;
Kategori

Ekonomi

( 40460 )

Deflasi Beruntun, Minim Daya Beli

02 Oct 2020

Badan Pusat Statistik mencatat terjadi penurunan harga secara umum atau deflasi 0,05 persen pada September. Kepala BPS Suhariyanto mengatakan deflasi terjadi karena penurunan harga daging ayam ras, telur ayam ras, bawang merah, dan tarif angkutan udara.

BPS memantau 90 kota sebagai parameter indeks harga konsumen (IHK). Dari seluruh kota yang dipantau, ada 56 yang mengalami deflasi dan 38 lainnya mengalami inflasi. Jika dilihat berdasarkan kelompok pengeluaran, komponen utama yang mengalami deflasi adalah makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,37 persen.

Suhariyanto mengungkapkan, andil sektor transportasi mencapai 0,04 persen karena anjloknya tarif penerbangan di 44 kota. Meski ada komoditas yang mengalami penurunan harga, masih ada penyumbang inflasi, seperti minyak goreng dan bawang putih.

Kepala BPS DKI Jakarta, Buyung Airlangga, mengatakan inflasi di Ibu Kota mencapai 0,02 persen pada September, membaik dari Agustus lalu, yaitu minus 0,1 persen. Tiga komoditas utama yang menyumbang inflasi adalah sektor pendidikan, perhiasan dan emas, serta bawang putih.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Bhima Yudhistira Adhinegara, mengatakan deflasi tiga kali berturut-turut atau hat-trick menjadi tanda tingkat konsumsi yang tak membaik, seiring dengan menurunnya pendapatan. Kondisi ini memaksa produsen menggencarkan diskon dan menjual barang dengan harga di bawah biaya pokok produksi.

Program bantuan sosial pemerintah belum sanggup menekan potensi deflasi karena hanya menyasar masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah. Pasokan barang yang berlimpah, menurut Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Piter Abdullah, tak diimbangi peningkatan permintaan.

Rp 3,3 Triliun untuk Hotel dan Restoran

02 Oct 2020

Pemerintah berencana menggulirkan stimulus berupa hibah pariwisata pada Oktober- Desember 2020 bagi industri hotel dan restoran agar mereka mampu bertahan dan meyakinkan masyarakat jika aman dikunjungi.

Direktur Manajemen Industri Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Henky Manurung, Kamis (1/10/2020), mengatakan, kementeriannya siap menggulirkan hibah pariwisata senilai Rp 3,3 triliun yang merupakan bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional.

Hibah itu, menurut rencana, untuk industri perhotelan dan restoran di 85 kabupaten/kota serta akan disalurkan melalui pemerintah daerah. Dengan hibah tersebut, pengelola hotel dan restoran diharapkan lebih siap menerapkan protokol kebersihan, kesehatan, keamanan dan ramah lingkungan (CHSE).

Kemenparekraf juga tengah menyiapkan program sertifikasi CHSE gratis bagi para pelaku pariwisata di daerah. Sertifikat CHSE itu merupakan upaya agar wisatawan merasa aman ketika berkunjung ke lokasi wisata. Total biaya yang dianggarkan untuk program tersebut Rp 97,76 miliar.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah wisatawan mancanegara (wisman) pada Agustus 2020 hanya 165.000 orang atau tumbuh 4,45 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Namun, pertumbuhan kunjungan wisman secara tahunan minus 89,22 persen. Kunjungan wisman ke Tanah Air didominasi dari Timor Leste (54 persen), Malaysia (35 persen), dan China (2,2 persen).

Secara kumulatif, jumlah wisman sepanjang Januari-Agustus 2020 hanya 3,4 juta orang. Pertumbuhannya minus 68,17 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 10,7 juta orang.


Saat Pegawai KPK Bedol Desa

02 Oct 2020

Berdasarkan catatan Indonesia Corruption Watch, kerja penindakan yang dilakukan KPK selama semester I-2020 jauh di bawah target. KPK memiliki target 120 kasus, sedangkan yang terealisasi hanya 6 kasus atau 5 persen. Realisasi target dihitung dari kasus korupsi yang masuk ke tingkat penyidikan dan diikuti penetapan tersangka sejak 1 Januari hingga 30 Juni.

Di tengah tergerusnya tingkat kepercayaan dari publik, KPK juga kehilangan kepercayaan dari pegawainya sendiri. Sejak Januari hingga September 2020, sebanyak 31 pegawai KPK yang terdiri dari 24 pegawai tetap dan 7 pegawai tidak tetap mengundurkan diri, salah satunya mantan juru bicara KPK, Febri Diansyah.

