;
Kategori

Ekonomi

( 40460 )

Urgensi Penguatan Industri Hulu Migas (part 2)

08 Jul 2021

Sepanjang 2015-2020, sektor pertambangan migas (hulu) rata-rata memberikan kontribusi bagi produk domestik bruto (PDB) nasional hampir mencapai Rp 400 triliun per tahun atau setara sekitar 2,85 persen per tahun. Secara nasional, kontribusi PDB sektor hulu migas memang terlihat relatif kecil, tetapi kelompok ini memberikan nilai signifikan bagi pendapatan negara, terutama pada penerimaan negara bukan pajak (PNBP). Setiap tahun, sektor migas menyumbang PNBP sekitar Rp 86 triliun atau sekitar 25 persen dari semua PNBP nasional. Artinya, secara tidak langsung kelompok hulu migas berperan besar menambah sumber pendapatan negara bukan pajak.

Berdasarkan laporan ”Nota Keuangan beserta APBN Tahun Anggaran 2021, Kementerian Keuangan”, perkembangan pendapatan sumber daya alam (SDA) migas selama periode 2016-2020 mengalami pergerakan yang cukup dinamis. Tren pendapatan SDA migas mengikuti pola tren Indonesia Crude Price (ICP) sehingga saat ICP mencapai titik tertinggi selama periode tersebut, maka pendapatan SDA juga mencapai puncaknya pada saat yang sama. Pada 2018, ICP mencapai titik tertingginya sebesar 67,5 dollar AS per barel, demikian juga dengan pendapatan SDA migas yang mencapai puncaknya Rp 142,79 triliun.

Pendapatan SDA migas tahun 2020, sebagaimana ditetapkan di dalam Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2020, diperkirakan Rp 53,29 triliun. Dengan demikian, rata-rata pertumbuhan SDA migas mengalami tren positif dalam periode 2016-2020 sebesar 10,0 persen per tahun. Pendapatan SDA migas dalam APBN tahun 2021 ditargetkan Rp 74.99 triliun, terdiri dari pendapatan minyak bumi sebesar Rp 57,93 triliun dan pendapatan gas bumi Rp 17,06 triliun. Target pendapatan SDA migas tersebut naik 40,7 persen dari outlook tahun 2020. Hal ini terutama dipengaruhi oleh kenaikan ICP sebesar 45 dollar AS per barel dan lifting gas bumi sebesar 1.007 MBOEPD pada APBN 2021.

Pemerintah dalam APBN 2021 menerapkan beberapa kebijakan teknis PNBP SDA migas untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal. Di antaranya dengan mengupayakan peningkatan lifting migas, antara lain melalui penyederhanaan dan kemudahan perizinan untuk meningkatkan investasi hulu migas. Pemerintah juga berusaha mendorong pelaksanaan kontrak bagi hasil dan pengendalian biaya operasional kegiatan usaha hulu migas yang lebih efektif dan efisien.

Lifting minyak di Indonesia rawan untuk terus menyusut seiring dengan kian berkurangnya investasi di sektor hulu migas. Setiap tahun, rata-rataterjadi penyusutan nilai investasi kegiatan hulu migas hampir mencapai 1 miliar dollar AS. Jika pemerintah gagal menjaring para investor, beban keuangan negara yang ditanggung pemerintah akan kian besar. Impor energi fosil berupa BBM dan gas akan semakin meningkat seiring dengan meningkatnya konsumsi energi masyarakat. Dengan investasi hulu migas yang kian susut, kontribusi sektor industri hulu migas bagi PDB nasional juga akan kian berkurang. Output produksi industri hulu migas kian mengecil dari waktu ke waktu. Selain itu, penerimaan negara dari SDA migas berupa PNBP juga akan berkurang. Dengan kata lain, semakin sedikit jumlah lifting minyak bumi yang berhasil ditambang dari perut bumi Indonesia, akan memberikan dampak multiplier efek yang cukup besar. Kontribusi pada PDB semakin berkurang dan sumbangan PNBP bagi pendapatan negara pun semakin mengecil.

