;
Kategori

Ekonomi

( 40554 )

Kemenperin Bidik Industri Farmasi Tumbuh Dua Digit Kuartal I

18 Apr 2021

Jakarta, CNN Indonesia --Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan pertumbuhan industri farmasi sepanjang kuartal I 2020 berada di atas 9 persen atau tumbuh dua digit. Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil (IKFT) Kemenperin Muhammad Khayam mengatakan hal tersebut realistis sebab kinerja tersebut pernah tercapai. "Kami berharap di atas 9 persen di kuartal I ini karena dulu pada 2015 itu pernah mencapai 15 persen, tapi terus turun lagi, sekarang kuat lagi kami harapkan kontribusinya kepada PDB juga meningkat jadi 1,13 persen," ujarnya dalam diskusi virtual, Jumat (16/4). Selain itu dia juga mengatakan bahwa "Tahun lalu realisasinya (investasi) Rp11 triliun. Kami harapkan juga di 2021, bahkan ada subsektor industri kimia dan farmasi tumbuh 9,3 persen. Kemudian kontribusi sektor IKFT ke total PDB juga besar, 4,48 persen dengan realisasi investasi IKFT tahun lalu mencapai Rp61,97 triliun didominasi industri kimia dan bahan kimia. Tenaga kerja 6,24 juta orang yang diserap,".

(Oleh - HR1)

China Siap Investasi Rp20,01 T di Bidang Furnitur RI

17 Apr 2021

Duta Besar Indonesia untuk Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dan Mongolia Djauhari Oratmangun mengungkapkan China siap menanamkan investasi ke Indonesia senilai US$1,38 miliar atau sekitar Rp20,01 triliun ke Indonesia. Rencananya, investasi tersebut ditempatkan pada sektor furnitur. "Sejauh ini Tiongkok sudah banyak investasi ke Kalbar (Kalimantan Barat). Tahun ini investor dari sana akan berinvestasi ke Indonesia terutama di Kalbar dan Kota Batang, Jawa Tengah (Jateng). Nilai investasi di bidang furnitur US$1,38 miliar," ujarnya saat Webinar Internasional Menggali Potensi Ekonomi Tiongkok-Kalbar Pasca, seperti dikutip Jumat (16/4). 

Djauhari mengungkapkan sejumlah pengusaha China akan berkunjung ke Indonesia pada pertengahan April - Mei 2021, terutama ke dua daerah, Kalbar dan Jateng yang dapat menjadi peluang daerah untuk maju dan terus membangun kerja sama perdagangan, Dia juga mengatakan bahwa ekspor Indonesia meningkat, termasuk kontribusi dari Kalbar, signifikan 10,13 persen. Dengan peningkatan ini, kita mampu mengurangi permasalahan perdagangan Indonesia-Tiongkok nyaris 69 persen, berdasarkan data dari Tiongkok, "Adapun produk unggulan dan potensialnya di antaranya, besi dan baja meningkat 136,52 persen, kertas dan kertas karton 133,25 persen, timah dan barang daripadanya 544,07 persen dan barang lainnya," kata dia. Kendati demikian, total perdagangan antar dua negara tersebut turun menjadi US$78,48 miliar karena pandemi covid-19.

(Oleh - HR1)

Mendag: Ekspor Non Migas US$17,44 M Tertinggi dalam Sejarah

17 Apr 2021

Menteri Perdagangan M Lutfi mengatakan jumlah ekspor non migas Indonesia per Maret 2021 sebesar US$17,44 miliar. Angka ini merupakan pencapaian tertinggi dalam sejarah Indonesia, khususnya sejak krisis 1998. "Indonesia pada Maret 2021 ini tertinggi dalam sejarah terutama pasca krisis 1998," ungkap Lutfi dalam konferensi pers, Jumat (16/4). Ia menjelaskan total ekspor Indonesia secara kumulatif sempat tembus US$18,6 miliar pada 2011 lalu. Namun, angka itu mencakup migas dan non migas. Indikator ekonomi yang sehat tercermin dari meningkatnya impor yang tinggi dan ekspor yang lebih tinggi lagi. Bila dirinci, ekspor Januari-Maret 2021 mencapai US$48,90 miliar atau naik 17,11 persen dari US$41,76 miliar pada Januari-Maret 2020. Sementara, impor Januari-Maret 2021 mencapai US$43,38 miliar atau naik 10,76 persen dari US$39,17 miliar pada Januari-Maret 2020.

(Oleh - HR1)

Gojek dan Tokopedia Dikabarkan IPO, Ini Jawaban BEI

17 Apr 2021

Menanggapi kabar IPO Gojek dan Tokopedia, BEI mengatakan sampai saat ini belum menerima dokumen pengajuan penawaran saham perdana (IPO) dari perusahaan digital tersebut.

