Ekonomi
( 40465 )Nasabah Hanya Boleh Meminjam di Lima Fintech
Dalam beberapa kasus korban pinjol ilegal, seringkali ditemukan nasabah meminjam lebih dari satu pinjol ilegal. Adapun, Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) membatasi nasabah untuk meminjam ke fintech lending legal tidak lebih dari lima. “Secara umum, kita memberi guidance 5 pemain,” ujar Sekretaris Jenderal Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia, Sunu Widyatmoko dalam Dialog Kebangsaan OJK, Selasa (9/11).
PBoC: Tiongkok akan Memacu Pengembangan Yuan Digital
Pemerintah Tingkok mengumumkan akan terus memajukan pengembangan mata uang digital dari bank sentral dan meningkatkan desainnya. Hal ini dikatakan Gubernur Bank Sentral Tiongkok (PBoC) Yi Ging pada Selasa (9/11). Tiongkok adalah yang terdepan dalam perlombaan global dalam peluncuran mata uang digital bank sentral (CBDC) dan sedang menguji yuan digital dengan kode eCNY. Uji coba dilakukan di kota-kota besar termasuk Shenzhen, Beijing dan Shanghai. Tetapi belum menetapkan jadwal peluncurannya. "Ke depan, kami akan terus memajukan penelitian dan pengembangan eCNY, meningkat desain dan penggunaannya," jelas Yi dalam sebuah video yang ditayangkan di acara bank central Finlandia, Selasa (9/11)
Yi juga mengatakan eCNY bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pembayaran ritel domestik, karena pembayaran digital lintas batas melibatkan masalah yang lebih rumit seperti anti pencucian uang. Menurut laporan China Times, PBoC telah menunjukkan mesin yang mengubah mata uang asing menjadi yuan digital. Meski disiapkan sebelum Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, ketika CBDC dijadwalkan diperkenalkan keseluruh dunia.CBDC telah digunakan dalam transaksi senilai 62 miliar yuan (US$ 9,7 miliar) dan lebih dari 140 juta penduduk Tiongkok telah menggunakannya. Kepala Lembaga Penelitian Mata Uang Digital PBoC Mu Changchun mengatakan ini minggu lalu.
Menurutnya, penggunaan uang digital tersebut telah menghilangkan kekhawatiran yang meningkat atas privasi pengguna. Dari 140 juta dompet e-CNY, kata dia, sebanyak 10 juta digunakan untuk korporat. Salah satu masalah terbesar dengan uang digital ini adalah privasi. Pemerintah Tiongkok sebelumnya telah dituduh menggunakan langkah-langkah teknologi ekstrim untuk mengawasi orang-orangnya. Yuan digital bisa memberikan alat pengawasan massal yang terbaik, menurut peringatan beberapa ahli. Changchun mengatasi masalah ini, dengan menyatakan bahwa bank sentral mengizinkan transaksi untuk mereka yang tidak memindahkan dananya dalam jumlah besar.(Yetede)
Toshiba akan Membagi Bisnis Menjadi Tiga
Toshiba berencana untuk membagi perusahaan menjadi tiga divisi pada awal 2023. Sebelumnya perusahaan mengalami serangkaian krisis, termasuk penggulingan ketua dewan direksi dan tawaran pembelian yang kontroversial. Harian bisnis Nikkeri melaporkan tiga unit bisnis akan fokus pada infrastruktur, perangkat, serta memori semikonduktor dan diharapkan akan mendaftar di bursa efek kemungkinan dalam waktu dua tahun. Toshiba menyatakan kepada AFP bahwa opsi untuk membagi bisnisnya sedang dipertimbangkan, tetapi mengatakan tidak ada keputusan yang terjadi.
Nikkeri, yang tidak mengutip sumber, mengatakan langkah itu dapat diumumkan pada Jum'at (12/11) ketika Toshiba melaporkan pendapatan. "Kami sedang merancang bisnis jangka menengah untuk meningkatkan nilai perusahaan kami, dan membagi bisnis kami adalah satu opsi. Tetapi tidak ada yang diputuskan secara resmi pada saat ini. Kami akan segera mengumumkan jika kami mengatasi sesuatu yang harus diungkapkan," kata Juru Bicara Toshiba Tatsuro Oishi kepada APF, Selasa (19/11).
