;
Kategori

Ekonomi

( 40733 )

Gojek Milik Pemodal Lokal & Global

28 Nov 2018
Inilah daftar pengurus dan pemilik saham PT Aplikasi Karya Anak Bangsa menurut versi Momentum Works. Pemegang saham : Gamvest PTE (singapura) - terbesar 8,82%; Kohlberg kravis robert (KKR) & Co 7,14% ; Sequoia Capital India 6,88% ; Nadiem Makarim 4,81% ; Kevin Aluwi; Andre Sulistyo; dan Antoine de Carbonnel. Dewan Komisaris Gojek : Nadiem Makarim, Jeffrey Perlman, George Raymond Zage III, Hotak Chow, Kusumo Martanto, Zhaohui (Jeffry) Li,Pandu Patria Sjahrir, Pradyumma agrawal, Prijono Sugiarto. Dewan Direksi Gojek : Nadim Makarim, Andre Soelistiyo, Antoine de Carbonnel, Kevin Aluwi, Hans Patuwo, Monica Lynn Mulyanto, Thomas Kristian Husted.

Pemerintah Rebranding Peraturan Kawasan Berikat

28 Nov 2018
Pemerintah membuat stimulus ekspor lewat peraturan menteri keuangan nomor 131/PMK.04/2018 tentang kawaasan berikat dan peraturan Direktur BC nomor PER-19/BC/2018 tentang tata laksana kawasan berikat. Peraturan tersebut ditujukan untuk merebrandring kawasan berikat sehingga mendatangkan investor baru. Dalam PMK tersebut jumlah prizinan transaksional dari 45 perizinan dikurangi menjadi tiga perizinan secara elektronik.

BKF : 2019 Tidak Ada Pajak Baru

27 Nov 2018
Menurut Kepala BKF, Pemerintah tidak akan mengeluarkan jenis pajak baru untuk mendongkrak penerimaan perpajakan 2019, tetapi akan meningkatkan kepatuhan (compliance) membayar dari wajib pajak. Pemrintah akan memberikan insentif pajak pada para pelaku usaha, salah satunya penghapusan PPN atas penyerahan JKP sewa alat angkutan udara serta insentif PPh yang tertuang pada kebijakan ekonomi XVI.

BPS Garap Data Ekonomi Kreatif dan Pariwisata

27 Nov 2018
BPS akan menggarap data ekonomi kreatif dan pariwisata pada awal 2019. Kedua sektor tersebut dinilai pemerintah memiliki potensi yang besar untuk menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Kadin Bahas Kebijakan Revisi DNI

27 Nov 2018
menurut Ketua Kadin Indonesia kebijakan yang baru dikeluarkan menimbulkan pandangan negatif karena bisa menggerus bidang usaha yang selama ini digeluti oleh sektor UMKM.

Revisi tertunda, Saatnya Menjejalkan usulan Baru

27 Nov 2018
Apindo menolak dengan tegas poin krusial terkait wacana pemisahan DJP dari tubuh Kemenkeu karena lembaga ini sudah independen dan yang sudah0sudah justru dipolitisasi serta menjadi overpower. Ketua Apindo juga menambahkan penundaan pembahasan RUU KUP juga memberikan ruang buat pemerintah untuk meninjau kembali terkait isu perang dagang sehingga pemerintah bisa mengkonsep UU yang lebih pro dunia. Wakil ketua Komite Kadin menambahkan penundaan pembahasan sejumlah UU perpajakan bisa menjadi peluang bagi pemerintah untuk menjajaki isu perpajakan ekonomi digital.

Fintech segera Pakai Rekening Dana Nasabah

27 Nov 2018
OJK sedang mempertimbangkan ketentuan rekening dana nasabah bagi pelaku bisnis fintech. Pelaku usaha diminta untuk segera menyiapkan infrastruktur RDN ini. Ketua eksekutif marketplace lending asosiasi fintech indonesia mengatakan penggunaan RDN akan mempermudah proses transaksi keuangan melalui jaringan internet. Penggunaan RDN bertujuan untuk menyempurnakan layanan escrow account (rekening penampung sementara yang digunakan untuk menyimpan dana dari investor fintech-dana escrow account cuma bisa menginap 2 hari) atau virtual account.

Lagi, Pengembang dapat Insentif Baru

27 Nov 2018
Lewat Perdirjen Nomor PER-26/PJ/2018 yang diterbitkan pasa 22 November 2018, DJP sederhanakan administrasi bukti pemenuhan setoran PPh bagi para pengembang

Walau Sudah diBlokir, Fintech Ilegal Tetap Menghantui

27 Nov 2018
Kominfo menyatakan telah memblokir 385 aplikasi dan situs fintech ilegal hingga senin(26/11) lalu. Meski sudah diblokir, fintech ilegal akan tetap berupaya mencari celah untuk terus beroprasi dengan mengganti nama ataupun cara lain.

Serangan Balik Fintech, Bank Kucurkan Utang Online

26 Nov 2018
Bank BNI lewat digital loan, melayani kredit untuk KPR, kredit tanpa agunan, kartu kredit dan kredit wirausaha. Bank Sahabat Sampoerna meluncurkan website Pdaja.com dengan plafon kredit Rp 50 juta- Rp 500 miliar dengan tenor 12 bulan dan bunga 15%-18% pertahun. Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) lewat aplikasi digital jenius menawarkan pinjaman dana lewat fleksi cash dengan plafon pinjaman Rp 7juta-Rp 8 juta dengan bunga 9,95% pertahun.