Penggabungan usaha Gojek dan Tokopedia dikabarkan sudah dalam tahap akhir. Manajemen dan pimpinan kedua perusahaan sudah setuju dengan rencana tersebut. Jika berjalan mulus, langkah selanjutnya adalah penawaran saham perdana ke publik atau IPO Gojek dan Tokopedia. Kedua perusahaan rintisan (startup) yang kini telah menjelma korporasi raksasa itu juga disebut-sebut telah membahas berbagai skenario penambahan modal melalui penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada semester II 2021. Reuters mengungkap, perseroan juga akan mencatatkan saham di bursa Amerika Serikat (AS) pada 2022 mendatang.

Menurut sumber D-Insights, Gojek dan Tokopedia sudah menandatangani kesepakatan jual beli saham bersyarat atau conditional sales and purchase agreement (CSPA), dengan kesepakatan Gojek menggenggam 60% saham entitas gabungan, sedangkan Tokopedia memiliki sisanya sebesar 40%. Sumber The Information menyebut gabungan kedua startup raksasa itu akan bernama GoTo. Nantinya, GoTo akan menjalankan beberapa bisnis inti, yakni menyediakan layanan berbagi tumpangan (ride hailing), e-commerce, pengiriman makanan, pembayaran, dan logistik.

(Oleh - HR1)  

 

Pertanian : Tiada Habis Nestapa Petani Didera Impor

16 Apr 2021

Pemerintah menerbitkan izin impor berkisar 680.000 ton dalam bentuk gula mentah (raw sugar) dan gula kristal putih atau gula konsumsi 150.000 ton. Impor dilakukan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dan mengantisipasi lonjakan harga karena musim giling tebu setelah Idul Fitri. Padahal, kebutuhan gula biasanya meningkat saat Ramadhan (Kompas, 16/3/2021).

Mae Azhar (38), petani lainnya, menilai pemerintah mempermudah impor gula saat biaya produksi petani meningkat. Padahal, banyak petani muda mulai menanam tebu. Luas lahan tebu tahun ini di PG Tersana Baru bertambah dari 4.100 hektar menjadi 4.500 hektar.

Sebelumnya, pemerintah berencana mengimpor 1 juta ton beras. Setelah menimbulkan polemik, Presiden Joko Widodo memastikan tidak ada impor beras, setidaknya hingga Juni 2021 dan menjamin hasil panen petani terserap. Faktanya, harga gabah Mamat masih saja ditawar rendah.

Sekitar 9 km dari kebun tebu, petani garam di Desa Rawaurip, Kecamatan Pangenan, juga galau karena hasil panennya belum terjual. Garam yang dibungkus karung itu itu menumpuk di tambak, gudang, bahkan pinggir jalan raya. Hanya terpal dan spanduk bekas yang melindunginya dari hujan.

Kala itu belum ada UU No 11/2020 tentang Cipta Kerja yang mendefinisikan ketersediaan pangan berasal dari dalam negeri, cadangan pangan nasional, dan impor pangan. Sebelumnya, ketersediaan pangan dari hasil produksi dalam negeri dan cadangan pangan nasional serta impor apabila kedua sumber utama itu tidak memenuhi kebutuhan.

Para petani yang seharusnya menjadi pelaku utama ekonomi hingga kini masih saja terpinggirkan. Di tengah kebijakan pemerintah yang mengejutkan, sekedar untuk bertahan saja tampaknya tidak mudah mereka dapatkan.


Kasus Suap Izin Ekspor Benur, Edhy Mengaku Tak Bersalah

16 Apr 2021

Eks Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengaku tak bersalah setelah didakwa menerima total Rp25,75 miliar dari pengusaha pengekspor benur. Seusai mengikuti sidang secara daring dari Gedung KPK, Edhy mengatakan bakal akan bertanggung jawab atas perkara hukum yang terjadi di KKP saat dirinya menjabat. “Saya dari awal ketika masuk sini, saya tidak bersalah. Cuma saya bertanggung jawab atas yang terjadi di kementerian saya, saya tidak akan lari dari tanggung jawab saya,” katanya dilansir Antara, Kamis (15/4). Namun, dia mengatakan siap menghadapi proses persidangan selanjutnya. Dia juga mengharapkan Majelis Hakim nantinya dapat mengambil keputusan yang terbaik.

