Ekonomi
( 40460 )Tujuh Usaha Multinasional Minat Berinvestasi ke RI
Kementerian investasi mencatat tujuh perusahaan multinasional telah berkomitmen untuk masuk ke Indonesia diantaranya ada tiga perusahaan yang akan direlokasi oleh investor Jepang ke Indonesia, sayangnya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto tidak menyebutkan identitas ketujuh perusahaan tersebut. Data Kementerian Investasi menunjukkan realisasi PMA dari Jepang sepanjang semester I-2021 sebesar US$ 1 miliar. Hal ini memosisikan Jepang sebagai negara dengan realisasi PMA terbesar di Indonesia dengan jumlah proyek mencapai 2.652. Sejak 2018 hingga semester I 2021, realisasi investasi Jepang ke Indonesia telah mencapai US$ 12,9 miliar. Dengan total proyek investasi Jepang lebih dari 19.000 proyek.
Bisnis Penggadaian, Gadai Swasta Antre Ajukan izin
Bisnis gadai diproyeksikan bakal berkembang pesat sejalan dengan munculnya pelaku usaha penggadaian swasta. Otoritas Jasa Keuangan saat ini masih memproses puluhan pebisnis yang mengajukan izin layanan gadai. Ketua Umum Perkumpulan Perusahaan Gadai Indonesia (PPGI) sekaligus Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk PT Penggadaian (Persero) Harianto Widodo mengatakan bahwa bisnis gadai terlihat tumbuh dua tahun belakangan yang tercermin dari banyak yang berproses mendapatkan izin perusahaan penggadaian. "Ya semakin ramai. Meskipun kecil-kecil faktanya mereka itu bisa eksis, bahkan ada yang tumbuh dengan menambah outlet atau cabang. Artinya keberadaan mereka juga dibutuhkan masyarakat." ujarnya kepada Bisnis Indonesia, Selasa (10/8).
Harianto menjelaskan bahwa lisensi bisnis penggadaian kian diminati oleh pelaku usaha. Hal ini bertujuan memberikan layanan finansial bagi konsumen existing, seperti melayani jasa gadai barang dari tokonya, cicilan dari skema tukar tambah, atau menerima layanan gadai emas, dengan syarat yang bisanya lebih rendah atau bunga cicilannya lebih tinggi. Secara terpisah, Kepala Departemen Pengawasan Industri Keuangan Non-Bank 2B OKJ Bambang W. Budiawan Menambahkan bahwa tahun ini ada potensi tambahan 46 penggadaian baru yang tengah mengurus izin.
"Kinerja penyaluran pinjaman dari perusahaan penggadaian selama masa pandemi Covid-19 menunjukkan pertumbuhan yang positif. Layanan jasa gadai yang sederhana, mudah, dan cepat, memberikan keunggulan layanan jasa keunagan pada masyarakat menengah kebawah yang membutuhkan alternatif sumber pendanaan yang praktis sesuai dengan kondisi sekarang," ujar Bambang kepada Bisnis. Direktur utama BRI Sunarso menuturkan proses pembentukan holding ternyata bukan melalui merger tapi melalui akuisisi saja. Holding juga mendapatkan dukungan dari parlement DPR, juga dari komite privatisasi. Ini juga lebih diikuti dengan penerbitan Peraturan Pemerintah tentang penambahan modal negara di BRI. Hal ini didukung oleh keputusan MenKeu tentang nilai penyertaan modal negara ke BRI. (YTD)
Alasan Bos BCA Prediksi Hanya Ada 3 Bank Digital Besar di RI
Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), Jahja Setiaatmadja ungkap nasib bank digital yang ada di Indonesia. Menurutnya akan hanya tiga bank yang memiliki kemampuan untuk berlanjut.Dia mengungkapkan hal ini berdasarkan sejarah bank yang sempat berjumlah 200-an bank pada tahun 1990. Lalu saat ini hanya 7-8 bank besar yang menguasai 60-70% market share."Awal tahun 1990, kita punya 200 bank lebih, apa yang terjadi 1998, secara alam terfilterisasi, sehingga sekarang mungkin bank-bank besar 7-8 bank sudah menguasai sekitar 60-70% dari market share. Jadi, bank digital juga demikian saya pikir, hanya tiga yang punya kemampuan untuk berlanjut," jelasnya dalam wawancara dengan CNBC Indonesia di program Money Talks, dikutip Kamis (12/8/2021).
