Ekonomi
( 40554 )Siapkan 1.000 Ha, Wujudkan Kampung Buah
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Pemkab OI H Hasnandar Setiawan SE MM menyebutkan bahwa Salah satunya program 1.000 hektare kampung buah, kerja sama Pemkab Ogan Ilir dan pemerintah pusat. Untuk bibit, pupuk dan lainnya semua difasilitasi pemerintah pusat. ’Pemkab OI hanya menyiapkan lahannya dari masyarakat.
Sapi Lokal Jadi Solusi Sementara
Indonesia bisa mengoptimalkan sapi lokal dan mencari alternatif impor guna mengatasi defisit daging sapi dalam jangka pendek. Sebab, kenaikan harga sapi ternak hidup di Australia, sumber utama impor sapi bakalan dan daging sapi Indonesia, diperkirakan berlanjut tahun ini.
Terkait dengan dinamika harga sapi ternak hidup di Australia, Direktur Eksekutif Gabungan Pelaku Usaha Peternakan Sapi Potong Indonesia Djoni Liano menilai, sapi lokal seharusnya bisa memenuhi permintaan dalam negeri. Syaratnya, distribusi dan logistik tidak terhambat, khususnya untuk wilayah DKI Jakarta.
Permintaan masyarakat terhadap daging sapi, kata Djoni, menurun 40 persen selama pandemi Covid-19. Produksi domestik rata-rata mampu memenuhi permintaan daging 60 persen. Artinya, daging sapi lokal berpeluang mengisi pasar, terutama untuk menghadapi kenaikan permintaan pada Ramadhan-Lebaran yang bertepatan pada April-Mei 2021.
Fokus Bisnis MTDL, Cuan Di Lini Distribusi Gim
PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL), emiten teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di bidang solusi digital dan distribusi perangkat lunak/keras, kian getol memfokuskan strategi pengembangan bisnisnya di segmen olahraga elektronik (e-sports) dan gim. Direktur Keuangan Metrodata Randy Kartadinata menjelaskan industri olahraga elektronik dan gim menjadi salah satu sektor yang paling bergairah pada masa pandemi Covid-19. Untuk itu, melalui anak usahanya PT Synnex Metrodata Indonesia (SMI), MTDL berencana memperlebar sayap bisnisnya dengan menjadi distributor resmi produk Razer Gaming Gear & Peripherals dari Razer.
Randy menyebutkan penjualan untuk lini gim perusahaan pada 2020 diperkirakan tumbuh lebih dari 20% dari 2019 yang mencapai lebih dari Rp1 Triliun. Dia memproyeksi pertumbuhan pendapatan dan laba bersih perseroan dari lini gim pada 2021 bisa menembus masing-masing 8% dan 10% secara year on year (yoy). Bahkan, lanjutnya, lini gim diyakini berkontribusi optimal terhadap pertumbuhan lini bisnis distribusi MTDL seiring dengan kian pesatnya geliat pasar gim daring.
Di sisi lain, langkah MTDL untuk melebarkan sayap di sektor olahraga elektronik dan gim dinilai tepat untuk saat ini. Pasalnya, menurut ekonom Indef Nailul Huda, gim daring merupakan salah satu industri digital yang ditaksir dapat berkembang pesat tahun ini. Menurut laporan terbaru Newzoo, pada 2020, pasar gim global tumbuh 19,6% menjadi US$174,9 miliar secara yoy. Nilai industri ini diprediksi tumbuh hingga US$2217,9 miliar pada 2023. Ketua Asosiasi Game Indonesia Cipto Adiguna menyatakan pandemi secara umum menaikkan performa bisnis gim pada 2020. Berdasarkan proyeksi App Annie, total belanja mobile gamer pada 2021 berpeluang naik 20% menjadi US$120 miliar. Sementara itu, total belanja di aplikasi mobile pada 2020 mencapai US$143 miliar.
(Oleh - HR1)
Pemajakan Ekonomi DIgital, AS Tuding Indonesia Diskriminatif
Pemerintah Amerika Serikat menuding rumusan skema pemajakan digital Indonesia yang tertuang di dalam UU No. 2/2020 diskriminatif dan merugikan perusahaan asal Negeri Paman Sam. Tudingan tersebut disampaikan dalam laporan investigasi yang dilakukan oleh kantor perwakilan dagang negara adidaya itu. Amerika Serikat (AS) melalui United States Trade Representative (USTR) melakukan investigasi terkait dengan skema pemajakan atas transaksi digital atau digital service tax (DST) yang disiapkan oleh Indonesia. Kendati belum sepenuhnya diterapkan, negara tersebut tetap menyorot rumusan pemajakan digital yang tertuang di dalam UU No. 2/2020 karena dianggap menimbulkan kekhawatiran.
