;
Kategori

Ekonomi

( 40554 )

RI Siapkan Sejumlah Strategi Genjot Ekspor Sektor Industri

12 Jul 2021

Pemerintah tengah berupaya menggenjot ekspor. Sejumlah strategi pun disiapkan untuk mewujudkan hal tersebut.

Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga menjelaskan, sektor industri telah menyumbang 77,30% dari total ekspor Indonesia sebesar USS 16,60 miliar. Sektor-sektor yang memberikan sumbangan masih didominasi oleh industri besi dan baja, mesin dan elektronika, perhiasan, alas kaki, kertas dan pulp, pakaian.Hingga Mei 2021 tercatat surplus Indonesia sudah mencapai US$ 10,17 Miliar.

Jerry menilai, semua kementerian, lembaga dan stakeholder harus meningkatkan sinergi dan kolaborasi. Kementerian perdagangan sendiri menurut Jerry bekerja keras dalam hal-hal yang berkaitan dengan sektor hilir seperti pembukaan akses pasar, fasilitasi pameran, pemasaran dan kelancaran supply chain, serta standarisasi dan pengujian kualitas produk.


Demam Porang Juga Mewabah di Parigi Moutong

12 Jul 2021

Belakangan ini, nama porang menjadi populer, dan akan dijadikan sebagai tanaman primadona baru yang akan dikembangkan oleh Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan atau TPHP Kabupaten Parigi Moutong atau Parmout.

Porang termasuk tanaman umbi-umbian, memiliki nama latin Amorphophallus. Umbi porang dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan tepung konjak atau tepung glucomannan. Tepung porang merupakan bahan utama olahan shirataki, yakni mi bening yang banyak dikonsumsi di wilayah Asia Pasifik, Mi shirataki juga kerap digunakan untuk mi ramen Jepang. Kini, harga porang melangit, sebab permintaan ekspornya tinggi.

Dadan Priatna Jaya selaku Kepala Bidang Tanaman Pangan pada Dinas TPHP Kabupaten Parmout menyebut, pengembangan budidaya porang akan dimulai tahun 2022 nanti. Untuk tahun 2021 ini, pihaknya masih menyosialisasikan kepada petani agar menanam porang.


Produksi Perikanan Tangkap Diklaim Positif Meski PPKM Darurat

12 Jul 2021

Kementerian Kelautan dan Perikanan mengklaim produksi perikanan tangkap di pelabuhan perikanan menunjukkan tren positif di tengah masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat.

KKP mengatakan aktivitas di pelabuhan perikanan tetap berjalan dengan protokol kesehatan yang ketat untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat dari sektor kelautan dan perikanan.

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Muhammad Zaini menuturkan pelabuhan perikanan menjadi titik penting untuk menunjang sektor pangan. Produk perikanan menjadi salah satu bahan pangan berprotein tinggi untuk menjaga dan memperkuat daya tahan tubuh masyarakat.

Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Nizam Zachman Jakarta yang menjadi pelabuhan perikanan di ibu kota menunjukkan tren peningkatan produksi perikanan tangkap. Pada semester I tahun 2021, total produksinya mencapai 85.943 ton atau senilai Rp 1,782 triliun.


Jalan Panjang Digitalisasi Industri

12 Jul 2021

Inovasi digital ibarat pedang bermata dua. Di satu sisi, otomasi dan digitalisasi mendorong efisiensi dan menambah daya saing. Namun, di negara dengan surplus angkatan kerja membeludak, angka pengangguran tinggi, dan ketidaksiapan angkatan kerja, inovasi digital juga membawa disrupsi. Dilema dan tantangan itu ditambah pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai, bahkan kian parah. Angka pengangguran dan kemiskinan naik, sementara kapasitas sumber daya manusia (SDM) masih tertinggal untuk mengejar pesatnya perkembangan teknologi.

Dalam bincang-bincang secara daring dengan Kompas, akhir Juni 2021, Country Managing Director Accenture Indonesia Kher Tean Chen menyoroti tantangan pelik yang dihadapi Indonesia itu. Accenture, firma konsultan manajemen dan layanan teknologi global, telah bekerja dengan berbagai perusahaan multinasional untuk adaptasi digital. ”Digitalisasi industri di Indonesia adalah isu yang sangat kompleks, manufakturnya masih sangat basic dan ekosistem di sekitarnya pun belum komplet,” ujar Kher Tean.