Berdasarkan laporan ”Nota Keuangan beserta APBN Tahun Anggaran 2021, Kementerian Keuangan”, ada sejumlah variabel yang membuat PNBP meningkat terkait dengan minyak bumi. Salah satunya terkait dengan perubahan sensitivitas asumsi dasar makro yang dapat memengaruhi peningkatan PNBP. Pertama, jika ada kenaikan harga ICP 1 dollar AS per barel, ada kemungkinan terjadi kenaikan PBNP secara umum sekitar Rp 3,7 triliun hingga Rp 4,4 triliun. Selain itu, juga mendorong belanja negara naik Rp 3,11 triliun sampai dengan Rp 3,61 triliun sehingga menambah surplus Rp 563,6 miliar sampai dengan Rp 849,2 miliar.

Selanjutnya, apabila terjadi kenaikan lifting 10.000 barel per hari, dapat menyebabkan pendapatan negara naik Rp 1,64 triliun sampai dengan Rp 2,44 triliun. Hal ini juga turut mendorong belanja negara naik Rp 729,5 miliar sampai dengan Rp 965,9 miliar sehingga menambah surplus Rp 915,4 miliar sampai dengan Rp 1,47 triliun.  Dari asumsi tersebut, dapat ditarik kesimpulan sederhana bahwa peningkatan lifting minyak dapat berpengaruh besar bagi sektor pendapatan negara. Jika kenaikan lifting minyak juga disertai peningkatan ICP, akan berdampak besar bagi pendapatan negara. Dengan kenaikan, suplai minyak mentah Indonesia dapat bertambah lebih banyak sehingga dapat memperkuat ketahanan energi nasional.

Ada sejumlah perbaikan yang sudah dilakukan untuk meningkatkan investasi sektor migas tersebut. Sebut saja soal penyederhanaan perizinan migas untuk dilimpahkan ke Pelayanan Terpadu Satu Pintu di Badan Koordinasi Penanaman Modal. Berikutnya, penyediaan dan keterbukaan data melalui Permen ESDM No 7/2019 tentang Pengelolaan dan Pemanfaatan Data Minyak dan Gas Bumi untuk mendorong keterbukaan akses data bagi para investor. Selain itu, pemerintah juga telah berusaha berperan aktif menyediakan data baru dari selesainya akuisisi data seismik 2D 32.200 km Open Area. Pemerintah pun juga sudah menerapkan fleksibilitas sistem fiskal yang memberikan kebebasan kepada kontraktor migas untuk menentukan pilihan jenis kontrak, baik menggunakan Kontrak Bagi Hasil (PSC) Gross Split maupun Cost Recovery sehingga diharapkan investasi di subsektor migas semakin menarik dan meningkat.

Gojek Serahkan Operasional Bisnis di Thailand kepada AirAsia Group

08 Jul 2021

Perusahaan teknologi asal Indonesia, Gojek, menyerahkan operasional bisnis di Thailand kepada Airasia Group. Selanjutnya, Gojek akan lebih fokus mengembangkan pasar globalnya di Vietnam dan Singapura. Aksi korporasi tersebut dilakukan dengan skema pertukaran saham. Airasia Group mengakuisisi saham Gojek Thailand dan sebagai gantinya, Airasia memberikan Gojek saham sebesar 4,76 persen di anak usahanya, Airasia Digital. Transaksi tersebut bernilai 50 juta dollar AS. ”Kami telah memiliki ekosistem ekonomi digital yang mumpuni. Kami telah berhasil meluncurkan lebih dari 15 lini bisnis di luar maskapai penerbangan dan beragam layanan gaya hidup di platform e-commerce digital kami di Malaysia. Sekarang adalah momen yang tepat untuk melanjutkan ke tahap berikutnya. Ini merupakan awal dari kemitraan strategis jangka panjang dengan Gojek yang akan menggebrak industri,” kata CEO AirAsia Group Tony Fernandes dalam jumpa pers daring, Rabu (7/7/2021).

