;
Kategori

Ekonomi

( 40744 )

Korporasi Korsel Kian Ekspansif di Indonesia

16 Aug 2021

Jakarta - Nilai investasi perusahaan asal Korea Selatan masuk lima besar investasi asing di Indonesia. Bukan hanya Drama Korea alias Drakor yang semakin eksis di Indonesia, investor asal Korea Selatan juga masif membenamkan investasinya di Nusantara. Baru-baru ini, dua korporasi besar Korsel, yakni Hyundai Motor Group dan LG Energy Solution, menjalin kerjasama untuk membangun pabrik baterai mobil listrik di Karawang, Jawa Barat. Nilai investasi Hyundai dan LG ditaksir mencapai US$ 1,1 miliar. 

Ekspansi Hyundai dan LG menambah panjang daftar korporasi asal Korsel yang menggarap pasar Indonesia. Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal Kementrian Investasi (BKPM) mengungkapkan, berdasarkan tren negara asal penanaman modal asing (PMA), yakni dalam kurun 2016 hingga Juni 2021, Korsel masuk peringkat kelima negara menanamkan modalnya di Indonesia.  Korporasi Korsel yang masuk Indonesia merupakan perusahaan konglomerasi yang memiliki anak dan cucu usaha cukup banyak. 

Perusahaan elektronik dan teknologi, Samsung meski investasinya di Vietnam lebih besar, Samsung Indonesia memegang pangsa pasar terbesar kedua setelah Oppo dengan 19% market share. Samsung Electronic juga berekspansi di sektor home appliance dan menjadikan Indonesia sebagai hub ekspor. Kementrian Investasi juga akan terus mendorong ekspansi Samsung mengingat pasar smartphone Indonesia merupakan yang terbesar di kawasan ASEAN. 

Pekan Lalu Modal Asing Hengkang Rp 5 Triliun

16 Aug 2021

Bank Indonesia (BI) mencatat, arus modal asing keluar dari pasar keuangan dalam negeri pada pekan kedua Agustus 2021. Pada periode 9 hingga 12 Agustus 2021, nonresiden di pasar keuangan domestik jual neto (net sell) mencapai Rp 5,49 triliun."Angka itu terdiri dari jual neto di pasar surat berharga negara (SBN) sebesar Rp 4,33 triliun dan jual neto di pasar saham sebesar Rp 1,16 triliun," kata Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam keterangannya, akhir pekan lalu.Lalu, rupiah melemah ke level Rp 14.389 per dollar AS pada tanggal 12 Agustus 2021 dan sedikit terangkat ke posisi Rp 14.388 per dollar AS pada 13 Agustus 2021.Meski asing hengkang dari pasar keuangan domestik, premi risiko investasi atau premi Credit Default Swap (CDS) Indonesia lima tahun turun ke level 73,89 per 12 Agustus 2021 dari periode sebelumnya, yakni 77,66 per 6 Agustus 2021.

(Oleh - HR1)

ISAT Mendapatkan Proyek Aplikasi OSS di BKPM

16 Aug 2021

Kementerian Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menggandeng perusahaan telekomunikasi PT Indosat Tbk (ISAT) untuk mengerjakan proyek Online Single Submission (OSS) berbasis risiko atau OSS Risk Based Management (RBA). Perlu diketahui, OSS RBA merupakan aplikasi atau portal satu pintu perizinan yang mencakup perizinan di tingkat kabupaten/kota, provinsi, kementerian/lembaga (K/L) dan Kementerian Investasi. 

PT Indosat Tbk, Steve Saerang mengatakan, Indosat Ooredoo merupakan mitra yang ditunjuk oleh Pemerintah Indonesia untuk melakukan pengembangan sistem OSS Berbasis Risiko atau OSS RBA. Dalam hal ini, pengelolaan sistem OSS RBA sepenuhnya menjadi kewenangan kementerian Investasi/BKPM. Pengembangan sistem OSS RBA merupakan proyek yang bernilai strategis bagi indosat Ooredoo. Oleh karenanya, kami melakukan pengembangan sistem dan menyiapkan infrastuktur yang diperlukan agar sistem OSS RBA bisa digunakan dengan baik di seluruh Indonesia, kata dia kepada KONTAN, Rabu (11/8). ISAT berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah dalam menumbuhkan perekonomian nasional. 

