Ekonomi
( 40465 )Impor Batu Bara Tiongkok Naik 2 Kali Lipat
Data bea cukai yang dirilis Minggu (7/11) menunjukkan bahwa Tiongkok pada bulan lalu telah mengimpor batu bara hampir dua kali lebih banyak dibandingkan Oktober tahun lalu. Padahal tanda-tanda krisis listrik di Negeri Tirai Bambu itu mulai berkurang. Menurut data yang diakses melalui Wind Information, catatan pembelian batu bara mencapai 26,9 juta ton pada September menjadi 18,2%. Pihak berwenang Tiongkok sendiri disebut-sebut telah bergegas untuk mengatasi kekurangan batu bara di negara itu, sejak akhir September pasca banyak pabrik yang terpaksa memangkas produksi.
Commonwealth Bank of Australi melaporkan, pada pertengahan Oktober, jumlah provinsi Tiongkok yang mengalami krisis listrik yang signifikan mengalami penurunan menjadi dua provinsi, turun dari 18 provinsi pada awal bulan. Pada Minggu, perusahaan listrik Tiongkok State Gird mengatakan bahwa pasokan dan permintaan listrik pelat merah itu tetap memperingatkan tantangan yang bakal dibulan-bulan musim dingin mendatang. Disisi lain, Amerika Serikat (AS) masih menjadi mitra dagang terbesar Tiongkok dengan basis satu negara. Tapi impor dari AS melambat tajam menjadi sekitar 4,6% year-on-year (yoy) pada Oktober.
Data bea cukai lebih lanjut menunjukkan, catatan impor dari Australia. yang pernah menjadi sumber batu bara terbesar Tiongkok- merosot ketingkat pertumbuhan 24,3% yoy pada Oktober , sementara ekspor ke AS masih mempertahankan laju pertumbuhan tinggi hampir 22,7%. Demikian menurut data bea cukai Tiongkok.Ekspornya juga hanya tumbuh sebesar 22,3% atau turun sedikit dari 23,8% pada September. Menurut kantor berita Reuters ,impor keseluruhan Tiongkok tumbuh sebesar 20%, pada Oktober atau meleset dari ekspektasi pertumbuhan 25%, ekspor Tiongkok juga naik 27,1% melampaui prediksi Reuters 24%-24,5% (Yetede)
Menkeu Proyek KA Cepat Dapat PMN Rp 4,3 Triliun
Pemerintah telah memberikan penyertaan modal negara (PMN) di proyek Kereta Api (KA) Cepat Jakarta-Bandung senilai 4,3 triliun. PMN ini berasal dari saldo anggaran lebih (SAL) 2021. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, dana SAL akan mengalir dalam bentuk penyertaan modal negara kepada PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang kini menjadi pimpinan konsorsium BUMN di proyek KA Cepat. "Untuk kebutuhan KA Cepat, untuk pemenuhan base equity sebesar Rp 4,3 triliun," kata Menkeu Sri Mulyani dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI, Senin (8/11).
Sekedar informasi, semula proyek KA Cepat ini dipatok senilai US$ 7,9 miliar atau Rp113,1 triliun. Menkeu juga menjelaskan, proyek KA Cepat semula bersifat business to business yang dipegang oleh PT KAI, namun dampak pandemi Covid-19 ikut menekan kondisi keuangan KAI sehingga pemerintah harus terlibat dalam pendanaan. Sebelumnya Direktur PT Kereta Cepat Indonesia China Dwiyana Slamet Riyadi mengatakan, masuknya investasi pemerintah melalui PMN akan mempercepat penelesaian KA Cepat.