Ada tiga poin yang dicantumkan dalam laporan investigasi bertajuk ‘Section 301 Investigations Status Update on Digital Service Tax Investigation of Brazil, the Czech Republic, the European Union, and Indonesia’ itu. Pertama, AS menuduh skema pemajakan digital Indonesia diskriminatif karena hanya berlaku untuk perdagangan elektronik yang dilakukan oleh subjek pajak nonresiden. Kedua, Negeri Paman Sam itu menuding DST Indonesia tidak konsisten dengan prinsip perpajakan internasional, terutama penerapan pajak penghasilan (PPh), pajak perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE), maupun pajak transaksi elektronik (PTE). Prinsip perpajakan internasional yang dimaksud oleh USTR adalah pajak berbasis pendapatan, prinsip mengenai bentuk usaha tetap (BUT), hingga munculnya risiko pajak berganda. Ketiga, USTR khawatir DST Indonesia membatasi perdagangan AS melalui penciptaan beban pajak tambahan untuk memaksa korporasi AS mengeluarkan ongkos lebih besar untuk menaati aturan perpajakan di Indonesia, dan pengenaan pajak berganda pada korporasi AS.
Hingga saat ini, otoritas fiskal masih menunggu konsensus komunitas global yang difasilitasi oleh Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD). Sementara itu, Direktur Eksekutif MUC Tax Research Institute Wahyu Nuryanto berpendapat, konsensus global OECD akan menghadapi tekanan berat karena melibatkan banyak negara. Menurutnya, tidak salah jika pemerintah berkomitmen untuk menunggu konsensus. Akan tetapi, otoritas ? skal tak lantas diam. Pemerintah perlu mengejawantahkan UU No. 2/2020 dalam bentuk aturan teknis. Dia menambahkan, penerapan PPh secara sepihak ini merupakan bentuk dari unilateral meassure yang diterapkan oleh banyak negara. Sebagai negara berdaulat, kata Wahyu, Indonesia juga wajib menghitung batas toleransi terwujudnya konsensus global.
(Oleh - HR1)
Bakrieland Garap Rasuna Park Rp 7 Triliun
PT Bakrieland Development Tbk (Bakrieland) berencana menggarap proyek properti terpadu (mixed use) Rasuna Park bersama mitra strategis dari luar negeri. Biaya pengembangan (development cost) proyek berkonsep transit oriented development (TOD) itu ditaksir mencapai sekitar Rp 7 triliun. Direktur PT Bakrieland Development Tbk Agus Jayadi Alwie mengatakan, dalam membangun proyek hasil kerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta itu Bakrieland akan menggandeng investor asing. Corporate Secretary PT Bakrieland Development Tbk Yudy Rizard Hakim menambahkan, ada sejumlah investor asal Jepang, Korea, dan Tiongkok yang telah dijajaki Bakrieland.
Agus Jayadi menjelaskan, pembicaraan lanjutan dengan Pemprov DKI Jakarta telah dimulai lagi pada kuartal III dan IV 2020. Kini, kerja sama yang dilakukan disepakati menjadi berupa pemanfaatan lahan dengan jangka waktu 30 tahun, dan selanjutnya dapat diperpanjang. Rasuna Park yang terletak di Kuningan, Jakarta Selatan, itu diyakini akan menjadi landmark di kawasan tersebut. Pembangunan Rasuna Park akan dilaksanakan dalam dua atau tiga tahap. “Tahap pertama mencakup apartemen, fasilitas olahraga, universitas, dan lifestyle mall,” ujar Agus.
Agus Jayadi juga menjelas kan, di tengah pandemi Covid-19 yang menghantam bis nis properti di Tanah Air, subsektor properti komersial seperti hotel dan ritel paling terpukul. “Pandemi Covid-19 menurunkan daya beli masyarakat, sedangkan para investor menahan diri. Penurunan itu membuat pendapatan usaha pengembang turun. Pendapatan kami hingga 30 September 2020 turun 35%,” tuturnya. Hingga akhir September 2019, penjualan Bakrieland tercatat sebesar Rp 729 miliar. Sedangkan pada periode sama 2020 sekitar Rp 476 miliar. “Akibat pandemi, kami menutup operasional hotel dan theme park. Ini membuat pendapatan turun 35%, dan menyebabkan rugi usaha Rp 105 miliar hingga September 2020,” ujar direktur PT Bakrieland Development Tbk Buce Yeef.