(Oleh - HR1) 

Peraturan Ketat Dapat Memicu Big Tech Bubar

16 Aug 2021

Perusahaan-perusahaan informasi teknologi informasi AS yang disebut Big Tech sedang menghadapi tekanan yang meningkat seiring penerapan aturan yang ketat di Washington dan tempat lain. Hal ini memungkinkan dapat memicu resiko bubarmya platform-platform terbesar itu. Bahkan, pemerintahan Presiden Joe Biden telah memberikan tanda tentang regulasi yang lebih agresif dengan menunjuk kritikus Big Tech di Komisi Perdagangan Federal. Sebagai informasi, para kritikus Big Tech di AS dan Uni Eropa  menginginkan Apple dan Google melonggarkan cengkraman pasar aplikasi daring (online) mereka, lebih banyak persaingan di pasar periklanan digital yang di dominasi oleh Google dan Facebook, dan akses yang lebih baik ke platform e-comemerce Amazon oleh penjual pihak ketiga.

Tercatat bahwa keempat perusahaan telah mencapai valuasi pasar di atas US$ 1 trilliun. Sementara itu, Apple memiliki valuasi pasar lebih dari US$ 2 trilliun. Saham Alpabhet juga naik sekitar 80% dari tahun lalu. Sedangkan Facebook naik sekitar 40% dan Apple naik hampir 30%. Ada pun pasar saham Amazon secara kasar setara dengan level tahun lalu setelah memecah record pada  bulan Juli. Namun para analisis mengatakan setiap tindakan agresif, baik ranah hukum atau legislatif, bisa memakan wakktu bertahun-tahun untuk dimainkan dan menghadapi tantangan.

"Pembubaran hampir mustahil," ujar analisi Daniel Newman di Futurum Research, ketika menanggapi perlunya perubahan legislatif yang kontroversial terhadap undang-undang antimonopoli. Faktor lain yang mendukung Big Tech, termasuk pergeseran besar-besaran ke komputasi awan dan aktivitas daring yang memungkinkan para pemain terkuat diuntungkan, serta tindakan tegas di Tiongkok terhadap perusahaan teknologi besarnya. "Tindakan tegas dari peraturan Tiongkok memiliki skala dan ruang lingkup yang begitu besar sehingga mendorong para investor dari teknologi Tiongkok menuju teknologi AS. Meskipun ada resiko regulasi di AS, itu berarti jika dibandingkan tindakan keras yang kami lihat dari Beijing," Kata Dan Ives dari Wedbush Security. (YTD)

Alternatif Go Public melalui SPAC

16 Aug 2021

Saat ini Special Acqiusition Company (SPAC) banyak digunakan oleh sponsor yang berpengalaman untuk membawa perusahaan ke publik. SPAC merupakan perusahaan cangkang yang didirikan oleh sponsor dan kemudian menggalang modal melalui Intial Public Offering (IPO) dengan tujuan mengakuisisi perusahaan target, yang merupakan perusahaan privat. Selanjutnya, perusahaan privat tersebut merger atau di akuisisi oleh SPAC dan menjadi perusahaan publik. SPAC sudah dikenal di AS sejak awal tahuan 1990-an. Namun demikian, SPAC mengalami perkembangan yang pesat pada tahun 2020 dan 2021.

Perkembangan SPAC tidak dapat dilepaskan dari perkembangan investasi yang dilakukan private equity. Pada umumnya private equity mengakuisisi perusahaan target, merestrukturisasi dan jika perlu mengganti manegementnya, dan jika sudah masuk kinerjanya kemudian mendorongnya jadi perusahaan publik. SPAC merupakan bentuk publik dari private equity fund dikarenakan menawarkan efeknya  melalui IPO untuk mendanai akuisisi perusahaan target yang belum diidentifikasikan. SPAC mempermudah perusahaan  untuk go publik di bursa efek luar negeri. Perusahaan Grab, yang kini berkantor pusat di Singapura, saat ini dalam proses merger dengan SPAC di AS dan merencanakan tercatat di bursa.

Di samping memiliki keunggulan, go public melalui SPAC juga memiliki kekurangan. Proses merger SPAC dengan perusahaan target akan menghasilkan perusahaan gabungan  menjadi perusahaan publik. Perusahaan start-up, finance tecnology atau pun perusahaan kecil yang mengalami kesulitan untuk pendanaan dari pasar modal melalui proses IPO dapat memanfaatkan SPAC untuk memperoleh dana tanpa harus melakukan IPO sendiri. Meskipun demikian, kebijakan untuk mengimplementasikan SPAC, selain memperhatikan kepentingan dari perusahaan target, juga perlu memperhatikan  kepentingan dari investor, sponsor dan infrastruktur pengawasannya. (YTD)

KKP Bangun Shrimp Estate di Kebumen

16 Aug 2021

Kementerian Kelautan dan Perikanan ((KKP) menggandeng Pemerintah kabupaten Kebumen untuk mengembangkan kawasan budi daya udang terintegrasi (shrimp estate) di wilayah tersebut. Shrimp estate tersebut  merupakan yang pertama dibangun di KKP Indonesia.  Penandatanganan perjanjian kerja sama terkait pengembangan shrimp estate tersebut berlangsung di Jakarta, Kamis (12/8). Penandatanganan dilakukan Dirjen Perikanan Budidaya KKP tb Haeru Rahayu dengan Bupati Kebumen Arif Sugiono dan disaksikan langsung oleh Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono. Perjanjian kerja sama antara KKP dan Kabupaten Kebumen terkait pengembangan shrimp estate ini merupakan yang pertama di Indonesia. 

