskipun sektor migas mengalami defisit. Sektor nonmigas terus mendominasi dengan kontribusi besar terhadap ekspor Indonesia, yang mencatatkan pertumbuhan positif. Namun, meski surplus neraca perdagangan terus terjaga, ada tren pelambatan yang perlu diwaspadai, terutama dalam ekspor.

Menteri Perdagangan Budi Santoso juga menyoroti pentingnya kesepakatan bilateral, seperti yang tercapai dalam Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA), yang diharapkan dapat memperkuat perdagangan kedua negara. Dalam hal ini, Menteri Budi menyambut rencana Misi Perdagangan Kanada ke Indonesia pada Desember 2024 yang membawa sekitar 300 pelaku usaha.

Namun, sejumlah tokoh, seperti Shinta Widjaja Kamdani dari Apindo, mengingatkan pentingnya merumuskan kebijakan baru di sektor perdagangan untuk meningkatkan ekspor Indonesia. Ditekankan bahwa Indonesia perlu melakukan diversifikasi perdagangan dan stimulasi ekspor agar dapat mencapai target surplus perdagangan yang lebih tinggi, yakni antara US$31,6 miliar hingga US$53,4 miliar pada 2024. Ekonom Yusuf Rendy Manilet juga menilai bahwa jika surplus perdagangan tidak mencapai target, aliran mata uang asing yang masuk ke Indonesia bisa berkurang, yang pada gilirannya dapat melemahkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Secara keseluruhan, meskipun Indonesia terus mencatatkan surplus neraca perdagangan, tantangan dan upaya strategis di sektor perdagangan masih diperlukan untuk mencapai target yang lebih ambisius dan mempertahankan stabilitas ekonomi negara.