Ekonomi
( 40733 )LinkAja Masuk Holding Keuangan
Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyebut LinkAja akan masuk dalam pembentukan induk usaha (holding) BUMN keuangan. Prosesnya masih berlanjut dan diharapkan rampung tahun ini.
PT Fintek Karya Nusantara (Finarya) yang menjadi gerbang layanan pembayaran daring, LinkAja juga bakal masuk dalam induk usaha ini. LinkAja yang tertunda peluncuranya lantaran belum tersedianya dompet elektronik sehingga pihak kementerian perlu menyempurnakanya terlebih dahulu.
Salah satu bank BUMN, PT Bank Tabungan Negara Tbk (Persero) akan menjajaki akuisisi perusahaan modal ventura. Langkah ini agar BTN leluasa memiliki saham perusahaan tekfin seperti LinkAja dan ATM Link. BTN juga baru saja menandatangani perjanjian pembelian saham bersyarat untuk membeli saham 30% PT Permodalan Nasional Madani Investment Management (PNMIM) dari PT Permodalan Nasional Madani (persero).
Menurut ekonom Indef Bhima Yudhistira, masuknya Finarya menjadi anggota induk usaha BUMN perbankan akan semakin memperkuat Bank Himbara (Himpunan Milik Negara) sehingga semakin mengintegrasikan sistem pembayaran di Indonesia. Kemungkinan besar setelah holding, perbankan akan lebih solid. Adanya Finarya turut mendongkrak pasar inklusi keuangan khusunya dompet digital
BCA Akuisisi Bank Royal Rp 1 Triliun
PT Bank Central Asia Tbk mengakuisisi PT Bank Royal Indonesia senilai Rp 1 triliun. Aksi Korporasi BCA ini ditandatangani dengan perjanjian jual beli saham bersyarat pada 16 April 2019.
Berdasarkan perjanjian, para pembeli (BCA dan BCA Finance) akan membeli sebanyak 2.872.000 saham Bank Royal yang mewakili seluruh modal yang ditempatkan dan disetor oleh Para Penjual dalam Bank Royal.
Elektrifikasi Pasar Mobil, Blue Bird Luncurkan Taksi Listrik
Meski regulasi kendaraan listrik belum terbit, Blue Bird meluncurkan layanan taksi dengan armada mobil bertenaga listrik. Perusahaan taksi terbesar ini menargetkan pengoperasian armada 2.000 unit mobil listrik pada 2020-2025. Blue Bird menyatakan rasa bangganya menjadi pioneer dalam menghadirkan kendaraan listrik di Industri transportasi Indonesia. Selain untuk peningkatan layanan, terobosan perusahaan taksi Blue Bird diharapkan menjadi katalis elektrifikasi transportasi di pasar Indonesia. Tahap pertama Blue Bird akan menggunakan 25 unit BYD e6 A/T dan 4 unit Tesla Model X 75D A/T sebagai armada baru untuk layanan Bluebird dan Silverbird. Perusahaan menginvestasikan hampir RP 40 miliar untuk membuka layanan taksi reguler dan premium menggunakan 30 unit mobil listrik, termasuk membangun 15 unit stasiun pengisian listrik (SPL).
Sarana Mudik Siap, Tarif Menjadi Kendala
Kemhub memastikan sarana prasarana mudik siap. Namun masih ada satu kendala, yakni tarif terutama transportasi udara yang memberatkan masyarakat. Kemhub berencana memanggil satu per satu maskapai untuk membahas soal tarif. Menhub mengakui, meski sudah diberi imbauan, tiket pesawat masih terasa cukup tinggi.
Eksportir Batubara Mulai Pakai Asuransi Nasional
Kebijakan penggunaan asuransi nasional akan berlaku mulai 1 Juni 2019. Masa transisi dimaksudkan agar pelaku usaha pertambangan bisa memiliki waktu untuk bernegosiasi dengan para pembeli atau importir di luar negeri. Apabila pada tenggat waktu itu para pengekspor tidak mematuhi ketentuan, pemerintah akan menjatuhkan sanksi berupa larangan ekspor. Saat ini sudah ada 15 perusahaan asuransi dan tiga konsorsium sudah terdaftar dan mendapatkan persetujuan dalam implementasi kebijakan wajib asuransi.
Mobil Listrik Sudah Siap Memintas Jalan
Sejumlah agen pemegang merk (APM) sudah siap mengeluarkan produk mobil hibrida di Indonesia. Toyota meluncurkan C-HR Hybrid, kendaraan sport utility vehicle (SUV) listrik pertama yang dipasarkan di Indonesia secara nasional. Mobil ini diklaim lebih irit 62% pada penggunaan BBM. Sementara, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) masih menunggu kepastian regulasi, termasuk infrastruktur pengisian bahan bakar kendaraan listrik tersedia secara memadai.
