Ekonomi
( 40733 )Membaca Arah Produksi Batubara Tahun 2019
Hingga April 2019, produksi batubara mencapai 118 juta ton atau setara 24,12% target dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2019. Kementerian ESDM membuka kesempatan bagi perusahaan yang ingin merevisi target produksinya, termasuk pemegang IUP daerah yang terkena pemotongan kuota produksi. Beberapa provinsi terkena sanksi pemotongan kuota karena perusahaan tidak mampu memenuhi kewajiban domestic market obligation (DMO). Bahkan, Gubernur Kaltim sampai turun tangan menyurati Presiden Joko Widodo untuk mencabut sanksi tersebut. Demikian juga dengan sejumlah gubernur lain juga keberatan dengan sanksi diskon produksi. Namun, Kementerian ESDM bergeming dengan rengekan para pejabat daerah itu.
MA Tetap Hukum Yamaha dan Honda
Mahkamah Agung menolak kasasi Yamaha dan Honda terkait dugaan kartel motor skutik 110-125 cc di Indonesia. Atas putusan ini, Yamaha harus membayar denda Rp 25 miliar dan Honda Rp 22,5 miliar karena melanggar UU No 5 Tahun 1999. Dugaan itu terbukti dari adanya surat elektronik dari Presiden Direktur Yamaha Indonesia Yoichiro Kojima yang ditujukan kepada tim internal perusahaan pada 2014. Dalam kedua email tersebut, dia menyatakan Yamaha harus mengikuti kenaikan harga yang dilakukan Honda.
Dividen Link Net Rekor, Capai Rp 675 Milyar
PT Link Net Tbk memberikan dividen dengan rekor tertinggi, mencapai Rp 675 Milyar untuk tahun buku 2018. Pembagian dividen tersebut disetujui dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) pada Jumat (26/4). Nilai tersebut setara dengan rasio pembayaran dividen sebesar 60% dari normalisasi laba bersih. Pembayaran dividen ekuivalen dengan Rp 232 per lembar saham, tidak termasuk saham treasuri.
Grab dan Ninja Van Kerja Sama Logistik di Asia Tenggara
Perusahaan logistik ekspres berbasis teknologi Ninja Van dan Grab Inc, super app terkemuka di Asia Tenggara, mengumumkan kemitraan strategis. Keduanya bersepakat akan mengintegrasikan layanan logistik Ninja Van dalam aplikasi Grab melalui GrabExpress, layanan pengiriman paket on-demand milik Grab.
Go-Food, Online Food Delivery Terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara
GoFood memberikan sumbangan yang sangat besar untuk GOJEK. Berdasarkan riset Lembaga Demografi FEB UI, kontribusi dari mitra UMKM GoFood mencapai Rp 18 triliun. Melalui riset ini juga diketahui, ada peningkatan kepercayaan dan dampak positif yang dirasakan oleh UMKM setelah bergabung dengan GOJEK di layanan GoFood. Salah satu dampaknya adalah peningkatan volume transaksi hingga kenaikan klasifikasi omzet usaha.
Rata-rata pelaku UMKM mengalami peningkatan omzet 3,5 kali lipat sejak bergabung dengan GoFood. Dampak positif ini membuat 85% responden mengaku menginvestasikan kembali pendapatanya ke dalam usaha mereka. Dari riset ini juga ditemukan aplikasi manajemen merchant yang bernama GoBiz menjadi fitur yang sangat berguna. Melalui aplikasi ini merchant bisa leluasa mengubah menu, harga, foto, jam operasional hingga bisa mengetahui informasi pesanan sebelum mitra driver datang.
Menurut Chief Food Officer of GoJek Group Catherine Hindra Sutjahyo, filosofi di GoFood seperti berbentuk setiga. Sudut-sudutnya adalah merchant, customer dan driver; kami ingin meningkatkan pemberdayaan kepada tiga sisi tersebut.
Fakta Terbaru GoFood :
- per akhir 2018, GoFood mencatat order 30 juta per bulan
- Jumlah order tumbuh hingga 7 kali lipat dalam 2 tahun terakhir
- GoFood menguasai pangsa pasar online food delivery 4 kali lebih besar dari penyedia layanan sejenis
- menyumbang Rp 18 triliun kepada perekonomian Indonesia
- paket ayam menjadi favorit pada 2018 dengan 10 juta kali pemesan
Pengembang Kerubungi Lahan Dekat Stasiun LRT
Lahan di sekitar stasiun Light Rapid Transist (LRT) banyak diminati oleh pengembang properti, baik swasta maupun BUMN. Lahan ini diproyeksikan untuk menjadi hunian berkonsep transportasi, atau dikenal juga dengan istilah Transport Oriented Development (TOD). Sebagai contoh, di dekat Stasiun LRT Ciracas sudah terdapat dua lahan hunian berbasis TOD. Yang pertama adalah Sakura Garden City, yang dikembangkan oleh Trivio Group dengan menggandeng 2 perusahaan besar asal Jepang, Daiwa House dan JOIN. Di kawasan ini akan dibangun 4 tower dengan total 2.200 unit dan 90 Ruko. harga unit yang dipasarkan mulai dari Rp 500 jutaan.
