;
Kategori

Ekonomi

( 40460 )

Petani Keluhkan Pupuk Subsidi Langka

05 Jan 2021

Sejumlah petani di Sulawesi Selatan mengeluhkan adanya kelangkaan pupuk subsidi. Adapun petani yang mengalami kelangkaan pupuk subsidi diantaranya di Kecamatan Tamalatea dan Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Atas kelangkaan pupuk ini, diduga kelangkaan pupuk dikarenakan banyaknya oknum pengecer atau pengepul yang memperjual belikan secara ilegal keluar Kabupaten. Seperti yang terjadi beberapa bulan lalu, ada pelaku penjualan pupuk secara ilegal yang ditangkap basah serta sempat diamankan namun pada akhirnya dilepas.

Diketahui di Kabupaten Jeneponto, ada tiga Distributor Pupuk Subsidi ; CV.ANJAS, Koperasi Perdangan Indonesia dan Puskud Sulawesi Selatan.


Dana Pensiun, Dana Kelolaan Makin Moncer

05 Jan 2021

Dana kelolaan industri dana pensiun di Tanah Air diproyeksi makin moncer pada 2021. Kestabilan kondisi lembaga keuangan bakal terasa sampai industri dana pensiun. Kemampuan pemberi kerja untuk mendaftarkan pekerjanya dalam program dana pensiun bakal turut terkerek. Selama pandemi Covid-19, industri dana pensiun tergolong kebal. Berdasarkan statistik dana pensiun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per November 2020, industri itu membukukan aset Rp 303,9 triliun atau tumbuh 7,04% dibandingkan dengan capaian pada November 2019 yakni Rp 293,9 triliun.

Para pelaku industri dana Pensiun perlu meningkatkan kualitas investasi sering adanya potensi peningkatan dana kelolaan. Selain itu, manajemen risiko harus diperketat agar dana yang dipercayakan para peserta dana pensiun tetap terjaga. Namun, industri membutuhkan dukungan dari pemerintah untuk mengoptimalkan potensi tersebut. Aset industri Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) tumbuh sehingga bisa melampaui Rp 100 triliun. Capaian itu menjadi tolok ukur bahwa industri dana pensiun mampu mencetak pertumbuhan lebih tinggi.

Impor Komoditas Pangan, Lampu HIjau Gula, Tanda Bahaya Kedelai

05 Jan 2021

Di sektor makanan dan minuman (mamin), isu kelangkaan stok gula kristal rafinasi (GKR) mulai menemui titik terang. Setelah mengalami krisis suplai bahan baku akibat keterlambatan izin impor pada kuartal IV/2020, pabrikan rafinasi akhirnya mengamankan lagi lampu hijau untuk mendatangkan gula kristal mentah (GKM) pada awal 2021. 

Masalah kelangkaan GKR bagi produksi industri mamin untuk saat ini sudah bisa diredam. Terlebih, alokasi yang diberikan Kemendag sudah sesuai dengan rekomendasi yang dikeluarkan oleh Kementrian Perindustrian. Jika izin impor GKM tak kunjung diterbitkan, kelangkaan GKR akan berimbas pada anjloknya produktivitas industri mamin. Dampaknya adalah kekosongan stok produk mamin di pasaran, efisiensi tenaga kerja di sektor mamin, serta penurunan produktivitas sektor hulu seperti peternak dan petani yang memasok daging, susu, buah, dan lainnya.

Tren Mobilitas Di Tengah Pandemi, Mobil Pribadi Mampu Unjuk Gigi?

05 Jan 2021

Meski Covid-19 telah meluluhlantakkan penjualan otomotif hampir sepanjang 2020, pandemi setidaknya telah mengubah prespektif masyarakat dalam memilih moda transportasi sehari-hari. Pandemi virus corona menyebabkan mobilitas pribadi lebih besar dan dengan demikian meningkatkan kepadatan lalu lintas. Kendaraan modern dengan perangkat lunak prediktif kini menjadi bagian penting dari solusi kebutuhan mobilitas orang. Selain mobil, sepeda juga semakin meningkat akibat pandemi virus corona. 

