Ekonomi
( 40554 )BCA dan Grab Latih Anak Mitra Pengemudi untuk Bekerja di Industri Digital
BCA dan Grab menyepakati kerja sama pelatihan digital, atau pembekalan keahlian khusus teknologi informasi, bagi anak-anak mitra pengemudi Grab untuk diperapkan agar bisa bekerja di industri digital. Kali ini, SYNRGY Academy Batch Grab, BCA ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya untuk masyarakat Indonesia, khususnya anak-anak mitra pengemudi Grab yang ingin terjun ke bidang IT. Kegiatan pelatihan SYNRGY Academy Batch Grab akan dibagi menjadi dua fase. Fase pertama merupakan pre-Bootcamp dimana siswa akan mendapatkan kelas untuk membuat produk dalam bentuk web dan berkolaborasi dengan siswa lain. Pada fase kedua, peserta akan punya lima pilihan kelas, yaitu Frontend, Backend, Android Engineering, Quality Assurance, dan kelas UI/IX yang digabung dengan Product Management. (Yetede)
Kerugian RI Akibat Cuaca Ekstrem Capai Rp 100 Triliun per Tahun
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengungkapkan,kerugian ekonomi Indonesia yang diakibatkan oleh cuaca ekstrem mencapai lebih dari Rp100 triliun per tahun. Posisi geografis dengan kepulauan yang terletak di ring of fire atau cincin api, mengakibatkan Indonesia bersiko terpapar perubahan iklim lebih tinggi dibandingkan dengan negara lain. Namun menurut Destry, tidak hanya mendatangkan ancaman berupa pemanasan global, perubahan iklim juga bisa mendatangkan peluang ekonomi Indonesia berupa peningkatan investasi, pertumbuhan ekonomi, dan penambahan cadangan devisa. Peluang ini diperoleh kalau Indonesia melakukan lngkah-langkah transisi menuju ekonomi hijau yang telah menjadi tuntutan global. "Proses transisi ekonomi rumah karbon diperkirakan membutuhkan investasi besar, sehingga akan mendorong masuknya investasi global ke Indonesia," ucap Destry. (Yetede)
Bisnis Indonesia FInancial Award 2021, Ekosistem Digital Pacu Geliat UMKM
Sektor jasa keuangan digital diyakini mampu mendorong penghiliran ekonomi yang akseleratif, inklusif, dan sekaligus meningkatkan pemberdayaan masyarakat. Ekosistem tersebut juga ampuh untuk melecut nilai tambah bagi pelaku usaha. Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan bahwa Indonesia memiliki sekitar 64 juta pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Dari jumlah itu, sebanyak 16,4 juta telah terintegrasi dengan pasar digital. “Utilitas teknologi digital di sektor keuangan kini telah merambah salah satu tulang punggung utama sektor perekonomian nasional, yakni para pelaku usaha kecil, mikro, dan menengah atau UMKM,” ujarnya saat menjadi pembicara kunci dalam acara Bisnis Indonesia Financial Award (BIFA) 2021, Selasa (7/12).
Salah satu bentuk adopsi teknologi digital yang dilakukan UMKM adalah dengan menggunakan metode pembayaran digital, yaitu dengan mengoptimalkan Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) yang disiapkan oleh Bank Indonesia. Selain itu, berkembangnya layanan pinjam meminjam berbasis teknologi turut menjangkau pelaku UMKM. Johnny mencontohkan pada Oktober 2021 terdapat 104 penyelenggara fintech yang menyalurkan total dana pinjaman sekitar Rp13,6 triliun kepada sebanyak 12,9 juta entitas.
Ekspansi Usaha, Asing Minat Beli Waralaba Lokal
Sejumlah investor asing dari Singapura, Malaysia, dan negara Timur Tengah berminat membeli lisensi waralaba merek lokal, seiring dengan berkembangnya bisnis franchise tersebut. Ketua Komite Tetap Kadin Indonesia bidang Franchise, Lisensi & Networking Marketing Levita G. Supit mengatakan minat investor asing itu menunjukkan waralaba lokal digemari pelaku usaha di luar negeri. “Saat ini, teman-teman di Singapura, Malaysia, sampai Timur Tengah telah menghubungi asosiasi dan bertanya waralaba mana yang bisa dibeli dan bisa dibuka di negara-negara tersebut,” katanya dalam acara Indonesia Franchise Forum dan Bizfest 2021, Selasa (7/12). Oleh karena itu, dia mendorong pemilik jenama lokal segera mendaftarkan waralabanya sehingga lebih mudah untuk ekspansi ke luar negeri.