Bisnis Gojek di Thailand masih merugi pada 2019 dan 2020, menurut laporan yang tersedia sebelum kesepakatan tersebut. Menurut Direktur Asia Group Advisors Thailand Nattabhorn Juengsanguansit, seperti dikutip Reuters, kolaborasi antara Airasia Digital dengan Gojek dapat meningkatkan pangsa pasar Gojek di Thailand. ”Akan tetapi, kolaborasi itu akan menghadapi tantangan ketat dalam hal pengiriman makanan, seperti dari Line Man yang telah menerima injeksi modal tahun lalu. Posisi Grab juga semakin kuat, juga layanan Bolt yang berasal dari Estonia,” ujarnya.

Saat ini, valuasi Airasia Digital diperkirakan sebesar 1 miliar dollar AS. Selama beberapa pekan ke depan, aplikasi Gojek masih dapat digunakan untuk pelanggan di seputaran kota Bangkok hingga 31 Juli sebelum terintergrasi dengan Airasia Digital. Superapp Airasia Digital akan melanjutkan penggunaan ekosistem Gojek yang ada untuk para mitra pengemudi, penjual, dan pelanggan. Operasional Airasia Digital juga akan segera meluas hingga ke Chiang Mai dan Phuket.

Penguatan Ekonomi Digital, Jasa Logistik Topang E-commerce

08 Jul 2021

JAKARTA — Jasa logistik memegang peranan penting dalam menopang sektor perdagangan digital sebagai salah satu motor penggerak perekonomian Indonesia.Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan efisiensi biaya logistik akan diikuti dengan aktivitas perekonomian yang memanfaatkan platform digital. Namun, rasio logistik terhadap PDB Indonesia tergolong tinggi dan sempat menyentuh 26% pada 2014.“Pada 2019 kami hitung turun, tetapi tidak signifikan dan menjadi 23% karena ada jalanan yang belum difinalisasi,” kata Lutfi dalam acara Bisnis Indonesia Mid-Year 2021 Economic Outlook, Rabu (7/7).

Co-Founder dan Chief Operating Officer Shipper Indonesia Budi Handoko mengatakan peran logistik di Indonesia begitu besar karena saat ini terdapat sekitar US$221 miliar pangsa pasar pendapatan jasa logistik.Transaksi e-commerce yang mencapai Rp266,3 triliun pada 2020 dengan persentase kenaikan 29% secara tahunan dan populasi Indonesia yang memiliki lebih dari 270 juta penduduk, dinilai sebagai modal besar bagi bisnis jasa logistik. Menurutnya, hingga saat ini ada 65% pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menganggap logistik adalah tantangan terbesar berusaha. Adapun,hingga saat ini baru 13,7 juta UMKM yang sudah bergabung di lokapasar daring.

Sementara itu, PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) meyakini membenahi struktur logistik adalah cara bertahan yang efektif bagi sebuah negara.Vice President of Marketing PT Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) Eri Palgunadi mengatakan industri logistik telah bergerak menuju digitalisasi sehingga perusahaan memetakan kluster dan membangun sebuah jaringan, khususnya pada melalui tiga pilar utama, yaitu e-commerce, gerbang pembayaran digital, dan logistik.Head of Center of Investment, Trade, and Industry Indef Andry Satrio Nugroho mengatakan pandemi Covid-19 telah membuat tren kinerja e-commerce secara global meningkat.Menurutnya, e-commerce dapat menjadi penopang ekonomi di tengah pandemi. Namun, hal tersebut harus didukung pula oleh berbagai sektor terkait, salah satunya logistik.

(Oleh - HR1)

Ekspor Tambang Kalteng Naik 15 Persen

08 Jul 2021

Ekspor bahan hasil tambang seperti batu bara dan emas serta kelapa sawit Provinsi Kalimantan Tengah, mengalami kenaikkan mencapai 15,76 persen. Hal itu berdasar data yang dilansir oleh Badan Pusat Statistik setempat.

