;
Kategori

Ekonomi

( 40460 )

Efek Mogok Pedagang Sapi : Harga Sapi Australia Mendaki, Margi Pedagang Mini

22 Jan 2021

Terhitung mulai 20 - 22 Januari 2021, pedagang daging sapi di wilayah Jabodetabek sepakat untuk mogok berjualan selama tiga hari. Aksi mogok ini merupakan buntut dari masih tingginya harga daging sapi saat ini.

Ketua Umum Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) Asnawi menuturkan, penyebab tingginya harga daging sapi saat in karena pihak importir sapi mendapatkan harga yang sudah sangat tinggi dari negara produsen seperti Australia.

Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Tradisional (Ikappi) Abdullah Mansuri mengatakan aksi mogok pedagang daging sapi ini sebagai bentuk protes kepada pemerintah karena memang harganya tidak kunjung turun.

Sekedar informasi, harga daging sapi saat ini sudah masuki level yang cukup mengkhawatirkan jika terus menerus dibiarkan. Saat ini di pasaran harga daging sapi mencapai Rp 120.000 hingga Rp 130.000 per kg.


Pelanggan Netflix Nyaris 204 Juta di 2020

22 Jan 2021

Perusahaan penyedia layanan streaming Netflix mencatat 8,51 juta pelanggan baru di kuartal IV-2020. Netflix menutup tahun 2020 dengan total pelanggan 203,7 juta secara global.

Hal ini disampaikan Netflix kepada para pemegang sahamnya, Rabu (20/1/2021). Netflix mencatat penambahan total pelanggan baru di 2020 sebanyak 37 juta pelanggan. Angka ini naik 22 persen dibandingkan 2019.

Rincinya, pada kuartal I-2020 ada 15,8 juta pelanggan baru di Netflix. Kemudian pada kuartal II-2020 ada 10,9 juta pelanggan baru, sementara kuartal III-2020 ada 2,2 juta pelanggan baru.

Netflix berhasil merangkul 8,51 juta pelanggan baru di kuartal IV-2020. Hal ini tak lepas dari perilisan sejumlah film dan serial baru, seperti The Midnight Sky, Bridgerton, dan The Queen’s Gambit. Adapun The Queen’s Gambit telah ditonton sedikitnya 62 juta kali.

Adapun pendapatan Netflix di 2020 sebesar 6,64 miliar dollar AS. Angka ini lebih tinggi dibandingkan pendapatan di 2019, yakni 5,47 miliar dollar AS.


Modal Asing Banjiri Pasar Keuangan dalam Negeri

22 Jan 2021

Bank Indonesia (BI) melihat, aliran modal asing yang masuk ke dalam negeri pada tahun ini bakal lebih besar. Gubernur Bl Perry Warjiyo memprediksi, aliran modal asing ke Indonesia mencapai US$ 19,1 miliar pada tahun 2021. Nilai itu lebih tinggi daripada tahun 2020 lalu yang sebesar USS 11 miliar.

Menurut Perry, hal tersebut didukung oleh beberapa hal. Pertama, Federal Reserve (The Fed) yang diyakini masih akan menempuh tren suku bunga rendah. The Fed juga diyakini masih akan memberlakukan kebijakan likuiditas yang longgar.

 


Pertama dalam Sejarah, Indonesia Punya Pabrik Tempe di China

22 Jan 2021

Indonesia untuk pertama kali dalam sejarah resmi mendirikan pabrik tempe di China. Pabrik tersebut dibangun di kawasan industri pengolahan makanan di distrik Songjiang, Shanghai, dan diresmikan pada Selasa (19/1). Pabrik itu nantinya akan memproduksi tempe dengan nama “Rusto Tempeh”.

Menurut keterangan resmi di situs Kementerian Luar Negeri RI, pabrik tempe tersebut didirikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia di China yang cukup besar.

Duta Besar Indonesia untuk China dan Mongolia Djauhari Oratmangun mengatakan keberadaan pabrik tempe itu menunjukkan kecintaan anak bangsa untuk mempromosikan kuliner Indonesia ke masyarakat China.

Tempe sendiri saat ini sudah banyak diperjualbelikan di pasar daring Negeri Tirai Bambu seperti Taobao dan Alibaba.com, di mana terdapat IDN Shop Indonesia yang menjual berbagai produk makanan Indonesia.


