Dispertan Butuh Trobosan
Berdasarkan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Dinas Pertanian Batu pada 2021 yang ditunjukan Ludi, dinas yang dipimpin Sugeng mendapatkan dana belanja operasi Rp 33.419.819.799. Lalu pendapatan asli daerah senilai Rp 116.596.000 dan belanja modal Rp 554.829.901.
Para petani apel di Kota Batu juga harus dihadapkan pada harga pasar yang kalah dengan apel impor. Tapi Ludi tidak melihat langkah efektif dari Pemkot Batu mengatasi persoalan tersebut.
Permasalahan petani apel di Kota Batu saat ini kompleks sekali. Selain menghadapi hama, juga areal lahan semakin terdesak oleh kebutuhan permukiman dan pariwisata. Perubahan iklim juga turut mempengaruhi hasil panen secara kualitas maupun kuantitas.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023