Industri manufaktur Indonesia masih didominasi usaha skala kecil dan menengah (IKM). Data Kementerian Perindustrian (Kemenperin), dari total 4,4 juta unit usaha industri nasional, 99,77 persen diantaranya skala IKM. Hanya 0,23 persen usaha yang termasuk industri besar. Tenaga kerja pun lebih banyak terserap pada IKM, yakni 66,25 persen dari total 15,63 juta angkatan kerja di industri manufaktur. Hanya 33,75 persen tenaga yang bekerja di industri pengolahan skala besar. Alhasil, baru segelintir industri yang memanfaatkan teknologi digital, internet, komputasi awan, dan big data untuk mengembangkan industri 4.0, seperti di sektor makanan dan minuman. Data Kemenperin, 70 persen pelaku makanan minuman skala besar baru beroperasi di level industri 3.0 (otomasi dan teknologi komputerisasi) dan 30 persen sisanya masih memakai teknologi industri 2.0 (produksi massal dan elektrifikasi).

IKM tetap menjadi tulang punggung dan keunikan industri manufaktur di Indonesia. Namun, bukan berarti mereka tetap jalan di tempat. Dengan skala pemanfaatan teknologi digital yang berbeda dari usaha besar, IKM juga harus mulai beradaptasi dengan rantai pasok global yang terdigitalisasi. Seiring dengan itu, angkatan kerja juga harus dilatih agar lebih terampil dan siap menghadapi perubahan industri. Kher menyoroti pentingnya aspek demokratisasi teknologi, di mana dunia usaha dan industri harus meluangkan upaya dan sumber daya untuk melatih karyawannya beradaptasi dengan dunia digital.

Terkait hal itu, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, pemerintah sedang mentransformasi balai latihan kerja yang terintegrasi industri untuk membekali SDM dengan keterampilan yang relevan. ”Perlindungan terbaik yang bisa kita siapkan untuk pekerja adalah menyiapkan kompetensi mereka,” ujarnya. Indonesia dinilai menyimpan potensi besar sektor industri digital. Kehadiran startup dan platform digital jadi pilar penting mendorong teknologi digital di Indonesia. Namun, Kher Tean menilai pelaku usaha rintisan teknologi di Indonesia masih cenderung melihat pasar secara domestik. ”Itu tidak salah, tetapi alangkah lebih baik jika mereka memiliki visi menembus pasar internasional,” ujarnya.

Peternak Ikan Koi di Blitar Ikut Terimbas Kelangkaan Oksigen

12 Jul 2021

Kelangkaan oksigen juga membuat para peternak ikan koi di Kota Blitar cemas. Para peternak khawatir tidak bisa kirim ikan koi jika tidak mendapatkan pasokan oksigen.

Saffi mengatakan kebutuhan oksigen juga mutlak bagi para pembudidaya ikan koi. Kebutuhan oksigen mutlak, karena untuk pengambilan ikan dari kolam sawah dibawa di kolam rumah. Selain itu, untuk pengiriman ikan juga butuh oksigen.

Saffi mendapat kabar pasokan oksigen bagi para peternak ikan koi di Blitar mulai langka. Para peternak ikan koi di wilayah utara sudah kesulitan mengisi ulang oksigen. Kalau oksigen langka dampaknya fatal bagi peternak ikan koi. Karena oksigen dibutuhkan untuk pengiriman ikan. Dengan oksigen pengiriman ikan bisa selamat sampai tujuan.


Perbankan Bidik Transaksi Kesehatan Digital

12 Jul 2021

Pandemi Covid-19 telah membawa berkah pada penyedia jasa kesehatan digital atau healthtech. Tak mau kehilangan momentum, perbankan ikut membidik transaksi kebutuhan kesehatan nasabah.

Bank Mandiri misalnya, telah curi start menjalin kerja sama dengan healthtech sejak 2019. SVP Credit Card Group Bank Mandiri Lila Noya telah melihat potensi dengan beberapa emerging category merchant seperti e-wallet, insurtech, e-groceries, termasuk healthtech.