Banyaknya pegawai KPK yang mengundurkan diri itu dianggap oleh Pelaksana Tugas Juru Bicara Bidang Penindakan KPK Ali Fikri sebagai hal yang wajar. Pada 2016, sebanyak 46 pegawai mengundurkan diri, 2017 sebanyak 26 pegawai, 2018 sebanyak 31 pegawai, dan 2019 sebanyak 23 pegawai.

Zainal Arifin Mochtar mengungkapkan, ada dua faktor yang memengaruhi perubahan KPK, yaitu revisi UU KPK dan pemilihan komisioner yang diperlakukan secara politis. ”Yang paling mengecewakan, hampir seluruh komisioner yang baru menandatangani semacam pakta integritas untuk mendukung perubahan UU KPK,” katanya.

Ia menduga fenomena ”bedol desa” yang terjadi di KPK karena konstelasi UU KPK yang tidak lagi mendukung pemberantasan korupsi. Ini bukan persoalan wajar atau tidak, tetapi fenomena ini merupakan konsekuensi dari komisioner KPK dan UU KPK yang jauh dari semangat pemberantasan korupsi.


Menanti Kebangkitan Lobster

02 Oct 2020

Akhir September 2020, dikejutkan rencana ekspor jutaan benih bening lobster yang tidak sesuai dokumen. Rencana itu berhasil digagalkan. Ada indikasi penyalahgunaan izin ekspor dengan memanipulasi dokumen.

Dokumen mencantumkan 1,5 juta ekor, tetapi sebenarnya 2,7 juta ekor. Sejumlah pihak menilai tidak boleh ada toleransi terhadap kasus penyalahgunaan izin ekspor benih lobster. Pemerintah diminta menjatuhkan sanksi tegas berupa pencabutan izin 14 perusahaan itu. Bahkan, jika memenuhi kriteria pelanggaran, bisa dikenai sanksi pidana.

Kasus manipulasi dokumen ekspor benih lobster menambah panjang daftar masalah akibat kebijakan ekspor benih lobster. Ekspor itu berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 12 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Lobster (Panulirus spp), Kepiting (Scylla spp), dan Rajungan (Portunus spp) di Wilayah Negara Republik Indonesia tertanggal 4 Mei 2020.

Namun, komitmen eksportir benih lobster untuk mengembangkan budidaya di Tanah Air diragukan. Pembudidaya mengeluhkan kemitraan yang dijanjikan perusahaan eksportir benih untuk mengembangkan usaha pembesaran atau budidaya lobster tak jelas kelanjutannya. Alih-alih budidaya, eksportir diduga memanfaatkan janji kemitraan dengan pembudidaya lobster demi memperoleh izin ekspor benih (Kompas, 13/7/2020).

Komitmen pemerintah menjaga pendapatan dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) benih lobster belum terlaksana. Hingga kini, peraturan pemerintah terkait PNBP ekspor benih lobster belum juga disahkan. Kendati demikian, pasokan benih bening lobster dari Indonesia ke Vietnam terus bergulir untuk dibesarkan menjadi lobster ukuran konsumsi yang bernilai tambah jauh lebih tinggi.

Pada Mei-Juli 2020, menurut catatan Kementerian Kelautan dan Perikanan, 3,18 juta ekor benih lobster diekspor Indonesia.


“Janda Bolong” Pencuri Perhatian

02 Oct 2020

Tanaman hias monstera (Monstera sp) atau janda bolong tengah laris manis di pasaran. Nilai ekonominya meroket seiring dengan tingginya permintaan. Jika ingin membelinya, sebaiknya perlu mengenai jenis-jenis tanaman ini dan bagaimana merawatnya.

Monstera tidak tahan panas atau tidak boleh langsung terpapar sinar matahari. Kondisi demikian menyebabkan daunnya mengering dan rusak. Jadid menyarankan Monstera sp diletakkan di dalam rumah, teras, atau samping jendela yang cukup terpapar sinar matahari. Jika di kebun, harus ada jaring supaya tidak terpapar sinar matahari secara langsung.

Sementara itu, media berongga berupa sekam dan andam (dedaunan kering atau ranting) cocok untuk Monstera sp karena tidak becek atau tidak ada genangan air. Sebab, akarnya akan membusuk pada media padat dan becek..

Balai Penelitian Tanaman Hias dalam artikel ”Klasifikasi dan Deskripsi Botani Monstera Deliciosa Liemb” menyebutkan, pada habitat aslinya, Monstera sp tumbuh sebagai tanaman autotrof atau epifit yang menjalar berumpun atau merambat di bawah vegetasi hutan pada intensitas cahaya rendah atau ternaungi dan tidak menyukai cahaya matahari langsung.