Koordinator Fungsi Statistik Distribusi BPS Kalteng, Akhmad Tantowi menyebutkan, ekspor Kalimantan Tengah pada Mei 2021 senilai 284,43 juta Dolar Amerika, naik sebesar 15,76 persen dibanding April 2021. Sedangkan data impor naik 30,40 persen menjadi 3,26 juta Dolar Amerika.

Lebih jauh Tantowi menyampaikan, Tiongkok, Jepang, dan Malaysia masih menjadi negara tujuan utama ekspor Kalimantan Tengah selama Mei 2021. Secara kumulatif, nilai ekspor Kalimantan Tengah naik sebesar 45,87 persen dari 821,23 juta Dolar Amerika pada Januari sampai Mei 2020, menjadi 1.197,89 juta Dolar Amerika pada Januari sampai Mei 2021.


Mengawasi Harga, Menjaga Pasokan Obat

08 Jul 2021

E-commerce mengupayakan berbagai cara untuk mengendalikan harga obat Covid-19 agar tak melampaui ketentuan harga eceran tertinggi. Assistant Vice President Marketplace Quality Bukalapak, Baskara Aditama, mengatakan timnya rutin memantau harga jual barang-barang tersebut agar selalu dalam batas yang wajar. Seluruh penjual yang menetapkan harga di luar batas ini demi meraup keuntungan dan menghalangi akses masyarakat pada penggunaan alat-alat kesehatan akan ditindak.

Menurut Baskara, salah satu sanksinya adalah menurunkan produk tersebut dari marketplace dan penjualnya diberi label pelanggar. Dia mengatakan Bukalapak memperbolehkan seluruh penjual menetapkan harga dan strategi penjualan masing-masing. Tapi mereka harus mematuhi aturan yang berlaku, baik di Bukalapak maupun secara hukum.

Sementara itu, Founder dan CEO Tokopedia, William Tanuwijaya, mengatakan selama ini juga sudah menetapkan kebijakan pengendalian harga dan menindak penjual yang memasang harga produk di atas kewajaran.

Sejak awal masa pandemi Tokopedia telah menutup permanen toko-toko dan melarang tayang produk yang terbukti melanggar aturan. Menurut dia, upaya pemerintah dalam menetapkan batas harga atas ini mempermudah penegakan kebijakan secara merata.


Memperkuat Basis di Asia Tenggara

08 Jul 2021

Jakarta - Ekspansi bisnis PT Aplikasi Karya Anak Bangsa alias Gojek di luar Indonesia diprediksi akan semakin kuat setelah menggandeng Grup AirAsia. Pengalihan layanan transportasi berbasis aplikasi dan teknologi finansial milik Gojek di Thailand kepada AirAsia akan membuat manajemen dapat berfokus ke Vietnam dan Singapura. Gojek pun akan membuka layanan baru di kedua negara tersebut. 

Fitur non-transportasi Gojek, khususnya pesan-antar makanan dan sistem pembayaran digital, menjadi senjata ekspansi terdepan di pasar internasional. Setelah melebur menjadi GoTo, Gojek dan Tokopedia diprediksi bakal menggenjot layanan di luar Indonesia. Penyatuan dua unicorn itu tercatat sebagai integrasi ekosistem digital terbesar di Indonesia. Selain karena aplikasi Gojek sudah diunduh 170 juta kali di Asia Tenggara sampai akhir tahun lalu, Tokopedia juga akhirnya bisa menjangkau hampir semua kecamatan di Indonesia.  

(Oleh - IDS)

Utang Aman, Tak Ada Niat Rescheduling

07 Jul 2021

JAKARTA, Utang pemerintah yang mencapai Rp 6.418 triliun berada dalam batas aman, konservatif, dan dikelola dengan pruden. Utang tersebut tidak akan mendorong ke arah kebangkrutan dan pemerintah sudah menyiapkan dana untuk cicilan. Karena itu, pemerintah tidak berniat sedikit pun menempuh rescheduling utang dengan kreditur. Dirjen Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko Kementerian Keuangan Luky Alfirman mengatakan, kondisi pandemi Covid-19 menyebabkan hampir semua Negara tidak memiliki kesiapan optimal. Banyak negara mengambil kebijakan fiskal pelebaran defisit yang berdampak pada peningkatan kebutuhan pembiayaan. Akibatnya, rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) berbagai negara meningkat.