Menurut Dwiyana struktur pembiayaan KA Cepat adalah 75% dari mulai proyek dibiayai oleh CDB dan 25% ekuitas tersebut sebesar 60% berasal dari konsorsium Indonesia karena menjadi pemegang saham mayoritas. Dengan demikian, pendanaan dari konsosium dari Indonesia ini sekitar 15% dari proyek , sedangkan sisanya sebesar 85% dibiayai dari eksuitas dan pinjaman pihak Tiongkok, tanpa adanya jaminan dari pemerintah Indonesia. (Yetede)
Garuda dan Lessor Belum Sepakati Pengembalian 18 Pesawat Bombardier
Maskapai Garuda Indonesia dan Lessor (penyedia jasa sewa pesawat) belum menyepakati pengembalian 18 pesawat Bombardier CRJ1000. Namun, proses negosiasi masih terus dilakukan oleh operator penerbangan pelat merah itu. "Kami masih berdiskusi terus (terkait pengembali 18 pesawat Bombardier CRJ1000) kata Direktur Utama Garuda Irfan Setiaputra ) saat dihubungi Investor Daily, Senin (8/11). Ketika ditanya apakah Garuda masih membayar biaya sewa armada Bombardier CRJ1000, mengingat saat ini semua pesawat masih berada di Garuda Indonesia, Irfan menjelaskan, pembayaran akan dilanjutkan apabila sudah ada kesepakatan dengan Lessor.
Namun demikian Irfan tidak menyebut status 18 armada Bombardier CRJ1000 apakah masih digunakan ataukah tidak. Adapun dalam keterbukaan informasi publik yang disampaikan kepada Bursa Efek Jakarta (BEI) managemen Garuda Indonesia menyatakan bahwa saat ini masih menguasai total 119 pesawat sewa dan memiliki enam armada. "Saat ini pesawat terus melakukan negoisasi sewa pesawat kepada Lessor sebagai bagian dari upaya restrukturisasi perseroan." ungkap managemen Garuda dalam keterbukaan informasi publik yang dikutip Senin (8/11).
Pada bagian lain maskapai nasional Garuda Indonesia dan Emirates sepakat untuk bekerjasama dalam memperluas jaringan penerbangan kedua maskapai. Kerjasama ini diharapkan berlaku efektif mulai 2 Januari 2022. Kesepakatan tersebut dilaksanakan melalui penandatanganan MoU oleh Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra. Melalui kerjasama ini, penumpang Garuda Indonesia akan mendapatkan kemudahan akses ke berbagai destinasi yang dioperasikan oleh Emirates diantaranya Dubai, Bahrain, Moskow, Johannessburg , Kairo, London, dan Menchester. (Yetede)
BSI Bersiap Memperkuat Posisi Indonesia di Kancah Global
Dubai, 7 November 2021- PT Bank Syariah Indonesia (BSI) mulai merealisasikan program BUMN Go Global yang dicanangkan Menteri BUMN Erick Thohir, setelah diterimanya letter of incorporation oleh bank syariah terbesar di Tanah Air tersebut dari Dubai International Finance Center (DIFC) pada Kamis (4/11). Langkah strategis yang sangat cepat dari BSI ini diharapkan pula dapat mempererat hubungan antara Indonesia dengan negara-negara Timur Tengah khususnya di Uni Emirat Arab (UEA). Terlebih UEA adalah salah satu pusat investasi global dimana Dubai adalah pusat keuangan syariah global termasuk Sukuk.
Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, kehadiran BSI di Dubai diharapkan dapat berkontribusi pada perkembangan industri perbankan syariah di Indonesia. "Saya berharap BSI dapat mengoptimalkan potensi bisnis di Dubai dan menjadi jembatan penghubung antara Indonesia dan investor global, untuk menginvestasikan dananya pada proyek-proyek pemerintah, BUMN dan juga proyek-proyek pembangunan lainnya di Tanah Air," kata Erick. Terkait hal ini Direktur BSI Henri Gunardi mengatakan langkah tersebut adalah bukti kesiapan pihaknya untuk membuka pasar ditataran global.