Dengan adanya satu bentuk model shrimp estate maka kedepannya pembangunan kawasan budidaya udang dapat dikelola secara modern dan baik, lalu ada satu standar kualitas seperti instalasi, kualitas air, kualitas kawasan pesisirnya, disepannya (lokasi shrimp estate) harus dengan hutan mangrove agar tidak terjadi abrasi. "Saya yakin jika model ini berhasil maka dapat dikembangkan di wilayah lain yang menggunakan modal yang sama dengan model pengembangan potensi budidaya dimasing-masing wilayah. Harusnya jadi inspirasi bahwa pembangunan bisa dihasilkan dari kolaborasi pemerintah pusat-daerah seperti ini. Terlebih di pesisir nanti kita bisa menurunkan tingkat kemiskinan masyarakat pesisir," ujar Trenggono.

Kabupaten Kebumen memiliki potensi untuk pengembangan budidaya udang vaname melalui skema kawasan budidaya tambak udang terintegrasi. Kabupaten Kebumen menjadi pelopor budidaya udang yang modern di Indonesia dengan hasil produktivitas dan kualitas yang tinggi karena adanya campur tangan teknologi dan perencanaan bisnis yang matang. "Ini menjadi suatu kebanggaan bagi Kabupaten Kebumen. Kami akan berkomitmen dalam pembangunan shrimp estate ini sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat," Ucap Bupati Kebumen Arif Sugiono. YTD)

Dorong Spinoff, Wapres Ingatkan Asuransi Syariah Soal Tantangan AFAS

16 Aug 2021

Setiap perusahaan di industri asuransi syariah didorong untuk menyukseskan program unit usaha (spinof) pada 2024 agar bisa fokus dan inovatif dalam mengembangkan usaha. Hal itu juga berkaitan  dengan upaya ansipasi persaingan usaha yang terjadi dalam Asean Framework Agreement on Servis (AFAS) tahun 2025. Wakil President Republik Indonesia Ma'ruf Amin menyampaikan, tantangan terbesar sekaligus peluang untuk tumbuh lebih cepat bagi industri asuransi syariah adalah menjalankan kewajiban spinoff pada 2024. "Berdasarkan laporan OJK, dari 59 perusahaan asuransi syariah, 43 diantaranya adalah unit usaha syariah. Sehingga dalam tenggat waktu sampai tahun 2024, unit usaha syariah ini harus menjadi perusahaan asuransi syariah," kata Maaruf pada acara milad ke 18- ASSI.

Menurut Wapres, industri asuransi memiliki kontribusi signifikan terhadap industri keuangn nonbank (IKNB). Merujuk data OJK, sampai dengan bulan Mei 2021 jumlah aset industri asuransi nasional sebesar Rp1.547 trilliun atau sekitar 50% dari total aset IKNB. Meskipun ditengah krisis, aset industri asuransi masih  tetap tumbuh sebesar 6,07% pada 2020 dan sampai semester 1-2021 tumbuh  4,15%. "Hal ini menunjukkan industri asuransi syariah  cukup terdampak selama masa pandemi, terutama penurunan yang sangat besar pada sektor asuransi jiwa syariah yakni minus 8,21 pada Mei 2021 terhadap Desember 2019," terang Ma'ruf.

Ma'ruf menuturkan, setiap perusahaan asuransi perlu terus membangun kepercayaan msayarakat  dimulai dari agen-agen asuransi  yang profesional, jujur, dan transparan terhadap produk-produk asuransi. Selain itu, perusahaan asuransi bersama agen harus mengambil peran untuk meningkatkan literasi masyarakat tentang asuransi, termasuk tentang asuransi syariah. Hal senada disampaikan, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimbih Santoso yang menilai, pelaku asuransi syariah diharapkan terus berperan aktif dalam mengoptimalkan perannya bagi pengembangan dan keuangan ekonomi syariah. (YTD)

Ekspor Produk Pertanian RI Rp 282,86 Triliun, Jokowi Merasa Bangga

16 Aug 2021

Presiden Joko Widodo mengapresiasi kegiatan Merdeka Ekspor yang diinisiasi Kementerian Pertanian (Kementan) pada 17 pintu di 17 Provinsi Indonesia. Jokowi kegiatan tersebut penting, sebab sektor pertanian adalah sektor tangguh dan punya potensi besar mendukung pertumbuhan ekonomi.