Pemberdayaan UMKM, Garam Bali Masih Kalah Saing
Produk garam tradisional lokal Bali asal Desa Les Kabupaten Karangasem masih kalah saing dengan produk luar daerah seperti dari Pulau Jawa. Rendahnya daya saing tersebut membuat usaha mikro kecil menengah (UMKM) tersebut sulit untuk berkembang sehingga perlu mendapatkan perhatian. Ni Putu Somayanti, petani garam tradisional di Desa Les, mengatakan pasar garam di Kota Denpasar didominasioleh garam dari Jawa karena harga yang lebih murah dan kualitas yang berbeda. Harga garam Jawa dijual dengan harga Rp3.000 per kilogram, sedangkan garam tradisional Bali dijual jauh lebih mahal yakni Rp10.000 per kilogram.
Unicorn dari Hongkong Mengakuisisi Bank Jasa Jakarta
Aksi investor mencaplok bank kecil di Indonesia semakin ramai. Selain margin perbankan di Tanah Air menggiurkan, potensi pasar perbankan dan digitalisasi, menarik minat investor asing maupun lokal. Konsorsium WeLab Sky telah mengumpulkan US$ 240 juta atau sekitar Rp 3,46 triliun untuk mendanai akuisisi dan pengembangan teknologi di bank tersebut. WeLab berencana meluncurkan bank digital Indonesia pada separuh kedua tahun depan. Ini jadi bank digital kedua WeLab di Asia, setelah dimulai di Hong Kong pada tahun 2019. Beberapa bank kecil lain seperti Bank SBI Indonesia, Bank Index Selindo, Bank Prima Master dan Bank Mayora juga tengah menanti kehadiran investor baru untuk mempertebal modal inti mereka yang harus mencapai Rp 3 triliun di 2022.
Investor Mulai Lepas Saham Teknologi
Pamor saham-saham teknologi mulai meredup. Dalam tiga bulan terakhir, indeks saham sektor teknologi anjlok hingga 15%, terburuk dibandingkan indeks saham sektoral lainnya. Sementara dalam sebulan terakhir, penurunan indeks saham sektor teknologi sebesar 9,67%. Saham PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) tercatat mengalami penurunan paling dalam selama tiga bulan terakhir. Kemarin, BUKA kembali menyentuh batas auto reject bawah alias ARB pada perdagangan sesi pertama, dengan penurunan sebesar 6,58% jadi Rp 426 per saham.
Pandemi Menurun, Pariwisata Siap Menggeliat
Direktur Bisnis Konsumer Bank BNI Corina Leyla Karnalies (kanan) dan Direktur Layanan dan Niaga Garuda Indonesia Ade R. Susardi (kiri) berbincang di sela konferensi pers Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) di Tangerang, Banten, Selasa (7/12). Bank BNI dalam GATF tahun ini melalui penawaran diskon atau cashback, cicilan 0% hingga 12 bulan. Pameran ini di tengah kondisi pandemi yang mulai membaik dan sektor pariwisata semakin terbuka.
Properti dan Otomotif Topang Kinerja Asuransi Umum
Industri asuransi umum berhasil mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang kuartal tiga 2021. Ini pula yang memupuk keyakinan bahwa bisnis asuransi umum tahun depan akan lebih baik, meski pertumbuhan diprediksi masih single digit. Sepanjang kuartal III, asuransi mencatatkan kenaikan premi 15,1% secara tahunan menjadi Rp 56 triliun. Sementara itu, klaim terbayar turun 15,7% secara tahunan menjadi Rp 22 triliun. Lalu aset asuransi umum berhasil tumbuh 10,7% secara tahunan menjadi Rp 183,23 triliun dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 165,57 triliun.
Asuransi Vaksin Gratis Zurich
PT Zurich Asuransi Indonesia (Zurich) menghadirkan asuransi vaksin Covid-19 gratis bagi masyarakat umum. Asuransi ini memberikan santunan atas efek samping dari vaksinasi Covid-19. Chief Technical Officer Zurich Asuransi Indonesia Rismauli Silaban berharap, kehadiran produk ini dapat mendorong masyarakat untuk tidak ragu divaksin dan membantu pemerintah mencapai target vaksinasi 208,3 juta orang pada Januari 2022.
Pilihan Editor
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023