Agus Jayadi menambahkan, untuk rumah tapak masih ada permintaan walau tidak sebesar saat kondisi normal. Oleh karena itu, Bakrieland terus membangun proyek rumah tapak pada 2021. Proyek itu ada di Sidoarjo, Jawa Timur, dan di Bogor, Jawa Barat. Sektor dua proyek tersebut, lanjut dia, adalah Kahuripan Park. Ini adalah proyek cluster rumah segmen menengah hingga menengah-atas yang dikembangkan di atas lahan seluas 3,8 ha. Masih di sektor dua, tambah dia, Bakrieland mengembangkan Kahuripan Terrace. Proyek ini merupakan cluster rumah pertama Kahuripan Nirwana, yang dibangun di atas lahan seluas 6 ha untuk segmen menengah hingga menengah atas.
Proyek lain yang tetap berjalan adalah Bumi Tirta Pakuan,
Bogor. Ini merupakan proyek
perumahan segmen menengah bawah dengan total area
pengembangan 12,5 ha, dengan
kapasitas total 680 unit.
Pengembangan yang dilakukan saat ini merupakan tahap
pertama, seluas 7,5 ha, dengan
kapasitas 412 unit. Perkembangan pembangunan infrastruktur
proyek telah mencapai 40%.
(Oleh - HR1)
2030, Indonesia Tak Lagi Impor Bensin
Pemerintah memproyeksikan tidak akan ada lagi impor bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin (gasoline) pada 2030 dengan rampungnya proyek kilang dan diversifikasi bahan bakar kendaraan ke gas dan listrik. Sementara itu, PT Pertamina (Persero) mendesain proyek kilangnya agar lebih banyak menghasilkan bensin. Jika tidak ada upaya apapun, impor bensin untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri akan terus membesar ke depannya. Namun, pemerintah telah mendorong sejumlah upaya untuk menekan angka impor ini, seperti pengembangan empat kilang eksisting dan pembangunan satu kilang baru, program bahan bakar gas (BBG), bahan bakar nabati (BBN), dan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KLBB).
Impor bensin di tahun depan diperkirakan akan naik hingga menjadi 140 juta barel dari prognosa 2020 yang sebesar 91 juta barel. salah satu potensi pengurangan impor bensin bisa diperoleh dari proyek hilirisasi batu bara yang dapat menghasilkan metanol dan alkohol dengan bensin. Subtitusi bensin dengan pencampuran metanol dan etanol masih dalam pengkajian Lemigas. Sementara, terkait implementasinya, masih menunggu kapan produk metanol dan etanol ini dapat diproduksi di dalam negeri, mengingat salah satu tujuannya untuk mengurangi impor.
(Oleh - IDS)
Komisaris BEI dan Dirut Emtek Bergabung ke SPAC
Komisaris
PT Bursa Efek Indonesia
(BEI) Pandu Sjahrir dan
Direktur Utama PT Elang
Mahkota Teknologi Tbk
(EMTK) atau Emtek Alvin
Widarta Sariaatmadja
dinominasikan menjadi
direktur Crescent Cove
Acquisition Corp,
sebuah special purpose
acquisition company
(SPAC). SPAC atau blank
check company tersebut
tengah menggelar
penawaran umum
perdana (initial public
offering/IPO) saham dan
akan tercatat di Nasdaq,
Amerika Serikat (AS).
Berdasarkan prospektus yang
diajukan ke United States Securities
and Exchange Commission (SEC),
Crescent Cove Acquisition membidik dana IPO sebesar US$ 200 juta
dengan menawarkan 20 juta unit
seharga US$ 10 per unit. Setiap 1 unit
yang ditawarkan melekat satu saham
biasa dan setengah waran, yang dapat
dilaksanakan pada harga US$ 11,5.
Dalam penawaran ini juga ada opsi
penerbitan 3 juta unit tambahan, jika
ada penjatahan berlebih atau overalloments.
Sesuai rencana, unit-unit pada
IPO Crescent Cove Acquisition akan
tercatat di Nasdaq dengan kode COVAU. Sementara, saham kelas biasa
dan waran kelas A perseroan juga
akan tercatat masing-masing dengan
kode COVA dan COVAW. Unit-unit
tersebut ditargetkan mulai tercatat
dan diperdagangkan pada hari ke 52
setelah penerbitan prospektus. Pihak
yang menjadi sole bookrunner IPO ini
adalah Cantor Fitzgerald & Co
Pandu memiliki rekam jejak panjang dalam dunia investasi dan modal
ventura. Sejak November 2017, Pandu
merupakan managing partner Indies
Capital Partners dan sebelumnya
pernah menjabat sebagai managing
director di perusahaan private equity,
Abraaj Group. Selain itu, Pandu tercatat sebagai komisaris Gojek, PT
Shopee International Indonesia, PT
Garena Indonesia, PT Airpay International Indonesia, PT Elang Mahkota
Teknologi Tbk, PT Toba Bara Energi,
and PT Batu Hitam Perkasa.
