;
Kategori

Ekonomi

( 40430 )

Penyaluran Pinjaman Fintech Mencapai Rp 22,67 T

21 Jan 2019
Sepanjang 2018, tekfin menyalurkan pinjaman mencapai Rp22,67 triliun atau naik 784% yoy. Data OJK menunjukkan terdapat 88 tekfin terdaftar dan berizin per 21 Desember 2018, naik dibandingkan 24 tekfin pada akhir 2017. Pangsa pasarnya mencakup UMKM, dari sektor hulu hingga hilir. Model seperti ini dapat mematahkan peran tengkulak dan pialang.
Untuk tahun 2019, Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menargetkan penyaluran kredit mencapai Rp 40 triliun. Untuk mencapai target tersebut, AFPI akan meningkatkan kolaborasi dengan industri perbankan, melakukan ekspansi pasar dan produk.

[Kripto] Melaju Tinggi saat yang Lain Melesu

21 Jan 2019
Diam-diam, harga Tron (TRX) terus melesat. Harganya sempat mencapai level tertinggi di US$ 0,034225. Sementara itu, kripto lain seperti Bitcoin (BTC), Ripple (XRP), dan Ethereum (ETH) nilainya anjlok cukup tajam.
TRX diciptakan untuk memecahkan masalah kontrol konten oleh perusahaan raksasa seperti Google, Toutube, Apple, Spotify, dan lainnya. Jika Anda seorang pencipta konten yang ingin menghasilkan uang melalui internet, Anda harus melalui 'perantara' yang dilakoni oleh perusahaan raksasa tersebut. Pihak 'perantara' tadi sekaligus mengambil sebagian keuntungan yang diperoleh berdasarkan jumlah klik, banyaknya like, menonton atau mendengar. Platform tersebut memiliki kontrol penuh atas berapa banyak bayaran yang diterima pembuat konten. Mereka juga wewenang untuk menyensor apa yang diciptakan pembuat konten.
Nah, Tron berupaya menghilangkan 'perantara' dan mengembalikan semua potensi penghasilan ke pencipta konten. Ini berarti ketika pengguna protokol Tron membuat konten, misalnya video, mereka dapat mengunggahnya langsung ke blockchain Tron dan mendapatkan bayaran berdasarkan seberapa viral video tersebut. Pemilik konten menerima kompensasi berdasarkan view, like, dan tepuk tangan tanpa terkena potongan dari perusahaan besar seperti Youtube.

Tarif Kejutan yang Bikin Geram

21 Jan 2019
Ketua INACA menganggap kenaikan harga tiket adalah hal wajar. Namun demikian, Ketua Pengurus Harian YLKI mengatakan bahwa kenaikan tarif pesawat saat ini tidak memperhatikan psikologis konsumen.
Direktur Utama Garuda Indonesia mengungkapkan, awalnya pihaknya ingin menyehatkan keuangan Garuda dengan menaikkan harga tiket. Hal itulah yang kemudia diikuti maskapai-maskapai lainnya. Biaya operasional dipengaruhi biaya bahan bakar. Ketika bahan bakar naik 50% biaya operasional penerbangan bisa naik 20%.
Untuk menyiasati harga avtur yang fluktuatif, dilakukan dengan dua cara. Pertama, efisiensi operasional melalui hedging bahan bakar dan efisiensi utilisasi pesawat. Kedua, melakukan inovasi, seperti kemudahan booking dan checking agar orang tertarik terbang bersama maskapai tersebut. Penjualan ruang iklan juga memungkinkan maskapai memperoleh penghasilan tambahan.
Anggota INACA sepakat bakal menurunkan tarif hingga 30%. Namun mereka meminta kompensasi berupa penurunan harga avtur sekitar 10% dari Pertamina. Hanya saja, masih banyak pengguna jasa penerbangan yang belum merasakan penurunan tarif. Di media sosial, banyak yang menyebut, penurunan tidak sampai 30%.

Bank Syariah Kian Agresif Gaet Tekfin

21 Jan 2019
Sejumlah bank syariah semakin agresif menjajaki peluang kerjasama dengan pelaku bisnis teknologi finansial untuk meningkatkan ekspansi pembiayaan serta memperluas basis nasabah. OJK tengah merancang dua skema kerja sama bank syariah dengan perusahaan tekfin untuk meningkatkan daya saing bank syariah. Pertama, kerja sama dengan skema shadow investor (investor bayangan). Dalam skema tersebut, bank syariah dengan perusahaan tekfin kepada investor. Namun, dalam penawaran tersebut tidak diberitahukan kepada investor bahwa proyek pembiayaan tersebut dimotori oleh bank syariah. Kedua, OJK membuat skema outsourcing platform yang merupakan kerjasama antara bank syariah dengan perusahaan tekfin. Hampir mirip dengan skema pertama, perbedaanya hanya terletak pada informasi yang lebih terbuka kepada investor mengenai bank syariah sebagai promotor pembiayaan. Pola kerja sama antara bank syariah dengan perusahaan tekfin terus berkembang dan menjangkau berbagai lini bisnis.