Secara keseluruhan, mobil adalah bagian dari perjalanan harian bagi kebanyakan orang. Di AS, Jerman, dan Prancis, lebih dari stengah dari mereka yang disurvei mengaku menggunakan kendaraan setiap hari atau hampir setiap hari dan sekitar sepertiga melaporkan mengendarai mobil setidaknya sekali sepekan. Sebagai konsekuensi dan penyebaran global virus corona, kebiasaan mobilitas sehari-hari telah berubah secara siginifikan di seluruh dunia.

Industri otomotif perlu melakukan transformasi digital agar dapat memnuhi permintaan pelanggan yang diprediksi melonjak pada 2021. Melalui penerapan teknologi akan muncul kekuatan baru bagi industri otomotif, terutama dalam hal meningkatkan kualitas pelayanan dan interaksi dengan konsumen. Situasi penuh ketidakpastian akibat pandemi akan melambungkan jual beli mobil bekas. Pelaku industri juga harus menyesuaikan dengan kebutuhan konsumen dengan memberikan transaksi yang lebih aman.

Geliat Perusahaan Rintisan, Gurita Bisnis Alibaba & Langkah Jack Ma di Indonesia

04 Jan 2021

Investasi Alibaba di Indonesia ternyata tak hanya di startup dan e-commerce. Saham sejumlah perusahaan di sektor perbankan dan logistik pun sudah digenggam. Alibaba justru menjadi saham primadona di mata para analis. Pasalnya, situasi ini sebenernya dapat dimanfaatkan oleh investor ritel. Tren jatuhnya harga saham Alibaba justru bisa dimanfaatkan para investor ritel untuk mengeruk keuntungan jangka panjang. Pelan tapi pasti, dalam 2 tahun terakhir perusahaan rintisan miliarder Jack Ma tersebut telah memperluas pengaruhnya di Indonesia ke segmen perbankan. Persaingan di sektor perbankan memang tidak akan mudah.

Manuver bisnis Alibaba di Indonesia bermula pada 11 April 2016. Alibaba mengumumkan pendanaan pertama mereka terhadap Lazada. Alibaba menyuntik perusahaan e-commerce asal Singapura tersebut dengan dana US$ 1 miliar atau setara Rp 14,1 triliun. Indonesia merupakan salah satu negara yang menjadi lokasi operasional Lazada. Alibaba memperoleh akses ke platform dengan basis konsumen yang besar dan berkembang di luar China.

Untuk investasi kedua di Lazada, Alibaba tidak sekedar bertekad merebut pangsa pasar e-commerce. Sekitar 10 bulan sebelumnya, Alibaba telah mencaplok 20% saham Ascend Money, perusahaan pembayaran digital asal Thailand yang terkenal dengan layanan bernama True Money. True Money yang telah beroperasi di Indonesia, Filipina, Thailand, Vietnam, Myanmar, dan Kamboja lantas diintegrasikan sebagai salah satu opsi pembayaran yang bisa dipakai untuk layanan Lazada di berbagai negara Asia Tenggara.

Berdiri di tiga kaki e-commerce tampaknya juga belum bikin Alibaba puas. Perusahaan internet dan teknologi ini santer disebut-sebut akan segera berinvestasi di Grab dan OVO. Meski demikian, hingga kini belum ada kesepakatan yang terjalin antara kedua pihak.

