;
Kategori

Ekonomi

( 40554 )

Shopee Batasi 13 Kategori Produk Luar Negeri

19 May 2021

Pengelola platform e-dagang, Shopee Indonesia, menyatakan komitmennya untuk membatasi masuknya 13 kategori produk luar negeri di pasar Tanah Air. Komitmen itu diharapkan membuka peluang pemasaran produk usaha mikro, kecil, dan menengah Indonesia. Terkait dengan komitmen tersebut, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki menyampaikan apresiasinya kepada Direktur Eksekutif Shopee Indonesia Handhika Jahja, selaku perwakilan Shopee, dalam telekonferensi pers, Selasa (18/5/2021).

Ke-13 kategori produk yang dibatasi meliputi hijab, busana atasan dan bawahan muslim wanita ataupun pria, outerwear muslim, mukena, pakaian muslim anak, peralatan shalat, batik, dan kebaya. Proses identifikasi masih berjalan. Menurut Teten, potensi penyelamatan atas fenomena pedagang luar negeri mencapai sekitar Rp 300 triliun per tahun. Pembatasan akses produk impor itu diyakini membuat permintaan terhadap produk lokal semakin bergairah.

Hal itu sejalan dengan keinginan pemerintah melindungi pasar produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal di tengah persaingan yang sangat ketat dan pandemi Covid-19. Usaha menggarap pasar lokal menjadi salah satu solusi yang diharapkan mempercepat pemulihan ekonomi nasional. ”Kolaborasi ini bukan paksaan, melainkan kesepahaman untuk sama-sama memajukan dan melindungi UMKM. Langkah ini diharapkan (juga) dilakukan oleh marketplace (lokapasar) lain,” kata Teten. Menurut Teten, pemerintah mendorong pemasaran produk dalam negeri Bangga Buatan Indonesia. Gencarnya kampanye ini diharapkan menggerakkan konsumen Indonesia untuk membeli produk-produk lokal.

Terkait dengan pembatasan 13 kategori produk itu, Shopee menyatakan, produk-produk yang dibatasi berasal dari sejumlah negara. Shopee tengah memproses toko-toko yang akan dibatasi aksesnya. Shopee menyatakan telah menjalankan program yang membantu UMKM Go Ekspor. Bersama Kementerian Koperasi dan UKM serta Kamar Dagang dan Industri Indonesia, Shopee menargetkan 500.000 UMKM Go Ekspor.

Aset Kripto : Menyiapkan Para Calon Investor

19 May 2021

Regulasi atas perdagangan aset kripto merupakan keniscayaan. Transaksi yang sudah mencapai triliunan rupiah per hari dan jumlah investor pun sudah mencapai 4,5 juta orang, lebih banyak dari investor saham. Perlu campur tangan pemerintah untuk menciptakan ekosistem perdagangan aset kripto yang wajar dan aman bagi para investornya.

Selain membentuk pasar aset kripto yang wajar dan aman, pemerintah melalui Kementerian Perdagangan dan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) berencana membuat bursa kripto. Berbagai persiapan dilakukan, seperti mempersiapkan kliring dan kustodian sebagai pelengkap bursa. Kerja sama dengan lembaga lain, seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia pun, perlu makin kuat dijalin.

Selain menyiapkan perangkat dan wadah perdagangan, persiapan lain yang juga tidak kalah penting adalah menyiapkan para calon investor. Statistik para investor pada pasar aset kripto belum dapat diketahui dengan pasti layaknya investor di pasar saham yang telah memiliki single investor identification (SID) dan data yang rapi di Kustodian Sentral Efek Indonesia. Tetapi, dapat diperkirakan, profil investor pada aset kripto serupa dengan profil investor di pasar modal, yaitu didominasi oleh investor muda dan pemula.

Bisa jadi juga, secara umum karakternya pun serupa dengan karakter investor di pasar saham. Mau untung cepat, tetapi malas belajar dan abai terhadap pengelolaan risiko. Setelah pasar saham melonjak seusai terkoreksi pada Maret 2020, tidak sedikit investor pemula yang masuk ke pasar saham tanpa memiliki bekal keterampilan dan pengetahuan memadai. Tidak sedikit di antara mereka hanya ikut-ikutan dan takut ketinggalan (fear of missing out). Akibatnya, karena tergiur kenaikan harga saham, banyak yang menggunakan dana yang seharusnya tidak dibelanjakan untuk investasi saham. Misalnya, menggunakan kebutuhan sehari-hari, uang kuliah, bahkan dana pinjaman berbunga tinggi. Ada pula yang terjebak memasukkan dana untuk menitip investasi abal-abal hingga uangnya lenyap dalam sekejap.

