;
Kategori

Ekonomi

( 40733 )

Tiket Pesawat Mahal, Bisnis Hotel Keteteran

18 Apr 2019

Kinerja bisnis perhotelan belum akan terangkat signifikan hingga semester pertama tahun ini. Penyebabnya antara lain dampak kenaikan tiket pesawat dan tekanan tahun politik. Bahkan, adanya jaringan infrastruktur darat yang masif dibangun pemerintah tidak lantas menggairahkan bisnis perhotelan, meski menjelang Lebaran. Pengusaha hotel khawatir masyarakat cenderung memilih berlibur ke luar negeri lantaran harga tiket pesawat yang lebih murah daripada tiket penerbangan domestik.

Tak Mudah Cari Mitra Baru

18 Apr 2019

Teknologi dalam jaringan ke luar jaringan untuk pedagang mikro sudah mulai dikenalkan sejak dua tahun lalu. Namun dalam perjalanany, akuisisi pengguna baru tidak mudah dilakukan. Akuisisi yang tidak mudah itu disebabkan antara lain : kondisi infrastruktur jalan yang belum merata hingga ke pelosok daerah. Sehingga terdapat inefisiensi waktu yang berdampak terhadap harga jual barang ke konsumen yang tetap mahal.

Sejak didirikan pada November 2017 sampai saat ini, jumlah pedagang mikro berupa warung kelontong mitra warung pintar sekitar 2000 orang, sekitar 90% tergolong aktif. Pedagang tersebut berada di Jabodetabek dan Banyuwangi. Selain lokasi usaha, tantangan lain yang harus dihadapi adalah legalitas lokasi atau tempat yang dijadikan pengusaha untuk mendirikan warung kelontong. Akusisi mitra baru akan dilakukan terhadap pedagang yang telah mengurus izin ke pemerintah daerah setempat.

Menurut founder dan CEO Bukalapak Achmad Zaky, tantangan utama membesarkan bisnis layanan mitra Bukalapak adalah budaya. Pelaku usaha dagang mikro dan produsen harus menambah kultur. Layanan mitra Bukalapak memungkinkan pemilik warung dan toko kelontong lebih mudah memesan barang secaea daring, mendapat harga lebih murah dan mengakses modal. 

GoJek Jadi Aplikasi "On-Demand" Nomor 1 di Indonesia

16 Apr 2019

Fakta terbaru GoJek :

  • aplikasi on demand dengan jumlah pengguna aktif bulanan terbanyak di Indonesia sepanjang tahun 2018
  • Gross Transaction value GoJek mencapai 9 miliar dollar AS atau tumbuh sekitar 13,5 kali lipat dari Desember 2016 sd Desember 2018
  • GoJek juga menjadi aplikasi ride-sharing yang paling banyak digunakan di Indonesia
  • Go-Food, layanan food delivery terbesar di Asia Tenggara dan nomor 3 di dunia dengan jumlah order mencapai 30 juta order per bulan pada tahun 2018
  • Go-Pay, layanan uang elektronik paling banyak digunakan di Indonesia
Angka GoJek di Indonesia :
  • >1,7 juta mitra driver
  • >300.000 merchant go food yang lebih dari 80% merupakan industri UMKM
  • 60.000 penyedia layanan Go-Life
  • 2,5 juta anggota arisan mapan
  • 142 juta download (per Maret 2019)

Produksi Ditopang Kapal Kecil

16 Apr 2019

Pemerintah menargetkan produksi perikanan tangkap tahun ini sebanyak 8,4 juta ton. Target ini meningkat 25% dibanding tahun 2018 yang hanya 6,7 juta ton. Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Zulficar Mochtar mengemukakan, produksi bisa meningkat karena sejumlah hal antara lain stok ikan semakin banyak, lokasi tangkap semakin dekat, serta ukuran ikan makin besar dan kian mudah didapatkan.

Saat ini pembangunan kapal ukuran kecil hingga besar berkembang pesat. Izin kapal berukuran 10-30 gros ton (GT) dalam kewenangan pemerintah daerah, sedangkan  izin kapal-kapal ukuran di atas 30 GT merupakan kewenangan pemerintah pusat. Hal yeng perlu diantisipasi adalah persoalan pendataan. Dengan demikian, data ikan yang masuk melalui berbagai pelabuhan bisa dilaporkan dengan tepat. Oleh karena itu, pelaku usaha diharapkan lebih patuh dalam melaporkan informasi usaha dan kapalnya. 

Ketua Bidang Hukum dan Organisasi Asosiasi Tuna Indonesia (Astuin) Muhammad Billahmar mengatakan, sistem pendataan secara elektronik belum optimal menjamin akurasi data tangkapan. Hal ini karena data tetap dimasukan dan dimutakhirkan secara manual. Lebih lanjut pihaknya menambahkan, perizinan kapal berukuran diatas 30 GT dinilai sangat ruwet, akibatnya pelaku usaha memilih usaha kapal berukuran kecil. 

Perusahaan Asal Oman Tambah Investasi

16 Apr 2019

Overseas Oil & Gas LLC (OOG), Perusahaan asal Oman menambah investasi di Indonesia dengan membangun fasilitas pendukung kilang minyak. Investasi senilai 3 miliar dollar AS ini dilakukan bersama 2 mitra lokal yakni PT Sanurhasta Mitra Tbk dan PT Meta Epsi Tbk.