Industri Berbasis Kedelai, China Jadi Biang Kerok Aksi Mogok

04 Jan 2021

Membeludaknya permintaan kedelai China ke Amerika Serikat pada Desember 2020 dituding sebagai biang keladi anomali harga komoditas tersebut, yang berujung pada demotivasi produsen tahu dan tempe di Indonesia pada Januari 2021. Sekjen Kementrian Perdagangan Suhanto mengatakan pada Desember 2020, harga kedelai dunia menembus US$ 12,95 /bushels, naik 9% dari bulan sebelumnya senilai US$ 11,92 /bushels. Indikator harga kedelai di FAO pun naik 6% pada rentang yang sama, alias dari US$ 435 per ton menjadi US$ 461 per ton.

Faktor utama penyebab kenaikan harga kedelai dunia adalah lonjakan permintaan dari China kepada AS selaku eksportir kedelai terbesar dunia. Akibat aksi China, kontainer di pelabuhan di Los Angeles, Long Beach dan Saavannah AS berkurang sehingga terjadi kemacetan arus pasok ke berbagai negara nett importer kedelai, termasuk Indonesia.

Berdasarkan data BPS, rerata harga nasional kedelai pada Desember 2020 adalah Rp 11.298 per kg, turun 0,37% secara bulanan dan 8,54% secara tahunan. Namun, harga kedelai impor di tingkat perajin tahu dan tempe justru mengalami penyesuaian dari Rp 9.000 per kg pada November 2020 menjadi Rp 9.300-9.500 per kg Desember 2020 atau sekitar 3,33%-5,56%. Importir harus segera melakukan antisipasi pasokan kedelai lantaran stok belum bisa ditambah dalam waktu dekat seiring dengan masalah pengapalan dan ketersediaan kontainer dunia yang masih terbatas.

Perajin akan melakukan penyesuaian harga tahu dan tempe dengan pergerakan harga kedelai impor, yaitu sekitar 20%. Terlebih, sejumlah perajin tahu dan tempe di berbagai daerah sudah merencanakan mogok produksi pada awal tahun ini sejalan dengan anomali harga kedelai impor, yang belum sanggup disubtitusi oleh produksi lokal.

800 Pelaku Usaha Urus Sertifikasi Halal

04 Jan 2021

Data dari Dinas Perindustrian Kalsel hingga akhir tahun 2020, yang sudah urusi halal ada sekitar 800 pelaku usaha sektor makanan dalam negeri (MD), dan  sebanyak 136 yang urusi badan usaha. 

Kepala Dinas Perindustrian Kalsel, Mahyuni, Minggu (3/1) menyatakan, dengan sertifikat halal, SNI, dan MD kepada pelaku industri diharapkan, usaha pelaku Industri dapat lebih maju dan diketahui masyarakat dari sebelumnya

Mahyuni menegaskan, dengan adanya sertifikat halal dan SNI, masyarakat tidak perlu takut lagi dalam membeli produk olahan para pelaku Industri di Daerah Kalsel, dikarenakan sertifikat ini menjamin, produk yang diolah berbahan baku halal.

Namun untuk mendapatkan sertifikat ini, pelaku IKM harus bisa memisahkan, antara Dapur tempat mereka memproduksi makanan untuk dijual, dengan dapur rumah tangga untuk mereka makan sehari-hari, dikarenakan hal ini merupakan satu di antara syarat untuk mendapatkan sertifikat halal.


Sebulan Jual 100 Rak Tanaman Hias

04 Jan 2021

Makin banyaknya yang pelihara tanaman hias, rupanya makin menggiurkan juga bagi pekerja serta pengusaha mebel untuk membuat rak dari kayu olahan untuk tanaman hias.

Rudy Iskandar, Owner Work Shop Kalimantan Ukir, Minggu (3/12) membenarkan, memang tanaman hias lagi tren, sehingga rak kayu untuk tanaman hias juga laku keras.

“Dalam satu bulan ratusan unit yang kami jual. Bahan dasarnya dari Kayu Ulin. Model rak tanaman hias ini saya jual di harga mulai dari Rp. 100 ribu sampai Rp 250.000 tergantung bentuk dan ukuran,” kata Rudy Iskandar.