Saat ini kami sudah memiliki partnership dengan Halodoc, Alodokter, Farmaku. Selain itu dengan perkembangan transaksi digital. Pada masa pandemi beberapa partner kami juga menambah fitur dari semula hanya toko konvensional menjadi online yang bisa di akses pada aplikasi.

Lila melihat trafik transaksi platform digital selalu bertumbuh termasuk pada kategori healthtech. Kategori ini mencatatkan pertumbuhan transaksi kartu kredit 123 persen year to date (ytd) dan merchant naik 311 persen yearon year (yoy) per Juni 2021.


Pendapatan Turun, Utang Naik

12 Jul 2021

Kinerja badan usaha milik negara (BUMN) sektor konstruksi atau BUMN karya kian lesu. Sejumlah perusahaan yang menjalankan penugasan dari pemerintah terjerat beban utang setelah pendapatannya menurun dan biaya proyek membengkak, terutama setelah terkena dampak pandemi Covid-19. Kondisi keuangan beberapa perusahaan itu mendapat status sangat tidak sehat. 

(Oleh - HR1)

Melantai meski Merugi

10 Jul 2021

Bukalapak akan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada 6 Agustus mendatang. Unicorn ini berencana menjual 25,76 miliar saham ke publik atau setara dengan 25 persen dari total saham, dengan target perolehan dana hingga Rp 21,9 triliun. Dari sisi kinerja keuangan, Bukalapak masih membukukan kerugian pada 2020. 

(Oleh - HR1)

Curi Start untuk Perkuat Modal

10 Jul 2021

Jakarta - Rencana PT Bukalapak Tbk melantai di bursa saham dianggap sebagai strategi untuk mengejar para unicorn atau perusahaan digital bervaluasi US$ 1 miliar lainnya. Potensi pendanaan yang datang dari penawaran saham perdana ke publik (initial public offering/IPO) membantu perusahaan di tengah persaingan ketat. 

Sejumlah platform e-commerce lain yang selevel dengan Bukalapak sudah menguatkan basis pendanaan. Tokopedia, baru bergabung  dengan Gojek, yang sudah menyandang status decacorn atau perusahaan digital dengan valuasi di atas US$ 10 miliar. Shopee pun tengah menambah jenis layanan seiring dengan menguatnya pendanaan dari SEA Group. Skema pencarian keuntungan Bukalapak yang skala pasarnya sudah jauh meninggalkan perusahaan rintisan harus diperbarui agar tetap bertahan.  

(Oleh - IDS)

Operator Transportasi Garap Angkutan Barang di Masa PPKM Darurat

09 Jul 2021

Operator angkutan ramai-ramai mengalihkan layanan pada masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM darurat, yang berlangsung sejak 3 Juli hingga 20 Juli. Direktur Operasional PT Metro Multi Transportasai,yang mengelola bus wisata Manhattan, Tjahjo Wibowo, mengatakan sudah merintis layanan kargo karena lesunya aktivitas wisata. " Bisnis bus kargo lancar saat PPKM," kata dia, kemarin.Namun, kata Shelvy, tren distribusi logistik melalui kapal penyeberangan di masa awal PPKM darurat turun dibanding saat PPKM mikro maupun pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Data ASDP menyebutkan lalu lintas angkutan di rute  Merak-Bakauheni pada 3-7 Juli lalu turun 5,7 persen bila dibandingkan dengan 1-2 juli 2021, dari 2.766 unit. Pada rute Ketapang-Gilimanuk hanya 1.231 truk yang melintas pada 3-7 Juli 2021, turun 6 persen dari Traffic truk dua hari sebelum PPKM darurat. " Kami memastikan tidak ada pengurangan kapasitas kapal maupun trip," katanya.Joni optimis bila berkaca pada kinerja masa Ramadan hingga masa larangan mudik Lebaran Idul Fitri 2021. Khusus pada April 2021 saja, KAI mengangkut 4 juta ton barang, naik 2,5 persen dibanging bulan sebelumnya yang sebanyak 3,9 juta ton. Dari jumlah itu, 3 juta ton adalah batu bara. Di masa PPKM darurat, Permintaannya bakal meningkat.

(Oleh - HR1)