Tanaman ini tumbuh optimal di lingkungan lembab, tanah bertekstur liat berpasir, mengandung banyak bahan organik, drainase baik, dan beriklim tropis. Walakin tanaman ini termasuk agak toleran terhadap kekeringan, sangat sensitif terhadap salinitas, dan suhu.

Monstera sp berkembang biak secara generatif dan vegetatif. Tanaman ini akan berbunga untuk pertama kali setelah berumur tiga tahun. Tanaman ini dapat berbunga sepanjang tahun, terutama di lingkungan dengan kelembaban udara tinggi.


Google Keluarkan US$ 1M untuk Bayar Konten Berita

02 Oct 2020

Google menyatakan akan menginvestasikan US$ 1 miliar untuk bermitra dengan para perusahaan penerbitan media dalam pengembangan aplikasi bernama Showcase. CEO Google Sundar Pichai, seperti dikutip AFP, Kamis (1/10) mengatakan google saat ini sedang berseteru dengan sejumlah grup media Eropa, termasuk dengan AFP. Karena Google tidak mau mematuhi undang-undang baru Uni Eropa (UE) yang mengatur hak cipta digital. Menurut Google, pihaknya tidak perlu membayar atas gambar, video, atau potongan berita yang tampil di hasil cari. Dengan alasan itu sudah mendorong ratusan juta pengguna untuk mengunjungi situs perusahaan-perusahaan media tersebut setiap bulannya. Menurut Pichai, Google sudah menandatangani kemitraan tersebut dengan hampir 200 penerbitan media di beberapa negara. Termasuk dengan Der Spiegel Jerman dan Folha de S Paulo Brasil. Namun masih kurang untuk perusahaan media yang asal Amerika Serikat (AS) serta Prancis.

Deflasi Berlanjut Menandakan Daya Beli Belum Membaik

02 Oct 2020

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kecuk Suhariyanto menyebutkan, pada September lalu terjadi deflasi 0,05%, melanjutkan deflasi dua bulan sebelumnya yaitu Juli yang mengalami deflasi 0,10% dan Agustus yang juga 0,05%. Tanda bahwa daya beli masyarakat masih rendah itu, kata Suhariyanto, dipertegas oleh inflasi inti yang kembali menurun pada bulan September 2020 yaitu menjadi 0,13% yang sudah berlangsung sejak maret.

Menanggapi hal tersebut, secara terpisah Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Nathan Kecaribu mengatakan, kondisi deflasi tiga bulan berturut turut menunjukkan bahwa jumlah permintaan belum tumbuh optimal. Ini disebabkan oleh per tumbuhan ekonomi yang masih berada di jalur negatif. Oleh karena itu, kata dia, pemerintah akan terus meningkatkan sisi permintaan. Sejumlah program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) harus dijalankan secara optimal, di antaranya program perlindungan sosial yang telah dialokasikan dana sebesar Rp 203,9 triliun. Program ini diharapkan bisa menjaga daya beli masyarakat. Sementara itu, Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Onny Widjanarko mengatakan, inflasi inti yang tetap rendah tidak semata dipengaruhi oleh permintaan domestik yang belum kuat.

Suhariyanto melanjutkan, untuk inflasi tahun kalender (Ja nuari-September) 2020 adalah sebesar 0,89%. Sedangkan tingkat inflasi tahun ke tahun (September 2020 terhadap September 2019) adalah sebesar 1,42%. Sementara itu, deflasi 0,05% pada September 2020 terjadi karena penurunan harga pangan dan tarif transportasi. Komoditas yang dominan berkontribusi pada deflasi untuk kelompok ini adalah penurunan tarif angkutan udara yang memberikan andil kepada deflasi sebesar 0,04%. Ia menambahkan, untuk tingkat inflasi komponen inti tahun kalender (Januari-September) 2020 sebesar 1,46% dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun (September 2020 terhadap September 2019) sebesar 1,86%.