Regulator perlu terus mengingatkan kepada para calon investor, bahwa berinvestasi pada aset kripto berisiko sangat tinggi dengan fluktuasi yang melebihi pasar saham. Mendorong para calon investor untuk menerapkan 3M, yaitu mind (psikologi pasar), method (strategi bertransaksi), dan money management (manajemen modal untuk manajemen risiko) dapat menjadi topik-topik dasar mempersiapkan para calon investor bertransaksi di pasar aset kripto. Ekosistem perdagangan aset kripto tidak hanya terdiri atas regulator, bursa, kliring, dan penjamin, tetapi juga para investor yang paham betul apa dan bagaimana instrumen investasi yang dipilihnya. Pada akhirnya, semua pihak dapat memetik manfaat dari aset yang disebut-sebut sebagai pilihan aset di masa depan ini.


Dual Listing Jadi Pilihan Bagi GoTo

19 May 2021

Penawaran saham perdana di dua bursa atau dual listing dinilai menjadi pilihan yang paling memungkinkan bagi GoTo. Dengan jumlah pendanaan sekitar 18 miliar dollar AS atau sekitar Rp 261 triliun, pada kurs Rp 14.500 per dollar AS, grup hasil kolaborasi Gojek dan Tokopedia itu masuk dalam jajaran 10 emiten berkapitalisasi besar di Bursa Efek Indonesia.

Berdasarkan valuasi pendanaan itu, jika GoTo melepaskan 10 persen saja sahamnya ke Bursa Efek Indonesia (BEI), akan tersedia pasokan saham Rp 21 triliun. Jumlah ini dinilai terlalu besar untuk dapat diserap di pasar domestik. Dalam sejarah bursa, penjualan saham terbesar di bursa bernilai Rp 12,4 triliun, yakni ketika perusahaan batubara PT Adaro Energy melepaskan sebagian sahamnya. Urutan kedua adalah PT Indofood CBP Tbk dengan perolehan Rp 6,2 triliun. ”Kalau jumlah saham yang dilepas terlalu besar, pasar tidak sanggup menyerapnya. GoTo juga harus mencari investor strategis untuk bertindak sebagai pembeli siaga,” kata Head of Investment Reswara Gian Investa, Kiswoyo Adi, di Jakarta, Selasa (18/5/2021).

Pesaing GoTo, Grab Holding Inc, sudah bersiap mencatatkan sahamnya di Bursa Nasdaq. Grab menempuh jalan merger dengan perusahaan cangkang khusus untuk akuisisi (special purpose acquisition company/SPAC). Grab Holding Inc diketahui sudah merger dengan Altimeter Growth Corp. Valuasi Grab diperkirakan mencapai 39,6 miliar dollar AS. Perusahaan analisis data CB Insight memprediksi, setelah merger dan masuk bursa, target valuasi yang akan dicapai oleh GoTo mencapai 40 miliar dollar AS. Kiswoyo mengingatkan, kinerja GoTo harus benar-benar bagus ketika masuk bursa sehingga menghindari risiko terjadinya penggelembungan valuasi. Valuasi yang terlalu tinggi berisiko membuat harga saham jadi stagnan, bahkan menurun.

Co-Founder dan Managing Partner East Ventures Willson Cuaca, yang dihubungiterpisah, memperkirakan, dua pertiga transaksi harian konsumen Indonesia terjadi melalui platform Grup GoTo. GoTo menawarkan layanan mulai dari pesan antar makanan, transportasi, lokapasar, hingga sistem pembayaran. Dengan demikian, perkiraan valuasi 40 miliar dollar AS ketika masuk bursa masih masuk akal. Menurut dia, rencana Grup GoTo melantai di bursa akan menjadi preseden bagi perusahaan rintisan berbasis teknologi Indonesia lain untuk mengikuti jejaknya. Dengan kata lain, Grup GoTo bisa jadi contoh. ”Bagi Indonesia, hal (melantai di bursa) itu menandai era baru. Bursa saham Indonesia dulu didominasi oleh perusahaan tambang, pertanian, lalu telekomunikasi, serta kini menuju sektor konsumer digital,” kata Willson.


Aturan Impor Bahan Baku Daging, Pebisnis Minta Kelonggaran

19 May 2021

Industri pengolahan daging meminta pembebasan aturan untuk impor bahan baku dengan spesifikasi khusus dan tidak ada dalam negeri serta dilakukan oleh importir produsen. Jika hal tersebut bisa dilakukan, akan ada nilai tambah dari penyerapan tenaga kerja, penambahan investasi, pajak, sekaligus menjadi subtitusi impor produk jadi. Isu kenaikan bahan baku saat ini telah membuat biaya produksi naik. Kenaikan bahan baku lain seperti daging ayam, dan bahan pembantu lainnya juga telah menyebabkan biaya produksi naik. Di sisi lain, harga jual sulit naik karena daya beli yang belum pulih akibat pandemi Covid-19. Terjadi peningkatan penjualan di kelompok industri makanan  selama Ramadhan dan Lebaran sekitar 10%. Pertumbuhan pada kuartal II/2021 didorong oleh peningkatan konsumsi selama periode Ramadan dan Lebaran. Meski masih cukup tertekan, kondisi kuartal II/2021 akan lebih baik dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.

