;
Kategori

Ekonomi

( 40554 )

Amunisi Baru dari Gaji, THR dan Dana Pemilu

19 Mar 2019

Perekonomian Indonesia akan mendapat stimulus dan bahan bakar baru pada kuartal kedua tahun ini. Kenaikan gaji PNS dan TNI/Polri, serta dana-dana politik diyakini bisa memutar ekonomi lebih kencang pada kuartal II 2019. Dengan kenaikan gaji PNS, setidaknya ada tambahan Rp 3 miliar/bulan uang yang akan beredar di masyarakat. Belum lagi dana kampanye yang diperkirakan akan deras mengalir menjelang pemilu April 2019. Ditambah lagi daya beli konsumen pada Mei yang diperkirakan akan meningkat seiring pembagian THR, baik PNS maupun swasta. BI mencatat daya beli masyarakat masih cukup baik. Indikatornya Indeks Penjualan Riil (IPR) tumbuh 7,2% year on year. Namun, BI dan pemerintah harus bisa memastikan inflasi stabil.

Harga Naik, Bulog Impor Bawang Putih

19 Mar 2019

Pemerintah menugaskan Bulog mengimpor bawang putih 100.000 ton untuk menstabilkan harga. Keputusan ini diambil dalam rapat koordinasi bidang pangan di Menko Perekonomian, Senin (18/3). Impor ini diharapkan bisa menekan harga bawang putih di kisaran Rp 25.000/kg yang saat ini mencapai Rp 40.000-Rp 45.000. Langkah ini juga untuk mengantisipasi permintaan jelang Ramadhan dan Lebaran 2019. Selain bawang putih, harga bahan pokok mulai meningkat.

Ekspor Asia Anjlok

19 Mar 2019

Nilai ekspor negara-negara Asia anjlok selama Februari. Penurunan ini merupakan efek perang dagang AS-China serta perlambatan pertumbuhan ekonomi global. Jepang mengalami penurunan ekspor peralatan produksi semikonduktor dan mobil. China juga mengalami hal serupa. Ekspor negara tirai bambu itu anjlok terbesar dalam tiga tahun. Investor global dan mitra dagang utama China tengah mewaspadai data ekonomi China untuk melihat apakah perlambatan akan berlanjut.

AS Selidiki Izin FAA Terkait 737 Max

19 Mar 2019

Departemen Transportasi AS sedang menyelidiki penerbitan persetujuan Federal Aviation Administration (FAA) atas pesawat jet Boeing 737 Max milik Boeing Co. Penyelidikan berfokus pada sistem anti-stall di pesawat. Otoritas penerbangan sedang menyelidiki apakah sistem itu mungkin menyebabkan kecelakaan Lion Air serta Ethiopian Airlines. Departemen Transportasi berusaha menentukan apakah FAA menggunakan standar desain yang sesuai dan analisis teknik dalam menyertifikasi sistem anti-stall pesawat, yang dikenal sebagai MCAS.

Wisman Dimanjakan

19 Mar 2019

Pemerintah bersama dengan Bank Indonesia mempersiapkan enam strategi untuk bisa mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara (wisman) pada 2019. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menjelaskan :

  • strategi pertama adalah mempercepat penyelesaian infrastruktur pendukung pariwisata, salah satunya New Yogyakarta International Airport
  • strategi kedua meningkatkan jumlah atraksi wisata yang mengedepankan potensi daerah
  • strategi ketiga yaitu melakukan percepatan perbaikan amenitas di Borobudur dan Danau Toba
  • berupaya meningkatkan durasi dan lama tinggal wisman di Indonesia
  • mendorong pembiayaan terkait pariwisata, membuat dukungan data dan informasi, klasifikasi aktivitas pariwisata, menyediakan kredit usaha rakyat terkait pariwisata, hingga peningkatan sumber daya manusia dengan menyediakan pelatihan vokasi dan sertifikasi
  • terakhir pemerintah dan BI sepakat menyusun standar kepariwisataan
Langkah jangka pendek tersebut diharapkan dapat membantu penerimaan target devisa pariwisata sebesar 17,6 miliar dolar AS. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan optimis capaian tahun ini bisa lebih besar daripada target, hal ini karena sejumlah perkembangan strategi dan perbaikan dibeberapa sektor telah rampung. Ketua Umum Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani menilai target pemerintah akan berat dicapai. Tahun lalu, realisasi kedatangan wisman 15,8 juta orang, target realistis seharusnya diangka 17 juta sd 18 juta kunjungan. Hariyadi menyarankan, pemerintah perlu meningkatkan insentif promosi, utamanya dengan menggaet industri serta maskapai penerbangan.