Yang kedua adalah LRT City Ciracas dengan nama Urban Signature yang dibangun oleh anak usaha PT Adhi Karya. Total akan terdapat 5 tower apartemen. Harga yang ditawarkan cukup bersaing mulai dari Rp 500 jutaan.
Menurut pengamat properti Indonesia Property Watch, Ali Tranghanda, berkembangnya kawasan bertajuk TOD merupakan hal yang wajar dan dialami seluruh kota besar di dunia karena kawasan ini merupakan salah satu kebutuhan di tengah-tengah kepadatan lalu lintas yang terjadi. TOD ini sudah menyebar di wilayah lain di Jakarta di sekitar stasiun kereta Api, seperti TOD Pondok Cina, TOD Tanjung Barat, TOD Cisauk, dan TOD Tanah Abang.
Bersiap Diri Bisa Ekspor ke Australia
Ekspor mobil utuh (completely built up) Indonesia ke Australia berpeluang menderu pasca perjanjian perdagangan bebas (FTA) antara Indonesia dengan Australia melalui Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) diteken. Terlebih, Australia tidak memiliki pabrikan mobil, dan mengandalkan impor untuk memenuhi kebutuhan pasarnya. Tantangannya ada pada kesiapan industri otomotif nasional.
Pemerintah Harus Kendalikan Utang
Rasio utang terhadap PDB per Maret 2019 sudah mencapai 30,12%. Meski masih di level sehat, angka itu adalah rasio terbesar dalam lima tahun terakhir. Kemkeu mencatat total nilai (outstanding) utang pemerintah pusat hingga Maret 2019 Rp 4.567,31 triliun. Angka ini naik 10,4% dibandingkan dengan posisi Maret 2018. Kenaikan itu berasal dari pinjaman dan penerbitan surat berharga negara (SBN). Kemkeu mengklaim sudah mengerem laju utang, terutama pinjaman luar negeri.
Ahmad Mikail, Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, menganalisis. perlambatan utang pemerintah hanya sementara. Pasalnya, penerimaan pajak kuartal I tahun ini hanya tumbuh 1,8% yoy. Ahmad menegaskan, pengeraman utang tidak hanya atas utang pemerintah, tetapi juga meliputi utang BUMN. Peningkatan utang bisa memengaruhi rating utang Indonesia.
Wapres Serukan Perlawanan Diskrimasi Sawit
Wakil presiden Jusuf Kalla mengangkat isu diskriminasi kelapa sawit Indonesia oleh jumlah negara terutama di Eropa. indonesia sebagai negara yang sekitar 16 juta warganya terlibat dalam perkebunan dan industri sawit terus menghadapi perlakuan diskriminatif. Ia menyayangkan perlakuan diskriminatif itu mengatasnamankan isu sustainable palm oil. Padahal sawit telah memberikan kontribusi signifikan dalam pencapaian cita-cita pembangunan berkelanjutan (SDGs) di Indonesia, dan menurutnya tidak ada satu negara yang bisa mencapai SDGs sendiri tanpa sinergi dan kerjasama dari negara lain.
Kerjasama harus bersifat national-driven bukan donor atau loan-giver driven. Kerjasama juga harus mempertimbangkan inklusivitas karena dengan pertimbangan tersebut Belt and Road Initiative (BRI) dapat menyejahterakan setiap negara yang tergabung di dalamnya. Demikian pula peran swasta harus lebih dilibatkan dan tidak mengandalkan utang pemerintah.
Sementara itu menurut pengamat ekonomi Indef Eko Listiyanto upaya retaliasi terhadap Uni Eropa atas diskrimasi sawit merupakan langkah yang tepat. Kebijakan proteksionisme Uni Eropa merupakan upaya untuk melindungi produk minyak nabati dari kawasan tersebut. Retaliasi perdagangan bisa menimbulkan kerugian bagi keduabelah pihak. Namun, tanpa da upaya perlawanan tersebut diskriminasi yang dilakukan Uni Eropa akan makin kuat.
Tren Permintaan, Industri Produk Plastik Bergairah
Industri produk plastik diyakini makin bergairah seiring dengan tren permintaan yang diproyeksikan melanjutkan peningkatan pada kuartal I/2019. Sektor makanan dan minuman menjadi faktor utama yang memacu serapan produk plastik untuk kemasan. Salah satu produk makanan dan minuman yang menyerap produk plastik adalah air minum dalam kemasan (AMDK). Sektor AMDK menyumbang 30% serapan plastik kemasan. Selain didorong sektor makanan dan minuman, permintaan juga berasal dari sektor pertanian. Proyeksi pertumbuhan industri plastik hingga akhir tahun 2019 mencapai 5,2% secara tahunan.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