Menurutnya kehadiran BSI di Dubai merupakan langkah strategis. Langkah ini pun menandai rekam jejak pertama BSI di pasar global. BSI akan menjadi bank dari Indonesia yang pertama yang memiliki kantor perwakilan di kawasan Timur Tengah. Dengan ekspansi ini, BSI berharap dapat mewujudkan misinya sebagai Top 10 Global Islamic Bank berdasarkan kapitalisasi pasar pada 2025. Kehadiran BSI di Dubai diharapkan tidak hanya berkontribusi pada pengembangan industri perbankan syariah di Indonesia. Kehadiran BSI di Dubai juga diharapkan akan memperkuat hubungan bilateral. (Yetede)
Kongres AS Sahkan Paket UU Infrastruktur US$ 1T
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden yang sempat dibuat pusing pada Sabtu (6/11) waktu setempat, akhirnya menyambut pengesahan Kongres terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) Infrastruktur bernilai US$ 1 triliun yang sudah tertunda. Paket ini disebut sebagai investasi satu kali dalam satu generasi dan rencana jaring pengaman sosial yang lebih luas diprediksi disetujui, meskipun melalui proses negosiasi menegangkan. Biden dan Wakil Presiden AS, Kamala Harris baru muncul di Ruang Makan Negara Gedung Putih sekitar 12 jam setelah Demokrat yang moderat dan progresif di DPR berhasil mengatasi perseteruan internal serta memberikan presiden kemangan legislatif terbesarnya sejauh ini.
"Akhirnya, pekan infrastruktur. Saya sangat senang mengatakan ini pekan infrastruktur!" ujar Biden seraya tertawa, yang dikutip Reuters. Komentar Biden tersebut mengacu pada lelucon yang dilontarkan beberapa tahun terakhir, ketika Presiden Donald Trump dari Republik pada 2018 menyebutkan kalimat "Pekan Infrastruktur" tetapi tidak mengesahkan RUU beberapa kali selama kepemimpinannya. Biden mengungkapkan, dalam negosiasi terakhirnya dengan Demokrat untuk mencoba mengesahkan RUU itu, dia mendesak supaya mereka mau bersikap masuk akal.
Selain itu, pada pekan depan, Biden berencana mengunjungi beberapa pelabuhan untuk mempromosikan RUU tersebut dan warga Amerika akan melihat dampaknya dalam beberapa bulan mendatang. Dia mengatakan, itu adalah sesuatu yang ditawarkan kepada Demokrat demi mencegah kekalahan dalam pemilihan sela Kongres di tahun lalu. "RUU Infrastruktur akan menciptakan lapangan kerja bagi kerah biru yang memodernisasi jalan-jalan, dan jembatan, serta mengubah sitem transportasi. Sebagian besar pekerjaan yang diciptakan tidak akan membutuhkan gelar sarjana." ujar Biden. (Yetede)
Perdagangan Luar Negeri Tiongkok Naik Sembilan Kali Lipat
Pemerintah Tiongkok telah meningkatkan laju perdagangan luar negerinya hingga sembilan kali lipat dalam 20 tahun, sejak bergabung dengan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Negara dengan kekuatan ekonomi kedua di dunia itu berusaha melampaui Amerika Serikat (AS) untuk menjadi pemain utama. Namun kemajuan yang dicapainya masih sedikit untuk mereformasi badan-badan usaha yang dikelola negara. Berbekal tenaga kerja murah, Tiongkok terus meningkatkan ekspor dengan mengambil peran sebagai pabrik dunia sejak bergabung dengan WTO pada Desember 2001. Tiongkok juga meningkatkan impor dengan menurunkan tarif secara bertahap.
Alhasil, menurut Konferensi Perdagangan dan Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang dilansir Nikeri pada Minggu (7/11), ekspornya melonjak 870% dan impor melonjak 740% dari 2001 hingga 2020. Total nilai perdagangan dilaporkan melonjak 810% untuk perdagangan global secara keseluruhan. "Tiongkok telah sepenuhnya memenuhi komitmen aksesinya. Tingkat tarif keseluruhannya telah diturunkan dari 15,3% menjadi 7,4%,lebih rendah dari komitmen aksesi 9,8%," kata Xi yang dikutip Nikeri.