Hal yang sama juga terjadi di beberapa negara dunia. Jahja menuturkan kemungkinan di setiap negara hanya akan ada tiga bank yang bertahan.Misalnya saja Korea Selatan yang saat ini hanya memiliki satu bank digital dan memiliki keuntungan yakni KakaoBank. Selain itu di Thailand juga hanya ada satu bank saja."Di Jepang ada Rakuten, income perkapita tinggi sekali tapi hanya ada 1-2 bank yang berhasil. Thailand, ada satu. Artinya, di setiap negara, at the end of the day (pada akhirnya), itu enggak akan lebih dari tiga, menurut saya," ungkapnya.
(Oleh - HR1)Ekspor Sawit dan Karet di Pelabuhan Pelindo I Meningkat
Semester pertama tahun 2021, kinerja bongkar muat (BM) peti kemas, kunjungan kapal dan arus barang ekspor/impor pada sejumlah pelabuhan yang dikelola PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) 1 mengalami peningkatan cukup berarti pada masa pandemi Covid-19 yang belum usai.
Pada semester pertama tahun 2021, BM peti kemas sebanyak 717.030 twenty foot equivalent units (TEUs) atau naik 10,79 persen dibandingkan dengan capaian BM pada tahun 2020 lalu yakni 647.172 TEUs. Dengan rincian, BM peti kemas internasional 291.016 TEUs, atau naik 3,18 persen dari capaian periode tahun lalu 282.039 TEUs, peti kemas domestik 426.014 TEUs, naik 16,67 persen dibandingkan tahun lalu 365.133 TEUs.
Kenaikan arus barang disebabkan terjadinya peningkatan jumlah barang ekspor untuk sejumlah komoditas seperti cangkang di Pelabuhan Pekanbaru, crude palm oil (CPO) di Lhokseumawe, karet di Pelabuhan Belawan, serta palm kernel expeller (PKE) di Pelabuhan Dumai.
Selain itu, di Pelabuhan Cabang Belawan, jumlah barang impor seperti komoditas metal coil, gula pasir, equipment material, dan pupuk, serta BM barang antar pulau diantaranya aspal curah di Pelabuhan Lhoksemawe, batubara, kayu dan minyak sawit mentah/Crude Palm Oil (CPO) berikut turunannya di Pelabuhan Belawan serta batu granit di Pelabuhan Tembilahan juga mengalami peningkatan
34 Perusahaan Batu Bara Dilarang Ekspor
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengganjar 34 perusahaan batu bara dengan sanksi larangan ekspor sementara. Sebabnya, 34 perusahaan batu bara tersebut belum memenuhi kewajiban pasokan sesuai kontrak kepada PT PLN (Persero) dan/atau PT PLN Batubara pada periode 1 Januari-31 Juli 2021. Sanksi tersebut tertuang dalam surat yang diterbitkan Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Ridwan Djamaluddin tertanggal 7 Agustus 2021.
Berdasarkan salinan, 34 perusahaan batu bara tersebut di antaranya, PT Arutmin Indonesia, PT Ascon Indonesia Internasional, PT Bara Tabang, PT Batara Batari Sinergy Nusantara, PT Belgi Energy, PT Berkat Raya Optima, PT Borneo Indobara, PT Buana Eltra, PT Buana Rizki Armia dan PT Dizamatra Powerindo.
Lainnya, PT Global Energi Lestari, PT Golden Great Borneo, PT Grand Apple Indonesia, PT Hanson Energy, PT Inkatama Resources, PT Kasih Industri Indonesia, PT Mandiri Unggul Sejati, PT Mitra Maju Sukses, PT Nukkuwatu Lintas Nusantara dan PT Oktasan Baruna Persada.
Kemudian, PT Prima Multi Mineral, PT Prolindo CiptaNusantara, PT Samantaka Batubara, PT Sarolangun Prima Coal, PT Sinar Borneo Sejahtera, PT Sumber Energi Sukses Makmur, PT Surya Mega Adiperkasa dan PT Tanjung Raya Sentosa.
Deretan perusahaan terakhir, PT Tepian Kenalu Putra Mandiri, PT Tiga Daya Energi, PT Titan Infra Energy, PT Tritunggal Bara Sejati, PT Usaha Maju Makmur dan PT Virema Impex.
Menanggapi hal ini, Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) Hendra Sinadia mengkonfirmasi bahwa dari 34 perusahaan tersebut, hanya ada empat perusahaan yang merupakan anggota APBI. Mereka adalah Arutmin Indonesia, Bara Tabang, Borneo Indobara, dan Prima Multi Mineral. Keempat perusahaan tersebut juga secara terpisah telah memberikan komitmen ke pemerintah untuk menyelesaikan kewajibannya sebelum Surat Dirjen diterbitkan.
