Ekonomi
( 40465 )Batasi Mobilitas Periode Nataru, Kemenhub Kaji Aturan Ganjil Genap
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyusun rekomendasi kebijakan pengaturan mobilitas selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022 diantaranya kebijakan kendaraan ganjil genap dan tak ada pembatasan angkutan barang. Rekomendasi lainnya adalah tes acak antigen di sejumlah titik, seperti di rest area, terminal, hingga jembatan timbang untuk transportasi darat.
Direktur Jendral Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setyadi mengatakan, detail kebijakan mobilitas belum final. "Hari ini saya mendampingi Pak Menteri Perhubungan rapat di Kepolisian dengan Pak Kapolri. Sore saya juga mendampingi rapat antarmenteri di Menkopolhukam," kata Budi di Jakarta, Jumat (26/11)
Budi Setyadi memperkirakan pembahasan kebijakan pengaturan mobilitas selama Nataru akan semakin mengerucut. Pasalnya,pihaknya membutuhkan waktu sosialisasi kepada masyarakat sebelum kebijakan itu benar-benar diterapkan. "Tahun lalu kita lakukan pembatasan angkutan barang. Lalu, kapasitas mungkin akan kita lakukan tapi 50% atau 80% tergantung nanti," imbuhnya. (Yetede)
Minyak Dunia Diprediksi Tetap Naik
Analis Stephen Schork mengingatkan, harga minyak dunia masih mungkin naik lebih tinggi meskipun Amerika Serikat (AS) dan negara-negara konsumen lain melepaskan jutaan barel minyak dari cadangan stratregisnya guna meredam lonjakan harga saat ini. Cadangan minyak bumi strategis hanya ada untuk mengimbangi gangguan pasokan jangka pendek yang tak terduga.
Menurut laporan, harga minyak tahun ini telah melonjak lebih dari 50%, yang mana angka permintaannya sudah melebihi pasokan. Penyebabnya adalah, semakin banyak negara yang bangkit dari aturan karantina nasional atau lockdown. Disamping itu, lebih banyak negara yang membuka kembali perbatasannya maka ini berarti kembali dimulainya perjalanan internasional.
Sebagai informasi, acuan harga minyak global Brent pada Oktober telah melampaui ambang batas psikologi US$ 80 per barel dan bertahan didekat level itu. Sebelumnya Presiden Joe Biden mengumumkan pada selasa (23/11) bahwa AS akan melepaskan 50 juta barel dari cadangannya, Strategi ini sebagai bagian dari upaya global bersama negara-negara konsumen energi untuk meredam kenaikan bahan bakar yang cepat. (Yetede)
Kementerian Investasi Minta DAK Tambahan untuk Dinas Satu Pintu Daerah
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia minta Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memberikan anggaran tambahan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) di daerah agar bisa meningkatkan realisasi investasi.
"Kita harus berterima kasih pada Ibu Menkeu, kalau bisa ditambah lagi," ucap Bahlil pada Rapat Koordinasi Nasional dan Anugrah Layanan Investasi 2021, Rabu (24/11). Menurutnya DAK non-fisik yang diterima (DPMPTSP) telah berdampak positif pada perbaikan kinerja investasi di daerah pada 2020, sebesar Rp227 triliun dan di 2021 besarnya meningkat menjadi Rp 260 triliun.
Kementerian Investasi menargetkan realisasi investasi pada 2022 dapat mencapai Rp 1.200 triliun. Target tersebut dijalankan sebagai salah satu upaya mencapai pertumbuhan ekonomi dikisaran 5,4% sampai 6% di 2020. "Kami punya strategi mengawal investasi end to end, jadi dari 34 provinsi kita bagi, harus sekitar 600-700 perusahaan kemudian kita kawal. Karena itu kenaikannya kurang lebih sekitar 23% sampai 33%" ucap Bahlil. (Yetede)
BI Optimis Ekonomi Bisa Tembus 5,5%
Bank Indonesia (BI) memperkirakan, kinerja ekonomi Indonesia pada 2022 bisa tumbuh di kisaran 4,7% hingga 5,5% atau lebih tinggi tahun ini yang diperkirakan mencapai 3,4% hingga 4%. Ini didorong berlanjutnya perbaikan ekonomi global yang berdampak pada kinerja ekspor yang tetap kuat, serta meningkatnya permintaan domestik dari kenaikan komsumsi dan investasi.