Presiden Jokowi Minta CEO Rancang Kolaborasi dengan Petani

22 Jan 2021

Presiden Joko Widodo (Jokowi) minta para pimpinan perusahaan (CEO) untuk merancang kolaborasi antara usaha besar dengan petani untuk mengoptimalkan produksi dalam negeri sehingga bisa mengurangi impor komoditas pangan.

“Saya mengajak agar para CEO bisa merancang kolaborasi kerja sama antara yang besar dengan para petani, sehingga komoditi-komoditi yang tadi saya sampaikan itu bisa kita selesaikan, “ ujar Presiden dalam Kompas100 CEO Forum secara daring di Jakarta, Kamis (21/1)

Presiden melihat pembenahan di sektor pertanian sangat penting. Sektor industri pertanian juga diprediksi menjadi salah satu sektor yang terus bertahan dan pulih dengan cepat di tengah tekanan pandemi COVID-19.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut indonesia memiliki kekuatan di bidang ‘green product’ atau produk ramah lingkungan yang potensial untuk meningkatkan daya saing produk indonesia di pasar global .”Saya melihat kita miliki kekuatan juga di green product. ‘green economy’, “ katanya.


RI Bakal Impor 298.000 Ton Daging Sapi dan Kerbau

22 Jan 2021

Kementerian Pertanian (Kementan) mengatakan daging sapi untuk sepanjang 2021 masih defisit 223.142 ton. Indonesia akan mengimpor 502.000 ekor sapi bakalan setara daging 112.503 ton, dan impor daging sapi sebesar 85.500 ton.

Artinya, daging sapi impor yang akan masuk ke Indonesia sebanyak 198.003 ton. Tak hanya itu, Indonesia juga akan mengimpor daging sapi Brasil dan daging kerbau India sebanyak 100.000 ton.

Berdasarkan perhitungan detikcom, maka total daging sapi dan kerbau impor yang akan masuk ke Indonesia sebanyak 298.003. Dari angka itu, ada kelebihan stok sebanyak 74.861 untuk kebutuhan 2021. Namun, menurut Fadjar stok di akhir 2021 diperkirakan masih ada sebanyak 58.725 ton.

Di sisi lain, menurutnya impor daging di tahun 2021 menurun 13,01% jika dibandingkan dengan 2020.


Airlangga Pastikan Bantuan Permodalan UMKM Berlanjut di 2021

22 Jan 2021

Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) atau bantuan modal UMKM dipastikan akan kembali diberikan pada tahun 2021 ini. Program itu merupakan bantuan presiden (banpres) produktif senilai Rp 2,4 juta.

“Tadi dalam rapat dengan Bapak Presiden mengarahkan UMKM tetap diberikan bantuan permodalan,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam press briefing, Kamis (21/1).

Tidak hanya BLT UMKM, bantuan perlindungan sosial lainnya untuk masyarakat juga diperpanjang seperti Program Keluarga Harapan (PKH), dana desa, hingga bantuan sosial (bansos) tunai lainnya.

Selain itu, insentif pajak juga ikut diperpanjang sampai 2021 mulai dari pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP) untuk badan/instansi pemerintah dan rumah sakit, pembebasan impor atau perolehan barang kena pajak, dan percepatan pengembalian atau restitusi PPN.


Holding UMKM-Ultra Mikro Segera Terbentuk

22 Jan 2021

Perusahaan holding hasil sinergi PT  Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM, dan PT Pegadaian (Persero) yang berfokus pada pembiayaan UMKM dan ultra mikro akan segera terbentuk. Selain akan mendorong UMKM dan usaha ultra mikro naik kelas, pembentukan holding ini diyakini bisa mempercepat pemulihan ekonomi nasional dari tekanan pandemi Covid-19. Proses pembetukan holding hanya tinggal menunggu 'lampu hijau' dari Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementrian Keuangan. Perusahaan ini akan berada di bawah BRI yang selama ini memang dikenal fokus dan memiliki bisnis kuat di kredit usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Untuk mewujudkan holding tersebut, Kementrian BUMN sudah melakukan komunikasi dengan pihak terkait, termasuk dengan parlemen. Pada kesempatan yang sama, Kementrian Keuangan menyambut baik terkait rencana pembentukan holding pembiayaan UMKM dan ulltra mikro. Bahkan, sebelumnya Kementrian Keuangan telah terus-menerus melakukan pembahasan terkait hal-hal teknis. Masih ada isu-isu teknis yang perlu pembahasan. Namun, hal itu masih bisa didiskusikan. Apalagi, selama ini PNM dan Pegadaian adalah penyalur pembiayaan Ultra Mikro (UMi), produk dari Pusat Investasi Pemerintah (PIP) yang merupakan satuan kerja  di bawah Sekretariat Jenderal Kementrian Keuangan.