Wisatawan Tembus 1.500 Orang

04 Jan 2021

Setelah menikmati libur panjang Natal dan tahun baru, hari ini masyarakat berstatus karyawan, aparatur sipil negara dan lainnya, kembali beraktivitas. Terkait itu, pada Minggu (3/1) kemarin, warga membludak memadati objek wisata di Kabupaten Kotabaru.

Satu di antaranya Pantai Gedambaan. Pengelola wisata setempat mencatat sedikitnya 1.200 orang datang bersama keluarga atau pun kerabat. Meski tergolong cukup banyak, namun ternyata angka itu justru lebih sedikit dibanding sehari sebelumnya, Sabtu (2/1). Pengunjung Pantai Gedambaan yang berjarak 14 kilometer dari ibu kota kabupaten itu mencapai 1.500 lebih.

Hal itu dikemukakan Kepala UPT Objek Wisata Pantai Gedambaan, Zulham Fatoni kepada BPost, kemarin.


Februari, Erick Thohir Jajaki Kerja Sama dengan Tesla

04 Jan 2021

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir akan menjajaki kerja sama pembangunan industri baterai mobil listrik di Indonesia dengan Tesla Inc asal Amerika Serikat (AS) pada Februari mendatang. Indonesia siap menjadi salah satu pemain utama industri mobil listrik di dunia. Untuk itu, PLN sudah on track dan sudah ikut dalam konsorsium BUMN untuk pembuatan EV (electric vehicle) battery bekerja sama dengan perusahaan dari Korea Selatan dan Tiongkok. Erick Thohir juga menginginkan PLN aktif mengembangkan kompor listrik sebagai salah satu solusi menekan impor bahan bakar.

Indonesia merupakan salah satu negara dengan sumber daya nikel terbesar. Baterai adalah komponen utama dalam produksi mobil listrik. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia mengungkapkan, dengan nilai investasi US$ 9,8 miliar atau Rp 142 triliun pusat industri sel baterai terintegrasi dibangun lewat kerja sama konsorsium BUMN dengan LG Group. Menurut Bahlil, tahap awal akan dilaksanakan pada semester I-2021. Dari hasil negosiasi itulah, Bahlil Lahadalia menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan LG Energy Solution di Seoul pada 18 Desember 2020, disaksikan Menteri Perdagangan, Perindustrian, dan Energi Korea Selatan, Sung Yun-mo. Dia menambahkan, konsorsium Indonesia Holding Battery terdiri atas MIND ID sebagai holding BUMN tambang, PT.Aneka Tambang Tbk (Antam), PT PLN (Persero), dan PT Pertamina (Persero). Sedangkan perusahaan asingnya adalah LG Chem dan pabrikan asal Tiongkok, Contemporary Amperex Technology Co Limited (CATL). “Ada dua lokasi pabriknya. Di hulu Maluku Utara dan di hilirnya ada di Batang (Jawa Tengah). PLN menyediakan infrastruktur pendukung KBLBB di Indonesia melalui stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU). Menurut Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini, PLN telah mengoperasikan sekitar 20 unit SPKLU

Bahlil mengungkapkan, pabrik mobil listrik di Bekasi sudah mumulai dibangun pabrikan mobil asal Korea Selatan, Hyundai, di Delta Mas, Cikarang. Pabrik mobil senilai Rp 21 triliun itu akan berproduksi mulai 2022. Selain itu, perusahaan otomotif Jepang, Toyota, berencana investasi US$ 2 miliar. Sekretaris Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengatakan komponen dibuat di Indonesia bisa supply ke Tesla, Hyundai, Toyota, BMW, Marcedes, segala macam. Itu volumenya jauh lebih besar ketimbang mobilnya. Jadi, itu lebih global oriented. GM Marketing Department Hyundai Motors Indonesia (HMID), Astrid A Wijana menuturkan, konstruksi pabrik Hyundai di Cikarang, Bekasi akan rampung akhir 2021.