;
Kategori

Ekonomi

( 40465 )

Kemandirian Relatif Industri Media

28 Dec 2021

Pengelola media makin sulit menghindari integrasi dalam ekosistem distribusi konten, data pengguna, dan periklanan yang dikendalikan platform digital global. Semua media massa akan mengalaminya, termasuk media ternama dunia, seperti The New York Times, The Guardian, CNN, dan The Sun. Teknologi digital menghadirkan kemungkinan baru memproduksi konten, menciptakan interaksi di sekitar konten, menjangkau khalayak lebih intens, serta untuk menjalankan mode pariwara yang lebih menjamin presisi dan akurasi.

Kemandirian relatif penerbit, terwujud dengan sumber pendapatan lain di luar kerja sama dengan platform digital, sangat menentukan, hingga penerbit tidak dipermainkan platform digital, juga bertahan jika platform digital ancam berhenti kerja sama, misal  menolak pemberlakuan regulasi Publisher Right. Solusinya : 1) jadikan keadilan pemanfaatan data pengguna untuk dinegosiasikan dengan platform digital; 2) dorong regulasi yang mewajibkan platform digital berbagi data pengguna dari pemanfaatan konten penerbit; 3) inisiasi aliansi log in atau data antar penerbit, bahkan antar perusahaan lintas sektor guna membangun sistem data pengguna di luar ekosistem data walled garden platform digital. (Yoga)


Inovasi Bisnis, Bias Algoritma Mulai Bermunculan

28 Dec 2021

Persoalan bias algoritma jadi pembahasan sejumlah kalangan, baik otoritas, ahli, maupun konsultan. The Brooking Institution membuat laporan berjudul ”Reducing Bias in AI-based Financial Service”, menyebut kecerdasan buatan menghadirkan peluang mengubah cara kita mengalokasikan kredit dan risiko, serta menciptakan sistem yang lebih adil dan inklusif. Kecerdasan buatan mampu menghindari pelaporan kredit tradisional dan sistem penilaian yang membantu melanggengkan bias yang ada selama ini, tapi, kecerdasan buatan dapat memperburuk bias yang ada, menciptakan siklus yang memperkuat alokasi kredit yang bias, sambil terus mendiskriminasi pemberian pinjaman.

Upaya perbaikan fasilitas kecerdasan buatan terus dilakukan. Senior Fellow Economic Studies The Brooking Institution, Aaron Klein mengatakan, penggunaan kecerdasan buatan harus meningkatkan akurasi dan mengurangi bias. Dengan kecerdasan buatan, industri keuangan harus bisa mengalokasikan kredit lebih akurat dan meningkatkan efisiensi. Skenario optimistis ini mungkin dilakukan mengingat sumber bias yang signifikan dalam pemberian pinjaman berasal dari informasi yang digunakan. Agar efisien dan bias berkurang, sebaiknya digunakan data penjaminan arus kas, menggunakan saldo bank aktual pemohon selama beberapa waktu sebagai lawan model berbasis skor kredit yang melihat seseorang memiliki kredit pada masa lalu dan atau apakah seseorang pernah berbuat curang. (Yoga)


Jumlah Wirausaha Terus Didorong

28 Dec 2021

Kementerian Koperasi dan UMKM terus dorong munculnya wirausaha berbasis teknologi dan inovasi di Indonesia. Diantaranya gandeng Korsel menggelar kompetisi usaha rintisan bertaraf internasional. Korsel merupakan satu negara yang unggul dalam kembangkan UMKM berbasis teknologi, bahkan pelaku UMKM menjadi rantai pasok industri global, karenanya kerja sama Kementerian Koperasi dan UKM dengan Ministry SMEs and Startups Korsel dilakukan untuk menyiapkan masa depan UMKM kita supaya mempunyai daya saing, kata Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dalam Temu Wicara Pemenang Kompetisi Wirausaha Inovatif 2021 (27/12) di Jakarta.

Kompetisi wirausaha inovatif bekerja sama dengan Korea Selatan, yakni Ecothon Indonesia dan Korea-ASEAN Business Model Competition (BMC), yang  ditujukan untuk meningkatkan kesadaran pelaku usaha akan pentingnya bisnis hijau (green economy) yang mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Asisten Deputi Kewirausahaan Kemenkop dan UKM Siti Azizah mengatakan, dari kegiatan kompetisi yang digelar, terjadi proses pembelajaran, jejaring, dan mentoring dari mentor skala internasional. Selain itu, ada juga kegiatan pelatihan untuk para pelatih dari Indonesia. (Yoga)