Aturan Emisi Bisa Menggerus Pasar LCGC

19 Mar 2019

Pemerintah tengah menggodok skema insentif untuk program kendaraan emisi rendah atau low carbon emission vehicle (LCEV). Kebijakan ini merupakan lanjutan dari program Kendaraan Bermotor Hemat Bahan Bakar dan Harga Terjangkau (KBH2) atau low cost and green car (LCGC). Di aturan baru, pemerintah mengusulkan prinsip pengenaan PPnBM berdasarkan kadar emisi. Executive General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) memproyeksikan pasar LCGC semakin menurun tergerus skema kebiijakan baru LCEV. Sementara itu, Ketua I Gaikindo mengatakan pasar LCGC masih tetap akan dinanti. Pasalnya, harga jual LCGC masih di bawah kendaraan bermotor lain

Ekspor Turun, Industri Sawit Kebanjiran Insentif

19 Mar 2019

Pemerintah menambah insentif eksportir kelapa sawit, minyak sawit mentah, crude palm oil (CPO) dan produk turunannya. Pemerintah membebaskan pungutan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDKPS), setelah sebelumnya membebaskan eksportir dari kewajiban bea keluar. Ketentuan ini berlaku mulai 1 Maret 2019 hingga 31 Mei 2019. Tujuan pemerintah agar membantu eksportir sawit saat harga turun di pasar global. Terlebih, eksporti sawit menghadapi tekanan permintaan akibat pelemahan ekonomi China, tarif bea masuk yang tinggi di India, serta kampanye hitam di Uni Eropa.

Kemendag Cabut Aturan Verifikasi Ekspor CPO

19 Mar 2019

Kementerian Perdagangan mencabut Permendag Nomor 54 tahun 2015 tentang Verifikasi atau Penelusuran Teknis Terhadap Ekspor Kelapa Sawit, Crude Palm Oil, dan produk turunannya. Pencabutan ini bertujuan untuk menyederhanakan proses dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan ekspor komoditas produk kelapa sawit dan turunannya sehingga tidak perlu lagi dilakukan verifikasi oleh surveyor sebelum muat barang. Sebelumnya, surveyor harus melalui proses verifikasi administratif dan fisik, penentuan jenis dan spesifikasi teknis serta kualitas barang melalui analisa laboratorium. Dengan pencabutan ini diharapkan akan membuat ekspor produk kelapa sawit dan turunanya meningkat.

Risiko dan Produktivitas Utang Swasta Membaik

18 Mar 2019
Utang Luar Negeri (ULN) swasta Indonesia masih bertambah. BI mencatat, per Januari 2019 ULN swasta tumbuh 10,8% secara year-on-year dengan total US$ 193,1 miliar. Angka ini yang terbesar dibandingkan ULN pemerintah yang naik 3,85% dan BI yang turun 2,59%. Namun, sejauh ini penggunaan ULN oleh swasta masih berkualitas. Pertumbuhan terbesar terjadi pada BUMN. Meski utang naik, risiko kian membaik. Salah satu indikasinya adalah ULN swasta didominasi utang jangka panjang. Pertumbuhan utang sejalan dengan kebutuhan pembiayaan BUMN dalam proyek prioritas pemerintah. Selain itu bunga pinjaman dari luar negeri yang relatif murah dibanding dengan di dalam negeri juga menjadi pemicu perusahaan swasta berutang ke luar negeri. Kenaikan utang luar negeri swasta juga dipicu sikap perbankan domestik yang konservatif dalam menyalurkan kredit di tengah masih tingginya ketidakpastian.

AS Ikut Tekor Akibat Perang Dagang

18 Mar 2019
Perang dagang telah merugikan ekonomi AS senilai US$ 7,8 miliar tahun lalu. Data tersebut didapat dari studi sejumlah universitas di negara tersebut. Para peneliti menganalisis dan menemukan bahwa impor dari negara-negara yang diincar telah menurun sedalam 31,5%, sementara ekspor merosot 11%. Sebelumnya, Trump telah berjanji untuk mengurangi defisit perdagangan dengan menutup arus impor yang dinilainya tidak adil dan menegosiasikan kembali perjanjian perdagangan bebas. Trump menggulirkan agenda perdagangan yang cenderung proteksionis dengan alasan melindungi sektor manufaktur AS. Sementara itu Washington dan Beijing telah terlibat dalam pertempuran tarif yang sengit selama beberapa bulan karena memaksakan tarif secara universal. Trump juga memberlakukan kenaikan tarif yang telah mengguncang Uni Eropa dan mitra dagang utama lain.