Mengenai diberlakukannya sanksi larangan ekspor, Hendra menegaskan, kebijakan itu merupakan kewenangan dari pemerintah sebagai regulator. Dia memahami, aturan ini dijalankan untuk memastikan perusahaan-perusahaan batu bara melaksanakan komitmen pasokan kepada PLN.
Dari 34 perusahaan yang ada di daftar tersebut, Hendra menyebut tidak semuanya bergerak sebagai produsen batu bara. Namun, beberapa diantaranya juga merupakan trader.
Kayu Olahan Ulin Laris Dikirim ke Singapura
Produk kayu olahan kembali terdata di ekspor Kalsel. Ternyata, satu di antaranya adalah dari produk Anakkayu.id. yang mengirim produknya ke Singapura. Kami menerima permintaan 100 pieces di atas untuk dikirim ke Singapura. Awal mulanya kami dikenalkan Bank Indonesia dengan NetAsia. Dan NetAsia minta kirimkan produk kayu telenan dari kami Ke Singapura.
Dijelaskan dia, jika dalam waktu dekat penjualan di Singapura bagus, Anakkayu.id pun akan segera melakukan Memorandum of Understanding (MoU) untuk pengiriman rutin. Sementara, karena masih difasilitasi BI pengirimannya, harganya masih Rp 150 ribu per pieces talenan.
Dominasi Milenial di Pasar Properti
Kinerja penjualan sektor properti terdorong insentif pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP). Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI), Paulus Totok Lusida, berujar, sebanyak 91,6 persen penjualan rumah semester pertama tahun ini memiliki harga di atas rumah bersubsidi (Rp 150-219 juta) hingga Rp 1 miliar. Selain itu, penjualan didominasi kelompok milenial.
Tipe rumah kecil masih mendominasi penjualan. Rumah tapak juga masih mendominasi sekitar 70 persen. Namun permintaan rumah susun pun sudah mulai meningkat. Sejauh ini, ujar Totok, permintaan tersebar di sejumlah kota besar dan penunjang kota besar.
Melihat kelompok milenial berkontribusi besar terhadap penjualan, Totok mengatakan, pengembang merancang strategi untuk menyasar kelompok tersebut. Menurut dia, penyesuaian pasar dimulai dari perubahan tata letak hingga peta rencana agar harganya dapat dijangkau konsumen milenial.
Dari sisi penjualan, PT Ciputra Development Tbk mencatat penjualan rumah tapak di bawah Rp 2 miliar menjadi salah satu pendorong peningkatan penjualan. Sekretaris Perusahaan Ciputra Development, Tulus Santoso, berujar, permintaan paling banyak berasal dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Surabaya, dan kota-kota besar lainnya. "Pembelian didominasi dari segmen end-user ataupun pasangan muda," ujar Tulus.
GIC Naikkan Kepemilikan Jadi 11% di Bukalapak
JAKARTA – GIC Private Limited membeli 1,6 miliar saham PT Bukalapak.com Tbk atau setara1,55% pada harga Rp 850 per unit, senilai sekitar Rp 1,4 triliun. Pasca transaksi, kepemilikan saham sovereign wealth fund (SWF) milik pemerintah Singapura di Bukalapak menjadi 11,33 miliar unit atau setara 11% dengan status kepemilikan langsung. GIC Private Limited adalah lembaga dana investasi pemerintah Singapura (GOS) dan Otoritas Keuangan Singapura (MAS), yang merupakan subsidiary Archipelago Investment Pte Ltd. "Aksi pembelian yang dilakukan Archipelago Investment untuk tujuan investasi," papar manajemen GIC Private Limited
Struktur pemegang saham Bukalapak terbaru setelah IPO akhir pekan lalu tercatat adalah PT Kreatif Media Karya (KMK Online) yang merupakan anak usaha PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (Emtek), Ant Group’s API Investment Ltd, dan GIC, yang secara bersama-sama memegang 46% saham di Bukalapak. Adapun Microsoft dan Mirae Asset memegang saham minoritas 2,7% di startup teknologi unicorn tersebut.
Direktur Utama Bukalapak Rachmat Kaimuddin mengatakan, seluruh dana IPO
akan menjadi
modal kerja perseroan dan entitas anak. Fokus pendanaan ke depan
adalah pengembangan
sektor usaha mikro,
kecil, dan menengah (UMKM), yang menjadi
misi Bukalapak
di masa depan. Berdasarkan
prospektus Bukalapak, seluruh dana yang diperoleh dari IPO
setelah dikurangi seluruh biaya-biaya emisi saham akan dialokasikan untuk modal kerja
perseroan sebesar 66%. Sisanya untuk modal kerja entitas anak,
yaitu 15% untuk
PT Buka Mitra Indonesia (BMI) dan 15% untuk PT
Buka Usaha
Indonesia (BUI). Selebihnya, sekitar 1% untuk PT Buka Investasi Bersama
(BIB), 1% untuk
PT Buka Pengadaan Indonesia (BPI), 1% untuk Bukalapak Pte Ltd (BLSG), dan
sekitar 1%
untuk PT Five Jack
(Five Jack Indonesia).