(Oleh - IDS)

Properti Surabaya, Penjualan Makin Kencang

19 May 2021

Penjualan properti di Surabaya, Jawa Timur, cukup kencang baik ada atau tidaknya insentif dari pemerintah. Proyek Small Office Home Office (SOHO) bernama Tierra yang baru diluncurkan mendapat respons positif dari konsumen terutama end user. Sekitar 70% konsumen merupakan pengusaha yang ingin mengembangkan bisnisnya, sedangkan sisanya merupakan investor. Demikian juga proyek apartemen Klaska milik Sinarmas Land di Kawasan Wonokromo Surabaya saat ini sangat diuntungkan dengan adanya relaksasi bebas PPN dari pemerintah sehingga dalam penjualannya terpacu cukup kencang. Sejak diluncurkan 2016, pembangunan apartemen Klaska sudah mencapai 90%, bahkan sekitar 700 unit segera diserahterimakan pada akhir Mei. 

(Oleh - IDS)

Kolaborasi Perusahaan Teknologi dan Bank, Misi Menjangkau Pengguna Superapp

19 May 2021

Kolaborasi basis pelanggan perusahaan teknologi digital yang mengembangkan aplikasi keuangan dan e-commerce bakal memperkuat jangkauan layanan jasa perbankan yang berafiliasi langsung dengan entitas pengembang superapp itu. Saat ini perusahaan pengembang aplikasi belanja online dan transaksi keuangan secara digital yang 'mengendarai' bisnis bank di antaranya PT Akulaku Silvrr Indonesia, PT Dompet Karya Anak Bangsa, dan PT Koin Investama Nusantara. 

Akulaku memiliki sejumlah lini keuangan seperti bisnis pembiayaan digital peer-to-peer (P2P) lending lewat PT Pintar Inovasi Digital, lapak jual beli online atau marketplace lewat PT Akulaku Silvrr Indonesia, dan perusahaan pembiayaan yang dikelola PT Akulaku Finance Indonesia. Setidaknya ada sejumlah 7 juta nasabah Akulaku yang berpotensi digarap sebagai nasabah Bank Neo Commerce. Satu pemegang saham Bank Jago Tbk. adalah PT Dompet Karya Anak Bangsa yang merupakan bagian dari ekosistem Gojek dengan layanan mulai diakrabi masyarakat yakni Gopay.  

(Oleh - IDS)

Resmi Merger, Gojek-Tokopedia Selangkah Lagi IPO

18 May 2021

Peresmian merger Gojek dan Tokopedia atau GoTo bakal mempercepat rencana perusahaan teknologi rintisan (startup) konglomerasi decacorn dan unicorn ini untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham dalam waktu dekat. Pihak Gojek baru saja menyelesaikan satu pencapaian penting yakni dengan membentuk GoTo. Prioritas saat ini adalah fokus pada kelancaran integrasi dan memastikan bahwa Gojek dan Tokopedia yang ada di bawah GoTo semakin dapatmenyediakan platform terbaik untuk jutaan konsumen, mitra usaha, UMKM, dan mitra lainnya melalui ekosistem.

Pihaknya memahami bahwa salah satu informasi yang ditunggu adalah terkait rencana melakukan IPO dan untuk itu perseroan akan menyampaikan hal tersebut dalam waktu yang tepat. GoTo berniat untuk mempercepat IPO guna menghasilkan dampak yang lebih besar dan lebih signifikan, juga sedang mengeksplorasi pilihan untuk listing di lebih dari satu lokasi. Grup GoTo akan menciptakan platform konsumen digital terbesar di Indonesia, melayani sebagian besar kebutuhan konsumsi rumah tangga. 

(Oleh - IDS)

Merintis Ekosistem Digital Rupiah

18 May 2021

Kepopuleran mata uang kripto (cryptocurrency) belakangan ini agaknya belum cukup kuat untuk mengubah pendirian Bank Indonesia (BI). Hingga kini, BI masih dalam posisi terus mengkaji manfaat dari penerbitan uang digital rupiah atau yang lebih dikenal dengan sebutan central bank digital currency (CBDC). 