Jokowi mengatakan ekspor pertanian pada semester pertama tahun 2021, yakni dari Januari sampai Juli juga cukup membanggakan, yaitu mencapai Rp 282,86 triliun atau naik 14.05% jika dibandingkan periode yang sama tahun 2020 yang hanya Rp 202,05 triliun.

Peningkatan ekspor pertanian dinilai cukup memuaskan karena sejauh ini mampu berdampak besar terhadap peningkatan kesejahteraan. Hal ini bisa dilihat dari angka Nilai Tukar Petani (NTP) nasional yang mencapai 99,60% pada Juni 2020 dan secara konsisten meningkat hingga Desember 2020 sebesar 103. 25% serta Juni 2021 mencapai 103,59%.


Larangan Ekspor Ganggu Kinerja BUMI

16 Aug 2021

Adanya larangan ekspor batubara bagi 36 perusahaan dari Kementerian Energi Sumber Daya Minerba (ESDM) yang satu di antaranya menerpa anak perusahaan PT BUMI Resources Tbk yaitu PT Arutmin Indonesia (Arutmin). Hal ini membuat produsen batu bara terbesar di Indonesia itu buka suara mengenai larangan ekspor yang dikenakan Kementerian ESDM kepada anak usaha, PT Arutmin Indonesia, tersebut.

Direktur dan Sekretaris Perusahaan PT BUMI Resources Tbk, Dileep Srivastava menjelaskan, pada dasarnya Arutmin telah memenuhi kewajiban Domestic Market Obligation (DMO) lebih dari 25 persen sampai dengan bulan Juli. Berdasarkan penilaian Minerba, Arutmin belum memenuhi kontrak penjualan batu bara dengan PLN sesuai dengan alokasi tahunan. Dileep mengatakan, dengan pelarangan ekspor ini, PT Arutmin tidak bisa mengirimkan batu bara kalori tinggi (HCV) yang sudah terikat kontrak dengan pembeli luar negeri. Batu bara tersebut tidak dapat dijual di dalam negeri karena spesifikasinya tidak sesuai dengan kebutuhan PLN dan pembeli dalam negeri lainnya. Dampaknya Arutmin akan kehilangan pendapatan, potensi denda dan klaim dari pembeli.

Kemudian, menurut Dileep, Kredibilitas Arutmin sangat dipertaruhkan di mata pembeli luar negeri hingga penjualan batu bara lainnya di kemudian hari. Arutmin juga akan terganggu kredibilitasnya di mata pembeli luar negeri dan akan berdampak pada penjualan batubara di kemudian hari. Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memutuskan untuk menjatuhkan sanksi larangan ekspor batu bara kepada 34 perusahaan. Sanksi itu sendiri dijatuhkan lantaran perusahaan itu gagal memenuhi kewajiban pasokan batu bara yang sesuai dengan kontrak penjualan dengan PT PLN (Persero) dalam periode 1 Januari hingga 31 Juli 2021.


Manisnya Panen Semangka di Masa Pandemi

16 Aug 2021

Senyum Tarmuji mengembang, Petani asal Desa Pinggir, Kecamatan Balongpanggang itu merasakan manisnya panen buah semangka yang ditanamnya musim kemarau ini dan tumbuh subur di masa pandemi Covid-19. Semangka golden menjadi pilihan Tarmuji untuk lahan miliknya seluas kurang lebih 7.000 m2. Semangka itu merupakan jenis semangka dengan kulit warna kuning cerah dan bertekstur goretan serta daging buahnya dikenal renyah dan manis. Hampir dua bulan Tarmuji merawat semangka ini, mulai dari penanaman bibit. Usahanya berbuah manis. Dihargai Rp 40 juta oleh tengkulak. Hasilnya bagus. Buahnya besar dan sangat manis.

Untuk modal awal, Tarmuji menyebutkan, tak lebih dari Rp 4 juta, dari awal musim tanam hingga masa panen. Modal itu untuk membeli bibit, pupuk dan obat-obatan. Selain Tarmuji, rekannya. Radi menikmati hal sama. Hanya saja, Radi lebih memilih menanam semangka 'Inul' yang bentuknya agak lonjong dengan daging warna kuning Entah darimana istilah Inul yang disematkan itu. Semangka Inul ditanam di atas lahan setengah hektare. Musim ini meraup keuntungan besar. Radi mengantongi Rp 17 juta dari dua lahan miliknya. Radi bersyukur dengan hasil panen tahun ini.