AdaKami Catat Akumulasi Pembiayaan Rp 5,3 Triliun
JAKARTA, Penyelenggara fintech p2p lending multiguna AdaKami memproyeksi penyaluran pembiayaan meningkat empat kali lipat di tahun ini. Akumulasi pembiayaan ditargetkan melesat dari Rp 3,1 triliun di 2020 menjadi Rp 12 triliun di 2021. Direktur Utama AdaKami Bernardino M Vega Jr menyampaikan, kinerja penyaluran pembiayaan sempat anjlok di kuartal II-2020 tapi mampu kembali bangkit di periode selanjutnya. Ketika itu, penyaluran difokuskan pada penerima pinjaman (borrower) eksisting. Kini pembiayaan mulai diberikan kepada borrower baru seiring dengan membaiknya situasi, dan keyakinan tumbuh lebih baik di tahun ini. "Harapan kita kalau lihat proyeksi dan apa yang kita sudah pelajari di 2020, khususnya pada kuartal terakhir, target penyaluran kita di 2021 bisa mencapai Rp 12 triliun," kata Dino pada konferensi pers virtual AdaKami Siap Dukung Satu Juta Pelaku Ekonomi Riil untuk Pemulihan Nasional di 2021, Rabu (17/2).
Sementara itu, terdapat tiga segmen borrower yang difokuskan AdaKami untuk bisa menikmati layanan pinjaman. Pertama, borrower yang membutuhkan dana untuk membangun usahanya. Kedua, borrower yang tujuan penggunaan dana adalah sebagai talangan sembari mencari kerja. Ketiga, adalah borrower eksisting yang plafon pinjamannya telah meningkat. "Salah satu strateginya mungkin dari ticket size yang akan ditingkatkan dari Rp 2,5 juta menjadi Rp 10-15 juta. Dengan nilai itu, maka waktunya lebih panjang dan bunga bisa turun. Nasabah-nasabah yang datang ke kita, bukan hanya untuk kebutuhan sehari-hari, tapi kini juga untuk kebutuhan usaha," ucap Dino.
(Oleh - HR1)
Tags :
#PembiayaanPostingan Terkait
Lubang di Balik Angka Manis Surplus Perdagangan
Akseleran Cari Cara Pulihkan Pinjaman
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023