Menurut laporan tepat setelah bergabung dengan WTO, produk-produk padat karya, seperti pakaian, menyumbang sebagian besar ekspor Tiongkok. Namun dalam beberapa tahun terakhir, negara tersebut telah meningkatkan pengiriman barang barang berteknologi tinggi seperti komputer-komputer pribadi, dan ponsel pintar. Sementara itu pemerintah Tiongkok mengajukan permohonan keanggotaan dalam CPTPP yang menuntut tingkat liberalisasi yang jauh lebih tinggi dari pada RECP. Pemerintah Tiongkok tampak ingin memosisikan dirinya lebih baik dalam persaingan untuk supremasi dunia dengan AS. (Yetede)
Maskapai Bersiap Hadapi Lonjakan Penerbangan ke AS
Jumlah pesanan maskapai penerbangan menuju Amerika Serikat (AS) dilaporkan segera mengalami lonjakan. Hal ini terjadi setelah gedung putih mengumumkan bakal membuka kembali negaranya bagi semua pelancong internasional yang telah divaksinasi, mulai pekan depan. Keputusan yang mulai berlaku pada Senin (8/11) waktu setempat itu menyusul tindakan pembatasan yang sudah berlangsung selama 18 bulan bagi 33 negara selama pandemi virus corona terburuk. Pandemi ini telah memisahkan keluarga, menghambat agenda perjalanan bisnis dan membuat frustasi para wisatawan.
Di sisi lain, kebijakan AS tersebut menjadi tantangan bagi industri penerbangan, sebagai informasi,maskapai-maskapai besar termasuk Air France, United AirLines, dan Singapore Airlines disebut sedang berjuang keras untuk memenuhi lonjakan permintaan mendadak. Hal ini mendorong mereka menambah jumlah jadwal penerbangan, mengganti pesawat lebih besar dengan yang lebih kecil, serta melipat gandakan upaya-upaya untuk merekrut dan mempertahankan staf.
Sementara itu, setelah pengumuman Gedung Putih, maskapai British Airways menunjukkan lonjakan 900% dalam hal pencarian jadwal penerbangan dan paket-paket liburan ke tujuan utaman di AS, dibandingkan dengan pekan sebelumnya, Bahkan sehari setelah pengumuman, maskapai Amerikan Airlines memperlihatkan adanya kenaikan 66% dalam pemesanan penerbangan ke Inggris, 40% ke Eropa dan 74% ke Brasil. Disamping itu, tercatat persaingan yang sangat ketat untuk mendapatkan kursi pada 8 November. (Yetede)
PUPR Ajak Investor Turki ikut Bangun Infrastruktur
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengajak investor Turki untuk menanam investasi di sektor infrastruktur. Indonesia tercatat membutuhkan anggaran sebesar US$430 miliar untuk membangun infrastruktur, namun hanya 30% dari angka tersebut yang bisa dibiayai dengan APBN sehingga pemerintah membuka peluang investasi disektor ini. "Kami mendorong investor-investor dari Turki untuk berinvestasi diberbagai sektor infratstruktur baik melalui skema Kerjasam Pemerintah Badan Usaha (KPBU) maupun Engineering, Prodcurement, Construction(EPC)," kata Menteri Basuki dalam pernyataan resminya seperti dikutip pada Minggu (7/11).
Dalam kunjungan kerja hari Ketiga di kota Ankara, Turki. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono didampingi Duta Besar RI untuk Turki Lalu M Iqbal melanjutkan pertemuan bilateral dengan antara Indonesia dengan Turki sebelumnya yang dilakukan secara virtual pada Juni 2020 sekaligus menyiapkan kerangka kerja sama yang akan diusulkan menjadi salah satu topik pertemuan Preseiden Joko Widodo dan Presden Turki Recep Toyyip Erdogan pada awal Februari 2022. "Saya berharap pertemuan hari ini akan menjadi awal langkah kita dalam kerjasama infrastruktur yang lebih baik dan memperkuat kerjasama bilateral kita," ujar Menteri PUPR.
Dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa Negara Turki siap mendukung Indonesia dalam percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia. Kementerian PUPR menyakini bahwa pembangunan infrastruktur masih banyak menyediakan peluang investasi yang dapat dikerjasamakan dengan perusahaan konstruksi dari luar negeri, khususnya Turki. Pada kesempatan tersebut juga dibahas tentang penambahan frekwensi penerbangan Indonesia-Turki dari enam kali menjadi 10 kali setiap minggu untuk meningkatkan konektivitas dibidang angkutan udara. (Yetede)
Erick Thohir Jajaki Kerja sama Investasi Qatar dengan BUMN
Menteri BUMN Erick Thohir melanjutkan lawatan kerjanya ke Qatar, Minggu (7/11). Dalam lawatan itu, Erick Thohir mengadakan pertemuan dengan Sheik Faishal Bin Thani Al Thani, Chief of Asia Pasific & Africa Investment Authority (QIA). Lembaga investasi terbesar di dunia yang dimiliki negara Qatar dan juga otoritas yang memiliki saham klub sepak bola Paris Saint Germain (PSG) tersebut, menyatakan ketertarikannya untuk berinvestasi di Indonesia.
"Syukur Alhamdulillah pertemuan tadi menghasilkan poin-poin penting yang salah satunya minat berinvestasi dibidang pariwisata, energi, dan lain-lain," kata Erick dalam keterangan tertutupnya, Minggu. Menurutnya, Qatar sangat terkesan dengan pembangunan yang terus dilakukan Indonesia selama beberapa tahun terakhir dibawah kepemimpinan Presiden Jokowi. Dengan potensi sumber daya, baik alam maupun manusia, yang dimiliki Indonesia, para Investor percaya untuk berinvestasi.
Dalam lawatannya ke Qatar, Erick juga menyempatkan diri bertemu dengan Menteri Pertahanan Qatar Kholid bin Mohammad Al Attiyah. Pertemuan ini melanjutkan pertemuan awal yang dirajut Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Pertemuan kedua Menteri ini menghasilkan komitmen bersama untuk memajukan industri pertahanan Indonesia, "Alhamdulillah, dalam pertemuan ini Barzan menyatakan komitmennya untuk bekerjasama dengan Pindad untuk memajukan industri pertahanan Indonesia.
Bardan menyatakan bahwa kerja sama ini nantinya bukan hanya soal bisnis, namun juga mencakup alih teknologi dan pengembangan SDM pindad agar dapat bersaing dalam rantai nilai global," kata Erick. Lawatan ke Qatar menjadi lanjutan dari safari Erick kesejumlah negara. Sebelumnya Erick mendampingi Presiden dalam pertemuan di Glasgow Skotlandia untuk menghadiri COP26. Lawatan berlanjut ke Uni Emirat Arab untuk menghadiri pertemuan bilateral antara Indonesia dengan kerajaan UEA. (Yetede)
Modal Tekfin Kian Tebal
Suntikan modal dari investor lokal maupun asing kepada perusahaan teknologi finansial (tekfin) dengan berbagai model bisnis baru di Tanah Air kian semarak. Berkembangnya investor di pasar keuangan dalam negeri yang akrab dengan platform digital, membuat perusahaan tekfin terus berinovasi untuk menjangkau segmen anyar. Peluang itu dimanfaatkan sejumlah pemodal besar untuk mengembangkan platform inovatif itu. PT Moduit Digital Indonesia (Moduit) yang mengembangkan platform pengelolaan kekayaan atau wealth management, misalnya dalam waktu dekat bakal mendapat suntikan pendanaan dari investor asal Singapura dan investor lokal yang terafiliasi dengan perusahaan rokok raksasa.
Mencermati pendanaan investor ke fintech, Bendahara Asosiasi Modal Ventura untuk Startup Indonesia (Amvesindo) sekaligus Co-founder & Managing Partner Gayo Capital Edward Ismawan Chamdani menyatakan lonjakan investor ritel dan investor pemula Tanah Air merupakan indikator paling mudah diamati oleh para investor, baik itu angel investor, modal ventura, maupun investor startup global. Gairah investor ritel yang akrab dengan teknologi membuat banyak perusahaan tekfin mengembangkan platform layanan investasi seperti reksa dana, saham, P2P lending, penerbit saham dan surat utang UMKM atau securities crowdfunding (SCF), aggregator instrumen investasi, hingga cryptocurrency.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