Keputusan itu jika terkonfirmasi, akan mengakhir periode pergolakan besar bagi perusahaan yang pernah menjadi simbol teknologi canggih dan kekuatan ekonomi Jepang tersebut. Pada Juni 2021, pemegang saham memilih untuk menggulingkan ketua dewan direksi setelah serangkaian skandal dan kerugian. Ini menjadi kemenangan bagi investor aktivitas yang jarang terjadi diperusahaan Jepang. Laporan investigasi merinci bagaimana perusahaan telah melakukan intervensi dan Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang untuk membantu mempengaruhi suara dewan." (Yetede)
Indosat dan Google Percepat Digitalisasi UMKM Indonesia
Operator telekomunikasi Indosat Ooredoo dan Google Cloud mengumumkan kemitraan strategis baru untuk mempercepat transformasi digital diseluruh segmen konsumen. Langkah kedua perusahaan sejalan dengan tujuan program pengembangan ekonomi digital pemerintah Indonesia. "Kami memahami dampak signifikan pandemi bagi UMKM di Indonesia, Kemitraan ini akan menghadirkan produk layanan digital baru dan luar biasa yang dibutuhkan bisnis ini yang berkembang," Ujar Presiden Direktur and CEO Indosat Ooredoo Ahmad Al-Neama, dalam keterangannya, selasa (9/11).
Melalui kemitraan tersebut, lanjut dia, Indosat Ooredoo akan menawarkan solusi digital UMKM berbasis cloud dan berkemampuan 5G yang akan memberdayakan model bisnis baru dan memungkinkan untuk memanfaatkan pasar dan peluang baru yang sebelumnya tidak mungkin. "Kami menantikan kolaborasi yang panjang dan penuh manfaat dengan Google yang akan mempercepat digitalisasi dikalangan UMKM dan transformasi Indonesia menjadi masyarakat digital," imbuhnya. Kemitraan strategis yang disepakai oleh kedua perusahaan tersebut juga diyakini akan mendorong transformasi UMKM Indonesia secara digital diseluruh prosesnya.
Indosat Ooredoo dan Google cloud akan menciptakan market place yang dipersonalisasi dengan penawaran sofware-as-a-service dengan tujuan mendigitalisasi UMKM sepenuhnya sejak memulai bisnis dan disetiap tahap perjalanan bisnisnya. "Ini dapat mencakup membangun kehadiran online dengan Google My Business, meningkatakan poduktivitas dengan workspace, memperluas dan mengotomatiskan bisnis dengan AL/MI (artificial intelegence/machine learning), dan memberikan layanan pelanggan yang lebih baik dengan analitik data cerdas di cloud, serta banyak lagi." tutur Presiden Direktur and CEO Indosat Ahmad Al-Neama. (Yetede)
Huawei Kembali Menggulirkan Program Talenta Digital di Tanah Air
Huawei Indonesia menyelenggarakan kembali program Seeds for the Future 2021 mulai 8 November untuk mendidik talenta digital dan perubahan pekerjaan dari berbagai universitas di Tanah Air. Program tersebut tahun ini menitik beratkan pada penyiapan talenta digital untuk menghadapi tren perubahan pekerjaan dimasa depan (the future of work), terutama pasca pandemi Covid-19 dan membuka kesempatan bagi peserta untuk berjejaring secara internasional. Selama program yang berlangsung selama delapan hari, peserta akan difasilitasi untuk saling berbagi ide dan berkolaborasi dalam berbagai kelompok kerja bertajuk proyek Tech4Good.
Dalam sambutannya, Kepala Bagian Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, (Kemenkominfo) Dr Hary Budiarto, MKom, menegaskan, Indonesia membutuhkan 600 ribua talenta digital per tahun dan 9 juta hingga 2030. "Oleh karena itu, kami mengapresiasi Huawei yang telah berkolaborasi dengan pemerintah dan universitas untuk memberi dampak positif serta mendorong inovasi dan kolaborasi untuk menanggapi tantangan global," ujar Hary, dikutip Selasa (9/11).