Dalam pandangan BI, penerbitan CBDC di Indonesia belum terlalu urgen. Secara yuridis, uang kripto (bitcoin, misalnya) tidak bisa digunakan sebagai alat tukar. Undang-Undang Mata Uang tegas mengamanatkan transaksi di seluruh wilayah Republik Indonesia wajib menggunakan rupiah sebagai medianya. Dengan alasan yuridis ini pula, uang kripto agaknya ‘dilokalisasi’ menjadi aset finansial. Aset kripto telah resmi terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Tahun lalu sudah ada 226 jenis uang kripto yang diperdagangkan dengan nilai transaksi Rp 70 triliun. Upaya memosisikan uang kripto sebagai produk investasi agaknya terjustifikasi dari otoritas lain. Kementerian Perdagangan berencana akan mendirikan bursa khusus aset kripto. Bahkan Kementerian Keuangan hendak memungut PPh (pajak penghasilan) atas perolehan capital gain dari transaksi aset kripto.

Alhasil, BI lebih condong mengembangkan uang elektronik (e-money) dan QRIS (Quick Response Indonesia Standard) terlebih dahulu sebagai prakondisi dalam merilis CBDC. Di satu sisi, kedua versi ‘uang digital’ tersebut masuk dalam wilayah sistem pembayaran dan merupakan kewajiban lembaga penerbit terhadap peme gangnya. Di sisi lain, CBDC diterbitkan oleh BI dan menjadi bagian dari kewajiban moneternya.Artinya, CBDC tetap menjalankan fungsi sebagaimana uang kartal (uang kertas dan uang logam). Oleh karenanya, CBDC merupakan representasi digital dari mata uang dan menjadi simbol kedaulatan negara (sovereign currency).

(Oleh - HR1)

Pertamina Geothermal Targetkan Investasi US$ 58,62 Juta

18 May 2021

PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) akan mengucurkan investasi sebesar US$ 58,62 juta. Selain untuk melanjutkan pengerjaan sejumlah pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP), PGE juga akan memulai kegiatan eksplorasi di wilayah kerja panas bumi (WKP) Seulawahh Agam. PGE yang merupakan anak usaha PT Pertamina Power Indonesia (PPI) sebagai Subholding Energi Baru Terbarukan dan Kelistrikan PT Pertamina (Persero), terus menambah kapasitas terpasang PLTP maupun produksi uap panas buminya.

PGE tengah menggarap tiga proyek panas bumi sekaligus, yakni pengembangan WKP Hululais  UNit 1 dan 2, PLTP Lumut Balai Unit 2, dan PLTP kapasitas kecil di WKP Lahendong. Untuk PLTP Lumut Balai Unit 2, kini tengah melelang paket rekayasa, pengadaan, konstruksi, dan pengoperasian (engineeringprocurementconstructionand commisioning/EPCC) proyek tersebut. PGE juga akan memulai kegiata eksplorasi di WKP Sulawah Agam di Aceh. Disebutkan bahwa WKP Seulawah Agam ini digarap perusahaan bersama Perusahaan Daerah Pembangunan Aceh (PDPA) dengan membentuk perusahaan patungan yaitu PT Geothermal Energi Seulawah.

Untuk mengoptimalkan kapasitas terpasang PLTP yang dikelola, PGE secara rutin berkoordinasi dengan PLN. Sebagai penyedia energi, PGE siap memberikan pasokan untuk mendukung PLN dalam mendistribusikan listrik ke masyarakat melalui jaringan yang dimiliki PLN.  

(Oleh - IDS)

Grup Telkom Siapkan Tiga Start-up Jadi Unicorn

18 May 2021

Jakarta - MDI Ventures, perusahaan modal ventura milik PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), menargetkan tiga portofolio investasi perusahaan rintisannya (start-up) bisa menyandang status unicorn dalam beberapa tahun mendatang. MDI Ventures juga tengah menyiapkan satu start-up untuk melangsungkan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham pada tahun ini. Pihak MDI Ventures memiliki lebih dari 50 portofolio investasi di start-up. Dari jumlah tersebut, sekitar tiga portofolio memiliki valuasi yang mendekati untuk menjadi perusahaan unicorn

Selain meningkatkan investasi di start-up, MDI Ventures juga mempersiapkan salah satu perusahaan investasinya untuk menggelar IPO saham pada tahun ini. Semual, IPO akan dilakukan pada Maret 2021, namun diundur hingga kelengkapannya selesai. Adapun perusahaan yang akan IPO ini adalah perusahaan yang bergerak dalam bisnis software as a service (SaaS). Dalam pemberitaan sebelumnya disebutkan, perusahaan ini ditargetkan bisa meraih dana minimal Rp 100-150 miliar dari IPO saham dengan melepas 20-25% saham ke publik.

(Oleh - IDS)