Hampir sama dengan BI, pemerintah lewat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga meyakini bahwa pertumbuhan ekonomi 2022 bisa mencapai 5,2%. Tingkat inflasipun akan terkendali pada 2022 dan terjaga pada kisaran 2% hingga 4%. Tingkat inflasi yang terjaga ini didukung oleh pasokan barang yang tetap memadai, respon kebijakan BI, serta koordinasi yang baik.
Terkait stabilitas nilai tukar rupiah, Perry Warjiyo menegaskan, hal tersebut akan terjaga sesuai dengan komitmen kuat BI ditengah normalisasi kebijakan moneter The Fed. Kemudian, defisit transaksi berjalan tahun depan juga diperkirakan stabil sebesar 1,5% terhadap PDB. (Yetede)
Perkebunan Sawit 390 Ha Diadukan ke Mabes Polri
Perkebunan kelapa sawit seluas 300 hektar (ha) di desa Pangkalan Baru, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, diduga beroperasi tanpa izin sehingga belasan tahun. Dugaan ini muncul karena izin usaha perkebunan, yang masih proses diupayakan. Kesulitan terbitnya izin usaha perkebunan itu disebabkan karena kebun tersebut diduga hasil penyerobotan dari petani yang tergabung dalam Koperasi Petani Sawit Makmur (Kopsa-M). Dalam keterangan pers Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Agrari-Setara Institute, PLTH dilaporkan dengan pasal 47 ayat (1) UU No.39 tahun 2014 disebutkan bahwa perusahaan perkebunan yang melakukan usaha budidaya tanaman perkubanan dengan luasan skala tertentu dan/atau usaha pengolahan hasil perkebunan dengan kapasitas pabrik tertentu wajib memiliki izin usaha perkebunan, Ancaman ketidakpatuhan terhadap pasal itu berupa ketentuan pidana yang terdapat dalam pasal 105 UU No,39 Tahun 2014 yaitu pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp 10miliar.
Gapki Ekspor Sawit 2021 akan Cetak Rekor Tertinggi
Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) meyakini ekspor minyak sawit nasional tahun ini akan menembus US$ 30 miliar, mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah sawit Indonesia. Hal ini didorong kenaikan harga minyak sawit mentah (rude palm oil/CPO) yang luar biasa di pasar global. Ketua Umum Gapki Joko Supriyono saat diskusi daring bertema 110 Tahun Kelapa Sawit kita sudah US$ 25.90 miliar. "Sampai September, devisa ekspor sawit kita sudah US$ 25,90 miliar, mungkin tahun ini around US$ 30 miliar, mencetak rekor tertinggi ekspor," Kata Ketua Umum Gapki Joko Supriyono. Bagi Indonesia, kontribusi kelapa sawit tak hanya sekedar dari devisa ekspor, tapi juga berperan dalam menciptakan lapangan kerja, pengurangan kemiskinan, dan pengembangan wilayah. Yang menarik, sekitar 52% wilayah pemekaran terjadi karena sawit.
Powel Ditaksir Lebih Agresif Melawan Inflasi
Powell selama berbulan-bulan tetap bersikeras bahwa inflasi saat ini hanya bersifat sementara. The Fed bakal bersabar dalam memutuskan kapan harus menaikkan tingkat suku bunga acuannya dari hampir nol. Bank Sentral AS pun telah memulai program pembelian obligasi senilai US$ 120 miliar per bulan pada November, dan berencana mengakhiri pembelian pada pertengahan 2022.
Namun beberapa investor percaya bahwa The Fed perlu melakukan pengurangan atau tapering lebih cepat dan menaikkan tingkat suku bunga. Pandangan mereka semakin diperkuat melalui debat publik baru-baru ini, antara beberapa pejabat Fed tentang apakah akan menarik dukungan ekonomi lebih cepat demi membantu menjinakkan laju inflasi.