Director of Goverment Affairs Huawei Indonesia Yenty Joman menambahkan, pekerjaan dimasa depan akan sangat mengandalkan teknologi mutakhir. seperti kecerdasan artifisial. Laju digitalisasi yang dipercepat oleh pandemi juga memerlukan upskilling digital secara luas melalui kerja sama multiple helix antara berbagai pemangku kepentingan agar bisa menjawab tantangan kebutuhan talenta digital yang siap kerja dan sesuai dengan tuntutan baru pekerjaan masa depan. Karenanya program Seed rot the future 2021, bertujuan memperluas wawasan peserta mengenai berbagai teknologi mutakhir sebagai solusi dan inovasinya. (Yetede)
Proses Perjanjain Damai KSP Sejahtera Bersama Diawasi Kemenkep UKM
Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenko UKM) mengawasi proses pembayaran hasil homologasi (perjanjian damai) antara KSP sejahtera Bersama (KSP-SB) dan anggotanya atas tagihan simpanan dana anggota yang besarnya mencapai Rp8,8 triliun. Berdasarkan keputusan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat, pembayaran dibagi dalam 10 tahap hingga 2025, dengan pembayaran tahap pertama dilaksanakan sejak Juli-Desember 2021. Kewajiban tahap pertama yang harus dibayarkan KSP Sejahtera Bersama kepada anggota sebesar 4% dari nilai total tagihan.
"Ini suatu keputusan pengadilan, dan kita semua sebagai warga yang taat hukum harus menghormati putusan hukum. Putusan hukum yang sudah inkrah ini memberikan kesepakatan kepada pihak KSB untuk memenuhi kewajibannya dalam 10 tahap kedepan sampai 2025," ucap Deputi Perkoperasian Kemenkop UKM Ahmad Zabadi dalam siaran pers yang diterima, Selasa (9/11). Zabadi mengatakan berdasarkan informasi yang diterima dari KSPSB, mereka telah melakukan pembayaran tahap pertama mencapai 50%, dengan nilai Rp 100 miliar.
Diharapkan, lanjut dia, pada proses ini para pihak dapat saling memahami, sebab bagaimanapun koperasi adalah badan usaha yang berasaskan kekeluargaan. Karena itu, penting membangun kebersamaan dan proses saling memahami kondisi masing-masing serta memberikan kesempatan kepada pihak pengurus KSPSB memenuhi kewajiban pembayarannya terutama untuk tahap pertama. "Hasil koordinasi saya dengan pihak pengurus, mereka mengatakan Insya Allah ini (pembayaran) tahap pertama akan bisa mereka penuhi akhir Desember dan akan dilanjutkan pada tahap kedua Januari 2022," kata Zabadi. (Yetede)
Investasi US$ 32,7 Miliar Siap Menguncur ke Indonesia
Lawatan Presiden Joko Widodo ke Persatuan Emirat Arab (PEA) menghasilkan komitmen bisnis dan investasi jumbo US$ 32,7 miliar, setara sekitar Rp 468 triliun dengan kurs Rp 14.300 per dollar Amerika Serikat (AS). Jumlah ini didapat dari 19 perjanjian kerjasama, Kamis, 4 November 2021. Antara lain : kesepakatan antara PT Pertamina dengan Masdsar, Smartfren dengan Group 42 (G42), dan PT Indika Energy Tbk (INDY) dengan Air Products and Chemicals Inc (APCI) dan banyak lagi. Di Sektor lain, perusahaan UEA juga siap mengucurkan investasi kilang refinery development master plan (RDMP) Balikpapan. Sementara komitmen kerjasama Smartfren dengan G42 mencakup proyek pembangunan data center kapasitas 1.000 MW.
EMTK Membeli Saham Raffi Ahmad
Emtek Grup alias PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) kini menggenggam saham di Rans Entertaiment yang didirikan oleh artis kondang Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. Grup EMTK berkolaborasi dengan Rans Entertaiment lewat unit bisnis di anak perusahaannya, PT Surya Citra Media Tbk (SCMA). Direktur PT Surya Citra Media Tbk, Sutanto Hartono mengungkapkan, melalui anak usahanya, yaitu Indonesia Entertaiment Group (IEG), SCMA telah menyuntikkan investasi kepada Rans Entertaiment. Sayang, Sutanto belum membeberkan berapa nilai investasi dan juga porsi saham yang saat ini digenggam SCMA.