Industri Digital : Konsekuensi dan Konsumsi
Pinjam-meminjam uang antarpihak berbasis teknologi informasi kian merebak. Kemudahan dan kecepatan proses meminjam dana menjadi salah satu daya tariknya. Meski demikian, disisi lain ada suku bunga lumayan yang mesti ditanggung peminjam. Besaran suku bunga yang ditanggung peminjam ini mengompensasi suku bunga yang diberikan kepada pemilik dana. Selain itu, mengompensasi kemungkinan pinjaman macet atau tak dikembalikan oleh peminjam.
Sampai dengan Februari 201, total pinjaman yang disalurkan melalui pinjam-meminjam uang antarpihak berbasis teknologi Rp 28,36 triliun. Jumlah ini memang belum bisa dibandingkan dengan kredit yang disalurkan perbankan yang per Februari 2019 sebesar Rp 5.254 triliun.
Seorang bankir mengakui, ada hal-hal yang bisa dipelajari bank dari sistem yang digunakan industri digital, yakni kemampuan menjangkau masyarakat secara luas. Jangkauan yang luas ini membuat industri digital memiliki peran meningkatkan inklusi keuangan di tengah masyarakat. Hasil survei nasional literasi dan inklusi keuangan yang dirilis oleh Otoritas Jasa Keuangan menunjukan, indeks literasi keuangan pada tahun 2016 hanya sebesar 29,7%. Secara sederhana hanya 29 orang dari 100 orang yang memahami tentang keuangan. Jika sebagian besar tidak memahami sektor keuangan, bisa diperkirakan sebagian besar masyarakat juga tidak mengerti tentang risiko yang ditanggung dalam proses pinjam meminjam.
Penyelundupan Benih Lobster Kembali Digagalkan
Penyelundupan sebanyak 128 ribu ekor benih lobster kembali digagalkan pada Minggu, 21 April 2019. Baby lobster senilai Rp 19,5 miliar itu hendak diselundupkan ke Singapura menggunakan speed boat dari pearairan Lambur Luar, Tanjung Jabung Timur, Jambi. Saat digeledah, 128 benih lobster itu dimuat dalam 20 boks styrofoam, 9 boks benih lobster jenis pasir dengan total 121.600 ekor senilai Rp 18,24 miliar dan 1 boks benih lobster jenis mutiara dengan total 6.400 ekor senilai Rp 1,28 miliar. Dengan demikian keseluruhan lobster tersebut senilai Rp 19,5 miliar.
Pada hari senin, 15 April 2019, tim TNI AL juga menggagalkan penyelundupan benih lobster sebanyak 20 ribu ekor di perairan Nipah Panjang, Tanjung Jabungtimur, Jambi senilai Rp 3,5 miliar. Benih lobster itu disimpan dalam 10 boks styrofoam yang masing-masing berisikan 20 kantong plastik.
Penangkapan penyelundupan benih lobster yang lebih besar juga dilakukan pada Kamis 18 April 2019 oleh Polres Tanjungjabung Timur. Benih ditemukan petugas dalam kemasan plastik yang dimasukan ke dalam 35 boks styrofoam. Boks itu berisi 246.673 ekor benih lobster yang terdiri atas 235.900 ekor jenis pasir dan 10.773 ekor jenis mutiara. Nilai total benih lobster tersebut Rp 37.539.600.000,-
Bank Muamalat Jadi Agen Escrow Fintech Ammana
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk berkerja sama dengan PT Ammana Fintek Syariah (Ammana), sebuah perusahaan teknologi finansial (fintech) syariah yang bergerak di bidang investasi peer to peer (P2P) lending. Dalam kerjasama ini, Bank Muamalat akan bertindak sebagai agen rekening penampungan (escrow account) bagi Ammana.
Penerbitan Saham Baru, Tri Dapat Suntikan Rp47 Triliun
Hutchison Asia Telecom dan PT Tiga Telekomunikasi yang terafiliasi dengan pengusaha Garibaldi Thohir menyuntik modal segar sekitar Rp47 triliun dengan membeli saham baru yang diterbitkan oleh PT Hutchison 3 Indonesia. Kinerja usaha Tri Indonesia tumbuh dengan baik, perseroan membukukan kenaikan pendapatan dua digit secara tahunan dan EBITDA melonjak empat kali lipat pada 2018. Suntikan dana jumbo kepada Tri Indonesia memberikan sinyal bahwa industri telekomunikasi di Indonesia masih menarik di mata investor. Perkembangan ekonomi digital yang sangat pesat saat ini akan diikuti dengan peningkatan kebutuhan terhadap infrastruktur telekomunikasi.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