Pengamat pasar modal Fendi Susiyanto mengatakan, secara teknikal, harga saham Bukalapak berpeluang besar untuk terus meningkat dalam waktu dekat, sejalan dengan tingginya minat investor pada saham teknologi dan digital. Di sisi lain, tingginya gain yang diberikan oleh saham Bukalapak sejak listing juga membuat para investor cenderung melakukan profit taking. “Tampaknya, para investor terutama trader saat ini tidak terlalu mempedulikan harga saham dari segi valuasi. Sehingga, tingginya minat para investor secara teknikal dapat mendorong harga saham Bukalapak ke level Rp 2.000,” tuturnya. Dengan begitu, kata Fendi, bukan hal yang sulit bagi Bukalapak untuk masuk 10 besar market cap. Apabila proyeksi ini tercapai, kapitalisasi pasar Bukalapak dapat melesat menjadi Rp 250 triliun. “Selain tingginya minat para investor, saham Bukalapak juga menjadi ikon pertama saham teknologi yang melantai di pasar modal Indonesia. Hal itu menjadi pengaruh yang besar bagi para investor. Market cap Bukalapak bisa ke posisi tujuh, dengan target harga saham Rp 2.000,”
Eksploitasi Celah Keamanan Peretas Curi Kripto Senilai US$ 600 Juta
Poly Network menyampaikan bahwa asetnya yang berupa mata uang kripto (cryptocurrenccy) senilai lebih dari US$ 600 juta telah dicuri oleh para peretas. Kasus pencurian mata uang kripto yang kemungkinan terbesar ini terjadi dengan mengeksploitasi celah keamanan di Poly Network. Poly Network – sebagai platform penghubung berbagai blockchain yang memungkinkan untuk dapat bekerja sama – itu mengungkap serangan yang dialami di Twitter pada Selasa (10/8). Mereka telah meminta untuk menjalin komunikasi dengan para peretas, dan mendesaknya agar mengembalikan aset yang diretas.Sebagai informasi, blockchain semerupakan buku besar berisi kegiatan-kegiatan yang menjadi dasar berbagai mata uan kripto. Setiap koin digital memiliki blockchain sendiri dan mempunyai perbedaan satu sama lain. Poly Network mengklaim dapat membuat berbagai blockchain ini bekerja satu sama lain.“Jumlah uang yang Anda retas adalah yang terbesar dalam sejarah defi (decentralized finance),” demikian cuitan lain Poly Network, yang dikutip CNBC pada Rabu (11/8).
(Oleh - HR1)Kesempatan Retail Perbaiki Kinerja
Masa uji coba pembukaan pusat belanja atau mall di wilayah dengan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 dinilai dapat memberi kesempatan bagi pelaku usaha untuk menyiapkan diri menghadapi tatanan normal baru. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia, Roy Mandey, mengatakan beberapa pelaku usaha sudah melakukan simulasi pelaksanaan protokol kesehatan yang akan dijadikan standar operasi kelak.
Ia juga menilai uji coba ini merupakan kesempatan bagi peretail untuk mendongkrak indeks keyakinan konsumen (IKK) dan indeks penjualan riil (IPR) yang melorot akibat PPKM. Survei Konsumen Bank Indonesia mencatat IKK merosot dari 107,4 pada Juni 2021 menjadi 80,2 pada Juli 2021.
Kinerja penjualan eceran tumbuh terbatas pada Juni 2021 jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Dalam Laporan Survei Penjualan Eceran, BI mencatat IPR pada Juni 2021 sebesar 198,5. Secara tahunan, IPR tumbuh 2,5 persen. Namun, jika dibanding pada Mei 2021, IPR mengalami kontraksi sebesar 12,8 persen. Adapun uji coba pembukaan pusat belanja dilakukan dengan pembatasan jumlah pengunjung maksimal 25 persen dari kapasitas normal dan bukti vaksinasi sebagai syarat.
"Dengan kesempatan ini, IKK pada Agustus bisa naik lagi setelah lima pekan pusat belanja dan mall ditutup, " tutur Roy. Menurut dia, IKK yang naik juga akan diikuti kenaikan IPR dan indeks ekspektasi konsumen yang sebelumnya diprediksi melambat akibat PPKM selama tiga hingga enam bulan ke depan.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