"Para investor menantang The Fed sampai batas tertentu, dan menjadi lebih khawatir bahwa The Fed tertinggal dari kurva inflasi." ujar Mike Sewel, manager portfolio di T. Rowe Price yang dikutip Reuters. Adanya perbedaan pandangan mengenai seberapa agresif The Fed akan bergerak ikut membantu meneggerakkan volatilitas di pasar obligasi. (Yetede)
Kinerja Keuangan Mayora Membaik Tahun Depan
PT Mayora Indah Tbk (MYOR) optimis kinerja keuangan membaik tahun depan, seiring tren penurunan kasus Covid-19. Hal ini juga didukung sejumlah strategi yang disiapkan untuk mendukung pertumbuhan. Ekspektasi membaiknya kinerja keuangan tahun depan juga didasarkan data ritel Nielsen yang berakhir September 2021.
"Kami optimistis tumbuh pada 2022. Sebab, industri FMCG, berdasarkan data Nielsen, juga tumbuh. Kami merasa akan bertahan tahun depan," ujar Global Marketing Director Mayora Group Ricky Afriyanto. Pertumbuhan bisnis perseroan, kata dia, juga akan didukung peningkatan harga komoditas, yang berimbas terhadap kenaikan daya beli masyarakat.
"Jika produk diluncurkan hingga market bergairah, tentu akan terlambat, jadi kuncinya adalah kami harus membangun bisnis itu dengan rasa optimisme. Kami harus membuat market itu menarik dengan cara memberikan value kepada konsumen," ujar dia. Selain berinovasi, dia melanjutkan, perseroan melakukan orientasi pasar dan memprioritaskan segmen usaha yang sedang tumbuh. (Yetede)
RI Kuasai Pasar Agen Perjalanan Online Asean
Indonesia menguasai pasar agen perjalanan online (online travel agent/OTA) yang sangat menggiurkan serta menjanjikan. George Hendrata, CEO Global Tiket Network (Tiket.com), menegaskan, pasar perdagangan digital di Asean sangat besar. Berdasarkan laporan riset Google dan Temasek, nilai ekonomi digital Asean diprediksikan mencapai US$ 120 milliar tahun ini.
Goerge melanjutkan, bisnis OTA di Indonesia berpeluang terus tumbuh, seiring geliat pariwisata, merujuk data IATA, Indonesia akan berada diperingkat empat dunia pada 2025. "Ini sangat menantang dan Tiket.com siap mendukung predikat tersebut. Sebab, semakin banyak turis, semakin banyak devisa yang masuk," kata dia dalam Economic Outlook 2021, Selasa (23/11).
Dia mengakui, sektor pariwisata termasuk OTA sempat terpukul hebat pandemi Covid-19. Ini bisa dilihat dari amblasnya jumlah penumpang udara pada Mei 2020, ketika pandemi masih merebak dan sejumlah pemerintah daerah menjalankan PSBB. Perusahaan ini bahkan harus menerima refund hingga 50 kali. Akan tetapi permintaan itu tetap dilayani. (Yetede)
Utang Macet Sritex Menghantui Bank
Kasus gagal bayar perusahaan tekstil semakin panjang. Setelah Duniatex dan Pan Brothers, industri perbankan harus kembali menghadapi restrukturisasi kredit dari debitur tekstil lain, yakni Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) alias Sritex. Nasib Sritex akan ditemukan pada 2 Desember 2021. Pada saat itu para kreditur akan menggelar pemungutan suara atas rencana perdamaian. Total pokok utang jatuh tempo dan terutang berdasar dokumen keuangan tanggal putusan PKPU Sritex adalah senilai sekitar Rp 19,96 triliun. Dalam proposal versi terakhir ini, Sritex akan menyelesaikan seluruh utang bilateral dan utang sindikasi senilai US$ 979,4 juta melalui alokasi Secured Working Capital Revolver US$ 275 juta, Secured Term Loan US$ 350 juta, dan Unsecured Term Loan atau Mandatory Covertible Loan US$ 354,4 juta.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