(Oleh - IDS)

Kemudahan Impor Picu Deindustrialisasi

22 Jan 2021

Indonesia mengalami gejala deindustrialisasi dini dalam satu dekade terakhir, terlihat pada terus menurunnya kontribusi manufaktur terhadap produk domestik bruto (PDB). Salah satu pemicu deindrustialisasi adalah kebijakan kemudahan impor produk industri. Pertumbuhan manufaktur melambat dalam 10 tahun terakhir. Hal itu disebabkan oleh kebijakan yang memudahkan impor, sehingga industri dalam negeri tidak bisa bersaing, karena harga produk impor bisa jauh lebih murah. Alhasil, penggunaan bahan baku dan bahan penolong impor lebih menjadi prioritas, sedangkan kemudahan impor tidak berkorelasi dengan kenaikan ekspor dan investasi.

Kebijakan impor atau free trade agreement (FTA) dilakukan tanpa mempersiapkan terlebih dahulu amunisi bagi industri nasional, sehingga langsung tergerus oleh produk impor. Kebijakan yang ada juga kurang tegas terhadap impor ilegal ataupun penyalahgunaan penggunaan fasilitas impor yang telah menyuburkan bisnis perdagangan online barang impor. Tidak ada jaminan pasar bagi produk industri dalam negeri, sehingga tidak mampu bersaing. 

Hal lain yang menyebabkan daya saing industri manufaktur kalah, adalah lemahnya research and development (R&D), sehingga desain produk industri dalam negeri dianggap ketinggalan dan kurang memenuhi kebutuhan industri hilir atau perdagangan. Kemudian, mahalnya biaya logistik lantaran penerapan infrastruktur logistik belum terintegrasi  dan menciptakan biaya ekonomi tinggi, serta mahalnya biaya energi bagi industri. Kinerja manufaktur nasional tahun lalu terpuruk, seiring pandemi Covid-19. Akibatnya, penyerapan tenaga kerja oleh manufaktur turun tajam.

Gejala deindustrialisasi dini yang telah dialami Indonesia dalam satu dekade terakhir perlu diwaspadai, mengingat sektor manufaktur menjadi kunci dalam mendorong pemulihan ekonomi nasional hingga penciptaan lapangan kerja. Masuknya investasi tidak sebanding dengan penyerapan tenaga kerja. Kebijakan meningkatkan investasi tidak berfokus pada seberapa investasi yang masuk, tetapi harus melihat multiplier effect, seperti penyerapan tenaga kerja.

Gurita RI Jangkau Pasar Meksiko

21 Jan 2021

Komoditas gurita (Octopus sp) asal Luwuk Banggai, Sualawesi Tengah (Sulteng), berhasil menjangkau pasar Meksiko. Volume gurita yang diekspor sebanyak 20.500 kilogram (kg) senilai Rp 1,10 miliar. Pandemi Covid-19 rupanya tidak menghalangi permintan komoditas KP Indonesia, termasuk di pasar ekspor. Terbaru, Stasiun KIPM Luwuk Banggai, Sulteng, melepas ekspor langsung 1 kontainer gurita ke Meksiko. Pelepasan tersebut dikemas dengan tema Menembus Batas Tatanan Normal Baru dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional. 

Kegiatan ekspor tersebut dibuka Sekda Kabupaten Banggai Abdullah Ali dan dihadiri Kepala Kantor Pelayanan Bea Cukai Luwuk, Dinas Perikanan, Kepala Syahbandar Luwuk, Dinas Perdagangan dan Pengelola KM Meratus. BKIPM akan terus melakukan pelayanan secara optimal sekaligus mendorong pelaku usaha untuk mengekspor produknya.