Merosot di Investasi Teknologi, SoftBank Catat Rugi Bersih
SoftBank pada Senin (8/11) mengumumkan rugi bersih kuartalan pertama pada 18 bulan, karena penindasan pada perusahaan teknologi di Tiongkok dan kerugian investasi lainnya menghantam portfolio Vision Fund. Perusahaan telekomunikasi yang berubah menjadi raksasa investasi itu juga mengumumkan pembelian kembali saham senilai satu triliun (US$ 8,8), dilaporkan dibawah tekanan dari pemegang saham yang frustasi dengan harga sahamnya yang turun. SoftBank Group telah menggelontorkan ke beberapa nama terbesar di dunia teknologi dan usaha baru, termasuk raksasa e-Commerce Tiongkok Alibaba dan perusahaan jasa tumpangan Didi Chuxing, melalui US 100 miliar Vision Fund.
Tetapi strategi CEO Masayoshi Son untuk menargetkan perusahaan teknologi dan perusahaan rintisan untuk mencari unicorn telah kontroversial dan menyebabkan rollercoaster pendapatan dalam beberapa tahun terakhir. Perusahaan mencatat kerugian bersih 397,9 miliar yen (setara US$ 3,5 miliar pada Juli-September 2021). Itu sangat terpukul oleh penurunan nilai Alibaba, juga memukul perusahaan-perusahaan di negara lain. Perusahaan e-commerce Korea Selatan Coupang, dengan laba bersih semenster pertama turun lebih dari 80% sejak awal tahun.
Secara total Softbank mengatakan kerugian investasi selama kuartal tersebut sebesar 1,66 triliun yen termasuk yang ditimbulkan oleh operasional Vision Fund. "Kami tidak bangga dengan itu. Indikator terpenting kami, nilai aset bersih, turun enam triliun yen. Hanya dalam tiga bulan, ini masalah besar," kata Son, Senin (8/11). Son mengatakan hasilnya dapat diringkas menjadi satu faktor kunci dalam satu kata, yakni Alibaba. Setelah kuartal pertama April-Juni 2021, Son mengatakan, dirinya akan mengambil pendekatan yang hati-hati terhadap investasi di Tiongkok karena mengakui tantangan berat. (Yetede)
Bandara Syndey Siap Dijual Senilai US$ 3Triliun
Bandara Sydney pada Senin (8/11) mengumumkan telah menyetujui tawaran pengambilalihan senilai US$ 17 miliar oleh konsorsium investor Australia, hanya beberapa hari setelah dibuka kembali untuk perjalanan internasional. Dewan bandara dengan suara bulat telah menyetujui penjualan ke Sydney Aviation Alliance, sebuah konsorsium dari investor infrastruktur dan dana pensiun Australia. Pihaknya merekomondasikan para pemegang saham untuk memilih. Alliance tersebut menawarkan Aus$ 8,75 per saham Aus$ 23,6 miliar (US$ 17,5 miliar), setelah penawaran sebelumnya beberapa bulan lalu ditolak karena terlalu rendah. "Pengumuman hari ini adalah puncak dari bulan keterlibatan antara semua pihak. Anggota Dewan Sydney Airport yakin hasilnya mencerminkan nilai jangka panjang yang sesuai untuk bandara," kata Kepala Bandara Sydney David Ginski dalam sebuah pernyataan, Senin (8/11). Pengumuman itu muncul setelah perbatasan internasional Sydney dibuka kembali sebagian, hampir 600 hari setelah salah satu penutupan perbatasan pandemi terberat di dunia dimulai. Warga Australia yang divaksinasi yang bepergian melalui Sydney dan Melbourn sekarang dapat datang datang dan pergi tanpa karantina atau mendapat pengecualian resmi. Kebijakan tersebut dinilai sebagai langkah pertama negara itu dalam memulai kembali aktivitas perjalanan secara bertahap. Penjualan bandara tetap tunduk pada persyaratan, termasuk pada evaluasi ahli independen. (Yetede)
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