Kehadiran Crescent Cove Acquisition yang berencana mengakuisisi perusahaan di Asia Tenggara akan menambah daftar SPAC yang telah lebih dahulu IPO pada Januari ini. Provident Acquisition Corp, SPAC yang terafiliasi dengan PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG), baru saja menyelesaikan IPO saham dan tercatat di Nasdaq, AS. SPAC ini meraih dana segar US$ 230 juta dari IPO. Direktur Investasi Saratoga Investama Sedaya Devin Wirawan mengatakan, pihaknya berpartisipasi dalam IPO Provident Acquisition karena yakin akan kemampuan manajemen sebagai SPAC dalam mengindentifikasi dan mengakuisisi perusahaan yang menjadi target.
(Oleh - HR1)
Ratusan Tak Kantongi Izin
Komisi A DPRD Surabaya mencatat 117 minimarket di Kota Surabaya melanggar izin. Mereka tetap nekat beroperasi meski belum dan tidak memiliki izin usaha. Informasi yang diterima Komisi A ratusan minimarket berjejaring itu sudah habis masa toleransi pengurusan izin sejak April 2020. Tapi, per Januari 2021 telah memperoleh perpanjangan izin lagi.
Sesuai dengan Perda No 8 Tahun 2014, syarat berdirinya minimarket dan menjalankan usaha minimarket, harus memenuhi sejumlah kualifikasi. Kepala Dinas Perdagangan Kota Surabaya Wiwiek widayati pernah dikonfrmasi, semua minimarket di Surabaya sudah berizin. Pasalnya, izin diberikan sekali bersamaan saat mendirikan minimarket. “Sudah berizin,” katanya.
10 Hari Pasca Gempa Ekonomi Sulbar Menggeliat
Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar mengajak pengungsi akibat gempa di Sulbar kembali pulang ke rumahnya.
“Kita berharap semua masyarakat sudah bisa kembali ke tempat masing-masing,” kata Ali Baal Pantauan Tribun Timur, aktivitas ekonomi mulai normal, Minggu (24/1).
Sejumlah toko dan warung di Kabupaten Mamuju perlahan buka kembali pascagempa bermagnitudo 6,2 yang mengguncang Sulawesi Barat. Begitu juga dengan toko-toko sembako dan aktifitas pasar, juga sudah perlahan beraktifitas normal.
Alasan Ali Baal Masdar meminta semua warga di tenda pengungsian agar kembali ke rumah masing-masing, untuk menghindari adanya potensi sengketa. Begitu juga aktivitas perkantoran atau toko-toko dan perusahaan, kata dia sudah seharusnya segera berbenah kembali.
Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan mengungkapkan bahwa kerugian negara dari adanya barang milik negara (BMN) yang terdampak gempa bumi di Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, mencapai Rp 494,28 miliar, berasal dari 279 obyek meliputi 118 bangunan rumah negara dan 161 gedung bangunan kantor.
Bisnis Rokok Elektrik Berkembang di RI Risikonya Lebih Rendah dari Rokok Biasa
Pengetahuan mengenai produk hasil pengolahan tembakau lainnya (HPTL), seperti rokok elektrik, produk tembakau yang dipanaskan, dan kantong nikotin, di Indonesia saat ini masih terbilang rendah.
Risiko kesehatan yang ditimbulkan produk HPTL, seperti rokok elektrik, 90 persen lebih rendah dibandingkan rokok karena terdapat perbedaan pada proses penggunaannya. Hal itu dikarenakan produk ini tidak melalui proses pembakaran.
Dengan demikian, produk HPTL dapat menjadi solusi yang paling realistis untuk mengurangi risiko kesehatan yang diakibatkan oleh rokok. Namun, 47 persen responden Indonesia masih menghubungkan penggunaan rokok elektrik dengan masalah pernafasan. “Untuk itu, edukasi produk HPTL kepada masyarakat menjadi penting,” sambungnya.
Kepala Bidang Pengawasan Produk Hasil Pertanian, Aneka Ragam Kewirausahaan, Kementerian Perdagangan, Amirudin Sagala. Berdasarkan riset Kementerian Perdagangan, pengguna HPTL, khususnya rokok elektrik, saat ini sudah mencapai 2,2 juta. Adapun jumlah outlet penjual mencapai 5 ribu.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