Jaksa Penuntut Umum KPK Ronald Worotikan saat membacakan dakwaan mengatakan bahwa Edhy menerima US$77.000 dan Rp24,625 miliar sehingga totalnya mencapai sekitar Rp25,75 miliar dari para pengusaha pengekspor benih bening lobster (BBL). Dua eks staf Edhy yakni Andreau Misanta Pribadi dan Safri juga didakwa membantu atasannya menerima uang suap tersebut. Pertama, pada Juli 2020 Edhy membayar sewa apartemen di bilangan Cawang, Jakarta Timur, untuk sekretaris pribadinya Anggia Tesalonika Kloer sebesar Rp 70 juta. Pada bulan yang sama Edhy juga membayar sewa apartemen untuk sekretarisnya yang bernama Putri Elok Sekar Sari di bilangan Cikini, Jakarta Pusat senilai Rp80 juta. Kepada penyanyi dangdut Betty Elista, Edhy memberikan uang senilai Rp15 juta pada September - Oktober 2020. Kedua, Edhy juga menggunakan uang hasil suap benur untuk keperluan lain. Misalnya, Juni 2020, Edhy Prabowo melalui Amiril Mukminin membayar Rp147 juta untuk membeli tanah di Blok Jatinegara Desa Cibodas luas 73,5 tumbak atau 1.029 m3. Ketiga, pada Juli 2020 Edhy membeli tanah senilai Rp3 miliar serta membeli 17 unit sepeda road bike yang nilai totalnya Rp277 juta. Pada Juli-Oktober 2020, terdakwa melalui Amiril melakukan tiga kali pembayaran total Rp190 juta untuk pembelian tanah di Blok Pasirwaru Desa Cibodas dengan luas 135 tumbak atau 1.892 m2. Keempat, Edhy juga mempergunakan uang tersebut untuk keperluan lainnya yakni, Rp550 juta untuk biaya penebangan pohon, pembuatan pagar setinggi 3 meter, serta pengaspalan jalan dan lahan parkir di rumah mertua Edhy di Pasir Maung, Desa Cijayanti Babagan Madang, Kabupaten Bogor. Kelima, Rp168,4 juta untuk membeli 8 unit sepeda Patrol 572. Total pembelian sepeda 118,4 juta, sisanya Rp50 juta digunakan Safri untuk membeli dua buah handphone. Keenam, Edhy juga menggunakan Rp818 juta untuk pembelian Toyota Rush dan Toyota Fortuner. Dia memberikan Rp10,3 juta kepada Rika Rovikoh.

(Oleh - HR1)

Kemenkop-UKM: Kontribusi Pajak UMKM Perlu Ditingkatkan

16 Apr 2021

Jakarta - Peran UMKM di sektor perpajakan masih perlu ditingkatkan, mengingat jumlah wajib pajak (WP) dari UMKM masih kecil. Padahal, sektor ini memiliki kontribusi sangat besar terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia yakni 60%. UMKM juga mampu menyerap jumlah jumlah tenaga kerja yang sangat banyak hingga mencapai 97% dari total 64 juta UMKM di Indonesia. Bahkan UMKM dinilai sebagai sektor yang memiliki daya tahan kuat di masa pandemi Covid-19. Terdapat beberapa aspek yang menyebabkan rendahnya pembayaran pajak dari UMKM, salah satunya masih banyaknya UMKM yang belum mampu menyusun laporan keuangan sehingga tak mampu melaksanakan kewajiban perpajakan dengan baik.

Untuk memberikan kemudahan bagi UMKM dalam melaksanakan kewajiban perpajakannya, pemerintah sudah mengembangkan berbagai aplikasi yang dapat rekapitulasi pendapatan UMKM sehingga memudahkan UMKM untuk melaporkan pajak. Namun, pengetahuan UMKM  terkait digitalisasi masih terbatas. Pajak penting dijadikan dasar untuk pemerintah menjalankan berbagai program pemulihan ekonomi nasional saat ini, termasuk langka pengadaan barang dan jasa. Saat ini pemerinttah mengalokasikan sebanyak 40% pngadaan barang dan jasa kementrian dan lembaga (KL) ke UMKM. 

Untuk memperkuat peningkatan kapasitas pelaku UMKM, Kementrian Koperasi dan UKM juga melakukan penguatan data base, perbaikan kualitas SDM, hingga pengembangan kawasan terpadu dan UMKM, termasuk pelatihan e-commerce dan digitalisasi dalam perluasan pasar dengan on boarding platform pengadaan barang jasa pemerintah 

(Oleh - IDS)