Tarif PPh Korporasi Terus Menyusut

21 Jan 2019
Lembaga pengawas global,Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), mencatat adanya tren penurunan tarif pajak penghasilan korporasi di berbagai negara dalam kurun waktu hampir 2 (dua) dekade.Laporan terbaru OECD bertajuk Corporate Tax Statistics itu menyoroti tarif PPh Badan yang dikenakan berbagai negara kepada korporasi rata-rata sebesar 21,4% sepanjang 2018 atau menurun dibandingkan pada tahun 2000 yang sebesar 28,6%. Indonesia saat ini masih mengenakan tarif PPh Badan sebesar 25%. Sedangkan kalangan dunia usaha meminta tarif PPh Badan diturunkan menjadi 17%. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa institusinya masih mengkaji opsi untuk menurunkan tarif PPh Badan dari tarif yang berlaku saat ini. Dia mengatakan, pihaknya masih mendengar berbagai masukan dari dunia usaha untuk mewujudkan rencana tersebut. Direktur Center for Indonesia Taxaxion Analysis Yustinus Prastowo menilai opsi untuk menurunkan tarif PPh Badan memang penting untuk meningkatkan daya tarik investasi. Di samping itu penurunan tarif PPh diyakini dapat meningkatkan basis pajak. Meski demikian, Yustinus mengatakan bahwa kebijakan tersbut perlu diterapkan secara bertahap dengan penuh kehati-hatian.

BGR Logistic Jalin Kerjasama dengan Inka

21 Jan 2019
BUMN penyedia jasa logistik, PT Bhanda Ghara Reksa (BGR Logistics) bersinergi dengan PT Industri Kereta Api (Inka) untuk jasa logisktik yang akan memiliki layanan terintegrasi mulai dari distribusi, pergudangan, freigh forwarding, collateral management service, hingga jasa logistik limbah. Perjanjian ini diyakini akan mampu dimanfaatkan Inka untuk memberikan door to door service pengiriman jasa logistik, pengiriman barang dalam bentuk kontainer dalam pola station to station serta jasa pengurusan impor dan bongkar muat di pelabuhan.

Sistem Pembayaran LinkAja Siap Meluncur

21 Jan 2019
Menteri BUMN memastikan layanan dompet digital LinkAja bakal dirilis dalam waktu dekat. LinkAja bertujuan memudahkan transaksi pembayaran dalam satu wadah. Seluruh dompet digital milik bank BUMN akan secara langsung berganti nama ketika platform ini diluncurkan. Saldo pengguna lama akan tetap. Begitu juga mekanisme isi ulang (top up) tetap sama. Operasional dan pengelolaan LinkAja nantinya akan dikendalikan PT. Fintek Karya Nusantara (Finarya).

Kenaikan Tarif PPh 22 Impor Bakal Diperlonggar

19 Jan 2019
Kemkeu akan merelaksasi kenaikan tarif PPh Pasal 22 impor atas 1.147 barang konsumsi. Kebijakan ini diambil lantara kenaikan tarif sebelumnya memberatkan pengusaha yang memproduksi barang konsumsi untuk diekspor kembali. Ini menghambat daya saing Indonesia, khususnya pengusaha di Kawasan Berikat dan Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE). Rencananya relaksasi ini hanya berlaku untuk pengusaha yang mengimpor untuk tujuan diekspor kembali.

Penurunan Laju Ekonomi Bisa Berlanjut Hingga 2024

18 Jan 2019
Pemerintah hanya mematok proyeksi pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4-6% di RPJMN 2020-2024. Sulitnya mencapai pertumbuhan di atas 6% karena Indonesia menghadapi permasalahan struktural, seperti produktivitas industri, khususnya manufaktur dan tenaga kerja. Industri manufaktur harus memberi nilai tambah value-added untuk mendorong daya saing.
Bappenas menyiapkan RPJMN memfasilitasi reformasi struktural 2020-2024 untuk meningkatkan produktivitas industri dan SDM. Fokus pemerintah di sektor ketenagakerjaan ialah mencetak mencetak tenaga kerja berkemampuan tinggi (high skill) dan spesifik melalui sistem vokasi untuk mempersiapkan tenaga kerja menghadapi revolusi industri 4.0.

<em>E-Commerce</em> Dukung Toko Fisik

18 Jan 2019
Perusahaan e-commerce tak sepakat dianggap sebagai biang keladi atas tutupnya toko-toko ritel di Indonesia. Corporate Communication Manager Bukalapak Evi Andarini mengatakan bahwa keberadaan niaga daring bisa memudahkan toko konvesional untuk memperluas akses pasar. Bukalapak saat ini telah menjalin kerjasama dengan banyak jenama resmi. Produk-produk dari perusahaan ritel ternama dijual di BukaMall. Bagi pemilik produk bisa mendapatkan banyak pembeli karena ada lebih dari 50 juta pengguna Bukalapak. Direktur Shopee Indonesia Christin Djuarto menambahkan bahwa tantangan bagi pelaku industri yaitu bisa memanfaatkan kemajuan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai kearifan lokal. Pengelola ritel belanja Sogo (PT Panen Lestari Internusa) meminta pemerintah dapat memberikan perlakuan adil terhadap gerai ritel konvensional dan niaga daring. Terkait perhitungan pajak, peritel besar dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) hingga 20% di setiap meter persegi lahan toko. Dengan kontribusi besar menyediakan lapangan kerja, peritel justru mendapat sedikit perlindungan. Managing Director Panen Lestari Internusa, Handaka Santosa juga berharap pemerintah merevisi batas pengembalian pajak pertambahan nilai (PPN) atau value added tax (VAT) refund.