Ekonomi
( 40430 )Kenaikan Tarif Penerbangan Dinilai Tidak Biasa
Kenaikan tarif penerbangan selama ini dinilai tidak biasa. Hal ini terefleksi dari lonjakan kontribusi tarif penerbangan terhadap inflasi hingga Mei 2019. Salah satu solusinya adalah mengefisiensikan industri penerbangan.
Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Nailul Huda mengatakan, rencana pemerintah membuka izin penerbangan untuk maskapai penerbangan asing tidak otomatis menurunkan tarif pesawat. Sebab masalah utama dalam industri penerbangan dmestik adalah inefisiensi belum diatasi. Menurutnya, inefisiensi juga dapat disebabkan pembukaan rute-rute baru yang tidak mengguntungkan. Harga avtur juga kerap dikambing hitamkan padahal harga avtur di Indonesia lebih murah dari di Singapura dan Malaysia.
Program Minyak Sawit Didorong
Kementerian Pertanian mendorong program penggunaan bahan bakar berbasis minyak sawit sebesar 100% atau mandatori B100. Dengan program itu, permintaan minyak sawit di dalam negeri meningkat dan mengubah struktur perdagangan minyak kelapa sawit di dunia. Pelaksanaan B100 juga dinilai dapat menghemat devisa dan menyukseskan program energi ramah lingkungan.
Sekertaris Jenderal serikat petani kelapa sawit (SPKS) Mansuetus Darto menilai program penggunaan solar dengan pencampuran minyak sawit 20% yang sudah berlangsung belum berdampak atau dirasakan para petani. Semestinya tandan buah segar milik petani (terutama petani swadaya) diserap industri produsen sawit dan biodiesel melalui koperasi. Dengan demikian mandatori B20 bisa dirasakan petani. Pemerintah berharap penerapan mandatori B20 akan mengurangu impor minyak.
Properti di Bawah Rp 30 M Bebas Pajak Barang Mewah
Industri properti terus kebanjiran insentif. Terbaru, mulai Juni ini, pemerintah menelurkan PMK 86/2019 membebaskan PPnBM atas properti senilai kurang dari Rp 30 miliar. Ketua Umum REI menilai, pelonggaran PPnBM memberi ruang bagi market baru yang selama ini tak digarap pengembang properti. Selama ini, belum banyak pengembang yang berani masuk di ranah hunian dengan nilai Rp 30 miliar.
Aturan Promo Ojek Online Tetap Diperlukan
Pengaturan promo layanan transportasi daring tetap perlu dilakukan sebagai upaya menghindari persaingan tidak sehat yang berpotensi menjatuhkan pemain bisnis ojek online lainnya. Pengamat Kebijakan Publik UI, Harryadin Mahardika, mengungkapkan dugaan adanya jual rugi (predatory pricing) dalam bisnis ojek online cukup kuat. Pasalnya, secara karakter, pemain di bisnis ini hanya menyisakan Go-Jek dan Grab.
Dengan menyisakan dua pemain, maka berlaku hukum rivalitas yang ketat dan saling memangsa. Persoalannya, jika kelak pasar hanya menyisakan pemain tunggal sebagai pemenang, maka terjadi monopoli. Harryadin menilai, Grab jauh lebih kuat ketimbang Go-Jek, karena mendapat suntikan dana segar hingga US$ 6 miliar dari Softbank.
Jaringan Kripto Facebook
Facebook mematangkan rencana peluncuran mata uang digital (cryptocurrency) bernama Libra. Mata uang ini telah memperluas jaringan bisnis Facebook bukan hanya jejaring sosial, tetapi meluas hingga ke e-commerce serta pembayaran digital di tingkat global. Perusahaan ini telah terhubung dengan 28 mitra yang berbasis di Jenewa bernama Libra Association. Kehadiran asosiasi ini mengatur kerja koin digital yang baru akan meluncur pada separuh pertama tahun 2020.
Facebook membuat anak perusahaan bernama Calibra, yang akan menawarkan dompet digital untuk menyimpan, mengirim, serta menawarkan Libra. Nantinya Calibra akan terhubung dengan Facebook Messanger dan Whatsapp yang kini telah memiliki satu miliar pengguna. Namun, rencana peluncuran ini masih terganjal kebijakan perlindungan privasi dan data pribadi konsumen.
Perang Dagang Hanya Menghasilkan Kerugian
Gajah bertarung lawan gajah, pelanduk mati di tengah-tengah. Peribahasa itu cocok menggambarkan perang dagang AS-China yang memakan korban perusahaan asal kedua negara. Sebut saja Huawei yang memproyeksikan bakal kehilangan pendapatan dari aksi Presiden AS, Donald Trump. Huawei masuk daftar hitam barang yang dilarang masuk Amerika.
Serupa, perusahaan AS juga semakin khawatir dampak perang dagang ini. Makanya, 600 perusahaan Amerika, diantaranya Wallmart Inc dan Target Corp, melayangkan surat untuk mendesak Presiden Trump segera menyelesaikan perseteruan dengan China. Alasannya, perusahaan AS yang justru akan menanggung peningkatan tarif ekspor barang-barang China ke Amerika. Hasilnya, perusahaan dan konsumen Amerika yang justru akan menanggung. Dalam surat tersebut, 600 perusahaan menyebut kenaikan 25% tarif untuk setiap ekspor China senilai US$ 300 juta berpotensi menghilangkan lebih dari 2 juta pekerjaan di AS.
