;

Kenaikan Suku Bunga dan Galur Omicron

Ekonomi Yoga 27 Dec 2021 Kompas
Kenaikan Suku Bunga
dan Galur Omicron

Bank sentral Inggris atau BoE (16/12/2021), jadi bank sentral negara G-7 pertama yang menaikkan suku bunga acuan sejak pandemi Covid-19 memukul ekonomi global. BoE menyebut, tekanan inflasi mendasari kenaikan suku bunga, inflasi kemungkinan mencapai level 6 % pada April, 3 kali target. Gubernur BoE Andrew Bailey mengatakan, lonjakan kasus Covid-19 galur Omicron merugikan pedagang ritel dan restoran. Namun, BoE terdorong menghentikan lonjakan harga agar tidak jadi masalah jangka panjang. Tertangkap perubahan dinamika dan pilihan responsnya, pengambil kebijakan tiap negara mencari cara meredam dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja.

Sehari sebelumnya Bank Sentral AS (The Fed), akan mengakhiri program pembelian surat utang dan mengisyaratkan tiga kali kenaikan suku bunga acuan tahun depan. The Fed mengisyaratkan, lonjakan inflasi adalah risiko terbesar, bukan potensi kerusakan ekonomi dari varian Omicron yang menyebar cepat. Gubernur The Fed Jerome Powell  antusias tentang kekuatan pasar kerja AS. ”Ekonomi tidak lagi membutuhkantambahan dukungan kebijakan,” katanya. (Yoga)


Tags :
#Perbankan
Download Aplikasi Labirin :