Menuju IPO, Bukalapak Disuntik BRI Ventures

16 Apr 2021

Jakarta - PT BRI Ventura Investama (BRI Ventures) melakukan investasi strategis di Bukalapak, salah satu unicorn di Tanah Air. Hal itu merupakan bagian dari komitmen BRI Ventures untuk mendorong inklusi keuangan dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) secara berkelanjutan. Sementara itu, Bukalapak berencana menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Investasi strategis bersama Bukalapak ini sangat penting, karena sejalan dengan misi BRI Group dalam mendukung UMKM. Khususnya dalam pertumbuhan UMKM digital saat ini, yang diyakini akan menjadi pembangkit ekonomi nasional pada masa mendatang. Hal ii juga merupakan komitmen BRI Ventures untuk terus mendukung kemajuan ekosistem start-up digital. BRI Ventures berupaya membantu menciptakan akses pasar dan dukungan bisnis yang merata.Hal ini juga merupakan fokus perusahaan untuk menjadikan ketahanan bisnis UMKM semakin kuat dan mampu memiliki bisnis yang berkelanjutan. 

Bukalapak berencana menggelar IPO dan listing saham di BEI dengan menunjuk PT Mandiri Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Aksi ini akan dilakukan sebelum perusahaan tercatat di Bursa Amerika Serikat (AS) melalui jalan merger dengan special purpose acquisition company (SPAC). Bukalapak diperkirakan akan menghadapi persaingan ketat di pasar publik, seiring dengan rencana unicorn lain yang berencana go public. Sebelumnya, Gojek dan Tokopedia dikabarkan hampir menyelesaikan merger untuk kemudian mencatatkan saham di bursa AS dan Indonesia. Traveloka juga bersiap melakukan aksi yang sama dengan SPAC Bridgetown Holdings Ltd. Kesepakatan ini berpotensi mmbuat valuasi Traveloka menjadi sekitar US$ 5 miliar. 

(Oleh - IDS)

Satgas Waspada Investasi Catat Lonjakan Kasus Money Game

16 Apr 2021

JAKARTA – Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi mencatat lonjakan kasus money game pada 2021. Padahal, tahun lalu, kasus penipuan dengan skema permainan uang ini belum banyak bermunculan. Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing mengungkapkan, hingga Maret 2021, total kasus investasi ilegal mencapai 42 kasus. Dari jumlah tersebut, kasus money game mendominasi dengan 14 kasus. Selanjutnya, cryptocurrency sebanyak 9 kasus, penjualan langsung 5 kasus, dan sisanya kasus investasi yang lain. “Kasus money game ini banyak dilakukan dengan modus perdagangan forex dan cryptocurrency,” kata Tongam kepada Investor Daily, Kamis (15/4).

Meski demikian, jumlah investasi ilegal ini terus meningkat dari tahun ke tahun. Tongam menjelaskan, dari tahun 2017 hingga 2020, jumlah kasus investasi ilegal berada di atas 100 kasus setiap tahunnya. Puncaknya adalah pada tahun 2019 dengan jumlah kasus 442 investasi ilegal. Dari segi nilai, kerugian akibat investasi ilegal ini juga mencatatkan peningkatan setiap tahunnya. Pada 2019, kerugian akibat investasi ilegal mencapai Rp 4 triliun. Lalu, pada 2020, meningkat menjadi Rp 5,9 triliun.

(Oleh - HR1)

Persaingan Ekonomi Digital Berpusat di Tiga Poros

16 Apr 2021

Pamor ekonomi digital semakin berkibar. Kabar teranyar, Grab Holdings Inc yang berbasis di Singapura berencana go public di Amerika Serikat. Tiga konglomerasi asal Indonesia: Grup Djarum, Sinarmas dan Emtek, ikut berpartisipasi dalam aksi korporasi Grab di pasar AS.

Masuknya tiga konglomerasi Indonesia (Djarum, keluarga Sariaatmadja/Grup Emtek, dan Sinarmas) akan membuat persaingan bisnis digital di Tanah Air semakin sengit. Sebab, ketiganya juga memiliki portofolio investasi dalam ekonomi digital.

Peneliti Center of Innovation and Digital Economy Indef, Nailul Huda menilai, aksi tersebut dapat membuat kompetisi ekonomi digital di Indonesia mengerucut pada tiga poros utama.

Pertama, Gojek dan Tokopedia yang dikabarkan segera merger dan menyusul untuk menggelar IPO. Kedua, Grup Grab dengan dana segar dari IPO dan sokongan ekosistem bisnis dari para investornya. Ketiga, Shopee dengan dukungan SEA Grup.

Di luar tiga poros raksasa itu, pemain baru akan kian sulit bersaing. Oleh sebab itu, merger dan akuisisi menjadi opsi bertahan dan mengembangkan lini bisnis. jika tidak, platform ekonomi digital lainnya bisa merger dan membentuk ekosistem baru, asalkan bisa menggaet investor dengan pendanaan kuat.