Modal Ventura Mengincar Startup Tekfin
Perusahaan modal ventura semakin gencar menyalurkan pembiayaan di tahun ini. Salah satu yang mereka incar adalah pendanaan ke perusahaan startup. Salah satunya Mandiri Capital Indonesia yang sudah mengalokasikan sejumlah dana untuk investasi ke dua hingga tiga startup tekfin baru di tahun ini. Mandiri Capital Indonesia menyiapkan dana sekitar Rp 90 miliar tahun ini. Dari jumlah tersebut, Rp 40 miliar untuk investasi baru, dan Rp 50 miliar untuk pendanaan lanjutan kepada startup yang sudah tertera di portofolio anak usaha Bank Mandiri ini.
Syarat tekfin yang akan mendapat suntikan dana dari Mandiri Capital. Pertama, perusahaan sudah memiliki produk yang diluncurkan ke pasar. Kedua, sudah melalui pendanaan sebelumnya. Sementara itu, pemain lain, Bahana Artha Ventura sedang menyiapkan strategi mencapai penyaluran pembiayaan ultramikro tahun ini sebesar Rp 1,4 triliun. Perusahaan ventura ini akan wait and see untuk mencari startup terbaik yang akan didanai. Sedangkan modal BRI Ventures sudah mempunyai Rp 1 triliun sebagai modal pendanaan.
Revisi Aturan Fiskal, Diskon Pajak Bagi Manufaktur
Pemerintah segera merealisasikan janji pemberian insentif fiskal berupa diskon pajak kepada sektor manufaktur, untuk mendorong penguatan kualitas sumber daya manusia, memacu inovasi dan menarik investasi baru. Insentif baru tersebut hasil revisi PP No.94 tahun 2010 tentang Penghitungan Penghasilan Kena Pajak dan Pelunasan Pajak Penghasilan (PPh) Tahun Berjalan. Terdapat tiga poin utama dari beleid tersebut. Pertama, pemberian fasilitas PPh berupa pengurangan penghasilan netto sebesar 60% dari jumlah aktiva tetap berwujud termasuk tanah. Kedua, pemberian fasilitas fiskal berupa pengurangan penghasilan bruto maksimal 200% dari jumlah biaya praktik kerja, pemagangan, dan pembelajaran (vokasi) bagi WP badan dalam negeri yang melakukan praktik tersebut untuk mendorong peningkatan kualitas SDM. Ketiga, pemberian fasilitas fiskal berupa pengurangan penghasilan bruto maksimal 300% dari jumlah biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan penelitian dan pengembangan tertentu bagi WP badan dalam negeri yang melakukan aktivitas penelitian dan pengembangan di Indonesia. Pemberian fasilitas tersebut diberikan dengan catatan, aktivitas yang dilakukan oleh korporasi harus menghasilkan invensi, inovasi, teknologi baru, atau aih teknologi bagi pengembangan industri dan daya saing nasional.
Kunjungan Turis China, Perang Dagang Bawa Berkah Pariwisata
Pelaku usaha sektor pariwisata di Tanah Air meyakini kunjungan wisatawan mancanegara asal China akan meningkat 5% hingga 10% pada tahun ini sebagai dampak dari kebijakan Pemerintah Negeri Panda yang melarang warganya berpelesir ke Amerika Serikat. Berdasarkan data BPS, jumlah kunjungan wisman asal China ke Tanah Air sepanjang tahun lalu mencapai 2,13 juta orang, naik dari tahun sebelumnya yang mencapai 2,09 juta kunjungan. Kedatangan wisman China ke Indonesia sering dilakukan secara berkelompok sehingga pasar wisman China kerap diidentikkan sebagai mass tourism. Knedati demikian, apabila terjadi lonjakan kunjungan turis China ke Indonesia, semoga tidak terjadi lagi praktik zero dollar tour di Tanah Air. Pasar wisman china tak hanya digarap secara kuantitas, tetapi juga perlu dicari strategi agar spending mereka juga besar di Indonesia.
Sistem Data Rantai Pasok Diperbaiki
Kontribusi nelayan kecil untuk menghasilkan produksi tuna bernilai premium semakin meningkat. Pengelolaan perikanan skala kecildiperkuat untuk menembus pasar dunia, antara lain dnegan memperbaiki sistem data dan menggunakan perangkat elektronik modern.
Untuk pertama kalinya Yayasan Masyarakat dan Perikanan Indonesia (MDPI), Anova, dan PT Harta Samudra bekerjasama dengan Bumble Bee Seafoods dan perusahaan asal Jerman SAP, mengimplementasikan sistem ketertelusuran rantai pasok ikan. Sistem ini menghubungkan kapal nelayan pancing ulur tuna sampai ke konsumen. Sistem ketertelusuran rantai pasok ikan itu menggunakan teknologi blockchain untuk menyimpan basis data dari setiap transaksi ikan. Adapun basis data diperoleh melalui aplikasi Trace Tales yang dikembangkan MDPI untuk pengolahan, penyimpanan, pemrosesan makanan laut dan penyimpanan data produk.
Trace Tales dan SAP blockchain dipasang di dua pabrik pengolahan PT Harta Samudra yaitu di Ambon dan Buru (Maluku). Sistem yang sama dipasang di PT Aneka Sumber Tata Bahari Tulehu dan PT Blue Ocean Grace International (BOGI) di Bitung.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