Penjualan Otomotif, Relaksasi Pajak Mobil 0% DInanti

02 Oct 2020

Pemerintah diharapkan mempercepat pemberlakuan pajak mobil 0% guna menggairahkan pasar sekaligus menggerakkan perekonomian pada masa pandemi Covid-19. Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Donny Saputra mengatakan wacana pembebasan pajak yang terlalu lama memungkinkan konsumen menunda pembelian, khususnya di segmen kendaraan penumpang. Kementerian Perindustrian telah mengusulkan relaksasi pajak 0% untuk pembelian mobil baru. Namun, usulan tersebut masih dalam tahap awal untuk mendapatkan persetujuan banyak pihak. Di Malaysia, pembebasan pajak mobil baru telah menunjukkan indikasi positif. Asosiasi Otomotif Malaysia (MAA) melaporkan penjualan mobil pada Agustus 2020 meningkat 3% secara tahunan. MAA mencatat, kinerja penjualan mobil di Malaysia pada Agustus 2020 mencapai 52.800 unit dari 51.148 unit pada bulan yang sama tahun lalu.

Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie Sugiarto sebelumnya mengungkapkan bahwa tidak hanya penghapusan PKB yang harus mendapat perhatian untuk meningkatkan penjualan kendaraan di Indonesia, tetapi juga biaya administrasi lainnya harus dipangkas. Direktur Eksekutif Core Indonesia Mohammad Faisal menilai industri otomotif mulai membaik, tetapi kinerjanya masih jauh dari kondisi normal. Oleh karena itu, pemerintah perlu memberikan stimulus yang tepat. Selain pemotongan tarif listrik industri, pemotongan pajak, dan subsidi gaji pegawai, relaksasi PPnBM yang diusulkan oleh Menteri Perindustrian adalah cara jitu mengakselerasi penjualan mobil baru pada masa pandemi Covid-19.


Penyertaan Modal Negara, Jiwasraya Dapat Rp22 Triliun

02 Oct 2020

Pemerintah akan melakukan penanaman modal negara atau PMN senilai Rp22 triliun untuk menyelesaikan masalah keuangan PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Dana tersebut akan dicairkan bertahap dalam 2 tahun. Direktur Utama Jiwasraya Hexana Tri Sasongko menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan pembahasan dari Rapat Panja Jiwasraya Komisi VI DPR bersama Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) II Kartika Wirjoatmodjo, dan dan Direktur Utama PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) atau BPUI Robertus Bilitea.

Suntikan dana dari APBN itu akan digelontorkan kepada BPUI selaku induk holding asuransi dan penjaminan. Nantinya, Bahana akan membentuk perusahaan asuransi baru yang menjadi ‘reinkarnasi’ Jiwasraya. Robertus menjelaskan bahwa perusahaan tersebut adalah IFG Life, yang dibentuk oleh holding keuangan bernama Indonesia Financial Group (IFG). Dana PMN yang diperoleh BPUI akan disalurkan ke IFG Life sebagai modal dasar untuk menerima polis Jiwasraya yang telah direstrukturisasi.

Adapun, Ketua Komisi VI DPR Faisol Riza menjelaskan bahwa belum terdapat penetapan besaran PMN bagi BPUI, untuk kepentingan penyehatan Jiwasraya. Meskipun begitu, pihaknya bersama pemerintah terus melakukan pembahasan skema akhir penyehatan Jiwasraya


Dana Ratusan Miliar Demi Program Migrasi TV Digital

02 Oct 2020

Pemerintah menghidupkan kembali rencana migrasi televisi analog ke digital. Untuk memuluskan program itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika akan membagikan secara gratis 6,7 juta set top box (STB) kepada warga tak mampu.

Pemerintah sudah mengalokasikan dana pengadaan STB sebanyak 6,7 juta, yakni senilai Rp 100.000 per STB atau total Rp 670 miliar. Pemerintah juga memasukkan kewajiban migrasi TV digital dalam RUU Cipta Kerja bidang pos, telekomunikasi dan penyiaran.

Ketua Umum Asosiasi Industri Perangkat Telematika Indonesia (AIPTI) Ali Subroto menyebutkan, produsen STB di Indonesia meliputi Akari, Polytron, Venus dan Maxtron. “Jika STB diperlukan, tentu keempat produsen ini bisa memasok untuk penuhi kebutuhan,” ungkap dia, kemarin.

Namun Ali menilai pemerintah terlambat menjalani program ini. “Kebutuhan set top box sudah berkurang lantaran masyarakat mampu membeli TV LED digital dengan harga terjangkau,” kata dia.

Senior Manager Business Development Polytron Joegianto bilang, Polytron sudah memasarkan produk set top box tiga tahun lalu, dengan harga Rp 300.000 - Rp 400.000, tergantung penjual di ritel.

Peneliti Indef, Bhima Yudhistira menilai, program ini tak terlalu penting karena warga miskin saat ini butuh makan dan kesehatan. Apalagi, tak semua wilayah di Indonesia punya akses sinyal untuk televisi. Dia khawatir, perangkat malah mubazir karena tidak terpakai.