Besarnya utang pemerintah kembali diusik publik menyusul keluarnya audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menyatakan bahwa utang pemerintah telah melampaui batas yang direkomendasikan IMF dan International Debt Relief (IDR). BPK mengkhawatirkan kemampuan pemerintah dalam membayar cicilan. Saat ini, rasio debt service terhadap penerimaan (DSR) sebesar 46,77%, melampaui rekomendasi IMF sebesar 25- 35%. Rasio pembayaran bunga terhadap penerimaan sebesar 19,06 (rekomendasi IDR 4,6-6,8% dan IMF 7-19%). Serta rasio utang terhadap penerimaan 369% (rekomendasi IDR 92-167% dan rekomendasi IMF sebesar 90-150%). Utang pemerintah per Mei 2021 mencapai Rp 6.418,15 triliun (40,5% PDB). Utang tersebut meliputi Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp 5.580 triliun (86,94%) dan pinjaman Rp 838 triliun (13,06 %).

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir menyatakan, disbanding negara lain, rasio utang Indonesia masih terkendali karena Indonesia paling konservatif dan pruden dalam mengelola utang. “Hanya karena kita membiayai Covid, defisit anggaran dilonggarkan dengan UU No 2 Tahun 2020, tapi akan kembali 3% PDB pada 2023. Di tengah seluruh Negara mengucurkan anggaran fiskal yang besar, defisit anggaran Indonesia termasuk sangat konservatif, hanya 5%, sedangkan negara lain ada yg lebih dari 10%. Rasio utang Indonesia sangat konservatif dan manageable,” kata Iskandar. Adapun Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu Rahayu Puspasari menyebut, utang pemerintah saat ini tidak membahayakan, sehingga tidak akan membawa Indonesia ke dalam jurang kebangkrutan. Pemerintah mampu membayar cicilan pokok dan bunga, sehingga tidak berniat untuk meminta penjadwalan ulang atau reschedulling ke kreditur.


(Oleh - HR1)

KKP Sigap Pertahankan Kualitas Tuna Ekspor

07 Jul 2021

JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengambil langkah cepat dalam menjaga produktivitas ekspor ikan tuna dari Sulawesi Utara (Sulut) yang dikenal sebagai penghasil tuna dengan kualitas baik dan jumlah yang melimpah. Di Sulut terdapat 91 Unit Pengolahan Ikan (UPI) Tuna, terdiri atas 58 perusahan pembekuan, lima pengalengan, satu pengolahan lainnya, dan 27 perusahaan yang menangani produk tuna segar dan olahan turunannya. Dari jumlah itu, 56 UPI tercatat masih aktif. KKP melalui Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) menggelar Diseminasi Teknologi dan Produk Pasca panen berupa pembekalan teknik penanganan dan grading tuna segar bagi para checker tuna. Kegiatan berlangsung di Kota Manado dan Bitung pada 1-2 Juli 2021 yang diikuti 32 peserta terdiri atas nelayan tuna, miniplant tuna, UPI Tuna, Pembina Mutu, serta SMK Perikanan Bitung. Kegiatan ini sangat penting untuk mendukung peningkatan kualitas komoditas tuna In donesia, khususnya yang diproduksi Provinsi Sulut agar dapat bersaing terutama di pasar ekspor. 

Dirjen PDSPKP KKP Artati Widiarti dalam keterangan resmi KKP, kemarin, mengatakan, upaya itu sejalan dengan kebijakan Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono untuk menjaga mutu produk perikanan, termasuk komoditas ekspor guna memastikan keamanan pangan dan menjaga kepercayaan pasar internasional. Artati mengungkap beberapa permasalahan terkait penurunan mutu ikan bisa mengakibatkan terjadinya penurunan grade dan bahkan penolakan dari buyer sehingga menimbulkan kerugian bagi eksportir.