Kesepakatan kerjasama sudah dilakukan tinggal menyiapkan persyaratan untuk studi kelayakan di perbankan oleh OOG. Menurut Chairman OOG Khalfan Al Riyami, pihaknya tertarik berinvestasi di Indonesia karena pasar yang besar. Hasil kilang minyak ini untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri serta diekspor ke Australia dan Papua Nugini.

Indonesia Merintis Pembentukan Super Holding BUMN

16 Apr 2019

Kementerian BUMN berambisi membentuk super holding BUMN. Holding ini akan menjadi kendaraan korporasi plat merah berinvestasi dan bersaing di tingkat global. Menteri Negara BUMN mengatakan super holding BUMN mirip dengan Temasek dan Kazanah Nasional. Nantinya, super holding BUMN akan langsung berada di bawah presiden. Jika super holding terwujud, maka Kementerian BUMN akan hilang. Meski kendali tetap di pemerintah, nantinya super holding ini akan terbebas dari ranah birokrasi. Wakil Ketua Kadin bidang Moneter, Fiskal dan Kebijakan Publik, menilai pembentukan super holding ini cukup baik. Hanya saja, sebaiknya BUMN menghindari bisnis yang sudah digarap sektor swasta, dan lebih mengemban peran sektor strategis.

Gurita Bank China Menguasai Dunia

16 Apr 2019

Empat bank asal China menduduki posisi teratas di dunia. Keempat bank itu adalah Industrial & Commercial Bank of China (ICBC), China Construction Bank, Agricultural Bank of China dan Bank of China. Sementara bank AS masuk dalam sepuluh besar, yaitu JPMorgan Chase dan Bank of Amaerica. Sementara bank AS lainnya masih berkutat dengan sejumlah masalah. Wells Fargo misalnya masih terus berjuang untuk melewati skandal yang membelit dua setengah tahun terakhir.

Nelayan Kecil Jadi Tumpuan

15 Apr 2019

Nelayan kecil yang menggunakan kapal berukuran kurang dari 30 gros ton mendominasi penangkapan tuna, tongkol dan cakalang. Ketiga jenis ikan itu merupakan komoditas unggulan ekspor. Berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), armada penangkapan ikan Indonesia pada 2016 sebanyak 544.000 unit. Dari jumlah tersebut sekitar 96% diantaranya berupa armada kecil berukuran kurang dari 30 GT. 

Armada kecil memberi andil besar terhadap komoditas unggulan. Sekitar 60% produksi tuna, tongkol dan cakalang bersumber dari hasil tangkapan nelayan skala kecil. Ekspor komoditas tuna, tongkol dan cakalang pada 2018 sekitar 118.000 ton dengan nilai 620 juta dollar AS.

Pasar ekspor menuntut persyaratan dalam hal mutu produk dan aspek ketertelusuran tuna asal Indonesia. Oleh karena itu, penanganan ikan tangkapan dan dokumentasi pencatatan kapal perlu diperbaiki. Negara tujuan utama ekspor, antara lain : Amerika Serikat dan Jepang.


ESDM Dorong Pengembangan Sawit Menjadi Bensin

15 Apr 2019

Kementerian ESDM medorong pemanfaatan minyak kelapa sawit sebagai campuran BBM jenis bensin dan LPG. Kementerian ESDM akan mendorong kerjasama penelitian tersebut bersama Pertamina dan Institut Teknologi Bandung (ITB). Indonesia yang pertama mengembangkan sawit untuk bensin melalui co-processing . Minyak sawit dicampurkan ke kilang dengan proses cracking menggunakan katalis Merah Putih dan akan menghasilkan bensin dan LPG di akhir proses.

Pemanfaatan sawit untuk bensin juga telah dilakukan di beberapa negara, seperti Amerika Serikat, Italia dan Uni Emirat Arab. Namun, pengembangan di negara tersebut adalah membuat pabrik baru yang dapat mengolah langsung sawit dengan bensin sebagai salah satu produknya. 

Proyek Pembangkit Hijau, PLN Perpanjang Tenggat Pendanaan

15 Apr 2019
PT Perusahaan Listrik Negara berencana memperpanjang tenggat penyelesaian pembiayaan atas 23 proyek pembangkit listrik energi bersih yang telah melakukan perjanjian jual beli sejak 2017. Pada 2017, ada 70 proyek pembangkit listrik energi bersih yang telah melakukan perjanjian jual beli listrik atau power purchasing agreement (PPA) antara PLN dan produsen listrik swasta atau independen power producer (IPP). Dari 70 PPA tersebut, sebanyak 7 proyek sudah beroperasi, 29 proyek masih tahap konstruksi, 10 proyek talh menyerahkan jaminan pelaksanaan, tetapi belum menyelesaikan penuntasan pembiayaan atau financial close, 23 proyek belum menerahkan jaminan pelaksanaan atau penuntasan pendanaan, dan 1 proyek berpotensi diputus atau terminasi kontrak. Pendanaan masih menjadi kendala realisasi proyek pembangkit listrik energi terbarukan. Pertemuan antara investor dan pengembang terus dilakukan dalam waktu dekat untuk mempercepat proyek. Jika terdapat investor yang tertarik melakukan pendanaan pada 23 proyek tersebut, tenggat penyelesaian pembiayaan yang seharusnya jatuh pada Juni 2019 kwmungkinan diperpanjang.