Hilirisasi Bauksit Paling Lambat Akhir Tahun Depan

28 Dec 2021

Pemerintah genjot hilirisasi industri dan menghentikan ekspor bahan mentah, setelah hentikan ekspor ore nikel, hal sama berlaku untuk bauksit mentah akhir tahun depan. Presiden Jokowi menegaskan, pilihan untuk menerapkan hilirisasi industry memberi manfaat luas, nilai ekspor produk meningkat belasan kali lipat. Selain membuka banyak lapangan kerja, industri juga memberikan pendapatan pajak kepada negara ataupun devisa. ”Manfaatnya lari ke mana-mana. Karena itu, kita akan lanjut stop bauksit, lalu tembaga, emas, dan timah,” tutur Presiden saat meninjau lokasi penempatan ore nikel yang akan diolah di Virtue Dragon Nickel Industrial Park, Konawe, Sulteng (27/12). Pemerintah membuka pintu bagi investor yang akan membangun industri bauksit. Presiden juga mengingatkan pemda menjaga iklim investasi tetap kondusif. Harapannya, nilai tambah yang diharapkan betul-betul terwujud. Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Muhammadiyah Kendari Syamsu Anam berharap pemerintah juga mendorong adanya produk akhir atau barang jadi dari pengolahan sebelumnya, dengan adanya industri turunan, daerah bisa meraup kesempatan dan manfaat lebih besar. (Yoga)


Pertanian Sumut, Ekspor Rp 2 Triliun pada Akhir Tahun

28 Dec 2021

Sumut genjot ekspor komoditas pertanian jelang akhir 2021, nilai total ekspor akhir tahun ini mencapai Rp 2 triliun, komoditas unggulan, seperti minyak sawit mentah, karet, kopi, dan rempah, masih mendominasi. ”Kami terus mendorong gerakan tiga kali lipat ekspor atau Gratieks di Sumut, sebagaimana digaungkan Kementerian Pertanian,” kata Kepala Balai Karantina Pertanian Medan Lenny Hartati Harahap (27/12). Lenny mengatakan, Sumut akan menyumbang nilai ekspor terbesar, yakni Rp 2 triliun dari total Rp 10 triliun yang akan dilepas dalam program Gebyar Ekspor.

Salah satu komoditas ekspor yang meningkat akhir tahun ini adalah karet remah. Volume ekspor karet Sumut November ini tercatat 36.873 ton, naik 16,8 % dibanding Oktober, 31.568 ton. Kenaikan volume ekspor ini mencerminkan membaiknya ekspor karet, juga realisasi kontrak ekspor yang sempat tertunda, kata Sekretaris Eksekutif Gapkindo Sumut Edy Irwansyah. Secara kumulatif, volume ekspor karet dari Sumut, Januari hingga November 342.032 ton, turun 1,4 %, dibanding tahun lalu, 346.984 ton, yang turun karena penundaan pengapalan akibat kelangkaan peti kemas. Peningkatan volume ekspor karet diperkirakan kembali terjadi Desember ini. (Yoga)


Konglomerat Rambah Bisnis Motor Listrik

28 Dec 2021

PT Hartono Istana Teknologi (Polytron), perusahaan yang terafiliasi Grup Djarum, siap jual motor listrik. Kelompok usaha orang terkaya Indonesia, Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono akan menjual motor listrik Polytron Evo Electric. Pada tahap awal, Polytron Indonesia akan jual motor listrik di Kudus, Semarang dan sekitarnya. Polytron EVO Electrik dapat menempuh jarak dengan power maksimal 3.000 watt dengan kecepatan maksimum 60 km/jam disertai baterai 1.740 KWh dengan 5 warna pilihan. Harga EVO Electric Rp 25 juta per unit. PT TBS Energi Utama Tbk. (TOBA) juga menyiapkan bisnis motor listrik. Korporasi milik Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menggandeng Gojek membangun ekosistem sepeda motor listrik di Indonesia dengan perusahaan patungan (joint venture) dan investasi Rp 17 triliun, yang kelak terlibat dalam pengembangan bisnis manufaktur motor listrik, teknologi pengemasan baterai, infrastruktur penukaran baterai dan pembiayaan pemilikan motor listrik. PT Indika Energy TBK. (INDY) juga mengembangkan Industri motor listrik lewat anak usaha PT Elektro Mobilitas Indonesia (EMI) yang dibentuk april 2021 dan masih di tahap awal. Masuknya Grup Indika ke bisnis ini untuk mencapai net zero carbon di tahun 2050. (Yoga)


Harga Sejumlah Bahan Pokok Melonjak

27 Dec 2021

Harga sejumlah bahan pokok, seperti minyak goreng dan cabai merah, tak terkendali Natal tahun ini. Kenaikan harga komoditas global dan La Nina jadi faktor utama lonjakan harga itu, yang berpengaruh pada tingkat inflasi di tengah daya beli masyarakat yang belum pulih. Kemendag mencatat, secara bulanan, komoditas pangan pokok yang melonjak harganya adalah minyak goreng, cabai merah, telur ayam ras, dan bawang merah. Sejumlah pembeli mengeluhkan kenaikan harga, namun pedagang tidak dapat berbuat banyak, karena harga beli memang sudah tinggi.

Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Oke Nurwan menjelaskan, kenaikan harga minyak goreng  dalam negeri dipicu kenaikan harga CPO dunia, mengacu harga lelang komoditas CPO Dumai yang pada minggu ke 4 Desember ini mencapai Rp 12.041 per liter, naik 42,28 persen dibandingkan Desember 2020. Untuk cabai, kenaikan harga karena panen raya di beberapa sentra produksi Jatim mulai berakhir di tengah lonjakan permintaan, khususnya di sejumlah daerah di Sumatera, juga produktivitas tanaman cabai turun akibat efek La Nina yang diperkirakan mencapai puncak pada Januari 2022. (Yoga)


Kenaikan Suku Bunga dan Galur Omicron

27 Dec 2021

Bank sentral Inggris atau BoE (16/12/2021), jadi bank sentral negara G-7 pertama yang menaikkan suku bunga acuan sejak pandemi Covid-19 memukul ekonomi global. BoE menyebut, tekanan inflasi mendasari kenaikan suku bunga, inflasi kemungkinan mencapai level 6 % pada April, 3 kali target. Gubernur BoE Andrew Bailey mengatakan, lonjakan kasus Covid-19 galur Omicron merugikan pedagang ritel dan restoran. Namun, BoE terdorong menghentikan lonjakan harga agar tidak jadi masalah jangka panjang. Tertangkap perubahan dinamika dan pilihan responsnya, pengambil kebijakan tiap negara mencari cara meredam dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja.

Sehari sebelumnya Bank Sentral AS (The Fed), akan mengakhiri program pembelian surat utang dan mengisyaratkan tiga kali kenaikan suku bunga acuan tahun depan. The Fed mengisyaratkan, lonjakan inflasi adalah risiko terbesar, bukan potensi kerusakan ekonomi dari varian Omicron yang menyebar cepat. Gubernur The Fed Jerome Powell  antusias tentang kekuatan pasar kerja AS. ”Ekonomi tidak lagi membutuhkantambahan dukungan kebijakan,” katanya. (Yoga)


Konsumsi Terus Membaik

27 Dec 2021

Sejumlah indikator ekonomi, baik dari konsumsi maupun produksi, menunjukkan pemulihan selama triwulan IV-2021. Dari sisi konsumsi, indeks Keyakinan Konsumen (IKK) November 2021 tercatat 118,5, lebih tinggi dibanding Oktober 2021 sebesar 113,4. Indeks Penjualan Riil (IPR) November 2021 tercatat di level 199,7, tumbuh 2,2 % dari Oktober 195,5. Dari sisi produksi, Purchasing Manager Index (PMI) Manufaktur Indonesia Oktober 2021 sempat mencapai level tertinggi dalam 3 tahun terakhir di 57,2.

Menkeu Sri Mulyani  menyatakan, indikator tersebut menunjukkan sinyal kuat tren pemulihan konsumsi di pengujung tahun ini akan berlanjut tahun depan. Sri Mulyani menegaskan, momentum pemulihan konsumsi menguat setelah terinterupsi oleh lonjakan penyebaran kasus Covid-19 varian Delta pada triwulan III-2021, dan semakin kuat tahun depan bila kasus penularan Covid-19 terkendali. Waketum Apindo Shinta W Kamdani berharap tingkat ketidakpastian akibat pandemi tahun depan menurun hingga mendongkrak konsumsi masyarakat. (Yoga)


Instrumen Non Fungible Token, Popularitas & Risiko Di Balik NFT

27 Dec 2021

Tren non-fungible token (NFT) makin diminati secara global, termasuk Indonesia. NFT jadi instrument menarik setelah dapat mendigitalisasi aset karya seni maupun aset lain NFT adalah aset digital sebagai bukti kepemilikan yang dapat dibeli dengan uang kripto. NFT meliputi beragam media, mulai karya seni, klip video, musik dan sebagainya. NFT umumnya muncul dalam format digital seperti Joint Photographic Expert Group (JPEG), Grahics Interchange Format (GIF) dan lainnya. Di tanah air sudah ada pihak yang memanfaatkan NFT, seperti Meta Forest Society (MFS) yang memanfaatkan NFT untuk menyokong kelanjutan usaha petani. Program manager MFS mengatakan NFS memiliki kemiripan dengan aset kripto berupa koin yang diperdagangkan dengan jumlah tertentu tapi dalam jumlah terbatas. Artis Syahrini merilis token pertamannya di Metaverse, menjadikannya artis Indonesia pertama di dunia Metaverse, dengan rilis NFT dirinya pada salah satu bursa kripto dengan harga per satuan 20 Binance USD  atau USD 20 setara Rp 286.000. 

Gubernur Jabar Ridwaln Kamil juga berencana fasilitasi pelaku ekonomi kreatif (ekraf) menjual karya lewat platform NFT. Belakangan muncul marketplace lokal seperti TokoNFT, yakni marketplace NFT yang tersinkronisasi dengan berbagai blockchain. Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuabi menuturkan resiko NFT, ‘Kalau marketplace di luar negeri, takutnya kalau terjadi apa-apa, investor Indonesia tidak bisa mengklaim. Mau mengadu kemana ?”. COO L’Atelier BNP Paribas Nadya Ivanova melihat pada akhirnya pasar NFT mengalami kejenuhan dan bergabung dengan tren mainstream lainnya. Beberapa resiko tambahan dan ketidakpastian yang harus dipertimbangkan, pasar NFT mengalami volatilitas besar. (Yoga)