(Oleh - HR1)

Perkuat Bisnis Esports, MNC Studios Gandeng Moonton

07 Jul 2021

JAKARTA – PT MNC Studios International Tbk (MSIN) melalui anak usahanya, PT Esports Star Indonesia (ESI), menandatangani perjanjian dengan Moonton untuk pengadaan program pencarian bakat bernama E-Sports Star Indonesia season 2. Kedua perusahaan akan memproduksi dan menyiarkan pertandingan Mobile Legends: Bang Bang. Langkah itu diambil perseroan untuk memperkuat bisnis olahraga elektronik (electronic sport/ esports). “Berlanjutnya kolaborasi dengan Moonton diharapkan memperluas keterlibatan kami untuk mendukung dan mendorong pertumbuhan industri game nasional. Kami melihat bahwa ada potensi besar industri game di Indonesia,” kata Direktur MNC Studios International Valencia Tanoesoedibjo dalam keterangan tertulis, Selasa (6/7). E-Sports Star Indonesia Season 2 akan ditayangkan perdana pada 29 Oktober 2021 hingga 17 Desember 2021 di GTV (FTA – lokal) dan RCTI+ (OTT – lokal dan internasional). Proses audisi online akan dimulai pada Agustus 2021 di RCTI+, yang memiliki lebih dari 32 juta pengguna aktif hingga hari ini.

Valencia menyebutkan, industri game telah menunjukkan tingkat pertumbuhan yang cukup pesat selama beberapa tahun terakhir, terutama pada game seluler. Pasar game dunia diperkirakan akan terus tumbuh menjadi US$ 204,6 miliar, dengan CAGR 7,2% untuk tahun 2019–2023. Saat ini, Asia Pasifik (APAC) dikenal sebagai pasar game terbesar di dunia yang telah menghasilkan U$ 84,3 miliar, merepresentasikan hampir 50% dari pendapatan game di seluruh dunia.

(Oleh - HR1)

AdaKami Catat Akumulasi Pembiayaan Rp 5,3 Triliun

07 Jul 2021

JAKARTA, Penyelenggara fintech p2p lending multiguna AdaKami memproyeksi penyaluran pembiayaan meningkat empat kali lipat di tahun ini. Akumulasi pembiayaan ditargetkan melesat dari Rp 3,1 triliun di 2020 menjadi Rp 12 triliun di 2021. Direktur Utama AdaKami Bernardino M Vega Jr menyampaikan, kinerja penyaluran pembiayaan sempat anjlok di kuartal II-2020 tapi mampu kembali bangkit di periode selanjutnya. Ketika itu, penyaluran difokuskan pada penerima pinjaman (borrower) eksisting. Kini pembiayaan mulai diberikan kepada borrower baru seiring dengan membaiknya situasi, dan keyakinan tumbuh lebih baik di tahun ini. "Harapan kita kalau lihat proyeksi dan apa yang kita sudah pelajari di 2020, khususnya pada kuartal terakhir, target penyaluran kita di 2021 bisa mencapai Rp 12 triliun," kata Dino pada konferensi pers virtual AdaKami Siap Dukung Satu Juta Pelaku Ekonomi Riil untuk Pemulihan Nasional di 2021, Rabu (17/2).

Sementara itu, terdapat tiga segmen borrower yang difokuskan AdaKami untuk bisa menikmati layanan pinjaman. Pertama, borrower yang membutuhkan dana untuk membangun usahanya. Kedua, borrower yang tujuan penggunaan dana adalah sebagai talangan sembari mencari kerja. Ketiga, adalah borrower eksisting yang plafon pinjamannya telah meningkat. "Salah satu strateginya mungkin dari ticket size yang akan ditingkatkan dari Rp 2,5 juta menjadi Rp 10-15 juta. Dengan nilai itu, maka waktunya lebih panjang dan bunga bisa turun. Nasabah-nasabah yang datang ke kita, bukan hanya untuk kebutuhan sehari-hari, tapi kini juga untuk kebutuhan usaha," ucap Dino.

(Oleh - HR1)